Las primeras 200 líneas.
Kamu tidak tahu "KDH"? - Itu cukup populer.
Maksudku... - Apa judulnya "KDH"?
"KPop Demon Hunters" populer. - Drama itu sangat populer.
Begitukah? - Drama itu menjadi sangat populer.
Kenapa aku tidak tahu? - Lagu-lagu dari animasi itu
merajai tangga lagu.
Maksudmu, anak-anak dari animasi itu?
Benar. - Benar sekali.
"Akan menjadi emas" - Itu juga istilah lama.
Jika kamu ingin berkomunikasi dengan anak muda,
kamu harus tahu kata singkatan. - Tentu saja.
Biar kuberi kuis dadakan untuk lihat berapa banyak yang kalian tahu.
Apa kepanjangan ATMK? - Irasional...
"ATMK"? - Apa artinya?
Apa kepanjangan ATMK? - Hantu konyol dan pembawa bencana.
Tidak. ATMK singkatan dari "Aku sebenarnya tidak mau keluar".
"Aku sebenarnya tidak mau keluar"? - Benar.
Yang berikutnya sulit. TMTB.
Membiarkan orang keluar...
Aku tidak akan keluar. Kudengar hanya ada pria.
Aku membencimu!
"Aku tidak mau keluar. Kudengar hanya ada pria. Aku membencimu!"
Itu perkataan Hee Chul, bukan? - Benar sekali.
"Hei, di mana kamu?" - Apa itu tadi?
"Aku tidak mau keluar. Hanya ada pria di sana?"
"Aku membencimu."
Apa arti TMTB? - Apa artinya?
Dengan aman... - TMTB singkatan dari
"Terlihat menawan tanpa berdandan".
Begitu rupanya. - Jarang melihat orang seperti itu.
Seperti "Keren tanpa berusaha". - Mirip dengan ungkapan itu.
Teman-teman, TATHI?
Apa artinya? - Tidak ada tamu hari ini?
Begini, ini... - Apa itu?
Tidak, kamu salah.
Ho Dong!
Ho Dong!
Astaga, itu mengejutkanku.
Kami akan memberi tahu tren terbaru.
Itu bagus. Tren terbaru. - Kamu benar-benar mengejutkanku.
Aku juga terkejut. - Kamu terkejut, bukan?
Dia mengejutkanku.
Hai, Semuanya.
Kami dari SMA Suka, Berlangganan, Dapatkan Pemberitahuan.
Aku hidup dengan cinta yang diberi oleh wanita dan pria muda.
Aku RISABAE, kreator konten kecantikan.
Dia sangat terkenal.
Serta... - Aku suka membicarakan sains.
Aku Orbit, kreator konten sains.
Orbit! - Senang bertemu kalian semua.
Pak Sains datang.
Orbit datang. - Astaga.
Hai, aku bintang Chungju. - Dia PNS, bukan?
Aku YouTuber PNS, Chungju Man.
"Chungju Man, kreator konten PNS"
Chungju Man keren. - Tamu hari ini...
Hee Chul, kamu tahu? - Apa?
Tidak ada yang sebelumnya sudah pernah pindah ke sekolah kita.
Mereka bertiga? - Benar.
Ini kali pertama mereka ke sini. - Mereka bertiga? Begitu rupanya.
Ini kali pertama mereka di acara ini.
Kenapa kalian baru sekarang datang ke sini?
Kenapa baru datang sekarang? - Kami tidak diundang.
Benar. Maafkan aku.
Benar. Kita mengundang mereka. - Kita baru mengundang mereka.
Aku sudah lama menunggu.
Ini kali pertamamu di sini, bukan? - Ini kali pertamaku di sini.
Ini kali pertama mereka di sini. - Aku sangat ingin berada di sini.
Aku juga dekat dengan Hee Chul.
Kalian berdua dekat? - Kami dekat.
Namun, sebenarnya orang yang sangat ingin kutemui
adalah Jang Hoon. - Apa? Kenapa?
Kamu belum pernah bertemu dia? - Jang Hoon?
Kamu juga penggemar basket? - Orbit-ku tersayang...
"Orbit-ku tersayang"? - Begini...
"Tersayang". - Apa...
Apa suhunya pas untukmu?
Ya, sudah pas sekali. - Baguslah.
Aku ditunjuk - Kenapa dia?
sebagai duta humas Universitas Yonsei tahun ini.
Universitas Yonsei lagi? - Dahulu duta humasnya aku.
Itu luar biasa.
Dahulu aku di posisi itu. - Aku menghormatinya.
Dia duta humas baru. - Begini...
Produser Na Yeong Seok - Benar.
dan Orbit telah ditunjuk
Benar. - sebagai duta humas baru
untuk universitas itu.
Aku sangat menghormati Jang Hoon.
Beri tahu aku saja jika ada kesulitan.
Hebat. Terima kasih, Orbit.
Tidak ada kesulitan. - Kami berutang kepadamu, Orbit.
Kurasa syuting hari ini akan menyorot Orbit.
Tidak apa-apa. - Berdasarkan suasananya.
Chungju Man, apa yang ingin kamu keluhkan tentang kami?
Begini... - Dia tampak sangat tidak puas.
Dia cemberut. - Benar.
Dia siap mengajukan keluhan. - Kamu baik-baik saja?
Setelah sekian lama, kalian akhirnya mengundangku.
Jadi, entah bagaimana caraku mengekspresikan perasaanku.
Kalian terlalu lama mengundangku.
Dia sudah seperti diperas habis. - Kenapa kita baru mengundangnya?
Terlambat baginya untuk datang. - Sebenarnya...
Aku sudah diperas habis
sampai ada lubang di tulangku. - Astaga.
Aku sudah kehabisan darah.
Kalian terlalu lama. Aku agak tidak senang tentang itu.
Kudengar dia ingin bergabung di sini sebagai anggota tetap.
Benarkah? - Apa?
Itulah yang kudengar.
Jujur saja... - Tunggu.
Karena sudah dibahas... Aku sensitif dengan topik ini.
Kamu mengincar tempatku?
Aku tidak mengatakan apa pun, tapi kenapa...
Itu karena rasa rendah diriku.
Itu posisi yang sulit. - Dia tahu dalam posisi berbahaya.
Namun... - Kamu mengincar posisiku?
Itu bukan posisi yang menggoda.
Kamu akan baik-baik saja. - Kamu benar.
Itu sebabnya tidak ada yang bisa menggantikanku.
Jadi, kenapa kamu ingin - Bukankah begitu?
bergabung dengan acara kami sebagai anggota, Berandal?
Mereka berdua yang paling gelisah di antara kami.
Ada apa denganmu, Sang Min? - Dia dan aku sangat gelisah.
Kamu mau mengincar tempatnya? - Dia yang...
Tempatnya tampak bagus. - Dia yang tergagap.
Kenapa memanggilnya "Berandal"? - Mereka berdua gelisah.
Posisinya... - Kamu pada dasarnya
mengumpat pada semua warga Chungju.
Posisinya bisa diambil. - Kedengarannya bagus.
Sang Min dan aku sensitif tentang mempertahankan posisi kami.
Kurasa aku mampu mengisi posisi Sang Min.
Pergilah ke sana.
Benar. Sepertinya ide bagus.
Apa kamu boleh memiliki pekerjaan lain?
Mungkin saja jika aku mendapat izin.
Benarkah? - Begitu rupanya.
Baguslah. - Jadi,
jika aku ditawari bergabung di acara ini sebagai anggota tetap,
aku bersedia mempertimbangkan untuk menerima tawaran itu.
Kamu bisa punya pekerjaan lain? - Benarkah?
Kami butuh anggota baru untuk menyegarkan suasana.
Benar, bukan? Acara ini stagnan. - Ya. Benar.
Kalian sudah terlalu lama mempertahankan format ini.
Sudah sepuluh tahun.
Sudah lama sekali. - Kalau begitu, biarkan kami di sini
dan bergabunglah dengan kami sebagai anggota tambahan.
Sepertinya ada kursi kosong. - Sebagai anggota tambahan?
Kalian menerima anggota wanita? - Apa?
Kamu ternyata berambisi. - Kamu juga mau?
Aku tipe yang cocok dengan Men on a Mission.
Benarkah? - Ya.
Aku tidak incar tempat di sini. - Kenapa?
Aku senang menjadi tamu.
Benarkah? - Itu mendadak.
Ini alasannya. - Bahkan sejak awal...
Sains di Men on a Mission.
Seperti yang bisa diasumsikan berdasarkan judulnya,
hanya pria yang kita kenal di sini yang harus tampil di acara ini.
Jadi, begitu acara dimulai,
pemirsa harus bisa melihat wajah-wajah asing ini.
Hanya dengan begitu ini bisa disebut Men on a Mission.
Pemirsa tidak mengenalmu? - Itu mengharukan.
Aku ingin menjadi anggota tetap acara lain,
tapi anggota ini harus tetap sama. - Orbit.
Dengan begitu, Shin Dong, yang baru-baru ini bergabung,
seharusnya hanya tampil di Bagian Dua.
Aku?
Itu tidak terduga. - Apa?
Lucu sekali. - Itu masuk akal.
Wajahnya terasa asing. - Dia seharusnya hanya di Bagian 2?
Tidak boleh ada wajah asing. - Benar.
Hanya wajah yang tidak asing. - Kita kenal semua, kecuali dia.
Aku sangat terkejut. Astaga.
Dia menjelaskan dari sudut pandang sains.
Dari sudut pandang sains,
Itu tidak terduga. - dia harus hanya ada di Bagian Dua?
Ini sains. Hanya pria yang dikenal yang harus tampil di sini.
Omong-omong, Chungju Man, selain menjadi anggota tetap,
kamu mengatakan kamu kecewa dengan Hee Chul.
Apa? Aku mengecewakanmu? - Kudengar begitu.
Kenapa? Aku membelikanmu minuman. - Kenapa dia kecewa?
Kalian saling mengenal? - Namun...
Kamu membelikannya minuman? - Benarkah?
Bagaimana kamu bisa mengenal Chungju Man?
Kamu Wonju Man. - Bagaimana kalian saling mengenal?
Dia punya jaringan yang luas. - Itu karena aku mau
menjadi Wonju Man seperti dia. - Jaringannya sangat luas.
Bagaimana kalian saling mengenal? - Kamu pergi ke Chungju
atau dia datang ke Seoul? - Aku tidak bisa memikirkan kenapa
dia kecewa pada Hee Chul. - Dia datang ke Seoul. Benar, bukan?
Hee Chul dan aku membintangi sebuah acara TV.
Dia tampak sangat senang bertemu denganku.
Saat kali pertama kami bertemu, dia sangat senang hingga tersipu.
Dia lalu tiba-tiba meminta nomor teleponku.
Lalu, dia bilang akan mengundangku saat minum dengan teman-teman.
Awalnya, aku tidak percaya.
Aku ragu dia akan mengundangku karena dia megabintang.
Dia benar-benar meneleponku. - Kamu juga ada di sana.
Aku di sana bersama Hee Chul. - Dia benar-benar meneleponku.
No comments yet. Be the first to leave one.