Las primeras 192 líneas.
Episode 10
Kembali Ke Asrama Wanita
Menindas yang lemah
menyalahgunakan kekuasaan
berani-beraninya kau merampas barang nona ini
sombong sekali
ikut aku kembali
aku jamin kau akan berpesta setiap malam
Pil Sembilan Putaran Pemulihan Agung memang manjur
Giok Ruyi
kamu bisa sampai di sini
dan merasakan kesadaran spiritualku
berarti kamu sudah diakui oleh Giok Ruyi
Bos
Chu Yu, dia.. dia keracunan
Kerajaan Dong Chu
Rumah
Siapa?
Ayahanda
Kakak
Kakak
Yu'er
Ayahanda
Lari!
Ayahanda
Ren Jian
Ternyata Putri Kedua
Lama tak jumpa
Tidak mungkin, Kamu sudah mati
Belum tentu
Chu Yu
Kamu akhirnya
kembali
Kakak
Ren Jian
Ren Jian
Aku akan membunuhmu
Ren Jian
Ren Jian
Chu Yu
Ren Jian
Aku akan membunuhmu
Tidak bagus, racunnya menyebar
Semakin Penyihir Kecil itu melawan
Semakin cepat racunnya menyebar
Ayah pernah bilang
Jari Penjara Dewa bisa mengunci Qi dan kesadaran
Chu Yu sudah keracunan parah
Kita harus mengumpulkan racun di tubuhnya
Lalu cari cara
Chen Nan
Kenapa kamu di sini?
Kamu terkena Racun Telapak Yin Gelap
Jika tidak segera diatasi
Kamu akan menjadi gila
Dan mati karena mimpi buruk
Marquis kecil bajingan itu curang
-Aku tidak akan memaafkannya. -fokus!
Aku sudah mengunci racun di tubuhmu dengan Jari Penjara Dewa
Sekarang fokuskan pikiranmu
Gunakan teknik Pelebur Langit untuk mengumpulkan racun di telapak tanganmu
Aku tidak bisa
Duduk bersila
Atur pernapasanmu
Aku akan membantumu
Penyihir Kecil
Tidak terima
Kalau bukan karena dia menyerang secara diam-diam
Aku sudah menghabisinya
Chen Nan
Aku tahu cuma kamu yang paling setia kawan
Adik Chu Yu
Apakah kamu sudah lebih baik?
Cabul! Berani-beraninya kau!
Cari mati!
Nona Dongfang
Cabul! Aku akan mencincangmu hingga berkeping-keping!
Habislah, habislah, habislah
Masih mau kabur?
Senior Dongfang
Dengarkan aku
Jelaskan
Tidak kusangka orang yang berani menerobos asrama wanita itu ternyata kamu
Terakhir kali kau berhasil lolos
Jangan kira kali ini
Kami tidak siap
Akurasi ini disengaja atau tidak disengaja?
Hei, Nona Meng, kamu serius?
Untuk cabul tak tahu malu sepertimu
Tidak perlu menahan diri
Nona, ilmu pedangmu sungguh luar biasa
Sialan
Semarah itu?
Kalau begitu, aku tidak akan main denganmu lagi
Tunggu
Kenapa tanganku tidak bisa dikendalikan?
Cabul, trik apa lagi yang kamu mainkan?
Ini bukan aku
Aku tidak bisa mengendalikan tangan ini
Cepat tangkap si cabul!
Tangkap si cabul!
Aku tidak bisa membersihkan namaku, walaupun aku terjun ke Sungai Kuning
Dia di sini!
Cepat bantu tangkap dia!
Sini, jangan biarkan dia lari!
Coba tutup titik akupunturnya!
Tangkap si cabul!
Jangan biarkan dia lolos!
Sepertinya di sana.
Pergi ke sana lihat.
Si cabul di mana?
Aku ke sana.
Tangkap si cabul!
Aduh, kok suar lagi?
Peri Meng sampai turun tangan.
Menangkapnya pasti jasa besar.
Cabul sialan, lari ke mana?
Kok hilang?
Jangan biarkan dia lolos! Tangkap si cabul!
Sekitar sini sudah dikepung.
Menerobos pasti ketahuan.
Harus cari tempat sembunyi dulu.
Hei.
Jangan bengong, masuk dulu.
Itu dia! Ayo kita kejar!
Cabul sialan! Aku baru lihat dia masuk.
Mana orangnya? Tadi masih di sini.
Kok hilang?
Terima kasih sudah bantu, cantik.
Wah.
Cantik, hati-hati masuk angin.
Chen Nan
Kamu jahat.
Aku kedinginan.
Kamu juga tidak memelukku.
Kamu kenal aku?
Tentu saja.
Waktu kamu dapat Tangan Dewa yang Terputus,
kamu terkenal di akademi.
Aku sudah lama mengagumimu.
Tapi kamu,
tidak melirikku sama sekali.
Kita pernah bertemu?
Aku tidak ingat sama sekali.
Kalau begitu, lihat aku baik-baik.
Aku cantik, kan?
Langkah Ilusi Dewa
Nona, berendam jangan terlalu lama
Aku masih ada urusan, aku pergi dulu ya
Selama bertahun-tahun ini
baru pertama kalinya ada orang yang bisa dalam waktu sesingkat ini
mematahkan Pesona Tanpa Batasku
Chen Nan
Mangsa seperti kamu
benar-benar membuatku bersemangat
Keponakan Meng
Kamu pagi-pagi sekali datang kemari
ada urusan apa?
Junior Meng Ke'er memberi hormat kepada Wakil Dekan Kanan
Berkelahi dengan seseorang
Rugi ya?
Kedatangan keponakan Meng hari ini
berhubungan dengan masalah ini
Hmph
Situasi sebesar ini
Ceritakan, biar aku dengar
Jalan Kehancuran
Wakil Dekan Kanan, ini...
Banyak orang, banyak mulut
Jangan khawatir
Aku hanya menyegel titik akupuntur mereka sementara
tidak akan ada cedera sedikit pun
hanya saja saat mereka bangun, mereka tidak akan ingat kamu pernah datang
Apa yang baru saja kamu katakan
apakah Jalan Kehancuran dari Enam Jalan Jahat Purba?
Guru berulang kali berpesan
agar aku memberi tahu Wakil Dekan Kanan secara langsung
Jalan Kehancuran
Shen Lan
Kitab Surgawi
Kura-kura Hitam
Guru
Apa maksudnya ini?
Ini Jalan Kehancuran.
Bukankah mereka sudah dibasmi
lebih dari seratus tahun yang lalu?
Jalan kultivasi
adalah mengurangi kelebihan untuk mengisi kekurangan,
mengandalkan kultivasi yang rajin.
Tapi Jalan Kehancuran
justru mengurangi kekurangan untuk mengisi kelebihan,
mengandalkan kultivasi jahat
No comments yet. Be the first to leave one.