Love and Destiny

Love and Destiny (宸汐缘)

Descargar subtítulo en Indonesian

Specials

Información de lanzamiento

Love and Destiny-Ep06
Comentario por BlackSpiders
Durasi 00:45:43

Etiquetas

other
Publicado el: 2019-07-27
Descargas: 45
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Episode 6

Kau tak punya pekerjaan?

Tidak, pekerjaanku semuanya sudah beres.

Mengapa kau tidak datang dan membantuku?

Mana mungkin?

Jelas Shen Zun (Dewa Agung) ingin menghukummu.

Siapa yang berani membantu?

Tidak ada rasa setia kawan.

Kau mau ke mana? Yang di sini sudah dibersihkan?

Jangan malas.

Apa ini?

Jangan sentuh itu!

Itu totem keluarga Lie Yi.

Lie Yi?

Mereka bagian dari Suku Surgawi?

Mengapa totem Lie Yi ada di sini di kediaman Shen Zun?

Dulunya.

Lie Yi dulunya adalah jenderal pemberani bawahan Shen Zun,

keluarganya juga cukup terhormat,

melebihi keluarga Yuan hari ini.

Sayang sekali, dia diperdaya oleh Iblis untuk...

... membunuh banyak orang.

Dia akhirnya dieksekusi oleh Shen Zun sendiri.

Anggota keluarganya juga dilucuti dari tulang abadinya oleh Raja Surgawi,

dan dikirim ke Alam Roh Gunung.

Mereka takkan pernah bisa kembali ke Alam Surgawi.

Dilucuti dari tulang abadi mereka?

Itu sangat menyedihkan.

Tapi dialah yang melakukan kejahatan, bukan keturunannya.

Itu hukum Surgawi.

Kau perlu menyalahkan leluhur yang tidak memikirkan keturunannya ketika melakukan kejahatan.

Bagaimanapun, manusia fana bahkan tak punya tulang abadi sama sekali,

tetapi mereka masih menjalani hidup mereka.

Shen Zun adalah tipe orang yang mengingat-ingat persahabatan lama.

Itu sebabnya dia menyimpan totem itu.

Jangan menyebutkan itu di depannya.

Baik.

Aku akan pergi sekarang. Tetap bekerja.

Aku berlutut untuk bertemu Raja Surgawi.

Dewa Guntur, mengapa kau berlutut?

Lapor, Yang Mulia,

Aku sementara waktu menyimpan Cap Dewa Perang dan...

... memimpin tentara Surgawi kita selama 50.000 tahun,

tapi aku tidak lulus Tes Kenaikan peringkat Surgawi.

Aku malu tidak bisa memenuhi harapan Yang Mulia.

Jiu Chen telah kembali,

jika aku masih memegang Cap Dewa Perang,

itu tidaklah pantas.

Aku harap Yang Mulia...

... mengambil Cap ini kembali.

Dewa Guntur, apa kau bersungguh-sungguh dengan ucapanmu?

Karena kau bilang begitu,

kau bisa mengembalikan sendiri Capnya ke Jiu Chen.

Ini..

Apa?

Aku akan mengikuti perintahmu.

Dewa Guntur.

Kau memegang Cap selama 50.000 tahun.

Kontribusimu pada Istana Surga diakui oleh semua orang.

Kau dan Jiu Chen sama-sama tulang punggung suku surgawai kita.

Jika kalian berdua punya hubungan yang harmonis, maka empat lautan...

... dan Enam Alam akan harmonis.

Apakah kau mengerti?

Aku mengerti.

Baguslah.

Dewa Guntur.

Dewa Guntur.

Apakah Yang Mulia mengambil capnya?

Yang Mulia memerintahkanku untuk...

... mengembalikan sendiri capnya..

... kepada Jiu Chen.

Bukankah ini memaksamu untuk tunduk pada Jiu Chen?

Bukan rahasia kalau...

... Yang Mulia lebih menyukai Jiu Chen.

Jangan marah, Dewa Guntur.

Bukankah kita sudah memperkirakannya?

Apa masalahnya jika kita mengembalikannya padanya?

Tanpa menjelaskan apa yang terjadi di Gunung You Du,

Jiu Chen masih ingin memegang posisi Dewa Perang.

Itu menggelikan.

Yang Mulia mendukungnya,

tapi jutaan tentara Surgawi kita,

mungkin belum tentu mengikutinya.

Itu benar.

Aku, Zi Guang, yang pertama tidak akan mengikutinya.

Shen Zun.

Daripada mempertahankan status quo,

mengapa tidak mendorongnya ke depan?

Hari itu di Aula, kita semua melihat apa yang Jiu Chen lakukan.

Siapa yang bisa percaya kalau dia tidak menyembunyikan apa pun tentang Gunung You Du?

Apalagi laporan perang dari Zhu Xie yang kita simpan,

tak bisa dibuka selama bertahun-tahun.

Sekarang Jiu Chen ingin posisinya kembali,

maka dia harus membuka laporan itu secara pribadi,

untuk membuktikan dia tidak bersalah.

Bagus.

Bagaimana dengan tugas tentang Suku Roh Gunung?

Mana mungkin aku mengerjakan tugas yang kau berikan dengan santai?

Sekelompok preman yang tidak terorganisir. Mereka tak bisa melawan kami sama sekali.

Kecuali untuk kepala Zhong Hao,

semuanya diserahkan kepada Penasihat Jing Xiu.

Orang-orang itu...

... keturunan Jenderal Surgawi Lie Yi.

Lie Yi, sama seperti Yuan Zheng,

salah satu jenderal favorit Jiu Chen.

Jiu Chen selalu melindungi anak buahnya sendiri.

Sekarang ketika dia mengetahui bahwa keturunan jendral favoritnya...

... semuanya terbunuh dan tidak ada yang kembali,

bagaimana dia bisa duduk diam?

Apa maksudmu, Dewa Guntur?

Mereka takkan menyampaikan pesanmu, penjaga itu benar-benar jahat.

Lalu bisakah aku mengganggumu untuk menyampaikan pesanku, peri?

Tidak.

Dewa Guntur dan aku adalah musuh bebuyutan,

aku tak bisa menemuinya.

Apa?

Mana mungkin peri peringkat rendah sepertimu bisa bermusuhan dengannya?

Kau adalah makhluk abadi dari alam rendah, kau tidak mengerti.

Aturan di sini sangat banyak dan bahkan ada lebih banyak masalah.

Orang-orang di sini juga sangat sombong.

Peri kecil surgawi ini...

... cukup menarik.

Penasihat. Suku Lie Yi semua ditangkap,

tapi Zhong Hao melarikan diri dengan bantuan Prajurit Kematian.

Zhong Hao lolos?

Ya.

Dada Zhong Hao terluka oleh pedang Dewa Perang,

ditambah dia telah kabur selama berhari-hari,

hidupnya pasti akan berakhir.

Hatiku tak bisa tenang sebelum Zhong Hao mati.

Teruslah memburunya.

Aku ingin melihatnya dengan mataku, hidup atau mati.

Baik.

Bagaimana dengan anggota sukunya?

Bunuh mereka.

Tak perlu melapor kepada Pemimpin Suku?

Dengan hal sepele seperti itu?

Ulang tahunnya sebentar lagi, tidak bagus membiarkannya melihat darah.

Cari waktu yang pas dan...

... bawa mereka ke Jurang Pengikat Roh.

Baik.

Aku di sini untuk bertemu Shen Zun.

Shen Zun meminta untuk bertemu denganku.

Aku ingin tahu mengenai apa?

Apakah kau yang menangkap suku Zhong Hao?

Ya.

Ini semua salahku.

Sekarang kau sudah kembali,

aku seharusnya tidak mengikuti perintah dari yang lain.

Tapi Shen Zun sedang tidak enak badan saat itu,

kupikir, akan butuh waktu sebelum kau bisa pulih,

jadi aku pergi dengan Jenderal Zi Guang.

Aku tak berniat untuk menyalahkanmu.

Wajar bagimu mengikuti perintah ketika kau bertugas di tentara.

Kau tidak melakukan kesalahan.

Kau boleh berdiri.

Terima kasih, Shen Zun.

Zhong Hao adalah putra anumerta Lie Yi. Kau tahu siapa Lie Yi?

Hanya tahu sedikit.

Dulu itu berbeda dari sekarang.

Suku Iblis mengamuk, dan ada perang antara Enam Alam.

Semua orang di pasukan surgawi hanya selamat setelah melihat banyak darah dan tubuh.

Setelah melihat jurang terlalu lama, mudah untuk jatuh ke jurang.

Meskipun Lie Yi pantas mati,

anggota sukunya tidak melakukan kejahatan serius.

Mereka tak pantas mati bersamanya.

Apakah kau mengerti ini?

Mengerti.

Zhong Hao merencanakan pemberontakan, membunuh orang tak berdosa, dia pantas mati,

tetapi di sukunya, masih ada beberapa yang tua, lemah, perempuan dan anak-anak.

Manusia fana selalu berkata,

surga memperhatikan setiap makhluk hidup.

Kita dilahirkan sebagai dewa,

kita harus memenuhi harapan semua manusia fana pada kita.

Ya.

Aku punya surat di sini.

Kau kirimkan ini atas namaku untuk Ratu suku Roh Gunung.

Beri tahu dia, aku akan membalas kebaikannya nanti.

Ya.

Pergilah.

Aku mohon permisi.

Apa yang kau dengar?

Aku hanya bersih-bersih.

Apa kau tadi berbicara?

Aku tidak mendengar apa pun.

Shen Zun.

Jenderal Yuan Tong...

... sangat cantik.

Dia terlihat lembut, berbicara dengan lembut,

tetapi ternyata dia itu seorang jenderal.

Kukira setiap wanita di tentara seperti Shi San.

Sungguh membuka mata.

Shen Zun, apakah menurutmu...

... aku juga bisa...

... menjadi jenderal surgawi?

Tidak.

Kenapa tidak?

Ayahku...

... tak pernah mengizinkanku meninggalkan Hutan Bunga Persik sejak aku masih kecil.

Dia bilang itu karena aku terlalu cantik.

More Indonesian subtitles for Love and Destiny

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left