Hercules: The Legendary Journeys

Hercules: The Legendary Journeys

Descargar subtítulo en Indonesian

Temporada 3

Información de lanzamiento

Hercules The Legendary Journeys S03E03 Love Takes a Holiday
Comentario por HanjoKitchen
Bila berkenan kasih support di: https://trakteer.id/Hanjokitchen/tip

Etiquetas

dvd
Publicado el: 2025-08-09
Descargas: 42
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

"Dan suamiku menghabiskan terlalu banyak waktu di kedai minum dan tidak cukup di kamar tidur kami.

"Tolong bantu. Lalu, dia juga mendengkur.

Tertanda, Tak Bisa Tidur di Siprus." Ugh!

Permintaan konyol lagi. Apa orang-orang ini nggak punya kehidupan?

Mmm.

Oh, itu enak, benar-benar enak.

Buat aku lupa semua ini.

Aphrodite? Mm-hmm?

Aku tidak mengerti gunanya mengoleskan minyak ke kulitmu.

Oh, ini cuma metode baru yang kutemukan. Memberiku kulit berkilau perunggu yang mematikan.

Ini ada lagi permohonan dari kuil-kuilmu. Ugh!

Dewi yang terhormat.

Perempuan Athena lajang...

mencari pria Sparta lajang untuk bersenang-senang.

Tolong kirim sketsa terbaru-- Blah, blah, blah.

Aku sudah bosan dengan pekerjaan Dewi Cinta ini!

Membuatku muak. Kau sudah cukup?

Tentu saja! Aku ini, seperti, sangat serba bisa.

Tak mau lagi menyembunyikan bakatku.

Semuanya akan aku tampilkan ke dunia.

Satu jam penuh gairah mungkin bisa menenangkanmu. Membosankan!

Kau membosankanku! Semua ini membosankanku.

Cinta membosankanku. Aku berhenti!

Ada yang mengganggumu, mulia Hephaestus?

Hanya sesuatu yang tak pernah bisa kumiliki.

Tapi kau harus tetap maju, Dewa Api yang agung.

Tak ada dewa lain yang punya keterampilan dan seni sepertimu.

Tidak!

Iagos, bagaimana caranya aku mengalahkan obsesiku padanya?

Dengan bekerja, Tuan.

Maksudku, hanya kau yang bisa membuat baju zirah untuk para dewa.

Ada kekosongan besar di dalam diriku.

Itu karena kau menginginkan yang tak bisa dicapai. Arahkan hatimu lebih realistis--

mungkin pada cantiknya Leandra.

Ayahku bilang kau pernah melamarnya.

Ya.

Dan bahkan dia, seorang manusia, menolakku.

Hmm. Mungkin dia, uh, sudah berubah pikiran.

- Lagipula, sudah 50 tahun. - Waktu begitu cepat berlalu.

Aku harus memperbaikinya.

Perisai ini... yang kau buat untuk Perseus--

Apakah sekuat penampilannya yang indah?

Akan begitu setelah selesai.

Iagos, aku akan mengangkat kutukan di desa Syllabus hari ini,

tapi aku tak akan memaksa Leandra.

Ah! Dan kau memang tak seharusnya.

Biar aku yang bicara dengan gadis itu, uh, cari tahu bagaimana perasaannya sebenarnya.

Jika kau bisa meyakinkannya untuk datang padaku dengan cinta dan rela,

aku akan memberimu apa pun yang kupunya.

Ah, tak perlu.

Aku hidup hanya untuk melayanimu.

dd dd Ahh-ahh-ahh

dd Kau cinta dddd Aku menginginkanmu! Aku mencintaimu!

- Cintamu tak cukup kuat! - Punyaku?

- Tidak! -

Hmm. Pasti tahun yang buruk. Hah! dd Kekasih sejati dd

Ah, diamlah! Oof!

Chrysala! Kenapa kau melakukan itu?

Mungkin dia sudah tidak lagi suka dengan... alat musikmu.

- Aku muak padamu dan pakaian compang-mu. - Tapi, sayang--

Minggir dari jalanku! Oof!

- - Mykonos!

Temanku! Ayo. Senang bertemu denganmu, Iolaus.

Ya. Uh, ada apa ini? Aku nggak tahu.

Para wanita bertingkah aneh semua. Di mana Hercules?

Uh, dia di Korintus. Istri saudaranya Iphicles sedang melahirkan,

jadi ini, uh, waktu keluarga bagi Herc, istirahat dan santai untukku.

Jadi, kau sudah melihat, uh, Evanthea?

Dia, uh, di sana, tapi, uh, hati-hati.

Hati-hati? Hmm!

Seminggu bersama Evanthea seperti berjalan di atas awan.

Jika dia bertingkah seperti yang lain, kau mungkin akan terjebak badai petir.

Evanthea. Iolaus.

Hai.

Ini adalah kisah dari masa lampau,

masa mitos dan legenda,

saat para dewa kuno kejam dan picik,

dan mereka menyiksa umat manusia dengan penderitaan.

Hanya satu orang yang berani menantang kekuasaan mereka—

Hercules.

Hercules memiliki kekuatan yang belum pernah dilihat dunia,

kekuatan yang hanya dikalahkan oleh ketulusan hatinya.

Ia menjelajahi bumi, melawan para pelayan jahat ibu tirinya, Hera,

ratu para dewa yang maha kuasa.

Namun di mana pun ada kejahatan,

di mana pun ada orang tak berdosa menderita,

di situlah... Hercules.

- -

Salam!

Whoa! Evanthea.

Kau tahu,

aku berjalan jauh dari Kiriakos untuk menghabiskan waktu bersamamu.

Aku tak mau melihatmu lagi.

Selamanya!

- Uh! - Mengerti?

Aku mengerti!

Apa ini karena sesuatu di air? Hanya Zeus yang tahu.

Keluar dan tetaplah di luar, dasar pria palsu menyedihkan! Kau baik-baik saja?

dddd

Aku mengenali tawa itu.

Aphrodite.

Aphrodite? Ayolah. Aku tahu kau ada di sini!

- - Hah!

Lihat manusia-manusia ini! Pecundang! Keren, kan?

Evanthea itu pukulan kanannya mantap, ya?

Bagaimana menurutmu? Aku— Dewi Musik.

dddd

Aphrodite, kau yang bertanggung jawab untuk ini? Banget!

Aku sudah bosan urusan cinta. Sekarang ganti karier.

Saatnya mencari energi baru, mengubah auraku.

Musik? Nggak banget.

Tunggu. Jadi ini artinya tak ada lagi cinta di dunia?

Wah, pengamatanmu jeli sekali! Ha-ha!

Begini saja: Pria masih mau, tapi wanita sudah tak peduli.

Yah— Kembalilah ke sini, dasar licik! Aku akan pipihkan kau!

Kenapa cuma berefek ke wanita?

Ya ampun! Kalau pria juga begitu, di mana asyiknya?

Ini seru! Aphrodite, orang-orang bergantung padamu!

Oh! Kau tak sadar—

betapa besarnya dampak dari yang kau lakukan?

Ini akan membawa konsekuensi sedih, dampak tragis.

- Lagipula, aku dapat libur seminggu. - Bilang saja pada yang peduli, sayang.

Aku benci itu.

Sebentar lagi kita akan turun ke desa di bawah...

dan dengan sopan mengajak Leandra untuk ikut bersama kita—

atau menyeretnya, sambil berteriak.

Desa yang mana?

Desa itu.

- - Hah!

Sial, meleset.

- Kau hampir membunuhku! - Tenang, keriting. Bukan kau, pohonnya.

Oke, aku memang perlu latihan untuk jadi Dewi Perburuan.

Aphrodite, kau tak bisa jadi Artemis. Orang-orang bergantung padamu untuk—

Ahh! Itu tadi, kayak lemparanku.

Manis, panggil saja aku tak bertanggung jawab. Kau tak bertanggung jawab.

Keren.

Aphrodite, kau telah mengutak-atik kekuatan alam.

Tak akan ada lagi cinta di dunia selama generasi ke depan.

Bahkan mungkin tak ada lagi generasi berikutnya.

Super sial, tapi itu bukan masalahku.

Tidak, tunggu. Kau melakukannya salah total.

Pertama kali aku pernah dapat keluhan soal teknikku. Maksudku memanahmu.

Oke.

Sekarang tekan...

dan lepaskan.

Keren banget! Aku punya pelatih pribadi. Mantap.

Para pria dan wanita Syllabus,

Aku datang kepada kalian dari Hephaestus.

Serahkan Leandra.

Kalian sudah merasakan kutukannya sekali. Jangan menentangnya lagi.

Kau bukan utusannya. Seorang pria tua datang pagi ini!

Itu ayahku, dasar bodoh!

Dia sudah mati 15 tahun. Tidak mungkin!

Tidak mungkin? Itu tidak benar.

Lihat kebun anggur kalian, layu dan kering.

Ladang kalian, gersang dan kosong. Dia benar.

Apa yang terjadi? Kalau aku memberi tahu Hephaestus kalian menolaknya lagi,

saat matahari terbenam desamu akan hilang selamanya!

Tidak. Tunggu.

- Leandra pergi ke sungai, mencari anaknya. - Ahh!

Berburu itu menyebalkan. Diam.

Maksudku, apa sih yang dilihat Artemis dari ini?

Berjam-jam mencari seekor babi hutan besar, jelek, berbulu.

Babi hutan. Diam. Aku kepanasan, lengket—

Ah! Dan apa ini yang baru saja kuinjak?

- Di sana. -

Itu babi hutan.

Oke. Hajar.

Lepaskan aku!

Tolong! Aku tak bisa pergi sebelum menemukan anakku!

Menikahi Hephaestus lebih penting daripada mencari anakmu.

- Tunggu! Dia baru tiga tahun! - Biarkan dia.

Jangan ikut campur dengan urusan yang kau tidak tahu!

Kau bodoh mempertaruhkan nyawamu! Ya, anggap saja aku bodoh.

Ahh!

Hei! Kau berikutnya, sobat.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Tidak apa-apa. Hanya—jangan pukul aku, oke?

Kenapa aku harus memukulmu kalau kau baru saja menyelamatkanku dari penculikan?

Maksudmu, kau tidak ingin menghajarku habis-habisan, atau— Tidak.

Ayo. Lebih baik kita kembali ke rumahku.

Ada perampok di luar sini, atau She-demon bisa saja mengubahmu jadi batu.

Tenang saja soal itu. Hercules membantuku mengalahkan She-demon,

oh, beberapa tahun lalu. Siapa Hercules?

Maksudmu, kau belum pernah dengar Hercules?

Teman Iolaus? Tidak. Ayo. Kita cepat pergi.

Mungkin sekarang anakku sudah kembali ke desa. Desa apa?

Oh, oh!

- Oh, Hephaestus yang perkasa! - Apa ini?

Di mana Leandra? Maafkan aku, Tuan.

- Aku telah gagal. -

Bangun, Iagos. Aku mengerti.

- Dia tak mau jadi istriku. - Oh, dia mau.

Tapi para penduduk desa— mereka mengejekmu.

Mereka mencemooh namamu. Mereka memanggilmu dewa agung "Menjijikkan."

Takdirku adalah sendirian.

Tidak! Dia ingin menikahimu!

Tapi saat kami kembali, belasan penduduk desa menyerang kami.

- Jadi mereka menahannya dariku? - Jeritan protesnya masih terngiang di telingaku.

Oh, kumohon, Tuan, berikan aku cara untuk membawa Leandra ke sini,

Hercules: The Legendary Journeys subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hercules: The Legendary Journeys

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left