Las primeras 200 líneas.
-=Semua karakter, organisasi, tempat kasus dan kejadian di drama ini fiktif belaka.=-
=Perekam Suara=-
= Episode 9 =-
Kau tahu semuanya? Maksudnya?
Da Hee cuti sekolah memangnya apa yang kulakukan?
Memangnya aku ngapain Da Hee?
- Kau sungguh tak tahu? - Gak, makanya aku tanya.
Gara-gara kau dia ingin bunuh diri.
Apa?
Karena yang kaulakukan dia ingin bunuh diri.
Tapi kau tak tahu?
Dasar pengecut.
Tak masuk akal.
Apa katamu?
Itu saja?
Iya, aku bersenang-senang dengannya.
Ketika cewek yang kau suka menyukaiku
sepertinya cukup menyenangkan.
Jadi aku mempermainakannya dan mencampakkannya.
Dia menelponku, mengeluh kalau semua ini salahku.
Gara-gara aku dia bilang akan bunuh diri.
Terus apa dia mati?
Dia masih hidup, baik-baik saja, kan?
Kau bukan manusia. Kau gila.
Jangan terlalu dramatis.
Katakan yang sebenarnya.
- Soal apa? - Semuanya!
Katakan yang sebenarnya!
Kau melakukan pelecehan seksual pada Da Hee dan memerasnya.
Beritahu orang tua semuanya.
Apa?
Kalau kau tak mau, aku yang akan bilang.
Da Hee terus diam karena takut dengan ayahmu,
tapi aku akan membujuknya.
Da Hee bilang begitu? Aku melecehkannya?
Gila.
Hei. Kau percaya? Kau mempercayainya?
Kau pengecut.
Tidak, aku tak pernah menyentuhnya.
Da Hee bohong.
Aku ingin memberimu kesempatan terakhir.
Tamat kau.
Aku tak melakukannya!
Sungguh tidak. Da Hee bohong.
Dia bohong supaya kau dendam padaku.
Kita tanya dia saja.
Kau mengira dia tak akan bicara.
Kau salah.
Kalau dia tetap diam,
aku akan katakan pada orang tuanya.
Sudah kubilang aku tak melakukannya!
Kau tak mempercayaiku?
Kau tak mempercayai temanmu?
Teman?
Aku bukan temanmu.
Kau meremehkanku.
Karena aku bersabar dengan tindakanmu,
kaupikir aku mudah dipermainkan.
Kau sabar menghadapiku?
Iya, aku sabar menghadapi tindakanmu.
Selama ini aku mau bermain, tahu kenapa?
Karena kupikir kita teman.
Yang lain tak kenal dirimu,
tapi aku tahu.
Karena aku ingin percaya kau tidak brengsek.
Kau pengecut.
Kau begitu angkuh.
Kau...
terburuk.
Iya.
Aku melakukannya! Aku memang melakukannya!
Itu yang mau kau dengar?
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee Saem ~
Kenapa kau melakukannya? Kenapa?
Tidak, bukan aku!
Kenapa kau melukai Da Hee?
=Kenapa? Kenapa?=
=Sudah kubilang tidak!=
Seperti mobilnya Eun Joo.
Itu mobilnya Eun Joo.
Kurasa benar.
Gerbang belakang.
Malam itu dia di sana.
Dia di sana.
Dia di sana.
Yang sangat ingin disembunyikan Eun Joo...
bukanlah kenyataan Joon Seok biang keladinya.
Eun Joo tahu apa yang terjadi malam itu.
Dia menyembunyikan sesuatu yang lebih buruk.
Benar begitu.
Jangan cepat menyimpulkan.
Dia bohong malam itu bilang langsung pulang dengan Joon Seok.
Kalau tidak ada yang disembunyikan kenapa dia berbohong?
Meskipun kita yakin, tanpa bukti,
dia bisa selalu lolos.
Kita pastikan apa ini benar mobilnya,
kalau benar, kita harus temukan bukti atau saksinya.
Kalau tidak, kita tak bisa membuktikan apa-apa.
Berapa lama...
kamu mengetahuinya?
Malam itu Shin Dae Gil menelponku.
Ini Shin Dae Gil.
Aku menghubungi kupikir Anda harus tahu.
Ada kecelakaan,
dan kamu memintanya menutupinya.
Dia tidak mempercayaimu.
Kamu ibu yang lemah demi anak,
melakukan tindakan mengerikan tanpa berfikir.
Dia langsung tahu.
Itukah menurutmu?
Aku takut
kamu akan mengetahuinya dan hal itu akan menyebar.
Kamu melihatku didera ketakutan dan gelisah.
Menyenangkan ya?
Kamu mengejekku?
Aku memakai topeng penipu
berusaha menghibur dan menunjukkan perhatian pada In Ha.
Kamu pasti jijik.
Kamu sungguh mengerikan.
Kulakukan yang ingin kamu lakukan.
Kamu tak ingin aku mengetahuinya.
Demi aku?
Semuanya...
kamu lakukan padahal mengetahuinya?
Kenapa tidak bilang?
Kamu yang tak pernah datang padaku!
Saat melindungi Joon Seok, kamu tak mendatangiku.
Orang pertama...
yang kamu pikirkan dan datangi harusnya aku!
Tapi kamu berusaha menyembunyikannya dariku.
Kamu tahu bagaimana rasanya?
"Kamu bukan suami ataupun ayah."
"Oh Jin Pyo, kamu hanya orang yang tinggal bersama kami."
"Tidak kurang, tidak lebih."
Hari itu kamu memperjelasnya.
Tidak.
Bukan begitu.
Aku menunggumu.
Aku menunggu kamu mengatakan padaku dulu.
Aku memberimu kesempatan.
Berulang kali.
Seon Ho bagaimana?
Aku yakin kamu sudah tahu.
Karena kamu sangat perhatian,
kenapa tidak mengunjungi mereka untuk mengaku?
Mengaku apa?
Sudah kukatakan.
Daripada mengatakan kebohongan yang nanti akan ketahuan,
katakan kebenaran kecil untuk menutupi kebohongan besar.
Kenapa tidak kukatakan?
Kenapa kamu tak bilang padaku?
Kenapa?
Aku takut.
Kamu...
akan membenci Joon Seok.
Kamu akan meragukan Joon Seok selamanya, bukan mempercayainya.
Aku takut apa yang telah kulakkukan
hingga tak bisa mengatakannya.
Aku tak sengaja.
Itu kecelakaan, eomma.
Aku tak mengira dia akan jatuh.
Aku percaya Joon Seok.
Itu kecelakaan, aku mempercayainya.
Aku sungguh mengira kalau itu kecelakaan.
Sekarang kau tidak mempercayainya?
Tidak.
Tidak.
Kamu juga mendengarnya..
Joon Seok melakukannya...
kamu mendengarnya.
Joon Seok menyangkalnya.
Kalau Seon Ho benar bagaimana?
Seon Ho juga ditipu.
Harusnya dia percaya Joon Seok.
Tidak, Seon Ho akan baik-baik saja.
Makanya...
Makanya Joon Seok...
No comments yet. Be the first to leave one.