Las primeras 200 líneas.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Hate to Love You"
"Episode 10"
Kerja bagus./- Kerja bagus.
Kerja bagus./- Kerja bagus.
Cepat kemarilah./- Baiklah.
Terima kasih.
Kamu benar-benar tidak.../- Tapi
kamu tidak bermain adil.
Jangan bermain dengan emosimu mulai sekarang.
Aku ingin sendiri hari ini, jadi, sampai jumpa.
Tunggu.
Kamu hanya perlu berterima kasih kepadaku.
Itu cukup. Kenapa dia merumitkan masalah?
"Menarik uang"
Pastikan tidak ada yang melihat saat Anda menekan kode sandi.
"Jumlah tidak mencukupi. Silakan periksa saldo Anda"
Silakan ambil kartu dan resi Anda.
Perusahaan kartu selalu mengambil uang di waktu yang tepat.
Aku mungkin benar-benar harus berjalan kaki.
Baiklah.
Bagaimana dengan ini?
Benar.
Astaga.
Kukira dia dokter sungguhan.
Dia tampak akrab dengan rekan-rekannya.
Aku tidak perlu mencemaskan dia.
Bu Haeng Ja.
Bu Haeng Ja.
Dia tidak ada?
Ke mana dia pergi?
Eun Jo, kamu tidak datang hari ini?
Haruskah aku mengikuti audisi?
Kami tidak buka hari ini.
Hai, Anda datang lagi.
Ya, aku tidak bisa berhenti memikirkan kafe ini.
Sudah kubilang, itu akan terjadi.
Kenapa kamu menyuruhku mengerjakan banyak tugas dapur?
Kamu bekerja dengan sangat baik. Kenapa tiba-tiba mengeluh?
Waktumu masih banyak. Tidak usah terburu-buru.
Aku tidak mengeluh. Aku tidak sanggup lagi.
Aku keluar.
Tunggu, Yoon Bal.
Kamu tampaknya membutuhkan bantuan.
Ya.
Kafe ini dikelola dengan bantuan pelanggan,
tapi kami mengadakan acara hari ini.
Kenapa kamu tidak mempekerjakan pegawai paruh waktu?
Sudah pernah kulakukan,
tapi mengurus pegawai tidaklah mudah.
Anda pasti tahu.
Menurutku orang yang tenang
akan cocok dengan kafe ini.
Benarkah? Ada seseorang yang bisa Anda rekomendasikan?
Tidak perlu jauh-jauh mencarinya. Bagaimana kalau aku?
Aku akan cocok untuk kafe ini.
Anda?
Benar.
Aku selalu siap.
Biar kulihat.
Anda punya gelar doktor?
Aku tidak bisa mempekerjakan Anda.
Kami punya sesuatu yang disebut cuti panjang.
Kami diharuskan keluar dan melihat dunia,
bukan membenamkan pikiran dalam buku-buku.
Tahun ini adalah cuti panjangku.
Cuti panjang?
Kamu membutuhkan bantuan. Aku bisa lebih mempelajari dunia.
Itu luar biasa,
tapi aku tidak bisa memberikan upah besar.
Maafkan aku.
Ini cuti panjangku.
Yang penting adalah pengalaman, bukan uang.
Tapi berapa upah yang kita bicarakan?
Upah minimum.
Begitu rupanya. Upah minimum?
Ya, 6,47 dolar per jam.
Kenapa?
Begitu rupanya.
Coba kulihat. Kenapa tagihannya banyak sekali?
Pengadilan mengirimkan ini? Apa ini?
"Surat keluhan..."
Kenapa mereka mengirimkan ini lagi?
"Gangguan bisnis..."
Pusat kecantikan?
Halo. Ini Direktur Goo Jong Hee dari Pusat Kecantikan Genius.
Terserah apa pun jabatanmu.
Aku baru saja menerima pemberitahuan yang aneh.
Benar. Aku Kim Haeng Ja yang mengikuti audisi.
Aku Kim Haeng Ja, pemilik kafe itu.
Ya.
Jadi, maksudnya kamu akan menuntutku
karena kafe itu terlalu berisik?
Baiklah. Aku mengerti.
Aku akan menyelesaikan masalah dalam dua hari. Tunggu saja.
Tapi dengarkan aku.
Jika kamu sangat butuh tempat itu, pikirkan ide yang lebih baik.
Beraninya kamu mengancamku sambil mengoceh tentang hukum.
Astaga. Yang benar saja.
Aku Kim Haeng Ja. Kim Haeng Ja dari Pasar Geumdong.
Aku sudah tiga kali berjalan kemari.
Haruskah aku lewat sana kali ini?
Hei, Nona.
Aku melihatmu berjalan di sekitar sini dari tadi.
Kamu bosan?
Mari kita minum bersama.
Apa yang Anda lakukan?
Hei...
Barusan kamu mendorongku?
Anda memegangku lebih dahulu.
Itu konyol. Dasar kamu...
In Woo!
Bu Sik.
Aku hanya... Dia tampak bosan, jadi...
Tolong pergi sekarang./- Baiklah.
Aku tidak melakukan apa pun.
Kenapa kamu mengerutkan kening seperti itu?
Kamu baik-baik saja?/- Ya.
Terima kasih.
Kamu bilang hendak menemui seseorang, tapi sudah kembali.
Kami sudah bertemu.
Begitu rupanya.
Ayo pergi./- Baiklah.
Bu Sik, aku ingin pergi ke suatu tempat. Mau temani aku?
"50 sen untuk satu gim"
Tunggu. Sakit.
Inikah tempat yang ingin kamu datangi?
Aku terkadang kemari saat stres.
Kamu harus mencobanya juga. Ini menyenangkan.
Hanya ini yang kupunya sekarang.
Baiklah. Ayo kita memukul tikus tanah dengan ini.
Di sana. Sebelah sana./- Astaga, sakit.
Bukankah kamu menghabiskan uangmu untuk bermain gim?
Ini utang.
Aku punya banyak utang.
Apa sesuatu terjadi?
Kenapa?
Kamu tampak berbeda hari ini.
Kenapa wanita bersikap seperti itu?
Bukankah dia patut berterima kasih kepadaku jika merasa tersentuh?
Kenapa dia menghindariku?
Itu caranya jual mahal?
Untuk apa dia berlagak jual mahal?
Hanya menyia-nyiakan waktu dan emosi.
Katanya, dia bukan pemalu. Katanya, dia blak-blakan.
Setidaknya dia harus menunjukkan sopan santun.
Dia bahkan tidak memedulikan keadaanku.
Dia meninggalkanku begitu saja di jalanan.
Aku tahu dia tidak pengertian, tapi itu keterlaluan.
Dia kelewatan.
Kenapa kamu mengencani wanita seperti dia?
Jika dia orang kejam yang kasar, tidak pengertian,
serta hanya menyia-nyiakan waktu dan emosimu,
kenapa kamu berkencan dengannya?
Di mana harga dirimu?
Aku
tidak suka melihatmu diperlakukan buruk seperti itu.
Harga diri?
Harga diri hanya untuk orang kaya.
Maksudmu orang miskin tidak pantas memiliki harga diri?
Silakan jaga harga dirimu.
Tapi kamu hanya akan sedih./- Bu Sik.
Aku tidak membutuhkan harga diri jika itu tidak penting.
Kini aku percaya hidup mapan adalah hal terpenting.
Orang bilang, kesulitan masa muda sangatlah berharga.
Kenapa?
Kenapa kamu memilih kesulitan daripada kenyamanan?
Maafkan aku. Aku hanya membicarakan diriku.
Aku permisi.
Kamu sungguh meminta maaf kepadaku?
Tidak bisakah kamu juga mendengarkan hal yang ingin kukatakan?
Ibu, bagaimana audisinya?
Ibu menyanyikan satu lagu penuh? Ibu tidak membuat kesalahan, bukan?
Di mana In Woo?/- Ibu tidak bertemu dengannya?
Kukira dia pergi bekerja.
Omong-omong, bagaimana audisinya?
Ibu hanya dipermalukan.
Astaga. Sudah kuduga.
Karena itu kusarankan Ibu menari yang lucu jika tidak bisa menyanyi.
Sudah kubilang, itu penting untuk membuat juri terkesan.
Astaga. Gara-gara kamu, ibu...
Sudahlah.
Jika telah mencabut pedang, setidaknya potonglah labu rebus.
Ibu harus menari dengan labu raksasa.
Ibu malu sekali.
Apa maksud Ibu?
Itu artinya Ibu mencoba sesuatu.
Apa yang Ibu lakukan?
Aku tidak akan malu karena Ibu, bukan?
Ibu, tidak boleh ada yang tahu aku putri Ibu.
Yang benar saja. Memang apa hebatnya dirimu?
Pokoknya, tidak boleh ada yang tahu. Ibu mengerti?
Jangan biarkan orang tahu, ya?
Aku masih khawatir.
Apa yang direncanakan wanita licik itu?
Tapi aku berhasil menggagalkan dia.
Bu Dong, kamu tidak bisa menjadi model tanpa aku.
Astaga. Kamu dari mana saja...
Astaga.
No comments yet. Be the first to leave one.