Las primeras 146 líneas.
GeniusDigger™
Mengapa tidak ada yang memberitahuku Julian tinggal disana?
Kau tidak tahu?
Tidak. Aku terkejut saat mengembalikan bukunya.
Kalau dipikir-pikir lagi, mengapa ada pria asing di rumah yang penuh dengan wanita?
Ha Sun ditipu saat mencoba menemukan tempat tinggal untuknya. Aku merasa seperti orang bodoh.
Ji Suk-ah, boleh aku meminjam mobilmu hari ini?
Mobil? Untuk apa?
- Silahkan saja. Aku tidak akan memakainya. - Kenapa? Kau mau pergi kemana?
Ibunya Jun Su akan membuka cafe, dan dia memintaku membantunya untuk beberapa hari.
Apa? Mereka tidak melakukan apapun untuk kita, kenapa kau harus...
Aku hanya ingin keluar sebentar. Apa itu masalah?
Kau ingin pergi keluar setiap hari! Tidak boleh!
Bagaimana jika kau berkeliaran, dan tertangkap oleh rentenir?
Halo, aku akan tiba dalam 1 jam.
Sudah kubilang jangan pergi!
Tenanglah hyeongnim.
- Dia tidak menganggapku serius. - Jangan begitu hyeongnim.
Sudah kukatakan padamu, selama menopause...
...sangat baik untuk wanita, menjalani kehidupan aktif untuk mengimbangi hormon mereka.
Apa ini tentang masalah menopause lagi? Alasan yang hebat!
Sampai ketemu nanti.
- Ayah, jaga rumah baik-baik! - Belajarlah dengan baik di sekolah hari ini.
Ayo pergi bersama! Ada rebusan di dalam kulkas, jadi hangatkan dulu bila kau lapar.
Terserah!
*.: Follow My Twitter @GeniusDigger :.* LINE/IG : hahnz1412
GeniusDigger™
Tunggu aku!
Kau ingin pergi duluan?
Ji Suk sudah tahu sekarang, jadi tidak bisakah kita pergi bersama?
Jaga-jaga kalau ada guru lain yang melihat kita...
Oke, kau pergilah duluan.
Ini sangat membosankan.
Aku benar-benar bosan!
Membosankan!
GeniusDigger™
Kapan kamu pulang?
Beberapa saat yang lalu. Makanlah pizza dulu.
Baiklah, aku akan makan. Kebetulan, aku sedang ingin makan pizza malam ini.
Tidak berdo'a dulu sebelum makan?
Oh ya, lupa!
Bagaimana kamu bisa sering lupa seperti itu?
- Punya siapa ini? - Apa?
Ini... milik siapa?
Bukankah itu milikmu, Eonni?
Apa itu?
- Bra itu. - Hah?
Bra ini milikmu?
- Kau tidak apa-apa? - Eonni!
Aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja.
Sungguh kau tidak apa-apa? Kau terlihat kesakitan.
Mengapa tidak ada seorangpun di rumah?
Aku pulang.
Hey Ahn Soo Jung!
Mengapa kau pulang terlambat?
Aku pulang seperti biasanya, kok.
Apa kau tahu, betapa bosannya Ayah sendirian di rumah seharian? Kemarilah!
Tunggu sebentar! Aku harus menelepon Jessica.
Tentang apa? Apa itu benar-benar penting?
Ayo bermainlah dengan Ayah.
- Ada apa dengan Ayah? - Mau main atau tidak?
- Hentikan! - Ya atau tidak?
Yang benar saja! Mengapa Ayah bersikap seperti ini?
Mau bermain dengan Ayah atau tidak?
Dasar nih anak!
- Kau ingin bermain denganku? - Kenapa dengan Ayah?
Bro, ayo kita bermain!
Pelan-pelan makannya. Kau bisa sakit.
"Aku dalam masalah!" "Ini Gawat!"
Apa yang harus kulakukan?
Apa kau ingin aku mengantarmu?
Tidak perlu, tidak apa-apa.
Halo PD-nim? Ya, saya dalam perjalanan sekarang.
Saya masih dalam bus.
"Pemberhentian terakhir YeongDeungPo, YeongDeungPo."
Ya, saya hampir sampai. Ya.
Saya akan segera tiba!
- Pagi! - Selamat pagi!
Jin Hee selalu sibuk.
Bagaimana dengan Ha Sun?
Dia bilang, dia harus pergi ke suatu tempat, lalu pergi lebih awal.
Mengapa Ha Sun mengambil bra-nya seperti ini tadi malam?
Hah? Dia agak sensitif terhadap orang lain yang melihat hal-hal seperti itu.
Dia merasa rendah diri, karena dia pikir, dadanya lebih kecil dari wanita lain.
Kupikir, dia akan baik-baik saja.
- Kemana lagi kau akan pergi? - Sudah kubilang, aku akan pergi beberapa hari.
- Jangan pergi! - Lepaskan!
Setidaknya pulanglah lebih awal, aku bete!
Perbaiki saja kamar mandi tetangga kalau kau bosan!
Toiletnya harus sampai di sini agar aku bisa memperbaikinya!
Kalau begitu, lakukan pekerjaan rumah dengan baik.
- Sampai bertemu nanti! - Kami berangkat!
Apa bra ini milikmu?
Apa bra ini milikmu?
Yoon Jong Shin! Yoon Jong Shin!
Apa bra ini milikmu? Apa bra ini milikmu?
Mengapa kalian semua tertawa?
Ada apa...?
"2. Bra ini milik Ha Sun."
Kapan kamu pulang ke rumah?
Ini Mi Young Kim. Anda telah disetujui sebelumnya untuk pinjaman 500 juta won.
Apa maksudnya, "Bra ini milik Ha Sun"?
Apa?
Kau menulisnya di papan tulis, saat pelajaran berlangsung.
Mengapa kau menulis itu?
Jangan bertanya, itu memalukan.
Ada apa? Apa yang terjadi?
Aku tidak bisa bilang.
Aku terus memikirkannya, dan akhirnya aku menuliskannya di papan tulis.
Sepertinya para murid/siswa, akan menyulitkanmu untuk sementara waktu.
Julien seharusnya sedikit lebih berhati-hati dalam hal ini. Betapa kasarnya dia.
Kau tidak berpikir, dia akan berkeliling memberitahu orang-orang tentang hal itu, kan?
Mendengarnya selalu berkata "luar biasa", aku jadi meragukannya.
Apa yang harus kulakukan?
Jangan khawatir! Jika aku mendengar kata "bra" keluar dari mulutnya, aku akan menghajarnya!
Kemana saja kau selama ini?
Jadi, kemana kau berencana akan pergi?
Oh, kau belum pernah pergi ke Brazil?
"Bra"?
Brazil adalah negara yang menyenangkan.
"Bra"?
Kuharap, kau bisa pergi ke Brazil lagi.
Bra? Kenapa dengan bra?
Apa yang kau lakukan, Ji Suk?
Apa kau tidak punya sopan santun?
Hal seperti itu bisa terjadi, jika kau tinggal di rumah yang sama!
Kau tidak perlu menggosip kemana-mana tentang bra-nya!
Bra? Bra apa? Aku mengatakan "Brazil".
Brazil? Oh... Brazil.
Mengapa kau bersikap seperti ini?
Hati-hati kalau bicara!
Dasar orang aneh!
Siapa?
Mengapa kau pulang terlambat?
Apa yang kau lakukan?
Aku benar-benar bosan, aku sudah kehilangan akal sehatku.
Bosan... Seperti bocah saja.
- Bagaimana dengan anak-anak? - Mereka belum pulang.
Mengapa kau bertingkah seperti maniak?
Memangnya apa yang kulakukan?
Apa kau lapar? Aku membuat telur rebus untukmu.
Kau mengambilnya secara acak.
Sayang, aku sudah membuatnya untukmu.
Apa aku terlihat bodoh? Aku baru saja melihatmu mengambilnya dari kulkas.
Ini direbus. Makanlah!
Bisa biarkan aku lewat? Aku lelah.
No comments yet. Be the first to leave one.