Información de lanzamiento

170926 란제리 소녀시대 Girls' Generation 1979 E06
Comentario por anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 6. Kami hanya menyelaraskannya dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊 Kunjungi: https://vkatchu.wordpress.com/jadwal-rilis-sub/

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-09-27
Descargas: 29
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa harap bijak"

Hei, Jung Hee.

Jung Hee.

Sedang apa kamu?

Aku...

Ae Sook.

Apa?

Aku

perlu bicara denganmu.

Ada apa? Sial.

Sial.

Ada apa?

Kenapa aku menyeret Ae Sook

saat itu?

Demi Ae Sook?

Demi Hae Joo?

Ada apa?

Apa kamu menemui kembaranku Bong Soo

di kedai kopi di kota?

Apa? Kamu bodoh, ya?

Kenapa bertanya kepadaku?

Kak Young Choon adalah satu-satunya pria yang kutemui.

Si Kepala Ikan itu?

Aku sama sekali tidak tertarik.

Kenapa menyebut Bong Soo kepala ikan?

Yang kepala ikan itu Dong Moon.

Dong Moon pasti basah kuyup.

Dia sudah gila?

"Episode 6"

Kenapa dia menanyaiku tentang si Kepala Ikan itu?

Hei, Hae Joo. Sudah kuperingatkan

jauhi Kak Young Choon.

Menjauhiku?

Kamu yang harus menjauh dariku.

Apa yang kalian lakukan di dalam?

Apa lagi? Aku menjual obat kepadanya.

Obat apa?

Apa? Obat apa yang Kakak jual?

Siapa yang begitu sering ke apotek?

Kak Young Choon!

Jung Hee.

Hae Joo.

Kamu baik-baik saja?

Kamu?

Aku baik-baik saja.

Sampai jumpa di sekolah.

Jung Hee.

Terima kasih sudah mau menerima hukuman bersamaku.

Sudah kukatakan.

Aku tidak melakukannya untukmu.

Sampai jumpa.

Meskipun begitu,

terima kasih.

Sial, Jung Hee.

Kenapa kamu tidak bisa memberikan respons keren?

Kenapa kamu terus pergi ke rumah komunis itu?

Hae Joo!

Jin.

Maaf aku datang lagi.

Bagaimana ayahmu?

Dia baik-baik saja.

Bagus. Syukurlah.

Kamu terlihat

tidak sehat.

Aku juga baik-baik saja.

Dengar.

Jika membutuhkan sesuatu,

hubungi aku.

Berjanjilah.

Terima kasih.

Seluruh betismu mengeras. Kasihan.

Jangan beri tahu ibu dan ayahku

bahwa aku dihukum.

Jangan cemas.

Bibi.

Ya?/- Bisakah dua orang

dengan status yang sangat berbeda menyukai satu sama lain?

Misalnya seorang pelayan

dan anak tuannya.

Entahlah.

Kurasa bisa. Bukan begitu?

Aku pernah membaca

bahwa cinta sejati tidak memandang status

dan uang.

Bibi pernah

merasakan cinta seperti itu?

Apa?

Apa yang kalian lakukan?

Kalian berdua begitu akur.

Orang bisa mengira kamu anaknya Bibi.

Apa? Aku bukan anaknya Bibi?

Kukira aku anaknya.

Bagaimana kamu bisa tahu?

Itu rahasia tingkat tinggi.

Bibi, ambil doenjang lagi. synced and ripped by anyHOW

Baik, Nyonya.

Kamu tidak makan malam, Anak Nakal.

Astaga. Kelihatannya lezat.

Mari makan.

Tunggu.

Tadi siang, para pemimpin kota dan aku

mengadakan

pertemuan komite hukum

di kantor polisi.

Jung Hee.

Ada murid bernama Park Hae Joo di kelasmu, bukan?

Apa?/- Ada apa dengan Olivia?

Olivia?

Bukan apa-apa.

Jung Hee, kamu akrab dengannya?

Dia sama sekali tidak akrab dengan gadis itu. Kenapa?

Bagus. Jauhilah Park Hae Joo

mulai sekarang. Mengerti?

Kenapa?

Kenapa kamu bertanya?

Rumor itu sudah tersebar ke polisi juga?

Rumor apa?

Kamu juga mengetahuinya?

Maksudmu soal dia dan Young Choon berpacaran, bukan?

Apa?/- Dengan Kak Young Choon?

Apa maksudmu?

Park Hae Joo berpacaran dengan preman itu.

Young Choon?

Nyonya.

Bukan itu?

Ibu.

Sudah kubilang. Hae Joo tidak memacari Kak Young Choon.

Bagaimana kamu tahu?

Terserah.

Pokoknya. Jung Hee,

jangan bicara dengan Park Hae Joo, paham?

Mari makan.

Terima kasih atas kerja keras kalian.

Hari Chuseok sebentar lagi,

jadi, pertahankan kinerja kalian sampai saat itu.

Baiklah./- Baiklah.

Astaga. Sudah larut malam.

Kudengar

ada pria aneh di kota tetangga.

Si Mesum itu, bukan?

Ya./- Aku tahu.

Bedebah ini bersembunyi sampai seorang wanita datang

dan membuka mantelnya saat ada yang mendekat.

Itu yang kudengar!

Dasar mesum.

Nomor Tiga, bukankah kamu tinggal di sana?

Benar.

Benar, kamu tinggal di sana.

Bersiaplah! Aku datang untuk menutup pabrik!

Untung kamu di sini.

Antarkan Nomor Tiga pulang.

Aku tidak sempat, Bu. Banyak tugas sekolah.

Sejak kapan kamu peduli dengan tugas sekolah?

Memang, tapi aku sungguh tidak ada waktu hari ini.

Tidak perlu. Aku memang selalu pulang sendirian.

Lihat? Dia baik-baik saja.

Benar?/- Dasar pengecut.

Aku anak Ibu!

Omong kosong.

Terserah. Sampai jumpa./- Hei.

Selesaikan, lalu pulang!

Pulanglah.

Selamat malam./- Ayo.

Apa itu?

Apa itu si Mesum?

Ibu. Aku takut sekali. Ibu.

Ibu!

Ibu!

Hei, dasar mesum!

Bedebah!

Kemarilah!

Berengsek!

Kamu...

Kamu baik-baik saja?

Kemarilah.

Cobalah berdiri./- Baik.

Bukankah kamu pekerja di pabrik Jung Hee?

Kamu guru Jung Hee.

Terima kasih banyak.

Hidungmu berdarah.

Apa?/- Kamu bisa mengusapnya dengan ini.

Kamu baik-baik saja?/- Ya.

Bagaimana ini? Darahmu banyak sekali.

Terima kasih./- Ya.

Ini untuk Anda.

Itu kaus kaki?/- Aku ingin berterima kasih.

Seorang komunis?/- Diam.

Ayah Hae Joo seorang komunis?

Kamu yakin?/- Ya.

Ayahnya menghilang selama beberapa hari.

Ternyata dia dibawa untuk diinterogasi.

Sungguh?

Mau kuajari?

Hae Joo dihukum?

Ya, Jung Hee juga.

Kupikir

sepertinya semua orang tidak menyukai Hae Joo.

Dari yang kudengar,

ayahnya adalah seorang aktivis.

Girls' Generation 1979 (Lingerie Girls' Generation / Lanjeri Sonyeoshidae / 란제리 소녀시대) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Girls' Generation 1979 (Lingerie Girls' Generation / Lanjeri Sonyeoshidae / 란제리 소녀시대)

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left