Our Gap Soon

Our Gap Soon (우리 갑순이)

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

우리ㅡ갑숭이ㅡOur Gab Soon E44ㅡ170211
Comentario por anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 44 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-02-12
Descargas: 16
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Kalau begitu, haruskah kita berbagi kamar?

Aku akan pergi.

Kenapa kamu yang keluar?

Kamu tidak perlu pergi karena ada orang baru.

Bicara apa kamu?

Siapa yang kamu sebut orang baru?

Se Gye, gunakan kamar Gab Soon.

Ayah bahkan tidak punya kamar sendiri, aku tidak enak.

Kalau begitu, kami berdua akan sekamar.

Joong Nyeon dan Se Gye bisa memakai kamar itu.

Nae Shim, kamu sekamar dengan Jae Soon dan Ddol Ee.

Aku akan tidur dengan Paman.

Aku akan akan tidur di kamar itu dengan mereka.

Kamar itu terlalu kecil untuk kalian semua.

Kamu akan kesal karena ayahmu mendengkur.

Dal Pa tidak masalah dengan itu.

Dal Pa berbeda dari Se Gye.

Dal Pa bisa tidur meski ada petir.

Tapi Se Gye tidak bisa karena dia sensitif.

Sudah tidak lagi, Ibu.

Aku terbiasa tidur di rumah sakit, jadi, tidak apa-apa.

Se Gye, gunakan kamar Gab Soon. Mal Nyeon, ikut ke kamarku.

Aku tidak menjadi bukti hidup agar diperlakukan seperti ini.

Ya, ampun. Aku tidak bisa tidur karena harus berbagi kamar.

Aku terbiasa memiliki kamar sendiri.

Jangan mengeluh. Kamu bahkan tidak punya rumah.

Beraninya kamu mengeluh padahal tinggal di rumahku?

Kamu beruntung berada di kamar yang hangat di cuaca dingin begini.

Ayah.

Ada apa?

Ayah.

Apa pernikahan ini boleh kubatalkan?

Apa? - Aku tidak bisa melakukannya.

Tolong aku sekali ini saja, Ayah.

Aku merasa ini tidak tepat untukku.

Apa maksudmu? Para tamu sudah menunggu.

Jika mau membatalkannya, seharusnya lakukan lebih awal.

Kamu tidak seperti biasanya. Ada apa?

Se Gye, lanjutkan saja.

Ayah mengatakan ini demi kebaikanmu.

Patuhi ayahmu.

Harga diri, harga diri itu.

Kenapa penting sekali pamer kepada orang lain?

Begitu aku bisa berbicara, Ibu selalu berkata "dokter".

Aku masih tidak tahu mau menjadi apa.

Selama 32 tahun hidupku,

aku hidup seperti robot, jadi, tidak bisa melakukan apa-apa.

Kenapa Ibu tidak tidur?

Ibu sedang melepas bantalan bahu.

Ibu.

Kamu benar. Siapa yang peduli jika ibu tidak punya bantalan?

Dahulu bantalan bahu terkenal, tapi bahu ibu tidak turun.

Ibu tidak membutuhkannya.

Meski bantalan bahu terkenal lagi, ibu tidak akan memakainya.

Sabarlah.

Aku akan memastikan Ibu bangga kepadaku.

Mungkin bukan karena uang,

tapi aku akan membuat Ibu bangga.

Haruskah ibu menyimpan bantalan ini dan memasangnya nanti?

Akan kubelikan bantalan bahu untuk Ibu.

Aku akan membelikan yang banyak.

Karena kamu di rumah, ibu merasa sangat tenang.

Ayahmu benar.

Dengan adanya anak-anak di sini saja sudah membuat ibu bangga.

Aku harap Ibu selalu seperti ini.

Besok pagi,

Ibu akan kembali berkata, "Ibu ingin bangga akan anak-anak."

Dasar anak nakal.

Kamu mau berlomba?

Ya. Ayah tidak bisa mengalahkanku.

Kita lihat saja nanti.

Ini garis awalnya.

Siap.

Jangan curang. - Tidak akan.

Siap.

Mulai.

Ayah!

Ibu, ini lezat.

Benarkah? - Aku ingat zaman dahulu.

Ini kesukaanmu, biji jigye. Makan yang banyak.

Kini, dunia akan berputar mengitari Se Gye.

Keadaan Dal Pa tidak bagus.

Itu bahkan tidak pantas dijawab.

Aku harus mengambil makanannya.

Aku berolahraga pagi dan selera makanku besar.

Ayah mau menambah nasi? - Ya.

Aku sudah datang.

Kenapa kamu datang pagi sekali?

Aku hendak memesan ruang resepsi di hotel.

Kalian akan menikah di hotel?

Tentu saja. Kamu sudah sarapan?

Belum. Aku boleh ikut makan?

Ambilkan nasi Se Bang juga! - Hei.

Di mana Ddol Ee? - Dia di TK.

Kenapa kalian menikah di hotel?

Pernikahan harus dilangsungkan di tempat bagus.

Memang kenapa menikah di hotel dengan ayah anaknya?

Bagaimana bisa dia menikah tiga kali?

Joong Nyeon.

Tidak ada yang menikah tiga kali di keluarga kita, bukan?

Ya, tidak ada yang menikah tiga kali,

tapi aku yakin ada yang berkencan dengan banyak sekali pria.

Jangan berkata begitu.

Dia memulainya.

Aku tidak memulai apa-apa, hanya mengatakan fakta.

Aku juga hanya mengatakan fakta.

Hentikan.

Kenapa kamu pergi ke dapur sementara Se Gye pun diam saja?

Kita akan mengadakan resepsi? - Ya, kenapa tidak?

Jika tidak ada resepsi, orang-orang bisa menyebarkan gosip.

Biarkan mereka tahu kamu menikah dengan ayahnya Ddol Ee.

Se Gye, kenapa kamu ada di rumah pukul sebegini?

Dia menginap di sini.

Se Gye diusir... - Mal Nyeon.

Ada alasan yang baik untuk itu.

Se Gye, ayo minum kapan-kapan.

Mungkin nanti.

"Direktur Yeo Si Nae"

Masuk.

Senang melihatmu. Ada apa kamu kemari?

Duduklah.

Kamu mau minum?

Kamu sudah makan?

Aku sudah makan dan tidak mau minum.

Apa aku boleh meminjam uang tanpa ditanya?

Kamu butuh uang? Berapa?

Banyak.

Tidak apa-apa. Berapa yang kamu butuhkan?

Aku butuh tiga lembar besar. - Tiga lembar besar?

3.000 dolar.

Apa?

Apa ini? - Katamu kamu butuh 3.000 dolar.

Tidak masuk akal. Dari mana kamu mendapat uang ini?

Lihatlah.

Apa sungguh tidak apa-apa aku menerima uang ini?

"1.000 dolar"

Kamu tidak perlu buru-buru mengembalikannya.

Kembalikan saat kamu punya...

Kenapa? - Ini terlalu banyak.

Aku berterima kasih.

Tapi aku bisa mengatasinya jika jumlahnya sebanyak ini.

Ada tambahan nol di sana.

Sepertinya kamu tidak pernah memegang lebih dari 1.000 dolar.

Pernah.

Berapa yang paling besar? - 100.000 dolar.

Kamu pernah memegang 100.000 dolar?

Aku tidak pernah melihat uang sebanyak itu.

Terima kasih telah peduli.

Aku menyesal setelah memberitahumu.

Seharusnya tidak kukatakan.

Ini sangat terkenal.

Kurasa Anda akan terlihat cantik saat memakai ini.

Bagaimana? Kamu suka?

Terserah saja.

Sepertinya Anda sangat mencintai pasangan Anda.

Aku akan membawakan berkasnya.

Dia berkata aku yang jatuh cinta.

Kamu senang mendengarnya?

Senyumlah. Mereka akan mengira kamu dipaksa menikahiku.

Kamu sudah menyewa tempatnya? - Ya.

Ini bukan pernikahan pertamanya.

Aku yakin kamu senang. - Kenapa kamu...

Apa hotelnya bagus?

Seperti hotel.

Kamu menikah di hotel saat menikahi Geum Sik.

Mereka hanya melangsungkan resepsi di sana.

Kenapa kamu menyinggung soal dia?

Tidak peka sekali.

Aku akan pergi.

Ke mana? - Aku dipindahkan ke Amerika.

Kenapa tiba-tiba?

Aku meminta untuk pergi.

Apa karena Jae Soon?

Kamu masih di sini? - Ya.

Apa Kakak punya waktu malam ini?

Kenapa? - Aku mengajak Kakak berkencan.

Aku akan menuruti Ayah.

Cho Rong. Terima kasih.

Aku membuatnya berubah pikiran.

Ini bukan karena Bibi.

Terima kasih.

Kubilang dia tidak perlu belajar dengan keras seperti di sini

atau bahkan mengikuti bimbingan belajar.

Kakak, kami sudah merencanakan semuanya.

Saat tiba di Amerika, kita akan berjalan-jalan.

Aku akan menyewa mobil dan berjalan-jalan.

Disneyland, Las Vegas, dan New York.

Kita akan mengunjungi banyak tempat.

Aku ingin cepat pergi.

Da Rong, ayah bilang lakukan apa dahulu?

Tumbuhkan gigi depanku.

Gigi Ddol Ee pasti tanggal seperti gigi Da Rong.

Kenapa kamu mengatakan itu? Kamu tidak peka.

"Taman Kanak-kanak Saesak"

Ddol Ee.

Halo.

Ddol Ee, sudah lama tidak bertemu. Kamu tidak lupa pada paman, bukan?

Tidak.

Kamu semakin besar.

Kamu sudah merasa baikan?

More Indonesian subtitles for Our Gap Soon

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left