Las primeras 65 líneas.
Jika kau menyukai seseorang,
- Ah. Sunbae. - Hey!
sulit menyembunyikannya.
Jiwon tidak ada di sini?
Oppa.. kau menyukai Jiwon?
Oh?
Apakah itu tampak jelas?
Ya, itu sangat jelas.
Kapan kau mulai menyukainya?
Pada semester I setelah aku kembali ke sekolah, aku melihat Jiwon di perpustakaan.
Benar, permen manis cacing. Kamu memakannya.
Apa kau mau?
Ya?
Oke.
Coba yang ini. Ini enak.
Nikmati semuanya.
Oh oppa. Aku otw.
Apa Kau tahu? permen itu yang kau miliki...
adalah milikku.
Apakah ini grup no. 3?
Lalu, Kau dan Aku berada di grup yang sama untuk sebuah proyek.
Aku mengenalimu saat itu.
Tapi kau sepertinya tidak ingat aku.
Annyeonghaseo.
Kita sangat sibuk mencari pekerjaan.
Jiwon, kau mahasiswa baru. Apa kau tidak punya waktu luang?
Bolehkah aku membuat materi presentasi dan melakukan riset?
Itu bagus.
Bukankah itu terlalu banyak untuk satu orang?
Aku akan membantumu dengan presentasi power point.
Kalau kau tidak punya banyak waktu, silakan melakukan penelitian.
Siapa yang akan melakukan presentasi?
- Aku akan melakukannya juga. - Bagus. Sangat bagus.
Ku pikir kau hanya mahasiswa yang antusias.
Selamat makan!
Kau tidak pilih-pilih saat makan.
Itu bagus melihatnya.
- Jiwon, kau sudah selesai? - Tidak .. Aku mau pesan satu mangkuk lagi.
Ku kira dia suka makanan kafetaria.
Siapa yang akan menyanyikan ini?
- Jiwon, kau mau? - Jiwon! Bagus!
- Kau tidak bernyanyi apapun. Ayo. - Tidak, jangan!
Apa? Jiwon, kau penyanyi yang luar biasa!
Mahasiswa baru imut yang memiliki kehidupan mewah.
Ku pikir kau seperti itu.
Semua nya!
Hei, Jeong Jiwon.
Kau pandai melakukan presentasi.
Aku terkejut.
Tidak kok. Kau banyak membantu ku.
Kerja bagus, Jiwon. Kau melakukan pekerjaan yang hebat.
Aku harus memberikan kredit untuk materi presentasi mu.
Aku menyadari bahwa senyum mu membuatku merasa bahagia.
Lalu, aku mulai mencari mu di kelas.
Ketika kau masuk kelas,
Aku tidak bisa menahan senyum.
Sepertinya, aku sadar bahwa aku menyukaimu.
- Jiwon. - Oh, oppa!
Aku tahu kamu punya pacar.
Oppa!
Tidak bisa berkata-kata bahwa aku telah berkencan denganmu.
Ketika kamu putus dengan pacarmu,
Kurasa itu adalah kesempatan.
- Makan ini, ketika kamu lelah. - Terima kasih.
Kurasa aku terburu-buru.
No comments yet. Be the first to leave one.