Love and Destiny

Love and Destiny (宸汐缘)

Descargar subtítulo en Indonesian

Specials

Información de lanzamiento

Love And Destiny-Ep16
Comentario por BlackSpiders
Durasi 00:46:39.................................................................................... Pasang Iklan di IDFL Hubungi WA : 0818.0218.0085

Etiquetas

other
Publicado el: 2019-08-19
Descargas: 50
Para personas con discapacidad auditiva: No

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 200 líneas.

Bisnis & Periklanan Forum IDFL Whatsapp 0818.0218.0085

Episode 16

Shen Zun, kita akan pulang ke Istana Fu Yun (Terapung Awan)? / Tidak.

Kau sudah lama tidak pulang ke rumahmu. Sekarang saatnya.

Aku tidak rindu rumah! Aku rindu Shi San...

... dan Hua Yan. Aku tak mau pulang ke rumah.

Ayah.

Kau masih tahu pulang ke rumah!

Kenapa kau tidak di Istana Fu Yun, mencuci, melipat selimut.

Lihat bagaimana Ayah akan mendisiplinkanmu!

Minggir!

Kalian beruda ke sini mau membuat masalah?

Dewa Obat terlalu melebih-lebihkan.

Ling Xi bilang rindu rumah dan ingin lakukan perjalanan pulang.

Kau tak perlu berbohong padaku.

Dia putriku, aku tahu apa yang dipikirkannya. Kemari!

Kemari!

Ini arak yang aku buat.

Bagimana menurutmu rasanya?

Lumayan.

Jika kau menyukainya, saat pulang,

kuberi beberapa botol.

Kau sangat baik.

Di dunia ini, ada banyak hal yang kuanggap tidak berharga.

Hanya pada putriku, aku menanggung utang yang besar.

Dewa Obat akan punya banyak kesempatan di masa depan untuk membayar utang ini.

Kelahiran Ling Xi,

aku sudah tahu

Dewa Perang, apa maksudmu? Kenapa aku tak mengerti?

Ling Xi bukan putri biologismu.

50.000 tahun yang lalu,

kau menemukannya di Gunung You Du.

Tahun itu, terjadi pertempuran You Du.

Seseorang memindahkannya keluar dari area pertempuran.

Ketika Raja Iblis disegel,

dia menggunakan tubuh Ling Xi...

... untuk menyembunyikan sebagian dari rohnya.

Meskipun aku menyelamatkan hidup Ling Xi...

... dan menyegel Raja Iblis...

... sehingga Raja Iblis gagal untuk kembali,

tapi dia meninggalkan kekuatannya yang terakhir...

... di tubuh Ling Xi.

Sehingga Ling Xi mempunyai kekuatan surgawi dan iblis.

Bisa membangunkan aku...

... dan Raja Iblis.

Kau sudah tahu soal ini sehingga kau berpura-pura membuat masalah saat mabuk...

... agar bisa meninggalkan Istana Surga dan bersembunyi di Hutan Persik ini.

Bagaimana jika itu benar?

Jika Istana Surga tahu,

Ling Xi akan dalam bahaya.

Apa yang Dewa Perang inginkan?

Biarkan dia tinggal di hutan ini,

seperti 50.000 tahun terakhir.

Bisakah seperti sebelumnya?

Aku khawatir setelah ini, kedamaian di hutan ini akan hilang.

Itu bagus meski hanya satu hari.

Aku akan melindunginya.

Terima kasih, Dewa Perang.

Saat itu,

aku pergi ke Gunung You Du untuk mencari adik seperguruanku,

aku melihat anak itu dulu.

Aku juga melihatmu pada saat yang sama,

tapi rohmu sudah hancur...

... dan kau sudah meninggal,

jadi aku meninggalkanmu di sana dan menolong-- / Tak apa-apa.

Selamatkan dia saja.

Kau sedang apa? / Menurutmu apa yang ayahku dan Shen Zun lakukan?

Siapa yang tahu? Tidur? Bertarung?

Kau takkan diundang. / Bertarung saja yang kau tahu.

Kau kira Shen Zun itu kamu? Shen Zun takkan pernah bertarung dengan ayahku.

Dia takkan berani.

Jika dia ingin bertarung dengan Guru, dia harus melawanku dulu.

Hei, burung bodoh, katakan dengan jujur.

Apa kau membuat masalah dan diusir dari Istana Fu Yun?

Kuberitahu, Shen Zun sangat menyukaiku.

Dia harus melihatku setiap hari. Dia bahkan tak rela aku pulang.

Aku harus memohon padanya.

Lalu dia memutuskan untuk menemaniku. / Sungguh?

Shen Zhun.

Ikut aku.

Hutan Persik ini sepi, cocok untukmu.

Aku tak suka hutan ini, aku suka Istana Terapung Awan.

Kau harus bersikap dewasa.

Berlatih dengan rajin dan penuh perhatian.

Jangan biarkan ayahmu khawatir.

Shen Zun. Setelah pulang bersamamu,

aku akan rajin berlatih.

Aku akan menurut dan berada di sisimu.

Sehingga ayahku takkan khawatir lagi.

Kau tahu cara menggunakannya?

Apa? / Tian Heng Shen Sha (Pasir Ajaib Abadi).

Maksudmu ini?

Kurasa ini senjata paling tak berguna di alam ini.

Selain hanya bisa muncul dan menghilang. Tampaknya tak punya kegunaan lain.

Lagipula aku tak mempraktekan sihir di dunia fana.

Senjata itu bukannya tidak berguna. Kau yang tak tahu cara menggunakannya.

Daripada mengandalkan senjata ini, aku lebih memilih mengandalkanmu.

Itu lebih praktis.

Aku akan mengajarimu.

Sungguh?

Pusatkan energimu pada diafragma dan kakimu pada tanah.

Kumpulkan energimu.

Lepaskan.

Shen Zun, aku tak bermaksud begitu. / Tak apa-apa.

Senjata itu sudah mengenalimu sebagai pemiliknya.

Coba lagi.

Kontrol energi dengan pikiranmu...

... dan dorong.

Itu akan berubah menjadi apa pun yang kaupikirkan.

Lepas!

Simpan lagi.

Akan jadi pedang jika kau memikirkan pedang.

Memikirkan pedang?

Shen Zun, lihat.

Ingat.

Niat adalah segalanya.

Kau harus rajin berlatih.

Pikiranmu harus jernih.

Kau nantinya bisa melindungi diri sendiri ketika aku tidak di dekatmu.

Shen Zun, kau akan pergi?

Apakah kau akan meninggalkanku?

Shen Zun.

Kenapa kau tak bisa tetap di sampingku?

Apa kau membenciku?

Aku menyukaimu. Sangat menyukaimu.

Aku tak menganggapmu sebagai guruku. Aku jatuh cinta padamu.

Ini cinta antara pria dan wanita.

Shen Zun. Aku ingin bersamamu.

Shen Zun. Kau juga mencintaiku, kan?

Setidaknya, kau punya perasaan padaku meskipun sedikit, kan?

Iya kan, Shen Zun?

Jika tidak, mengapa kau melindungiku di Aula Surgawi waktu itu,

bahkan mengizinkanku tinggal di Istana Fu Yun.

Shen Zun.

Aku telah berbuat salah apa?

Apakah aku membuatmu marah?

Mengapa kau meninggalkanku di rumah es?

Sekarang kau ingin meninggalkanku di Hutan Persik.

Aku tidak mencintaimu.

Kau terlalu muda dan terlalu lemah.

Kau tidak cocok untukku.

Tinggallah di sini setelah ini

Jangan datang ke Surga lagi.

Shen Zun. Kau tidak bersungguh-sungguh, kan?

Kau kenapa?

Apakah Jiu Chen menggertakmu? Aku akan mencarinya.

Cheng Yan! Kau mau apa? Ke mari!

Putriku sayang. Ada apa?

Shen Zun sudah pergi.

Dia sudah pergi. Kenapa kau menangis.

Dia bilang tidak menyukaiku.

Dia tidak menginginkanku lagi. / Ayah menginginkanmu.

Kau baik. Dia pecundang karena tidak menyukaimu.

Jiu Chen buta karena tidak menyukaimu.

Maka kita juga jangan menyukai dia.

Tapi aku mencintainya, Ayah.

Ya, kau mencintainya.

Kau mencintainya.

Namun, dia tidak mencintaiku.

Bukannya tidur, apa yang kaulakukan di sini selarut ini?

Apa kau terlalu banyak membual sehingga orang itu pergi?

Kau bahkan bilang dia menenamimu untuk mengunjungi keluargamu.

Kau pintar mengarang cerita, burung bodoh.

Aku sedang kesal sekarang. Kau sebaiknya tidak menggangguku...

... atau kulaporkan pada Kakak...

... kenapa obatnya tiba-tiba rusak pada saat itu.

Kau.

Siapa yang mau bicara denganmu? Aku mengabaikanmu. Aku pergi.

Burung bodoh.

Ada beberapa hal yang tak pernah bisa dipaksakan.

Cinta tak berbalas itu sia-sia.

Pernikahan paksa bahkan tidak popoluer di dunia fana sekarang.

Apalagi dia Dewa Perang.

Baik.

Meskipun status tidak penting, dia akan mencari seseorang yang cocok dengannya.

Itu terdengar lebih masuk akal.

Lihatlah dia. Jiu Chen...

... telah hidup lebih dari 100.000 tahun.

Dia Dewa Perang terkuat di Surga dan enam alam.

Sedangkan kau peri rendah dengan umur puluhan ribu tahun.

Setelah puluhan ribu tahun,

dia mungkin mencapai pencerahan dan hidup selama surga dan bumi.

Kau mungkin sudah meninggal duluan. Bisakah kau cocok dengannya?

Apa maksudmu?

Maksudku yaitu kalian berdua tidak cocok.

Kau harus bersikap dewasa. Berlatih yang rajin dan penuh perhatian.

Kau terlalu muda dan lemah. Kau tidak cocok untukku.

Tinggallah di Hutan Persik. Jangan datang ke Surga lagi.

Mungkinkah karena itu?

Dewa Tinggi Yun Feng. Kau ke sini untuk menemui Tabib Qing Yao lagi?

Dewa Tinggi Yun Feng.

Tabib Qing Yao.

Tabib Qing Yao. Kau dikenal karena belas kasihmu.

Aku menganggumimu.

Tabib Qing Yao.

Tabib Qing Yao.

Tabib Qing Yao.

Tabib Qing Yao. Aku ke sini untuk meminta maaf padamu.

Qing Yao.

Setelah memikirkannya,

More Indonesian subtitles for Love and Destiny

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left