We Got Married - Season 4 (우리 결혼했어요)

We Got Married - Season 4 (우리 결혼했어요)

Descargar subtítulo en Indonesian

Información de lanzamiento

우리ㅡ결혼했어요ㅡ시즌4ㅡWe Got Married S4 E322 160521
Comentario por anyhow
We Got Married S4 E.322. Sync for all version.

Etiquetas

other
Publicado el: 2016-05-24
Descargas: 5
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 192 líneas.

Hari ini, kami memiliki tamu baru di sini.

- Jei dari FIESTAR. - Jei!

- Halo, aku Jei. - J, menggesek angin

- J - J

- Apa yang kalian lakukan? - Aneh.

Sekarang, kita harus mencari rumah.

Aku ingin tinggal di apartemen. Aku suka yang sederhana.

Akan menyenangkan jika ada teras yang luas atau halaman.

Ini akan menjadi tempat kami berdua. Itu membuat jantungku berdebar.

- Ini? - Ini rumahnya?

Seperti rumah di sebuah drama.

Bagus karena terang.

Kita harus memeriksa airnya.

Bagus.

Ini terlalu besar.

- Kita akan melihat-lihat yang lain... - Oke.

dan memikirkannya.

Dong, Dong, Dong.

- Ini? - Ya, ini.

Ada kafe juga. Bagus, bukan?

Ini terlihat sedikit berbeda dari rumah terpisah.

Lebih seperti apartemen.

Benar, itu apartemen.

Sepertinya tidak ada lift.

Di lantai lima? Ya Tuhan.

Kita hampir sampai.

Bagaimana kita bisa membawa barang-barang ke sini?

Ini?

Ini agak...

- Kelihatannya bagus. - Tampaknya nyaman.

Bagus, bukan?

Tempat ini terlihat bagus.

Ukurannya pas untuk dua orang.

- Tempat yang cocok untuk pengantin baru. - Iya.

Interiornya dirancang dengan baik.

Kita akan makan di sini.

- Disini? - Benar.

Setelah memasak, kita bisa makan di sini seperti ini.

Sekali lagi.

(Mereka berpura-pura makanan selesai dimasak.)

Apa kau mau ke atas sini?

(Mereka akan melihat-lihat lotengnya sekarang.)

Agak membungkuk sedikit.

- Kepalamu bisa kejedot. - Sedikit?

Aku harus membungkuk sedikit.

Kau harus membungkuk sedikit.

Sayang.

Kita harus membungkukkan tubuh kita sedikit.

Bagaimana kita bisa menggunakan ruangan ini?

Ini loteng.

- Kalian bisa berbagi ruangan ini. - Tempat ini bagus.

Terlihat benar-benar nyaman.

Kita harus membungkuk lagi ketika kita turun.

(Mereka harus membungkuk lagi ketika mereka keluar.)

Yang paling ku suka dari tempat ini...

sofanya...

pas untuk menonton televisi sambil tiduran.

Bagus.

Bukankah itu sofa yang bisa...

- berubah menjadi tempat tidur? - Bayangkan kita memasak di sana.

Seperti tempat tidur sofa.

Sayang.

Gosong.

Benarkah?

(Mereka menyelesaikan bermain peran seperti itu.)

Aku tidak suka ruangan yang diatas sana.

Benar.

Lebih bagus jika langit-langitnya sedikit lebih tinggi lagi.

Lebih bagus jika langit-langitnya datar.

Leherku akan terasa sakit.

Ayo kita foto tempat ini.

Dengan foto, kita bisa membandingkan tempat ini dengan tempat lain.

- Eric benar-benar bijaksana. - Berposelah.

(Dia berpura-pura mengambil foto rumah dan mengambil foto-fotonya.)

Oh ya ampun. Dia berpose seperti model.

- Solar tampaknya menyukainya. - Bagus.

Sangat bagus.

Katakan, "Cobalah roti ini."

Cobalah roti ini.

Mereka tampaknya bersenang-senang.

Kedua foto ini benar-benar bagus.

Astaga.

- Bagaimana kalau kita pergi? - Iya.

Ayo kita melihat-lihat rumah ketiga.

Mereka harus melihat-lihat banyak rumah.

- Langit-langitnya terlihat seperti ini. - Benar.

Tidak akan mudah menggunakan lotengnya.

Akan lebih baik mencari rumah yang pas untuk kita.

Jadi, kita pergi ke...

Pergi ke...

Rumah baru.

Rumah baru. Sekarang juga.

Kami mencari rumah baru

Yong Seon dan Yoon Dong

Aku suka

- rumah baru - Bahasa Inggrisnya bagus.

Peace

(Pasangan Dong terasa seperti nge-rap hari ini.)

Kau bagus saat nge-rap.

Ikuti aku..

Disini ada lift.

- Gedungnya terlihat bagus. - Lift itu penting.

Harga rumah bisa naik tergantung pada ada tidaknya lift.

- Kemari. - Ayo.

- Apa ini tempatnya? - Iya.

Silahkan masuk.

Kenapa? Bagus?

Kenapa? Bagus?

- Ini dia. - Luar biasa.

- Hei. - Apa itu?

Taman.

Tempat kami?

- Ya. - Wow.

- Benarkah? - Iya.

Aku pasti pindah ke sini.

Aku sangat terkejut, wah.. ada tempat yang seperti ini?

Begitu aku memasuki tempatnya, aku sangat menyukainya.

Aku benar-benar terkejut.

Aku tidak tahu kalau ada tempat seperti itu.

Terlihat mirip dengan kamar mandi terbuka.

Tunggu sebentar.

Tunggu sebentar.

- Pelan-pelan saja. - Tunggu sebentar.

Kita bisa mengundang teman-teman kita dan berpesta barbekyu di sini.

- Kelihatannya keren. - Mereka bahkan bisa berjemur di sana.

- Disini. - Mereka bisa memanggang di sana juga.

Kita bisa menghias tempat ini dengan beberapa jenis sofa luar ruangan.

Aku benar-benar suka.

Aku tidak percaya kita menemukan tempat ini.

Ayo kita segera pindah ke sini.

- Aku suka tempat ini. - Benar-benar keren.

Kau mau melihat lantai dua?

Tempat ini terlihat sangat bagus.

Oh Tuhan.

Apa ini seharusnya ada di sini?

Ada jubah.

Apa ini seharusnya ada di sini?

Coba ini.

Rasanya keren.

Sayang.

Tempat tidurnya nyaman juga.

(Biarkan aku mencoba berbaring di tempat tidur.)

Bahkan AC-nya terlihat bagus.

- Itu salah satu yang mahal. - Benar.

Ada bidet di sini.

Bidet penting. Bidet bisa membuat harganya naik.

Astaga. Ini.

Aku tidak mau melihat-lihat tempat-tempat lain. Ini saja.

Aku ingin menandatangani kontrak sekarang.

Tapi, disini...

Kamar mandinya terbuka.

- Aku suka. - Astaga.

Tapi kita sudah menikah.

Langit-langitnya lebih tinggi dari rumah-rumah lainnya.

Ada teras di sini.

- Ada loteng. - Benar.

Ada lift juga

- Ada lift. - Benar.

- Disini. - Sempurna.

Sempurna. Disini.

- Bagaimana kalau kita pergi? - Iya.

- Kita tidak perlu menunggu lebih lama lagi. - Ayo kita menandatangani kontrak.

Aku tidak sabar untuk menandatangani kontrak.

Benar-benar memuaskan.

Kami sudah berkeliling mencari rumah sejak tadi pagi.

Akhirnya, kami menemukan tempat yang kami berdua suka.

Aku senang.

Sekarang, kita akan punya tempat. Rumah kami.

Itu akan menjadi ruangan kami.

Itu membuatku merasa seperti pernikahan kita benar-benar dimulai.

Itulah yang ku pikirkan.

Tiba-tiba aku gugup, memikirkan kita akan menandatangani kontrak.

Kemana kita?

Kita pergi ke restoran.

Kita sudah terlalu banyak melihat-lihat rumah.

Sekarang, kita akan makan...

- Aku lapar. - dan mendapatkan energi.

Bergembiralah, super power

Sekarang, belok kiri.

Aku tahu ini.

Halo.

Aku tahu ini.

Apa makanan favoritmu?

- Sup usus sapi. - Apa?

- Kau sudah makan? - Sup usus sapi.

- Pagi-pagi? - Rasanya paling nikmat jika dimakan di pagi hari.

- Benarkah? - Iya.

Akhirnya sampai.

Karena itu salah satu makanan favoritnya,

aku harus mencicipinya. Aku sudah bilang...

aku ingin mencicipinya suatu hari nanti.

Aku sering membicarakan soal sup usus sapi padanya.

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left