Información de lanzamiento

Episode 12
Comentario por GeniusDigger
Saya tidak tahu sub ini cocok dengan versi apa, cuma saya mencocokkan dengan video 480p dari situs dramakorea.web.id Kalau ada waktu yang tidak sinkron, silahkan kasih tahu saya. Enjoy :)

Etiquetas

other
Publicado el: 2017-08-04
Descargas: 25
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 149 líneas.

Apa yang sedang kau lakukan? Cepatlah naik!

Wow!

Bagaimana menurutmu? Kau suka?

Ini seperti kamarnya Harry Potter. Luar biasa!

Ada banyak pernak pernik karena ruangan ini bekas gudang.

Tapi, kami akan membereskannya nanti.

Terima kasih Samchon.

Setelah ini, anda akan merasa lebih baik.

Pasti harganya mahal.

Tidak terlalu mahal, kok.

Apa anda ingin saya bacakan sesuatu hari ini?

Sebelah sini. Surat itu.

Mari kita lihat apa ini.

Ini dari kota.

"Kepada Yth Pak Lee Gui Bun."

"Halo, kami dari Departemen Dukungan Warga Distrik Dong Jak."

"Berdasarkan pertimbangan ulang atas kelayakan Anda untuk menerima bantuan keuangan..."

Ya, ada beberapa orang yang tidak dapat menerima...

...bantuan keuangan karena salah perhitungan dan kelalaian.

Bahkan jika mereka memiliki anak, anak-anak tidak bisa mendukung mereka sama sekali.

Silahkan lihat-lihat dan berikan kami tanda tangan Anda.

Ada apa ini?

Apa yang kau lakukan?

"Tolong selamatkan ponsel usang?"

Masih ada banyak orang sepertiku yang menggunakan model ponsel yang lebih jadul.

Tapi, perusahaan telepon mencoba untuk menghilangkan layanan pada mereka.

- Begitu, ya? - Ya.

Kami di sini untuk memprotes perusahaan ponsel yang menyingkirkan layanan pada ponsel lama.

Kami sangat menghargai, jika Anda bisa menandatanganinya.

Mereka tidak bisa begitu saja menghilangkan layanan itu.

Aku juga harus melakukan ini. Sini, berikan aku beberapa lembar.

Apa ahjussi juga menggunakan ponsel jadul?

Tidak, aku...

Tapi, ini menyangkut keadilan bagi konsumen.

Bisakah aku memberi tanda tangan juga?

Oooh, loteng terlihat lebih bagus daripada yang kupikirkan, setelah dibersihkan seperti ini.

Apa yang kau lakukan? Mengapa masuk ke kamarku tanpa izin?

Kamarmu? Siapa yang bilang ini kamarmu?

Kenapa?

Tempat ini akan menjadi kamarku.

Diam kau, bodoh! Keluar dari kamarku sebelum kutendang pantatmu!

Sudah kubilang, jangan berbicara padaku memakai bahasa Inggris!

Ingin kukatakan dalam bahasa Korea? Keluar! Keluarlah dari kamarku! Pergi!

Jangan menggangguku!

Kau hampir membunuhku!

Dasar bocah ingusan!

Enyahlah dari hadapanku! Ini adalah kamarku, jadi keluarlah dari sini!

Kau juga harus bekerja hari ini?

Ya. Aku sudah berjanji membantunya.

Kau harus berhenti bersikap baik.

Soo Jung mencoba membunuhku!

Apa?! Siapa yang mencoba membunuh siapa?

Soo Jung! Dia bilang, loteng adalah kamarnya, dan mendorongku dari atas.

Aku terjatuh telentang!

Lihat ini! Jika bukan karena refleks cepatku bermain olahraga, aku pasti sudah mati.

Kalian berdua... Tapi dia benar, itu adalah kamarnya.

Jadi tidak apa-apa kalau aku mati karena itu kamarnya? Mengapa itu kamarnya? Bagaimana denganku?

Kau menggunakan kamar pamanmu.

Itu hanya untuk sementara! Aku ingin kamar loteng!

Kalian menyuruhku untuk belajar dengan giat!

Kau bisa belajar di kamarmu sekarang juga.

Bagaimana bisa aku belajar di kamar itu?

Dia terdengar seperti ada motor yang menempel di hidungnya saat dia tidur.

Kau terlalu banyak bicara untuk seseorang yang sebenarnya tidak pernah belajar.

Apa? Haruskah aku tidak kuliah?

Jika kalian tidak menginginkannya, aku tidak akan melakukannya.

Apa yang kau mau sekarang?

Soo Jung, maafkan ayah. Tapi, kamu harus membiarkan kakakmu menggunakan kamar loteng.

Apa? Lalu, bagaimana dengan kamarku?

Berbagilah kamar dengan Ayah dan Ibu untuk saat ini.

Tidak mungkin! Jong Suk bisa menggunakan kamar bersama Ayah dan Ibu.

Mengapa aku harus menyerahkan kamarku?

Ini tahun senior kakakmu.

Senior pantatku! Dia begitu bodoh sehingga dia kelas junior.

Jaga kata-katamu!

Tidak mau! Ini kamarku!

Lihat, kan? Sudah kukatakan pada ayah! Dia tidak mau mendengarkan!

Hey Ahn Soo Jung, ayo kita bicarakan ini baik-baik!

Jika tidak, kalian berdua bisa berbagi kamar loteng.

Aku tidak mau! Jangan naik kesini!

- Dasar anak nakal! - Sudah kubilang pada ayah, dia mencoba membunuh kita!

Berani sekali kau melakukan hal ini pada ayahmu?! Tidakkah kamu tahu, ayah bisa kehabisan darah?

Ini kamarku! Lalu mengapa bertindak bodoh?

- Dasar... - Berikan kamarnya pada kakakmu!

Sudah kubilang, tidak mau!

Lihat! Dia sudah gila!

Dengarkan Ayah!

Apa ayah harus memaksamu?

Coba saja, tapi jangan mengira aku tidak akan melawan!

Awan gelap mendatangi rumah yang damai atas kepemilikan ruang loteng.

Apa kamu kidal?

Aku ambidextrous.

Halo?

Ah, ya.

Sebentar!

Apa kau ingin beristirahat?

Kau memiliki kepribadian yang tak terduga.

Apa?

Kau membantu seorang anak menemukan ibunya terakhir kali, dan sekarang melakukan ini.

Kau terus menyibukkan diri di luar sekolah.

Ya.

Jika kau seorang junior, aku yakin, kau harus banyak belajar.

Apa tidak apa-apa jika kau melakukan semua hal ini?

Kau terlihat seperti akan menjadi siswa yang baik.

Tidak sama sekali. Aku murid yang bermasalah.

Bermasalah, ya?

Mengapa kau masih menggunakan ponsel jadul?

Bukankah di usiamu, biasanya menyukai segala sesuatu yang baru?

Tidak untukku. Aku menyukai hal-hal yang jadul.

Itu menyimpan banyak kenangan.

Kenangan? Aku mengerti.

Mau minum sesuatu? Kopi?

Ya. Aku yang traktir, karena aku membuatmu bekerja hari ini.

Itu bukan karenamu.

Saat aku mendatangi rumah pasien,

...mereka masih banyak yang menggunakan HP jadul. Jadi, aku berpartisipasi hari ini atas nama mereka.

- Tunggu sebentar disini. - Terima kasih.

Aku tidak tahu yang mana yang kau suka, yang biasa atau dingin.

Pilih yang mana?

Kamu sedang apa?

Pura-pura tidur?

Itu sedikit kasar, bahkan tidak sampai 2 menit untuk membeli ini.

Aku akan minum keduanya.

Ji Suk, bantu kami merebut kamar loteng dari Soo Jung.

Samchon tolong kami.

Memangnya kenapa?

Hey, Ahn Soo Jung.

Apa kau benar-benar mengguncang tangga saat ayahmu memanjat naik?

Itu karena mereka mencoba untuk mengambil kamarku!

Meski begitu, bagaimana jika seseorang terluka parah?

Bukan itu alasannya aku membuat kamar di atas sana.

Turun sekarang juga!

Tidak! Ini kamarku!

Aku berhak mendapatkan ini setelah tidur di sofa selama seminggu. Mengapa paman mencoba untuk mengambilnya kembali?

Turun sekarang, nona! Turun dan bicara pada kami!

- Aku tidak mau! - Tidak ada gunanya berbicara dengannya.

Jika kau terus bersikap seperti itu, kami akan naik kesana.

Ayah akan menghitung sampai 5! 1...

Tidak! Aku tidak mau!

- 2... - Hitung saja sampai 100 dan lihat apa aku akan turun!

- 3... - Turunlah selagi kami masih bersikap baik!

4... Ayah bilang 4. Kau mendengarnya?

Aku tidak akan turun, aku tidak mau!

4 1/2... 4 1/4... 4 1/8...

Sudah kubilang tidak mau!

Tidak akan! Tidak mau! Tidak akan pernah!

Jadi begitu ya? 5! Kami akan naik!

Cepat naik!

- Hey apa ini? - Mengapa kalian mencoba mengambil kamarku!

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left