Las primeras 200 líneas.
Setelah mandi, saat sedang menikmati pemandangan malam dari beranda, seorang teman menghubunginya.
10 detik lagi.
5 detik.
Tiga
Dua
Satu
Kemudian dia menutup telponnya.
Cepat.
Dia tidak terekam kamera di lift.
Aku tahu!
Kau lamban sekali, dasar payah.
Aku berlari turun melewati 27 lantai, dasar bodoh!
Ada kamera di belakanganmu.
Ini masih belum terlalu larut. / Aku tahu.
Hah? Kenapa kau melambat?
Aku akan menubruk aspal karena bamper mobil ini terlalu rendah.
Tinggal 300 meter.
Naikkah kecepatan 15 km/h.
Itu dia!
Menyala! Kau melihatnya?
Di depan.
Ku pikir aku akan mati.
Ku pikir aku akan terbunuh.
Kenapa kau akan melambat?
Sudah ku bilang, aku akan menubruk aspal karena bamper mobilnya terlalu rendah.
Cepat.
Ada beragam cara menggunakan kunci!
6021764
6021… 764
Ya.
Sampai!
12 menit 31 detik.
Tinggalkan jamnya
Permainan kata dari Jam= tokei dan tinggalkan sendiri= hottoke~i
Sendiri.
Sebelas poin.
Dasar pelit. /Aku lelah sekali.
Kau baik-baik saja?
Bernafas dengan berlahan.
Bernafaslah.
Bernafas berlahan. Cobalah untuk bernafas.
Aku tahu!
Apa kau ingin membunuhku? /Maaf.
Sensei.
Apa memang dia pelakunya?
Terima kasih sudah membantu kami.
200 juta?
Mana mungkin aku setuju dengan angka itu!
Perusahaanmu akan mendapat keuntungan triliunan dari bio-fuel yang dikembangkan Kiguchi-san.
Jadi kami rasa klaim 150 juta adalah angka yang wajar.
Kami memiliki ketentuan untuk pekerjaan yang dilakukan. Selain itu, dia sudah menandatangani kontrak.
Perusahaan kami berhak atas hak paten.
Kontrak Pegawai.
Aku bekerja untukmu selama 20 tahun!
Tolong lakukan sesuatu!
Kenapa kau disini?
Aku salah masuk ruangan.
Hah?
Bukankah kau Presdir Brennstoff?
Baguslah! Ada sesuatu yang ingin ku berikan padamu.
Sebelum pengumuman soal keberhasilan pengembangan bahan bakar,
ada 20 orang yang bersedia membeli sahammu.
Mereka semua adalah teman putramu.
Hei!
Kau pikir kami akan mundur karena hal ini?
Beri aku ruang. Maaf.
Halo, ini Tokei News.
Tolong minggir.
Aku Sada, dari Firma Hukum Madarame.
Tolong sambungkan dengan Ota-san dari divisi ekonomi.
Tunggu sebentar.
Baiklah.
Aku mengerti.
Tutup telponnya.
Tutup telponnya!
Tolong, berikan uang klaim padanya.
Bisa aku berkonsultasi denganmu Shiga-sensei?
Tentu saja! /Terima kasih.
Aku permisi.
Hei!
Kau pikir aku akan memaafkan tindakanmu ini?
Jika kau memiliki informasi seharusnya berikan padaku!
Baguslah, ada seseorang yang mirip sepertiku disini.
Tanpa kau pun---
Aku harus ke pengadilan untuk pekerjaanku berikutnya. Permisi.
Dengan semua rekaman ini kami bisa membuktikan bahwa Yamamoto-san berada di rumah hingga tengah malam.
Untuk bisa tiba di TKP tepat waktu, dia harus melaju dengan kecepatan lebih dari 120 km/jam, seperti yang ditunjukan dalam rekaman.
Tapi jika dia melaju dengan kecepatan itu, dia akan tertangkap kamera lalu lintas, seperti kami.
Tapi terdakwa Yamamoto-san tidak tertangkap kamera lalu lintas.
Kenapa? Karena dia tidak melaju dengan kecepatan itu!
Kesimpulannya, untuk terdakwa tiba di TKP pada tengah malam lewat 20 menit,
itu jelas tidak mungkin.
Jika dia tak dibebaskan maka pekerjaan ini akan sia-sia.
Apa?
Apa? Kau bilang begitu sebelumnya!
Hei! Mobil mewah disana!
Mobilmu melaju seperti vroom! dan itu berbahaya. Berbahaya melaju seperti vroom! Kau membuat ponselnya terjatuh!
Mobilku baik-baik saja, jangan khawatir.
Bukan itu yang seharusnya kau khawatirkan!
Maaf?
Kau merusak ini.
Mobilnya baik-baik saja! Jangan khawatir, Tuan Pelajar!
Hei? Bicara apa kau? Kau bercanda, 'kan?
Apa? Dia pergi begitu saja?
Aku ingin minum kopi.
Mau?
Aku tidak mau permen, aku mau kopi!
Kalau begitu pergi saja sana.
Aku tidak punya uang karena ulah seseorang!
Tagihan rental mobil, bahan bakar, tiket melanggar batas kecepatan, aku bangkrut!
Mobil Yamamoto-san mahal, 'kan?
Bukan itu masalahnya!
Masalahnya adalah pekerjaan ini tidak menghasilkan uang.
Keputusanku salah memilih bekerja pada seorang pengacara sepertimu. /Apa?
Keputusanku salah bekerja padamu. /Apa? / Kau mendengarku, 'kan?!!
Jika tak suka, jadi saja pengacara mandiri.
Kau tahu aku sudah gagal selama 20 tahun, 'kan?
Kau masih belum lulus ujian pengacara?
Di hari itu.. tunggu, apa liriknya?
Sekarang bukan waktunya untuk bernyanyi!!!
Kita berhenti saja menerima kasus kriminal yang tidak menghasilkan uang.
Sungguh hobi yang aneh.
Kita tak bisa selamanya hidup seperti ini. Aku berhenti saja.
Terima kasih atas kerja kerasmu selama ini.
Hentikan aku! Aku tak akan berhenti. / Kau Miyama Hiroto-kun, 'kan?
Muncul pak tua aneh.
Bahaya, ayo pergi!
Kopinya enak sekali!
Salam kenal.
Kau managing partner dari firma ternama Jepang, Firma Hukum Madarame?
Madarame Haruhiko.
Kami sedang membentuk tim baru untuk kasus kriminal.
Tapi di kantor kami tidak ada pengacara spesialis kasus kriminal.
Aku sudah cukup lama mendengar namamu.
Jadi, aku bermaksud merekrutmu.
Apa kau mau bekerja bersama kami, dengan pendapatan sebesar ini?
Tiga puluh juta.
Tiga puluh juta.
Tiga puluh juta.
Ini penawaran luar biasa, bukan?
Aku menolak.
Apa kau idiot? Benar-benar idiot?
Aku tidak suka bekerja dibawah orang lain.
Karena itu pihak penuntut menganggapmu sebagai pengganggu, 'kan?
Tolong pikirkan penawaran ini. Bergabunglah dan ajak aku bersamamu.
Tawarannya hanya untuk Miyama, jadi ini tidak ada kaitannya denganmu.
Tolak saja.
Ini uang mukanya.
Penawaran luar biasa. Tapi aku perlu orang ini untuk melakukan pekerjaanku.
Jika kami harus berpisah, maka lupakan soal pembicaraan ini.
Dia yang tak bisa jadi pengacara bahkan setelah belajar selama 20 tahun.
Tapi dia masih berguna.
Pujianmu membuatku terharu.
Aku mengerti. Aku juga akan merekrut dia.
Sungguh?
Tapi aku sudah menolaknya.
Tunggu. Alasanmu menolak karena kau membutuhkan aku, 'kan? Apa ucapanmu barusan hanya bohong?
Itu benar. / Lalu kenapa kau menolaknya?
Baiklah, aku permisi.
Terima kasih atas minumannya.
Hei! Tunggu! Tunggu!
Jika aku bisa membujuknya, apa kau akan mempekerjakanku juga?
Tentu. Apa ada cara untuk membujuknya?
Ada!
Aku minta maaf sudah menyebutmu pria tua aneh.
Sedang apa kau?
Apa kau pernah melihat seseorang membungkuk memohon lebih dari ini?
Saat membungkuk, kau tak bisa menghindar.
Permainan kata dogeza: membungkuk dalam dan dogenee = tidak bisa menghindar.
Aww.
Maafkan aku. Dia menghalangi jalan, 'kan?
Penghasilanku masih kurang untuk biaya kuliah tahun ini.
Kumohon. Terimalah tawaran di Firma Hukum Madarame.
Hah?
Pergi kemana dia.
Madarame...
Berhenti bercanda.
Saat ini, kita di posisi untuk memberikan kontribusi pada masyarakat.
Meski kontribusi itu harus sesuai dengan kita. Butuh pengacara hebat untuk melakukan pekerjaan detektif di area jaksa penuntut.
Hanya kau yang bisa.
Aku tak berniat mengerjakan kasus kriminal yang tidak menghasilkan keuntungan bagi kita.
Masukkan aku ke tim pengacara kasus kriminal dan aku akan jadi pengacara lepas.
Gajinya sama. Bagaimana jika ujicoba setahun?
Jadi benar kau mengincar posisi direktur asosiasi pengacara.
Aku tidak mau dimanfaatkan demi tujuanmu itu.
Jika kau bersedia melakukannya selama setahun, akan ku angkat kau menjadi managing partner.
Aku akan mengelola kantor?
Aku yakin kau membuat keputusan yang benar.
Tolong lakukan sesuai perjanjian.
Baguslah.
Akan ku perkenalkan padamu.
Hah?
Kau!
Kau sengaja kemari. Akan ku belikan ponsel untukmu atau apapun.
Halo. / Aku memilihkan anak buat hebat untukmu.
Aku Miyama Hiroto.
Kau seorang pengacara?
Aku Miyama Hiroto.
Tingkat penjatuhan hukuman kasus kriminal di Jepang adalah 99.9%.
Sekali dituntut, maka hampir dipastikan akan divonis bersalah.
No comments yet. Be the first to leave one.