Las primeras 155 líneas.
Setelah berhasil mencuri Energi Gohan, Yamū & Spopovitch menuju Penyihir Babidi.
Kaiōshin, Gokū & Lain-nya, akhirnya menemukan Persembunyian Musuh.
Dabura!
Dia dapatkan... Dabura?!
Babidi berhasil menjadikan Raja Setan Anak Buah-nya?!
Dabura? Yang Besar itu?
Ya.
Kuat-kah dia?
Tentu saja.
Dia adalah: Raja Dunia Setan.
Dunia Setan ada dimana?
Sebuah Dimensi lain Kebalikan Dunia ini.
Dalam Dimensi ini mungkin, kalian jadi yang Terkuat
dan Dabura adalah yang Terkuat di Dimensi Lain.
Benarkah ada Dunia Setan seperti itu?
Dan orang ini adalah yang Terkuat disana!
Jadi yang Kecil itu Penyihir Babidi?
Ya.
Jadi dia... "Biang Keladi-nya"?
Meskipun terlihat Lemah, tapi dia punya Sihir Jahat, jangan Remehkan.
Bahkan Dabura: Tunduk Pada-nya.
Sekuat itukah Ilmu Sihir Babidi, yang dapat Taklukan Raja Setan?
Sebenarnya dia Memanfaatkan Hasrat Jahat dalam Hati Seseorang untuk Dikuasai.
Itulah alasan Dabura bisa Tunduk Pada-nya.
Sihir Babidi memang Sangat Mengerikan.
Yamū, Spopovitch dan Lain-nya, sudah dijadikan Boneka Sihir.
Makanya bagi Orang Jahat, akan sulit Menghadapi-nya.
Diluar dugaan: Dabura ada disini.
Jika Babidi & Dabura bergabung bersama...
...maka kita semua: Tak Akan Bisa Menang?
Huh, dan bila Majin Buu bangkit maka itu akan jadi Akhir Dunia?
Omong kosong: Pasti Aku Lawan!
Ini sudah jadi Makin Berbahaya.
Kuririn, kau pulang saja.
Ini diluar Perkiraan kita.
Aku juga berpikir begitu.
Kalau begini sih Aku Tak Berguna.
Apalagi sekarang kau punya Istri & Anak.
Ya: Istri Cantik dan Putri Lucu...
Maaf ya semua...
Jadi Energi-nya sudah Penuh?
Y-Ya!
Kerja Bagus.
Dengan ini Majin Buu akan segera Bangkit!
Bagi kami ini cuma Pekerjaan Mudah kok!
Sekarang kalian Sudah Tak Berguna.
"JGER"! Bukankah itu Suara yang Merdu?
Ya, aku juga Setuju.
Yang ini: Masih Hidup.
Puipui, kau juga mau Mencoba-nya?
Ya!
Tepat Sasaran!
Mereka membunuh: Rekan Sendiri?
Sungguh Mengharukan!
Tatapan Terakhir: Yamū & Spopovitch!
Namun itu Pemandangan yang Sangat Menghibur.
Akan ada lebih banyak lagi Tatapan seperti itu di Bumi.
Benar sekali!
Sadis-nya!
Kenapa?
Begitulah...
...cara kerja: Penyihir Babidi.
Babidi akan mencari Petarung Terkuat, Menyihir-nya agar mereka Patuh.
Dan jika sudah Tidak Berguna, mereka dibuang bagai Sampah.
Begitulah selama ini Cara-nya dapat Energi untuk Majin Buu.
Nah, Dabura...
Ya?
Seperti yang telah kita perkirakan Yamū & Spopovitch bawa Banyak Tamu...
...diantara-nya ada Kaiōshin, yang dulu Membunuh Ayah-ku.
Mereka pikir bisa Sembunyi dari kita.
Jumlah-nya: "7 Ekor".
Meskipun kita bisa ambil Energi Kaiōshin & Kibito,
namun yang 3 Lain-nya tampaknya sangat berguna bagi Majin Buu.
3 Orang itu dapat membantu kita Menghemat Waktu & Tenaga.
Sehingga Kebangkitan Majin Buu kini sudah Didepan Mata!
Pancing-lah mereka masuk kedalam Kapal.
Itu cara Praktis dapatkan Energi.
Benar, tapi Kaiōshin pasti Menahan mereka.
Bunuh saja Lain-nya, kecuali yang 3 itu.
Kujamin mereka akan Mengejar kita masuk.
Aku paham, dan itu adalah Tugas-ku?
Betul, Kaiōshin juga jangan Dibunuh dulu.
Karena dia: Pembunuh Ayah.
Aku sudah persiapkan Penyiksaan Untuk-nya.
Mengerti Tuan-Babidi. Ku-sisakan dia untuk-mu.
Kuserahkan pada-mu.
Baik!
Tuan-Babidi! Aku gimana?
Puipui, cukup Dabura saja. Kau tunggu saja didalam.
Lantai Pertama: Bagian-mu.
Baik!
Mereka meninggalkan Dabura di-luar?!
Ayo kita mulai.
Dia tau kita disini!
Kibito!
Tuan Kibito!
Sialan!
Awas!
Gawat dia: "Diludahi"...
Apa?!
Keparat...!
Hey!
Kuririn!
Kuririn! Piccolo!
Piccolo!
Mereka kenapa?
Jadi Batu...
...yang terkena Ludah Dabura akan mengeras menjadi Batu!
Apa?!
Piccolo!
Jangan: Sentuh Dia!
Kenapa?!
Jika Tersentuh dan Rusak mereka tak akan Kembali.
Mustahil! Mereka...
Sialan!
Sebaiknya kalian pulang saja, percuma melawan Tuan Babidi!
Kuririn... Piccolo...
Kaiōshin, tadi kau bilang: "Jangan Sampai Rusak"?
Artinya ada cara Menolong mereka?
Cara-nya...
...adalah dengan: Membunuh Dabura.
Ternyata cara-nya: Cuma Semudah Itu?
Ayo Ayah... kita kejar dia.
Untuk menolong Kuririn & Piccolo!
Tentu saja, ayo!
Tunggu dulu!
Itu adalah: Markas Musuh!
Kita akan masuk dalam Jebakan Mereka disana!
Lebih baik menunggu sedikit lagi saja!
Aku tak bisa membiarkan Kuririn & Piccolo menunggu!
Aku juga!
Maaf saja.
Menunggu bukan Keahlian Kami.
Kok jadi begini...?!
Ayo masuk!
Iya!
Mereka masuk!
Betapa bodoh-nya mereka semua!
Ruangan Kecil apa ini kira-kira?
Disana ada Pintu, apa kita masuki?
Rupanya Kaiōshin juga ikut masuk?
Ini karena kalian Sungguh Ceroboh!
Sekali masuk Kapal ini tak akan bisa Keluar!
Kecuali kita bisa Mengalahkan Babidi.
Kalau begitu, kita Hajar saja Babidi.
Lagipula, kita tinggal Hancurkan Kapal Ini.
Tidak boleh! Guncangan akan Membangkitkan Majin Buu!
Kalian terlalu anggap remeh Babidi & Majin Buu!
Walau Majin Buu belum Sempurna dia sudah bisa Membunuh Kita,
dan Hancurkan Bumi dalam Sekejap Mata!
Kaiōshin juga masuk? Sempurna sekali.
Ruangan ini: Membosankan.
Tuan Babidi... Tuan Babidi...!
Oh, Puipui?
Apa sudah boleh?
No comments yet. Be the first to leave one.