Devilish Joy

Devilish Joy (마성의 기쁨)

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

零ㆍ成的喜悦 Devilish Joy E10-ASMAFRUITY
Comentario por asm4fru1ty
Fixing timing and miss translate, compatible with runtime 01:04:37... Enjoy ^^

Etiquetas

other
Publicado el: 2018-10-05
Descargas: 39
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Episode 10

Kenapa kita dirumahmu lagi?

Apa? Kenapa kalian melihat kami seperti itu?

Kalian kehujanan?

Kenapa tak pakai payung?

Kalian melakukannya. Sudah melakukannya.

Oh! Kalian ciuman?

Tidak./ Tidak.

Oh, aku akan pergi dulu.

Sudah makan malam?

Aku bisa makan dirumah.

Tidak, sebaiknya kau makan dulu sebelum pulang.

Tidak apa.

Kau bisa demam./ Aku tidak apa-apa.

Lepaskan. Lepaskan pakaianmu.

Gantung disana.

Baiklah.

Kenapa kau hujan-hujanan tanpa makan dulu?

Berhenti memandangi kami dan lakukan pekerjaan kalian.

Meski kami pergi, tetap saja rumah ini sempit.

Gonggalppang, apa kau oplas memangkas rahang?

Apa kau memperbesar matamu juga?

Tidak.

Aku melakukan sesuatu yang butuh pertanggungjawaban.

Apa katamu? Kau membuat keluargamu kaget.

Dia punya jutaan anti-fans. Apa kau tak masalah?

Ayah, kau yang besarkan anaknya./ Aku?

Aku tak bisa jamin beliau bisa merawatnya dengan baik, kau bisa lihat hasilnya melalui aku.

Aku benar-benar berantakan.

Semuanya jadi salah paham, kau jelaskan pada mereka.

Aku akan pacaran dengan Gong Ma Sung.

Kau sungguhan?

Sungguhan.

Aku ingin kita kencan, bukan menikah, cuma kencan.

Gi Bbeum.

Kau harus menikah dengannya agar dapat warisan.

Sehingga, kita bisa melunasi hutang.

Dan, kita bisa beli rumah.

Kau butuh persetujuan yang lainnya mengenai kencan ini.

Kalau tidak, kau dianggap penguntit.

Berikan ponselmu, aku akan melaporkan orang ini.

Ini./ Berhenti bercanda.

Atau, aku akan mengusir kalian.

Ayah kita sudah terjaga.

Apa artinya itu?

Minumlah.

Alkohol adalah hidup ayah.

Songolmae adalah cinta ayah.

Akulah cinta ayah, Joo Sa Rang.

Pak, aku akan kesulitan pulang kalau mabuk.

Menginaplah disini.

Menginap? Kau sungguhan?

Kamar mana?/ Kamar mana?

Kamarkulah.

Apaan, itu kamarku, tahu.

Minggat sana!

Aku akan tuangkan minuman.

Baiklah.

Ini.

Duh, aku berbagi ranjang dengan pria usia segini.

Menyebalkan sekali.

Tolong maklumi hari ini saja.

Aku tidak ingin meninggalkan dia sendiri.

Baiklah.

Alih Bahasa Oleh YanniDwi

Jangan khawatir.

Aku akan melindungimu sekarang.

Semalaman dia tak pulang dan tak bisa dihubungi?

Benar.

Ini tak pernah terjadi sebelumnya, bikin aku gila.

Dia tak berada dalam masalah, kan?

Dia harus membuat masalah di usia segitu. Lagipula dia seorang pria.

Aku seharusnya tidak mengadu padanya mengenai Joo Gi Bbeum.

Joo Gi Bbeum! Mereka sedang bareng sekarang?

Dimana aku?

Tempat apa ini?

Selamat pagi.

Maafkan aku.

Kau sudah bangun?

Duduklah, sarapan sudah siap.

Kau tak ingat kemarin?

Kau benar-benar payah minum alkohol.

Galilei?

Kau pasti bocah dibawah usia 15 tahun.

Siapa kau?

Kau pasti bapak-bapak usia 30-an. Apa kau Galilei?

Pak tua Galilei?

Siapa ini?

Entah.

Apa kau baik-baik saja? Gi Bbeum tadi malam menyentuhmu.

Menyentuhku?

Menyentuh apa?

Cepat sini duduk, agar kita bisa lekas pergi.

Sini sarapan.

Oh, ada apa ini?

Kenapa aku bisa menginap dirumahmu?

Terjadi suatu hal panas diantara kita kemarin ditengah hujan.

Jadi, aku memberimu alkohol dan membawamu ke ranjang. Aku tidak ingin kau pergi.

Kenapa kau terus-terang begitu?

Juga, aku merayumu dan mengajakmu pacaran.

Jadi, meski kau tak ingat, ingatlah itu.

Kenapa aku tidak mengingatnya?

Kau mengingatnya?/ Ya.

Sudah kubilang, aku mengingat semua mengenaimu.

Aku tidak ingat mabuk dan tertidur.

Aku ingat hal ini dengan sangat jelas.

Apa?

Kau menerkam bibirku seperti singa.

Oh, masih bisa kurasakan.

Kenapa kau menahannya begitu lama jika begitu menyukaiku?

Aku tipe orang penanggungjawab jadi aku bisa sangat agresif.

Kenapa? Perlu aku melakukannya lagi agar kau tak melupakannya?

Ya, lakukan lagi agar aku tak lupa.

Cepatlah.

Kenapa kau kabur?

Apa aku melakukan kesalahan kemarin? Mengenai sesuatu yang tidak aku ingat?

Tidak, kau cuma tidur. Jangan khawatir soal itu.

Syukurlah.

Kenapa kau mendadak mengantarku pulang?

Cuma ingin saja.

Kau memperlakukanku dengan baik karena aku sakit.

Kau memasak, menyuruhku menginap, mengantar pulang, menciumku...

Apa perlu aku ambruk saja? Bisa kita tinggal bareng?

Bagaimana kau bisa bersikap seolah tidak terjadi apapun?

Apa maksudmu?

Kau selalu bersikap biasa saja, tertawa dan bercanda.

Membuatku kesal tiap melihatnya.

Kurasa aku tidak bisa bersikap seolah baik-baik saja.

Kau sedang melakukannya.

Kau hidup tiap hari dan melewatinya.

Kau dan aku berada dalam situasi yang berbeda.

Jatuh sakit...

...itu adalah fase kehidupan.

Semua orang jatuh sakit dan semua orang meninggal.

Jatuh sakit adalah bagian dari hidup.

Sama halnya denganmu, aku melewatinya hari demi hari.

Jadi, jangan khawatirkan aku lagi, paham?

Sana masuk.

Kau saja pergi duluan.

Pergilah./ Baik.

Beneran pergi, lho./ Baik, masuklah.

Dia bersama bocah 15 tahun saat ini, kan?

Bagaimana kau bisa tahu usianya hanya dari suara?

Rata-rata penggemarku adalah bocah SMP.

Suara pembangkang dan kurang ajar persis seperti bocah usia 15 tahun.

Oh, begitu.

Dia pulang!

Aku sebaiknya menaruh gembok dipintu rumahku.

Apa ini taman bermain. Apa yang kalian lakukan disini?

Apa? Apa?

Dimana kau tidur semalam dan kenapa tak angkat telepon?

Apa kau bersama bocah SMP?

Bocah SMP?

Ah, dia. Ya.

Hyung, apa kau sudah gila?

Jadi, kau tidak bersama Joo Gi Bbeum semalam?

Ya, bocah itu adalah adik Joo Gi Bbeum.

Kenapa adiknya yang angkat ponselmu?

Apa kau tidur dirumah Joo Gi Bbeum semalam?

Apa?

Aku makan, mabuk, dan saat aku bangun, aku berada di ranjang Joo Gi Bbeum.

Tidak, itu tidak benar.

Dia bahkan mengeringkan pakaianku.

Bisa kau cium aromanya?

Tidak!

Katakan kalau itu bohong!

Otaknya tidak normal!

Ingatannya datang dan hilang.

Dia seharusnya menjadi dokter terbaik.

Disini, akan segera menghilang.

Itu semua karena kau.

Ini mirip dengan permulaan Alzheimer.

Kau melupakan ingatan terkini sebelum mengenang masa lalu.

Seperti halnya pertemuan yang kau sepakati dengan Ben terakhir kali.

Untuk sekarang, itu jadi ingatan terkini.

Pada akhirnya, aku akan melupakan masa lalu.

Aku akan berakhir dengan melupakan semua orang disekitarku.

Dengan masalah di otakmu, indra perasa dan penglihatanmu...

...semua indra itu akan menurun.

Kelak, kau bahkan tidak akan bisa makan.

Pemulihan akan sulit, tapi kau sudah bertahan dengan baik.

Kita perlu cari cara terbaik untuk memperlambatnya.

Bibiku tahu mengenai kondisiku.

Ah... benarkah?

Mungkin saja dari direktur Yeo. Bukankah kentara?

Kau berfikir begitu?

Kau tahu, kecurigaan adalah salah satu gejalaku.

Dr. Yoon.

Aku tidak akan melepas Pusat Pengobatan.

Aku akan mempertahankannya sampai akhir.

Tentu saja harus begitu.

Sudah kuperingatkan, kan?

Jika kau menyeret masalah seperti ini, sebaiknya kau lupakan terkait cabang Rumah Sakit.

Begitupula dengan para eksekutif.

Jika tetap seperti ini, apa yang akan kau lakukan?

Apa lagi?

Aku tidak akan menyerah pada cabang Rumah Sakit baru.

Bagaimana caranya?

Tn. Gong sudah mempertegas menolaknya.

Apa ada sesuatu yang tidak aku ketahui?

More Indonesian subtitles for Devilish Joy

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left