Las primeras 200 líneas.
Hai. Aku Lenny.
Oh, Teman Kecil, aku menakutimu? Maafkan aku! Bangunlah!
Jangan takut. Akan kulepaskan sebentar lagi.
Tahan napas saja, cacing kecil.
- Hei, Lenny! - Sebentar, Frankie!
- Cepatlah! Ayah menunggu. - Baik, kulepaskan kau!
Kawan kau sudah lepas. Kaburlah cepat!
- Kau membuatku terkejut. - Lenny, apa yang kau lakukan?
Apa? Aku...
memetik bunga untukmu.
Hei, kata Ibu tak boleh memukul.
Ibu tak di sini.
Jangan.
Jangan!
- Lagu itu menakutkan. - Apa maksudmu? Itu lagu kita.
Mereka sudah pergi?
Yakin?
Selamat pagi, Terumbu Selatan. Aku Katie Current dengan berita terbaru.
Baru dipastikan, hiu-hiu sudah pergi.
Kuulangi, hiu-hiu itu sudah pergi.
TUTUP
BUKA
TOKO BUNGA MARTHA STURGEON
TUR BINTANG LAUT
Tuna Turner!
Mussel Crowe!
Jessica Shrimpson.
Cod Stewart!
SEGEL
Berikutnya, ibu dari 800 anak menceritakan pengalamannya.
Tapi sebelum itu, laporan lalu-lintas dari Janice.
Terima kasih, Katie. Ada sedikit kemacetan di InterReef 95.
Ada ikan mackerel terbalik. Petugas berusaha menenangkannya.
Cepat telepon Bos karena kalian akan terlambat.
Jangan teriak padaku. Ibuku adalah ibumu, tahu!
JANGAN BERENANG BERENANG
TOKO GADAI JUAL BARANG CURIAN
- Ini palsu. - Palsu? 8 tahun aku membuatnya!
MANGKOK SUSHI
PERESMIAN
Menurut jajak pendapat terakhir, ketakutan akan hiu meningkat.
Ikuti liputannya malam ini.
Berapa lama terumbu ini harus hidup dalam ketakutan?
Tak adakah pahlawan di antara kita?
Siapa bisa hentikan teror hiu ini?
Hai, aku Oscar. Kau pikir kau tahu, padahal tidak sama sekali.
Selamat datang di rumahku! HIdup mewah! Seperti orang kaya.
TV layar datar 60-inciku...
punya enam surround spiker. Pakai CD, DVD, Playstation...
dan alat 8-track untuk jika aku...
sedang jenuh.
Karena superstar sepertiku
punya kebutuhan dasar.
Ya, misalnya uang.
Ayolah, anak-anak, kalian merusak khayalanku.
Karena kau begitu miskin dan payah!
Lucu sekali.
Hei, Oscar! Kemari! Aku perlu bicara denganmu!
Sebentar! Pegang ini.
- Oscar, kau yang terhebat! - Tentu saja, kawan.
Crazy Joe.
Kini kau tinggal di penthouse itu, boleh aku jadi penasihat keuanganmu?
- Itu papan iklan, Crazy Joe. - Kau tinggal di papan iklan?
- Bukan... - Tapi aku yang disebut gila.
Hei, Oscar. Lihat tamu kita!
- Kena kau! - Jangan lakukan itu!
- Kalian tidak sekolah? - Kau tidak kerja?
Menyindirku, ya? Bocah nakal.
Aku berangkat sekarang. Jangan cari masalah, ya?
- Dan bersihkan itu! - Sampai nanti!
Sampai jumpa, Oscar.
CUCI PAUS
PEMBERSIHAN MULUT DI SINI
Apa kabar, semua? Big O sudah datang!
Hai, Oscar.
- Halo, Oscar. - Apa kabar?
Hai, Psyche! Hai, Johnson,
- sudah makan siang? - Kau baru tiba!
Itu maksudku.
Hai, Bocah Headphone!
LILIN PENYU
Kalian tampak cantik.
Teruskan kerja bagus kalian.
JIKA TAK DATANG SABTU JANGAN DATANG MINGGU
MASUK
Aku sudah absen?
Angie.
Selamat pagi. Bisa dibantu?
Tolong cuci dan ganti oli.
- Dililin panas? - Ya.
Dikerok lumutnya?
Mengapa tidak? Ini musim kawin dan saatnya kupilih pasangan.
Cuci Paus Sykes, kerjanya hebat ongkosnya...
Wah!
Cabut sirip dan hapus goresan?
- Baik. - Hai, Ange.
- Astaga. Hai, Oscar. - Terima kasih kau absenkan.
Maaf, ya. Angie perlu hiburan.
Tunggu sebentar, ya? Terima kasih.
Ayo, Ange. Dansa denganku.
Coba. Besok aku akan kaya.
- Ayo, Ange. - Oscar. Aku bisa dipecat.
Kau dipecat? Takkan terjadi.
Nanti aku tak punya alasan untuk pergi kerja.
Kau tak serius.
Tentu serius. Kau sahabatku.
Apa pendapatmu soal ini?
Ini gagasan terbaik, bukan?
Dijamin berhasil, dijamin menghasilkan uang.
- Air dalam kemasan. - Oh, tidak.
Yang kuperlukan hanya kasbon lagi dari Bos,
dan Ange, lalu aku pergi dari tempat ini. Aku...
Oscar, daripada membuat kesal Tn. Sykes
dengan rencana cepat kayamu itu, lakukan saja keahlianmu, yaitu,
pekerjaanmu.
Yang dengan ajaib masih kau miliki.
Oh. Hampir lupa.
- Kubawakan kau sarapan. - Oh, tidak. Kelpy Kremes?
Kesukaanmu. Oh ya, teleponmu masih menunggu.
Astaga!
Terima kasih sudah menunggu. Sibuk di sini.
Pergilah! Bisa dibantu?
Maaf, Tn. Sykes sedang rapat.
Takkan segera kembali.
Bagaimana anak-anakku pagi ini?
Merindukanku? Baik-baik saja?
Kau lihat, Sykes...
ini dunia persaingan. Kita makan atau dimakan.
Benar sekali. Hanya itu? Selesai?
Kau dan aku sudah lama sekali kerja bersama.
Don Lino, tak usah sungkan.
- Dan tahukah... - Aku suka sikapmu.
Biar kuselesaikan. Hidupku demi anak-anakku.
- Membesarkan, menjaga, mengajari... - Kau yang terbaik.
Dia yang terbaik. Benar atau tidak? Benar?
- Mempersiapkan mereka... - Maaf.
Untuk hari mereka menguasai terumbu karang ini.
Nah, hari ini adalah hari itu.
Luca!
Hai, Bos. “Bokong besar.”
Astaga.
Singkatnya, mulai saat ini kau kerja untuk Frankie dan Lenny.
Lenny? Frankie bolehlah, tetapi Lenny? Bercanda.
Serius. Perlu lebih dari otot untuk mengatur sesuatu.
Lenny punya otak. Itu sesuatu yang spesial.
- Dia memang “spesial”. - Maksudnya?
Tidak. Aku hanya...
Kusuruh kau kemari, untuk beri tahu segalanya, dan kau bilang apa!
- Apa? - Apa apanya?
Kau yang bilang “apa” duluan.
Aku tak bilang apa. Aku tanya kau, "apa".
Katamu “Lalu apa?”.
Tidak, kataku “Apa apanya?”
- Kau bilang “apa” dulu. - Kau mempermainkan aku?
Kau salah paham.
Maaf terlambat, Ayah. Lenny kecelakaan. Dia dilahirkan.
Kau jenius lucu.
Yang kumaksud, anak itu tak berwatak pembunuh.
Lenny-ku pembunuh. Pembunuh berdarah dingin. Lihat dia.
Cukup. Sudah. Kau keluar.
Apa? Keluar?
Kau dipecat!
Selain itu, kau harus mulai membayarku.
Untuk apa?
Agar tak terjadi sesuatu pada “Whale Wash”-mu.
Selamat datang di rumah Oscar.
Lidah 18 m berlendir bersariawan, berlubang...
gigi penuh plankton untuk saat aku...
sedang jenuh.
Berhenti mengeluh, Oscar. Keadaan bisa lebih buruk.
Betul. Bisa kudapat pekerjaan ini dan rupaku seperti kau.
Siapa di belakangku? Sebaiknya tos denganku.
Sakit perut. Dia mau muntah.
Tunggu. Si Headphone masih di dalam.
Kau sudah kupegang Headphone!
- Masih berpikir bisa lebih buruk? - Ya, rupaku seperti kau.
Lucu. Lihat apa bisa tertawakan ini.
- Mataku! - Sabun di mata!
Tidak apa. Kau akan kuberi kupon.
Kuberi pelilinan panas gratis. Suka itu?
- Nah, silakan. - Terima kasih, Oscar.
Baiklah.
- Lihat siapa ini, Bernie. - Ikan yang kita cari.
Bos mau bertemu kau sekarang juga.
Ernie! Bernie!
Ubur-uburku.
Apa kabar? Senang jumpa kalian.
Bagaimana menurutmu, Ange? Baiklah.
Aku mau ke sana, tapi..
Jangan cemas...
akan apa pun.
Karena semua akan baik-baik saja
Bukan begitu nyanyikan lagu itu.
Hai, Sykes. Saudaraku dari lain ibu. Apa kabar?
Tunjukkan itu. Apa kabar?
Semua baik-baik hari ini. Ayo gerakkan siripmu. Gerakkan.
Tak kau gerakkan.
Biar. Banyak ikan putih tak bisa.
- Duduklah. - Terima kasih.
Kuperiksa catatanku. Kau utang $5000 padaku.
No comments yet. Be the first to leave one.