Las primeras 161 líneas.
PERSEMBAHAN NETFLIX
Berbaliklah. Kubilang, berbalik!
Pistolmu.
Jangan bergerak!
Jalan.
Aku bilang jalan. Berengsek!
- Ada orang di bawah? - Tidak.
Jangan bergerak.
Buka pintunya!
Sial!
Mundur. Berbaliklah.
Cepat!
Cepat!
Ayo! Minggir! Tutup tasnya!
Ada dua orang di sini. Marc, telepon yang lain. Mereka di bawah.
Ayo, kita berpencar. Berengsek! Jangan bergerak!
EARTH AND BLOOD
MRI dada menunjukkan tumor kecil di paru-parumu
yang tampaknya karsinoma bronkogenik.
Jangan terlalu teknis.
Berapa lama?
Tidak, seluruh intro di sini.
Ya, itu tampak bagus, bukan?
Ya, itu bagus.
Oke, jadi untuk para tamu...
Kami punya di sini...
- Jérôme? - Itu bisa.
Sempurna.
Jadi, untuk proyeksi,
aku rasa sekitar...
- Sekitar di sini? - Ya.
Bagus bagimu?
Ya, bagus sekali.
Ada apa?
Apakah Sarah?
Aku bekerja terus, seperti ayahmu,
dan aku sadari bukan itu yang kuinginkan bagi Sarah.
Aku ingin dia ke sini, di kota, atau bahkan ke Paris,
dan mengambil kelas menggambar, mengikuti mimpinya.
Ada masalah apa?
Aku sekarat, Catherine.
Aku berutang.
Aku masih belum membayar mesinnya.
Musim dinginku buruk. Aku belum bayar gajiku dalam empat bulan.
Aku kehilangan hidup karena berusaha menang.
Aku akan menjualnya.
Aku akan jual penggergajian ayahmu.
Kau bercanda? Itu seluruh hidupmu.
Aku ingin bernapas lega.
Aku mau jual. Aku ingin kau ambil bagianmu.
Saïd, aku meninggalkan hutan itu di usia 16.
Kau menikahi saudariku.
Dia mencintaimu.
Ayahku mengajarimu berdagang, namun
- mereka tak bersama kita hari ini. - Ini warisanmu. Ini milikmu.
Sarah akan mendapat bagiannya.
Aku hanya manajernya.
Sebentar. Katakan,
bagaimana kehidupan cintamu?
Saat ini, aku tak punya.
Bung, dia menelepon lima kali.
Itu menyebalkan.
Sama sekali tidak.
Lakukan kataku. Kita simpan narkobanya dan jual sendiri.
Kita cari solusi lain.
Kita melakukan apa kataku.
Manfaatkan diskon eksklusif di semua toko kami.
Mulai hari ini, pergilah ke lantai tiga.
Apa yang terjadi?
Apa itu?
Selamat malam, Bung. Bagaimana kabarmu ?
Medhi, kau memintaku datang dan aku datang.
Bagus. Luar biasa!
Mobil siapa ini?
Mobil bosku.
Kau tahu? Kau akan bawa mobilku dua hari.
Kau sembunyikan di hutan dan pinjamkan mobil ini.
Apa yang kau lakukan kepadaku? Kukatakan ini mobil bosku.
Ya, aku mengerti.
Aku bilang kita akan bertukar. Kau akan membantuku.
Kau bisa bantu aku?
Ya?
Kau saudara tiriku, bukan?
Kau adalah darahku.
Kau adalah darahku. Itu arti keluarga.
Itu darah yang bicara.
- Minggir. - Apa yang kau lakukan?
Ada kokaina di mobil. kau mau dengar?
- Sial. - Apa maksudmu?
Persetan denganmu!
Sial.
Omong kosong apa ini, Medhi?
Aku membutuhkanmu.
Aku dalam masa bebas bersyarat.
Kau tahu itu.
Aku tak mau terlibat masalah karena omong kosongmu. Sudah berakhir.
Apa yang kujanjikan kepada Ibu?
- Apa janjiku? - Setop.
Apa maksudmu? Apa yang kujanjikan kepada Ibu?
Ini tiket keluar kita. Sial.
Matahari, laut.
Kini saatnya.
Ini terjadi sekarang.
Ayolah.
Kita lihat apa yang terjadi di bulan-bulan mendatang.
Akhirnya, berita utama
perampokan berakhir buruk di kantor polisi.
Empat orang bertopeng bersenjata masuk melalui dinding luar
dan mencuri delapan kilo kokaina.
- Bajingan. - Dua orang tewas.
PENGGERGAJIAN HONTOIR
Sedang apa kau di sini?
Tak ada. Aku jalan-jalan. Tak bisa tidur.
Kemarilah. Kau akan membantuku.
Apakah akinya?
Akinya baru.
Yang lainnya usang.
Ayo.
Ayo.
Ini.
Terima kasih kau datang.
- Aku tahu kau punya kerja di sisi lain. - Tidak, ini terlalu berlebihan.
Ini sesuai nilainya.
Lihat.
Lupakan. Tak akan berhasil.
Kupikir kau sudah berhenti.
Aku berhenti.
Sebenarnya, aku ingin bertanya...
Petugas pembebasanku sudah menekanku.
Dia bertanya apakah ada pekerjaan tambahan.
Maaf mengganggumu dengan ini lagi, namun ini penting bagiku.
Kita akan bicarakan.
Baik.
Kau mau ke mana?
Apa maumu?
Masih tertarik dengan penggergajiannya?
Kau pasti sangat kacau untuk bertanya.
Aku jual sesuai penawaranmu tiga tahun lalu.
Kau tahu aku di mana.
Sampai nanti.
UMUM DILARANG MASUK
Yanis.
Aku bertemu Lefèvre.
Aku memintanya
membeli penggergajian.
Aku melakukan apa yang kau suruh.
Aku mengesampingkan harga diriku.
Kau tak bisa tinggal di sini.
Jangan.
Kau harus pikirkan masa depanmu.
Kau bisa mendaftar kelas menggambar dengan uangnya.
Aku akan membangun pondok di hutan.
Delapan kilo kokaina dicuri dari kantor polisi
sekitar pukul 11:30 pagi ini.
Ada empat pelaku.
Kita tahu bagaimana mereka kabur?
Dengar. Saat ini, kita tak tahu banyak.
Sebenarnya, ada empat orang di van
yang tampak seperti empat orang yang terekam kamera pengawas
di dinding luar tempat parkir polisi.
Aku merasa kau menganggapku bodoh.
No comments yet. Be the first to leave one.