Las primeras 200 líneas.
Neraka
adalah dunia tempat tinggal iblis.
Raja yang mendominasi neraka
adalah Raja Iblis.
Namun,
takhta Raja Iblis
sudah dibiarkan kosong sejak lama.
Siapakah yang akan menjadi Raja Iblis berikutnya?
- "Iruma dari Sekolah Iblis." - "Iruma dari Sekolah Iblis."
Iruma, kalau begitu kuserahkan kepadamu.
- Jangan biarkan berantakan. - Baiklah.
Jika gagal, gajimu akan dipotong setengah.
Iruma Suzuki, usia 14 tahun.
Saat ini, dia dipaksa bekerja di kapal nelayan tuna.
Singkat cerita,
orang tuanya adalah bedebah yang berpangku tangan.
Dia bekerja menggantikan mereka.
Habislah aku jika hanya dibayar setengah.
Bahaya!
"Terjual"?
Apa? Ini…
Apa?
Tempat apa ini? Siapa kau?
Yorikuzuse. Yagabathuk.
Apa?
Baiklah.
Aku akan mengatakannya agar kau mengerti bahasa iblis.
Iruma Suzuki, inilah Neraka.
Neraka?
Ini juga dikenal sebagai Dunia Iblis.
Iblis… Apa?
Aku bisa memahaminya.
Aku sudah memantraimu.
Mantra?
Aku iblis. Wajar bisa mengeluarkan mantra.
Iblis?
Benar. Aku iblis.
Aku Sullivan.
Iruma.
Orang tuamu telah menjual jiwamu kepada kami.
Mereka menjual jiwaku kepada iblis?
Bagaimana mungkin…
Orang tuaku mampu melakukan apa pun.
Apa itu?
Itu wastu milikku.
Apa yang akan kau lakukan kepadaku?
Maukah kau menjadi cucuku?
Sebenarnya, aku lajang.
Aku selalu ingin punya cucu.
Cucu?
Aku iri saat Levy dan Beliard terus menyombongkan cucu mereka.
Aku bisa belikan apa pun maumu.
Aku akan memanjakanmu.
Kau mau? Kumohon?
Tapi…
Bukankah aku dijual oleh orang tuaku?
Apa aku masih bisa menolak?
Aku menghormati keinginanmu.
Jika kau tidak mau, kau bisa memilih untuk menolak.
Apa yang harus kulakukan?
Sejak aku lahir,
aku tidak pernah menolak siapa pun.
Benar.
Iruma Suzuki adalah tipe orang yang selalu setuju.
Uruslah sendiri.
Tidak masalah.
Orang-orang meminta bantuannya.
Maaf sudah merepotkan.
Tidak apa-apa.
Bahkan saat mereka tidak meminta bantuan.
Tidak apa-apa! Kalian tidak perlu mengejarku!
Tidak peduli betapa aneh situasinya,
dia akan menerima mereka dan tidak menolak siapa pun.
Dia selalu setuju, dan sudah muak dengan semua itu.
Tapi…
Dilihat dari anehnya situasi ini,
aku harus menolaknya.
Tapi jika aku melakukannya…
- Aku… - Tapi…
Karena itulah, tolong bantu aku!
Kumohon!
Anggap dirimu membantu pria tua yang sekarat!
Iruma, tolonglah!
Kata-kata yang membuat Iruma tidak berdaya.
Pertama, "Kumohon."
Kedua, "Bantu aku."
Ketiga, "Tolong."
PERSETUJUAN IRUMA SUZUKI
Menjadi cucu iblis?
Iruma yang telah menjalani hidup pilu selama 14 tahun
memiliki kebiasaan menyetujui permintaan orang lain.
Berikutnya, karena sudah diputuskan…
Apa…
Apa yang terjadi?
Kau cucu kesayangan pertamaku.
Sandang, pangan, papan, dan...
Apa ini?
Pendidikanmu!
Cocok sekali denganmu! Menggemaskan sekali!
Aku akan mengirimmu ke sekolah iblis.
Sekolah iblis?
Sejak kecil, kau terpaksa bekerja karena orang tuamu.
Kau tidak sempat bersekolah.
Tidak apa-apa.
Aku sudah mengurus pendaftarannya.
Lagi pula, aku kakekmu.
Kakek?
Sangat mengharukan mendengarmu memanggilku begitu!
Mari berfoto di upacara penerimaan besok.
Tunggu sebentar.
Belum ada manusia yang pernah masuk ke sekolah ini.
Selama tak ada yang tahu kau manusia,
kau takkan dimakan iblis.
Aku akan dimakan jika mereka tahu?
Ini dia!
Parfum ini bisa menghilangkan bau manusia.
Jangan khawatir.
Kurasa aku harus…
Untungnya, kau bersikap baik di dunia manusia.
Jika kau ditolak,
aku tidak punya pilihan selain menyantapmu untuk makan malam.
Apa katamu?
Bukan apa-apa.
Mulai sekarang, ini kamarmu.
Kamarku?
Upacara penerimaan akan diadakan besok pagi.
Isi ulang energimu malam ini. Selamat malam.
Tunggu…
Kau harus berhenti bersikap plinplan.
Opera.
Kau bisa saja mengadopsi iblis apa pun.
Kenapa kau harus mengadopsi manusia sebagai cucumu?
Apa sebenarnya rencanamu?
Bukan apa-apa.
Cepat atau lambat, kau akan mengerti.
Aku menantikan hari esok.
Aku belum pernah
punya kamar sendiri.
Lagi pula, aku sudah hidup dalam kesulitan yang pelik.
Ini seperti mimpi.
Mimpi yang aneh.
Ini bukan mimpi!
Iruma.
Selamat pagi.
Apa tidurmu nyenyak semalam?
Aku sangat bersemangat! Upacara penerimaan cucuku tersayang.
Mari berfoto.
Iruma, berdiri di sampingnya.
Maksudmu yang ini?
"Upacara Penerimaan."
Aku bisa membacanya. Ini Sulli…
Ini pasti mantra kakekku.
Aku senang sekali!
Cucuku akan menghadiri upacara penerimaan!
Dia membawa tas sekolah baru. Sungguh muda dan manis.
Permisi.
Apa kau Pak Opera?
Sekolah ini…
Di sana.
Itu sekolah iblis, Babyls.
Selamat pagi, semuanya.
- Selamat pagi. - Kurang lantang!
Selamat pagi!
Baiklah.
Aku harus bersiap. Kalau begitu, aku undur diri.
Pak Opera, boleh aku tahu…
Jaga dirimu.
Baiklah.
Hei, kau!
Kau memanggilku?
Selama tak ada yang tahu kau manusia,
kau takkan dimakan iblis.
Kalau dimakan bagaimana?
Aula sebelah sana.
Baiklah. Terima kasih.
Syukurlah.
Untungnya tidak ada yang tahu bahwa aku manusia.
Ketua, ada apa?
Bukan apa-apa.
Dasar anak nakal, apa yang kau lakukan?
Pamer sebelum upacara penerimaan.
Aku akan menjadi terkenal jika bisa menjatuhkan guru.
Kekuatan adalah segalanya.
Begitu rupanya. Kau hanya orang bodoh.
Hei, apakah kau mencium aroma yang enak?
Jangan cari tahu.
Pasti bagus seandainya kita sekelas.
Aku sangat gugup!
Ini percakapan biasa.
Mami, Wu, Konchie, Keebow, Sin Sin, Ran Ran!
Mungkinkah ini
hanya sekolah biasa?
Diam.
Apa itu guru?
Mereka menakutkan.
Maaf membuat kalian menunggu.
Sekarang pukul 06.06.
Upacara penerimaan
Sekolah Iblis Babyls secara resmi dimulai.
Silakan berdiri.
No comments yet. Be the first to leave one.