Las primeras 200 líneas.
"Episode 57"
Ayah.
Astaga./- Dasar penyihir.
Beraninya kamu berusaha membunuh Deul Lae?
Kamu membunuh temannya Ki Chan,
lalu melakukan ini? Kamu bukan manusia!
Katakan kamu tidak melakukannya!
Tidak.
Aku tidak akan mengelak.
Jika Ayah yakin aku melakukannya, maka begitulah aku.
Pikirkan apa pun yang Ayah mau.
Lagi pula, Ayah tidak akan memercayai apa pun yang kukatakan.
Ayah memercayai apa pun
yang Pak Oh katakan meski dia bukan keluarga,
tapi saat putri Ayah sendiri bicara,
Ayah tidak memercayainya sama sekali!
Beraninya kamu?
Kamu tidak akan meminta maaf?
Teganya kamu berusaha membunuh
wanita yang ayah cintai?
Kamu begitu membenci Deul Lae?
Ya. Aku tidak menyukainya. Aku membencinya.
Aku ingin dia mati karena merebut posisi Ibu
hanya karena dia mirip dengannya. Ayah puas sekarang?
Apa? Bukankah itu jawaban yang Ayah inginkan?
Semuanya sudah berakhir.
Lakukan sesuka Ayah. Panggil polisi
atau penjarakan aku. Sekarang terserah Ayah!
Ada apa denganmu?
Kamu tidak melakukannya.
Aku hampir lupa.
Aku harus mengatakan ini.
Saat Ki Chan di sini,
dia berkata pembunuh Se Hu ada di rumah ini.
Aku tahu siapa orangnya.
Haruskah aku memberi tahu Ayah?
Hei, Bu Lee.
Sekarang kamu takut?
Pembunuhnya adalah Lee Gye Hwa.
Astaga.
Se Kyung, berhenti bicara omong kosong.
Kamu harus memikirkan kesalahanmu. Jangan berbohong lagi.
23 tahun lalu, Se Hu hilang
dan menghubungi rumah.
Gye Hwa menerima telepon
dan mengatakan bahwa dia tidak mengenal anak itu.
Jika bukan karena dia,
Se Hu tidak akan hilang selama itu.
Astaga. Kamu serius?
Ya. Inilah yang sebenarnya.
Aku mendengar dan melihatnya sendiri.
Apa?
Kamu bilang melihatnya.
Kenapa baru mengatakannya sekarang?
Se Hu sudah meninggal.
Apa gunanya mengatakan ini sekarang?
Tidak.
Se Hu
masih hidup.
Apa maksudmu?
Se Hu sudah meninggal, bukan?
Tidak. Dia masih hidup.
Aku masih terlalu kecil
dan kesal karena Se Hu lebih dicintai daripada aku.
Kuharap Se Hu tidak akan pernah kembali.
Jadi, aku berpura-pura tidak melihat
perbuatan Gye Hwa.
Aku memang sama jahatnya dengan dia.
Baginya Se Hu adalah orang asing,
tapi dia adikku.
Bibi tetap tidak percaya kamu melihatnya
dan tidak pernah memberi tahu kami. Kenapa tidak?
Ibumu berusaha keras menemukan Se Hu.
Hingga di saat sekarat,
dia masih memanggil namanya.
Apa kamu sungguh kakaknya?
Kamu bahkan lebih jahat daripada Bu Lee.
Dasar wanita kejam. Kamu benar-benar jahat.
Setelah Ibu meninggal,
aku menyesal untuk kali pertama.
Kurasa aku melakukan hal yang sangat buruk terhadapnya.
Tapi
aku tidak bisa mengatakan apa pun karena terlalu takut.
Aku sangat takut Ayah akan membenciku.
Kukira Ayah akan mengusirku dari rumah lagi.
Bu Lee. Beri tahu kami.
Benarkah semua perkataannya itu?
Saat Se Hu menghubungi rumah,
kamu sungguh berbohong dan menutup telepon?
Jangan konyol.
Aku tidak pernah menjawab panggilan seperti itu.
Kurasa kamu berusaha menjatuhkanku bersamamu
karena mereka tahu kamu berusaha membunuh Deul Lae.
Kenapa kamu begitu pintar berbohong bahkan tanpa berkedip?
Jika Se Hu benar-benar masih hidup, hubungilah dia.
Bawa dia kemari
dan tanyakan apakah aku memang melakukan itu kepadanya.
Jika dia bilang benar,
aku akan meninggalkan rumah ini tanpa ragu.
Sedang apa kamu? Hubungi dia sekarang.
Kamu sungguh akan baik-baik saja, Bu Lee?
Aku akan benar-benar meneleponnya./- Silakan.
Dia sudah meninggal. Bagaimana kamu akan meneleponnya?
Berhentilah berpura-pura, Bu Lee.
Kita menemui Se Hu beberapa hari lalu.
Se Joon juga ada di sana.
Kita sudah tahu
Se Hu masih hidup.
Bukankah itu benar, Se Joon?
Hentikan!
Bawa Se Hu kemari sekarang!
Ayah harus melihatnya.
Bawakan Se Hu-ku sekarang juga!
Astaga./- Kakak.
Ayah./- Kakak!
Pimpinan!/- Kakak!
Ayah./- Pimpinan!
Astaga.
Apa yang terjadi?
Nenek.
Dokter, ada apa dengannya?
Dia baik-baik saja?
Nenek.
Dia masih hidup.
Dia sadar.
Kalau begitu, dia pasti mengingatku.
Sadarlah, Dal Hee.
Ini belum berakhir.
Pikirkan cara untuk lolos dari ini.
Ibu, ini aku.
Pimpinan ambruk.
Apa? Apa maksud Ibu?
Se Kyung akhirnya menyebabkan masalah besar.
Dia memberi tahu Pimpinan bahwa Se Hu masih hidup.
Dia ambruk karena syok. Aku di rumah sakit sekarang.
Se Kyung mengatakan itu?
Se Kyung memberitahunya sendiri?
Benar.
Aku tidak bisa berbicara di telepon lama-lama.
Bagaimana dengan panti jomponya?
Kamu sudah lihat siapa di sana?
Itu...
Aku akan memberi tahu Ibu secara pribadi.
Apa yang merasuki Se Kyung belakangan ini?
Dia mengungkapkan semua rahasia.
Apa yang dia rencanakan?
Dengan siapa kamu bicara serius di saat seperti ini?
Itu hanya panggilan singkat.
Kenapa mereka lama sekali memeriksanya?
Aku harus bagaimana jika terjadi sesuatu kepadanya?
Jangan berkata seperti itu karena itu tidak akan terjadi.
Semuanya karena Se Kyung, si Berandal itu.
Kenapa dia harus mengatakan omong kosong itu?
Menurutku itu benar.
Apa?/- Menurutku Se Kyung benar.
Gye Hwa, kamu tahu siapa Se Hu, bukan?
Kamu sudah bertemu dengannya, jadi, mustahil tidak mengetahuinya.
Ini dia orang gila lainnya.
Sahabatmu, Ki Chan, datang dan berkata Se Hu meninggal.
Sejak kapan kamu begitu memercayai Se Kyung?
Kita akan tahu setelah memeriksanya lagi.
Bagaimana hasilnya? Dia baik-baik saja?
Keadaannya mulai stabil, jadi, jangan terlalu cemas.
Kenapa keadaannya tiba-tiba kritis?
Tadi dia baik-baik saja.
Kita harus mengamati perkembangannya,
tapi itu mungkin sinyal positif dia akan segera siuman.
Dia juga memiliki pergerakan di tangan kanannya.
Mari kita berharap dan menunggu.
Nenek. Nenek sungguh akan bangun?
Untuk membantu kami di perayaan ulang tahun Nenek?
Bagaimana? Kamu sudah merusak rem mobil Se Kyung?
Soal itu...
Kurasa aku tidak bisa merusaknya.
Aku memang bedebah, tapi ini salah.
Aku berusaha keras untuk kembali bersama Eun Hyang.
Aku akan dipenjara jika berbuat jahat lagi.
Apa maksudmu?
Sampai kapan aku harus berurusan dengan Se Kyung?
Apa? Kamu takut?
Kamu sangat bodoh.
Kamu sudah begitu dijahati Se Kyung, tapi masih saja ragu.
Kamu benar-benar seorang pria?
Jaga ucapanmu.
Lupakan saja. Kembalikan cincinnya jika kamu tidak sanggup.
Kenapa kamu ingin mengambil hal yang sudah kamu berikan?
Jangan pelit.
Tahu apa yang akan terjadi kepadamu jika kuberi tahu Se Kyung
tentang perintahmu kepadaku?
Kamu tahu dia mudah marah, bukan?
Kenapa ini...
Silakan siram aku. Aku akan menyirammu juga.
Aku tidak akan bersikap lembut hanya karena kamu wanita.
Jadi, kamu akan mengambil cincinku dan berpura-pura tidak tahu?
Aku tidak sebodoh itu.
Ada ide lebih baik yang sudah pasti akan menjatuhkan Se Kyung.
Bagaimana menurutmu? Kamu tertarik?
Tidak hanya Se Kyung,
kamu juga akan memiliki pengaruh akan seluruh Grup Gongryong juga.
Hentikan omong kosongmu.
No comments yet. Be the first to leave one.