あの日見た花の名前を僕達はまだ知らない。
Las primeras 200 líneas.
Sudah belum?
Masih belum!
Sudah belum?
Masih belum!
Sudah belum?
Eh?
Kalian di mana?
Menma!
Sebenarnya, hari itu ...
... aku dan teman-teman ingin membuat permohonan.
Menma, yuk pergi!
Ayo!
Menma, yuk pergi!
Ya!
Tapi ....
Tu ... wa ....
Bermain dengan teman-teman sangat menyenangkan.
dan berpikir "besok saja, deh".
Punya Jintan gede!
Aku juga mau lihat.
Wow, gede!
Yukiatsu.
Kumbang punya Yukiatsu juga udah cukup gede, kok.
Poppo, tunggu dulu!
Tsuruko ....
Ini bunga apa?
Anaru, tahu gak?
Sepertinya, Yukiatsu yang tahu.
Semuanya, ayo ke markas rahasia.
Karena ....
Aku selalu berpikir ...
... akan bertemu teman-teman besok.
Liburan musim panas masih ikut ekskul ?
Mengingat kenangan saat kecil, ya ?
Ya, 'kan?
Pak Guru, manusia itu makhluk hidup yang kejam, ya.
Selalu mengingat hal yang tidak ingin diingat.
Terima kasih banyak.
Nggak banget.
Mau, yuk.
Aku sering memperhatikan kalian.
Kamu nggak mesti bicara denganku. Lagian ini bukan sekolah.
Udah dulu.
Dia itu hikikomo, lo.
Masih belum sadar, ya?
Tentang Menma ....
Terserah dia mau seperti apa.
Oi, Jintan.
Ini video game, ya?
Oi, Jintan. Denger, dong.
Apaan?
Suara ini ....
Aku familiar dengan suara ini.
Keren!
Udah lama sekali ya, Jintan.
Ramen Telur.
Seriusan?
Pakai telur !
Menma sukanya telur setengah matang.
Sudah kuduga.
Telurnya setengah matang, ya.
Aku memang sedang sakit.
Padahal seharusnya aku tidak bisa mendengar suaranya lagi.
Angkat telurnya.
Padahal seharusnya aku tidak bisa melihat wujudnya lagi.
Ah, buruan.
Telurnya, Jintan...
Ini pasti... penyakit stress yang menyebabkan trauma.
karena panasnya musim panas.
Apa kau dengar?
Ada apa?
Aku tidak dengar apa-apa.
Aku tidak dengar apa-apa.
Aku tidak percaya tentang hantu sedikit pun.
Mana mungkin aku bisa percaya, apalagi yang jadi hantunya Menma.
Sepertinya aku masih punya hal yang harus dilakukan.
Anu.
Itu adalah permohonan yang hanya akan terwujud bila semuanya berkumpul, tapi ....
Semuanya?
Semua anggota Perdamaian Super Busters, lo.
Tidak tahu, ah.
Terus, kenapa kau tiba-tiba muncul di depanku?
Cepatlah pergi.
Kalau ada kau, aku jadi mengingat hal yang buruk.
Maaf, ya.
Tapi, Menma senang bertemu dengan Jintan.
Syukurlah Jintan baik-baik saja.
Menma?
Menma.
Honma Meiko, yang telah meninggal tujuh tahun yang lalu ...
... tiba-tiba muncul di depanku.
Lihat nih, cangkirnya.
Bagus, 'kan ?
Apa aku ini aneh, ya?
Pertumbuhanmu, 'kan masih normal.
Kau tidak perlu datang ke sekolah kalau sedang liburan musim panas.
Ya, 'kan Touko ?
Aku tidak akan pergi ke sekolah itu.
Jintan?
Anda salah orang.
Ternyata beneran Jintan.
Lepaskan, Poppo.
Bagaimana kabarmu?
Sudah berapa lama kita tidak berjumpa.
Kau mau ke tempatku ?
Eh?
Ke Markas Rahasia Perdamaian Super Busters.
Mulai hari ini, di sini adalah markas rahasia kita, ya.
Ya!
Kalau begitu, sudah pasti ya.
Apanya ?
Mulai hari ini, kita adalah Perdamaian Super Busters.
Wow !
Keren !
Selalu berdamai dalam hal apapun, "Perdamaian Super Busters".
Lalu, kami mulai membuat nama panggilan masing-masing.
Ayo sini.
Apa yang kau lakukan, ayo cepat ke sini, Jintan.
Disitu.
Ayo masuk !
Tempat ini masih ada, ya.
Ayo cepat masuk.
Kau benar-benar tinggal di sini ?
Ya.
Sejak aku kembali ke Jepang.
Sekolahmu ?
Aku tidak punya waktu untuk itu.
Kalau Jintan ke sekolah itu, 'kan ?
Sekolah baru, Oodai Fuzoku.
Anak kampung sepertiku, mana mungkin mau masuk ke sekolah itu.
Karena itu, aku hanya pergi ke daerah sekitar sini saja.
Cuma tinggal di satu tempat, ya.
Jadi kau belum pergi ke sekolah, ya ?
Di pendidikan modern,
tidak ada yang bawa buku lagi.
Sudah kuduga, yang namanya ketua itu ...
... selalu keren ya.
Sebenarnya ....
Hari ini aku bertemu dengan Menma.
Eh?
Kau lihat hantu ?
Eh?
Tadi aku ke kuburannya.
Oh, kuburannya.
Hantu apa maksudmu tadi ?
Tidak.
Hantu apa ?
Tidak ada.
Nggak mungkin.
Jangan-jangan, kau bisa lihat hantu ?
Bisa lihat hantu ?
Kita bukan anak-anak lagi.
Itu hebat.
Mungkin Menma datang kembali untuk mengabulkan permohonannya.
Hantu ataupun ilusi, itu tidak masalah, Jintan.
Tapi ....
Jangan-jangan, permohonan Menma...
Apa ?
Pikachu, tuh.
Anjou, mau ikut karaoke?
Hikikomori = istilah Jepang untuk fenomena di kalangan remaja atau dewasa muda di Jepang yang menarik diri dan mengurung diri dari kehidupan sosial.
Kita masih belum mengetahui nama dari bunga yang kita lihat waktu itu.
Kita masih belum mengetahui nama dari bunga yang kita lihat waktu itu.
Perasaan kita tertuliskan
Nan peeji mo tsuiyashite
melalui banyak halaman
tsuzurareta bokura no kibun
Aku ingin tahu mengapa
Doushite ka ichigyou no
aku tak dapat mengisi baris di satu lembar kosong
kuuhaku o umerarenai
Aku masukkan bunga kering pembatas buku di sana,
Oshibana no shiori hasande
aku mengayuh sepeda bersamamu
kimi to korogasu tsukaisute no jitensha
Setelah aku letakkan batu bata
Wasurekake no renga o
aku menghancurkannya
tsumiagete wa kuzushita
Terseret ke bagian yang sama
Ikooru e to hikizurarete iku
langit biru yang menakutkan
kowai kurai ni aoi sora o
Kita lelah bermain-main dan aku yakin kita tak mungkin ingat kembali
Asobitsukareta bokura wa kitto omoidasu koto mo nai
Itulah bagaimana “sekarang” bahkan tak mengujiku
Sou yatte “ima” wa boku no hou e toitsumeru koto mo nakute
Kita masih akan berada di sana, bukan?
Mada futari wa sugu soko ni iru darou
“Benar kata-kata untuk mengisi kekosongan”
“sou da, kuuhaku o umeru kotoba wa”
Tidak, jangan kita katakan
Iya, mada iwanaide okou
Hei, hari ini tak berubah
Nee kyou mo kawaranai kyou de
Tampaknya ada sesuatu denganku
Hontou douka shiteru mitai
Chiriko Tsurumi
Tsuruko
Atsumu Matsuyuki
No comments yet. Be the first to leave one.