Las primeras 200 líneas.
- Adaptasi dari Retail oleh - * H@w-to-kiLL *
Orang bilang kau hanya jatuh cinta satu kali seumur hidup.
Maksudku benar-benar jatuh cinta.
Jenis cinta yang membuatmu gugup dan lututmu lemas.
Aku pernah mengalaminya.
Itu awalnya hari terburuk dalam hidupku.
Benar-benar bencana.
Tapi kemudian, dia muncul.
Kesatriaku dalam baju zirah yang mengilap. Pahlawanku.
Itu cinta pada pandangan pertama, persis seperti dalam dongeng.
Namanya Daniel.
Kami tercipta untuk satu sama lain, gambaran pasangan yang sempurna.
Hidup kami terlengkapi. Tak ada yang lebih baik dari ini.
Atau begitulah yang kupikirkan.
Saat Lily dan Emma lahir, kami jatuh cinta lagi.
Kami sangat bahagia.
Putriku yang manis dan pemalu, Lily serta Emma...
...yang tahu apa yang diinginkannya dan bagaimana meraihnya.
Mereka kembar fraternal serta beda bagai malam dan siang.
Dari semenjak masih anak-anak, mereka suka sekali main perjodohan.
Hari Valentine hari kesukaan mereka sepanjang tahun.
Mereka buat kartu Valentine kecil dan manis, kirimkan ke tetangga.
Putri-putriku yang menggemaskan dan lucu...
...selalu mencoba membantu seseorang yang jatuh cinta...
...dan hidup bahagia selamanya.
Tapi bukankah bahagia selamanya hanya terjadi dalam dongeng?
- Aku akan merindukanmu. - Aku juga.
Aku tak ingin pergi.
- Jangan biarkan Ibu pergi. - Ayah harus mengejarnya.
Sampai jumpa.
"Berpisah kesedihan yang manis. Selamat malam, sampai besok."
Tiga Bulan Kemudian
"Tidurlah yang nyenyak.
Semoga damai di dadamu.
Andai aku bisa tidur dalam damai begitu manis untuk beristirahat.
Oleh karena itu...
...aku akan pergi ke rumah pastor hantuku...
...untuk mendapatkan bantuannya dan memberitahunya nasib baikku."
Terima kasih. Lily, itu indah sekali.
Elliot, kau sudah lebih baik.
Mari coba adegan ini lagi dan kali ini kumau kalian lebih dekat.
Dan aku ingin kalian benar-benar merasakannya.
Aku ingin merasakan emosi adegan ini.
Jika mendapat peran Juliet, kau tak boleh malu.
Aku tahu.
"Selamat malam. Berpisah kesedihan yang manis.
Aku harus ucapkan selamat malam, sampai besok."
Tidurlah yang nyenyak.
Semoga ada damai di dadamu.
Andai aku bisa tidur dalam damai begitu manis untuk beristirahat.
Oleh karena itu, aku akan pergi ke rumah pastor hantuku...
...untuk mendapatkan bantuannya dan memberitahunya nasib baikku."
Luar biasa. Terima kasih.
Terima kasih. Silakan duduk.
Mari kita kembali ke awal adegan sembilan.
Kerja bagus, Lily. Sepertinya aku akan punya pesaing tahun ini.
Terima kasih, Megan.
Tahukah kau usia Juliet 13 tahun saat menikahi Romeo?
Aku tak tahu, dan itu menjijikkan.
- Itu romantis sekali. - Itu ilegal.
Aku mengerti bahasa Shakespeare bisa sulit untuk dipahami...
...tapi di kelas ini ada peraturan.
Kita tak boleh tidur.
Barry, majulah kemari dan membaca denganku.
Aku akan jadi Juliet.
Adegan kesembilan.
Dari Melvin Tolong Aku!
- Ada keadaan darurat. - Lagi?
"Dia menertawakan luka cinta padahal tak pernah merasakannya.
Tapi diamlah. Cahaya apa yang menembus jendela itu?
Itu adalah timur, dan Juliet adalah mataharinya."
Ayo, berikan bolanya!
Apa yang terjadi?
Marvin ingin mengajak Rita kencan, tapi tak tahu bagaimana caranya.
Baiklah, di mana dia?
Apa menurut kalian, dia mau pergi denganku?
- Tentu saja. - Selama kautanyakan dengan benar.
Kau tak bisa dekati dan bilang, "Rita, mau pergi denganku?"
Itu yang dilakukan mantan pacarnya, Tyler.
Itulah kenapa dia jadi mantan pacar.
Wanita suka saat kau memakai kata-kata romantis.
- Seperti apa? - Ini.
Sambungkan ke ponselmu dan pakai peranti dengar.
Aku akan ada di saluran lainnya dan beri tahu yang harus dikatakan.
- Berapa nomor ponselmu? - 555-0958.
- Baiklah, dia sendirian. - Ini kesempatanmu.
- Marvin, kau bisa mendengarku? - Halo?
Taruh ponselmu di saku.
- Rita. - Kau menghalangi sinar matahariku.
Bilang matanya seperti batu safir.
Matamu seperti batu safir.
Apa?
Dan bibirmu seperti batu mirah.
Dan bibirmu seperti batu mirah.
- Kau serius? - Dia takkan termakan itu.
Diam saja. Bukan kau, Marvin.
Bilang kulitnya mengingatkanmu pada porselen yang paling bagus.
Kulitmu seperti porselen yang paling bagus.
Menurutmu begitu?
Dan kau berjalan ribuan kilometer melewati batu bara panas...
...hanya untuk menyentuh kulit itu.
Aku berjalan ribuan kilometer melewati batu bara panas...
...hanya untuk habiskan waktu sebentar bersamamu.
Itu manis.
Kaulihat? Dia mulai menyukainya.
Jika dia izinkan kau mengajaknya ke bioskop Sabtu malam..
Marvin? Halo?
Kau mau ke bioskop Sabtu malam?
Tentu, jemput aku pukul 18.00?
"Aku membenci namaku, Malaikat.
Karena namaku menjadi musuhmu."
"Bukankah kau Romeo, dan keturunan Montague?"
Terima kasih, Barry.
Emma, beri tahu kenapa Juliet bilang...
..."Satu-satunya pria yang kucintai berasal dari pihak yang kubenci?"
Karena saat Juliet mengetahui Romeo seorang Montague...
...dia sadar meski cinta sejatinya, Romeo adalah musuh utamanya.
Terima kasih, Lily.
Aku punya peraturan lain di kelasku.
Yakni kalian harus tetap duduk selama kelas berlangsung.
Tolong ke ruangan kepala sekolah.
Meninggalkan kelas tak pernah bisa diterima.
- Tapi itu darurat. - Untuk alasan apa pun.
- Akan kutelepon orang tua kalian. - Kenapa?
Berapa kali kalian masuk ruanganku tahun ini?
- Tiga? - Dua puluh lima.
- Apa itu istrimu yang tercinta? - Dia cantik sekali.
Apa bunga favoritnya? Aku yakin dafodil.
Kapan terakhir kali kau mengirimkannya bunga?
Dia tampak seperti wanita yang suka mendapat bunga.
Tunggu di luar ruanganku. Orang tua kalian segera datang.
- Ya? - Nn. Adams, tolong pesankan bunga.
- Bunga apa? - Dafodil.
- Itu bukan salahku. - Dia tak mau dengar.
Ibu akan menanganinya.
Ny. Valentine.
- Nona. - Silakan masuk.
- Satu masuk dan.. - Tinggal satu lagi.
Ayah.
Ibu sudah di dalam.
Aku akan langsung ke pokok permasalahan.
Kami membanggakan diri karena mendukung dan toleran pada siswa.
Kami ingin mereka merasa baik mengenai diri mereka...
...dan agar memiliki harga diri yang sehat.
Aku punya tujuan bagi tiap siswa, bahwa mereka lepas dari sekolah..
Ini akan memakan waktu berapa lama?
Selama yang dibutuhkan.
- Apa yang terjadi? - Mereka meninggalkan kelas.
Kau ingin bilang padaku kau tak pernah meninggalkan kelas?
- Tak sekali pun? - Itu ketiga kalinya minggu ini.
Seperti yang kubilang, aku mau tiap siswa kami..
Dari John.
Kaubilang apa?
Tak ada. Aku..
Kau bilang sesuatu. Kau selalu begitu.
Kenapa kau selalu begitu?
- Mereka bertengkar. - Itu bukan hal yang baru.
Perhatian semua siswa, pesta dansa Sadie Hawkins dua minggu lagi.
Cari teman kencanmu.
- Kita harus mendesain gaun baru. - Gaya rambut, sepatu, riasan.
- Manikur. - Pedikur.
- Jamie. - Melissa.
- Baiklah. - Scott Tucker? Kau yakin?
- Liz. Pilihan yang bagus. - Baiklah. Sampai jumpa.
- Baiklah. Sampai jumpa. - Halo?
Kedengarannya bagus. Aku harus pergi. Sampai jumpa.
Ayah harus apa dengan kalian? Jadilah anak baik. Ayo.
- Nanti telepon aku. - Baiklah. Sampai jumpa.
Ayo pergi.
Bukan di sana tempatnya.
Katakan apa yang begitu penting hingga kau harus tinggalkan kelas.
Ayah takkan memercayainya, jadi untuk apa repot-repot?
- Coba saja. - Ada anak di sekolah bilang...
...ingin ajak kencan gadis, tapi tak tahu caranya.
- Aku bilang dia harus.. - Kau sengaja mau mengganggu Ayah.
Mulai dari awal, coba lagi, kali ini pakai bahasa Inggris.
Baiklah. Kami di kelas drama dan mendapat SMS dari marvin.
Maaf. Halo?
Kurasa Peter akan sempurna untukmu. Aku tahu. Terlihat bagus, 'kan?
Bobotnya turun 25 kg akibat diet roti lapis sayuran.
Ya. Baiklah. Sampai nanti.
Marvin ingin mengajak Rita kencan, tapi dia buruk dalam romantisme.
Karenanya, kami harus bimbing dia.
Dia cukup putus asa, tapi begitulah pria.
Maksudnya, Ayah rasa Ayah mengerti.
Halo? Sophie.
Ya, dia masih lajang. Aku takkan lupa.
Baiklah. Sampai nanti.
Yah, kita bisa berkuda setelah makan malam?
Tak bisa. Ayah harus menyelesaikan pekerjaan ini. Ini penting.
Baiklah.
Kenapa kau tak bisa menunggu dan membantu Marvin sepulang sekolah?
Cinta takkan menunggu. Ibu tahu Juliet 13 tahun saat nikahi Romeo?
Dia tak menunggu. Dia melakukannya. Dia mengikuti hatinya.
Ya, dan lihat apa yang terjadi padanya.
Setidaknya dia rasakan cinta sejati walau hanya sesaat.
Tapi dia pasti akan berpikir dua kali jika harus mengulangnya.
Ny. Porter mengadakan audisi untuk Romeo and Juliet ...
...dan aku ingin sekali menjadi Juliet.
Tapi tiap audisi untuk peran itu, aku tak dapat berkata-kata.
No comments yet. Be the first to leave one.