Las primeras 200 líneas.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Bapa, kau seharusnya tak di sini.
Kau pendetanya?
Kau pernah lihat ini sebelumnya?
Jika kau tahu sesuatu, kau harus beritahu aku.
Beritahu aku Bapa, bagaimana sesuatu seperti ini bisa terjadi?
Keyakinan bisa menjadi hal berbahaya.
Akhirnya tempat kita sendiri./ Wow.
Aku suka ini.
Jadi di sini kau akan melakukannya?
Di antara kotak yang belum dibongkar dan pindah ke tempat busuk ini?
Ya. Hei!
Tunggu, setidaknya kau membawa itu, 'kan?
Cincin orang tua? Sangat bagus.
Ini penuh arti.
Itu murahan.
Dia pasti suka.
Aku masih menjadi pendamping pengantinmu, 'kan?
Diamlah.
Hei, ayo!
Anna Wallen Thompson,
Maukah kau menikah denganku?
Anna?
Kau tak mau menikah?
Kau tidak mencintaiku?
Tidak, aku mencintaimu, Tyler.
Beritahu aku.
Entahlah, ini bodoh, tapi aku tidak bisa...
Apa kau melihat Anna?
Ya, dia ke sana. Ada apa?
Entahlah.
Kau mau bicara soal itu?
Syukurlah. Karena perasaan...
Aku akan pergi.
Tunggu, tunggu, tunggu...
Terima kasih sudah membantu. Aku sangat hargai itu.
Kau serius? 20 dolar?
Jika kau mau beri aku uang,
Bawa itu ke malam poker Jumat,
Atau setidaknya bersiap untuk tawarkan yang lebih dari itu,
20 dolar itu penghinaan,
Aku mungkin perlu pikirkan kembali seluruh persahabatan kita.
Bajingan.
Baiklah. Tapi aku akan mengambil semua uangmu.
Ayolah, seperti mengambil permen dari bayi.
Hai, aku benar-benar minta maaf, aku...
Jangan meminta maaf. Kau tak perlu meminta maaf.
Aku tak menduga itu, kita tak pernah bicara soal itu,
Kurasa aku belum siap untuk itu. Untuk pernikahan.
Aku sepenuhnya mengerti.
Tidak, biar aku jelaskan, oke?
Baiklah./ Baiklah.
Ibuku menikah sangat muda.
Dia masih 21 tahun saat mengandungku,
Dia begitu marah,
Marah atas pilihannya, marah padaku,
Marah pada seluruh dunia.
Aku tak mau menjadi seperti Ibuku, Tyler.
Itu takkan terjadi kepadamu.
Tapi mungkin saja.
Aku paham, aku mengerti. Sungguh.
Seandainya aku bicara soal itu.
Aku mencintaimu Tyler,
Kita masih bisa saling mencintai...
...tapi tidak menikah, bukan? Tidak untuk saat ini.
Tidak untuk saat ini.
Aku suka itu.
Ya.
Tyler, selamat pagi./ Sayangku.
Sayang, apa kau kesiangan?
Cepatlah berpakaian. Cepat, cepat, cepat.
Kita harus ke Saint Andrews dan memperkenalkan diri...
...sebelum kebaktian dimulai.
Ingat, kami bilang masih ingin pergi ke gereja denganmu.
Kami di sini, dan kami ingin melihat kau mendapat kepastian.
Dan bertemu pendeta.
Itu sangat penting untuk membuat kesan pertama yang baik.
Tyler.
Kakek-nenekku datang.
Ya Tuhan.
Apa yang terjadi di sini?
Tyler.
Aku minta maaf soal itu,
Tyler tidak beritahu aku kalian akan datang pagi ini.
Apa kau mau kopi?
Tyler, apa yang terjadi?
Kami tinggal bersama.
Tyler, kau tahu kakekmu seorang diaken,
Bagaimana ini akan terlihat?
Aku tidak tahu bagaimana kau dibesarkan,
Tapi Tyler tahu mana yang benar dan yang salah.
Kakek, ini bukan masalah besar,
Gereja lain tak keberatan dengan ini.
Bukan Gereja Katolik.
Kau tahu itu salah...
...dan kau secara sukarela tetap memilih melakukannya.
Tyler, kenapa kau melakukan ini kepada kami,
Setelah semua yang kami lakukan?
Dia sudah dewasa. Dia bisa melakukan apa yang dia mau.
Kau harusnya malu pada dirimu sendiri!
Dosa seperti ini adalah gerbang untuk yang lebih buruk!
Kau mau mengikuti jejak langkah saudaramu?
Nenek dan kakek tak mau melihatmu mengundang iblis ke hidupmu.
Bagaimana keadaanmu?
Kau tahu, saat orang tuaku meninggal,
Kakek-nenekku yang mengurus kami, aku dan Bryan.
Mereka membesarkan kami, dan mereka menyayangi kami.
Mereka konvensional, tapi mengecewakan mereka...
Membuatmu merasa seperti orang jahat.
Kau bukan orang jahat, kau orang baik,
Kau adalah kekasihku.
Kau mau masuk ke dalam dan membersihkan sarang dosa ini?
Terlalu cepat?/ Ya.
Ayo.
Sayang, kemari dan biar aku coba bersihkan auramu.
Semua rasa bersalah itu menjadi kotor dan menjijikkan.
Aku punya aura menjijikkan? Apa itu juga bau?
Ayolah, kau tahu aku tak percaya dengan hal-hal itu.
Aku tahu, tapi mungkin ini akan membuatmu merasa lebih baik.
Ayolah, kemari.
Baiklah.
Kopi siap.
Terima kasih sudah menyempatkan masuk.
Tentu.
Mereka menambahkan modul lagi untuk proyeknya Thompson.
Ya, maaf, pindahan lebih lama dari yang diperkirakan.
Perubahan harus segera dilakukan,
Dan tak ada kekacauan kali ini.
Mengerti?/ Mengerti.
Tyler, bisa bukakan itu?
Tyler!/ Apa?
Ya?/ Aku mencari Tyler Iske.
Tyler.
Ada apa?
Tyler, aku Bapa Shaw.
Aku tahu ini sedikit aneh,
Tapi aku mau bicara denganmu soal sesuatu.
Aku minta maaf soal ini,
Aku tak mengira mereka memaksa seperti ini.
Dengar, kami tak terdengar dengan apapun yang ingin kau katakan.
Aku tahu kakekku bermaksud baik, tapi...
Ini tak ada kaitannya dengan kakekmu.
Ini sangat penting, boleh aku minta sedikit waktumu sebentar?
Silakan masuk.
Dalam perjalanan keagamaan,
Katolik memiliki reputasi berdarah.
Mungkin karena itu ditemukan saat abad kegelapan.
Dan itu ironis, karena tujuan awal dari gereja...
...adalah untuk membawa sinar terhadap kegelapan,
Tapi seluruh kelahiran dimulai dengan darah,
Jadi Bapa Di surga pasti punya rencana terhadap kita.
Bapa Shaw, aku ingin jujur denganmu,
Aku tidak menganut Katolik saat ini.
Kurasa aku sudah memperluas sudut pandangku.
Aku tak percaya dengan itu lagi.
Itu masalahnya, apa kau tidak lihat?
Suatu saat kau percaya,
Sebagai anak kecil, kau yakin, dan keyakinan itu membuatnya nyata,
Di pikiranmu, di tubuhmu, bahkan di DNA-mu.
Keyakinan mengubah kenyataan.
Kau pikir semua ini hanya omong kosong mistis?
Tidak, itu sains, fisika kuantum, teori string,
Bahkan beberapa tahun lagi, itu mungkin menjadi gospel baru.
Tapi saat ini, seiring Gereja mulai mengerti,
Kita mulai sadar bahaya yang kita berikan kepada pengikut kita.
Itu salahku, aku akui.
Gereja memiliki begitu banyak rahasia, begitu banyak rasa bersalah,
Bahwa darah baru di tangan kita ini tak bisa melihat apa-apa...
...selain kejahatan.
Kekuatan yang lebih seperti virus.
Dan kita semua terinfeksi,
Bagi kita yang yakin atau percaya,
Kami menyebutnya Koruptor.
Kopimu mau memakai krim atau gula?
Kopi hitam, tolong.
Bahkan di Alkitab itu berkata, saat aku masih kecil,
Aku bicara layaknya anak kecil, berpikir layaknya anak kecil,
Tapi saat menjadi dewasa, aku melupakan sisi kekanakan.
Apa yang aku percaya saat masih kecil...
Tak ada hubungannya dengan kehidupanku saat ini.
Tentu saja ada. Pikir.
Perintah apa yang kau langgar sekarang?
Menghormati orang tua, perzinahan.
Jadi maksudmu aku akan masuk Neraka...
...hanya karena melanggar beberapa hukum ringan?
Di agama yang diciptakan pada zaman kegelapan manusia?
Saat itu kau percaya, saat ini kau tak percaya.
Semua hal yang kau percayai saat masih kecil,
Roh Kudus, Bunda Maria,
Komuni, iblis, setan, kau membuat hal-hal itu nyata.
Kau menerima hukum, menghormati orang tua,
Tak ada tuhan sebelum dia, tak ada tindakan perzinahan,
Dan kau mematuhi itu,
Dengan begitu kau telah melindungi mereka,
Dilindungi dari kegelapan, dari iblis.
Hukum-hukum itu, kau bisa dihukum karena melanggarnya, meski saat ini,
Meskipun kau bilang kau tidak percaya.
Itu semua tetap diterapkan.
Ini konyol.
Ini waktunya untuk kau pergi. Tolong.
No comments yet. Be the first to leave one.