Las primeras 200 líneas.
Ini milikmu.
Terima kasih.
Aku hanya memeriksa lowongan kerja, dan ini kali pertama
aku mengirim lamaran. Aku Gadis Judo.
Pekan depan, aku mulai bekerja.
Aku lebih mengkhawatirkannya, daripada menantikannya.
Sampai jumpa, Bibi. / - Sampai jumpa, Mi Young.
Di perusahaan tempatku akan bekerja,
ada gadis yang merisakku semasa SMA.
Kapan kamu membeli itu?
Musim gugur tahun lalu.
Aku seharusnya tidak mencela setelan itu. Pakailah untuk bekerja.
Bagaimana jika aku bertemu dengannya?
Haruskah aku membatalkan bekerja di sana?
Aku khawatir sekali.
Tapi aku tidak muda lagi.
Aku tidak bisa melewatkan kesempatan langka ini.
Bagaimana aku harus bersikap
jika bertemu dengannya di tempat kerja?
Semoga keputusanku tepat
bekerja di perusahaan itu.
Apa kamu masih murid SMA? Hajar saja dia.
Kamu anak orang kaya? Kalau begitu, keluar saja.
Sadarlah! Tidak perlu khawatir.
Aku sangat memahami perasaanmu.
Aku juga pernah dirisak.
Keputusanmu tepat.
Jika menghindari dia, kamu kalah.
Jangan rusak hidupmu karena dia.
Bertahanlah!
Kamu akan terbiasa setelah mulai bekerja.
Semangat, Byun Mi Young!
Ayah?
Astaga, apa ayah membangunkanmu?
Maaf.
Apa ini?
Uang saku untukmu.
Itu tidak banyak.
Kamu tidak bisa bekerja paruh waktu lagi.
Kamu harus menunggu sebulan sampai menerima gaji.
Kamu butuh uang untuk makan siang.
Terima kasih.
Tidurlah kembali.
"Camilan Ayah"
Hye Young, bangun!
Hye Young!
Hye Young.
Kamu harus pergi bekerja.
Kenapa aku bangun kesiangan?
Minggir.
Kakak, aku harus pergi bekerja hari ini.
Kakak, ini hari pertamaku bekerja.
Kakak, sudah kubilang aku harus bekerja.
Sebentar saja. Tunggulah.
Menyebalkan sekali.
Ayah, aku akan ke rumah Nenek.
Minggir. / - Hei, Ra Young!
Hei! / - Ra Young, dia harus bekerja!
Yang benar saja.
Pukul berapa kamu harus berangkat?
Hye Young, berapa lama kamu akan ada di dalam?
Kapan Kakak akan selesai?
Ayah, aku akan mandi di bak cuci dapur.
Bak cuci dapur?
Ibu, aku akan mandi di bak cuci.
Bisakah Ibu ambilkan handuk?
Ambilkan sampo juga.
Baiklah. Silakan.
Sayang!
Ambilkan sampo sekali pakai di laci kamar
dan handuk.
Aku juga butuh serum rambut.
Sayang, ambilkan serum rambut juga.
Kamu bilang apa?
Bawakan saja keranjang mandinya.
Ada di beranda. Ambilkan handuk juga.
Aku menemukan handuk di sini.
Mi Young, kakakmu sudah selesai. Mandilah di kamar mandi.
Apa?
Baguslah.
Bungkus kepalamu
dan bergegaslah ke kamar mandi.
Aku pamit.
Hye Young, tunggu sebentar.
Ibu membuatkan jus pisang untukmu.
Hye Young, minumlah jus pisang sebelum berangkat.
Aku tidak sempat. Aku bahkan belum keramas.
Astaga. Riuh sekali.
Riuh sekali saat mereka bertiga berangkat bekerja di pagi hari.
Kita harus memperbaiki toilet di kamar tidur utama.
Tolong perbaiki secepatnya.
Tolong lebih cepat, Pak. / - Baik.
Astaga.
Astaga.
Kamu sudah ingat alasannya?
Aku terlambat. Minggir.
Aku punya pekerjaan. Aku juga harus berangkat.
Mari kita selesaikan sekarang.
Kubilang, minggir.
Aku juga terlambat.
Kenapa kamu melakukan ini? Aku terlambat.
Jadi, apa alasannya?
Klienku menunggu.
Dia bisa memberitahuku.
Kenapa kamu terlambat sekali?
Klien itu sudah menunggumu selama 15 menit.
Ini membuatku gila.
Kopi...
Bawakan aku kopi yang kuat.
Astaga.
Kamu tampan.
Kamu yang terbaik di dunia.
Halo.
Kamu sudah memeriksa surelnya?
Terima kasih. Semoga aku bisa menemukan dia.
Benar. Aku butuh alamat dan nomor kontaknya.
Ya. Tolong kabari aku lagi secepatnya.
Ya. Terima kasih.
Kenapa hanya ini foto yang kupunya saat dia masih SMA?
Al, kamu lapar?
Begitu melihatnya, aku akan tahu dia ayahku, bukan?
Kalau dipikir-pikir, haruskah kubeli hadiah?
Tidak. Jika aku membeli hadiah,
aku seolah-olah menemui dia karena rindu.
Tidak. Aku Ahn Joong Hee. Aku harus membawa hadiah.
Setidaknya aku harus membelikan sesuatu.
"Hadiah untuk pria usia 50-an"
Aku tidak tahu ukuran pakaiannya.
Makanan sehat?
Aku sama sekali tidak peduli pada kesehatannya.
Miras adalah hadiah yang buruk.
Aku akan memesan miras.
Aku penasaran bagaimana rupanya.
Semoga kami tidak mirip.
Kurasa akan menjengkelkan jika kami mirip.
Kalian baru bergabung dengan perusahaan ini?
Begitulah.
Itu berarti kita bergabung di waktu yang sama.
Sudah berapa tahun pengalamanmu?
Di mana kamu bekerja sebelumnya? / - Apa?
Aku bekerja untuk Gaon selama enam tahun
dan dia bekerja untuk Withus selama tiga tahun.
Bagaimana denganmu?
Ini pekerjaan pertamaku. Aku belum punya pengalaman kerja.
Senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu juga.
Pak Kang Ye Sol?
Kamu dipekerjakan sebagai manajer untuk Tim Empat, bukan?
Ya.
Pak Yoon Jong Soo.
Kamu menjadi asisten manajer.
Nona Byun Mi Young? / - Ya.
Ini buku harian, kartu pegawai, dan kartu namamu.
Kamu menjadi pegawai magang. / - Ya.
Tolong paraf di sini bahwa kalian telah menerima perlengkapan kalian.
Byun Mi Young.
Pergilah ke Tim Manajemen Satu di lantai dua.
Baiklah.
Giliranku.
"Daftar konfirmasi"
"Byun Mi Young"
Sampai jumpa.
"Pegawai Magang Byun Mi Young"
Senang bertemu dengan kalian. Ini hari pertamaku bekerja.
Namaku Byun Mi Young.
Minggir. / - Ini mendesak.
Kapan ini akan selesai?
Minggir. / - Maaf.
Pegawai magang.
Ya?
Ya, Pak.
Kamu bisa memakai meja kosong di sana
dan meminta laptop di Departemen Urusan Umum.
Baik, Pak.
Di mana pengendalinya? / - Ini, Pak.
Pukul berapa sekarang?
Pukul 11 siang.
Ambil katalog itu dan temui Bu Choi.
Minta parafnya untuk konfirmasi.
Siapa Bu Choi, Pak?
Yang mana katalognya?
Aku tidak melihat katalog di sini.
Permisi.
Aku pegawai magang baru. Namaku Byun Mi Young.
Kamu tahu siapa Bu Choi?
Dia baru saja pergi. Coba periksa tempat parkir.
Terima kasih.
Bu Choi.
Bu Choi.
Bu Choi.
Apa Anda Bu Choi?
Tolong tunggu sebentar.
Bu Choi.
Anda Bu Choi, bukan? / - Ada apa?
Aku disuruh meminta paraf konfirmasi Anda untuk katalog.
Kamu pegawai magang? / - Ya, Bu.
Ini katalognya.
Lain kali, jangan membawa ketiganya seperti orang bodoh.
Ya, Bu.
Maksudmu, kamu mau audisi ulang?
No comments yet. Be the first to leave one.