Las primeras 158 líneas.
Senjata paling hebat dan senjata terakhir kita.
Medan pertempuran terakhir adalah di Revolusi Api.
Agar ada waktu untuk kau bisa memikirkan dunia ini layak diselamatkan atau tidak,
kita harus membuat dunia tetap ada.
Dengan ini, Rentarou Satomi akan tamat.
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARIMEMPERSEMBAHKAN
meski retak dan hancur
hibiware kowareyuku
dunia tetap takkan berakhir
sekai wa hateshinaku
imajinasiku yang menjadi jalan
michi yaru souzou ga
menghapuskan semua metode
ima chitsujo wo nakushiteru
kenyataan yang terulang bertumpuk jadi satu
kasaneau ikani de kurikaesu genjitsu
kebersamaan denganmu
kimi to no
setiap hari telah dibuang oleh kegelapan itu
mainichi ga sono yami ni imi wo nageta
akan kubuat bersinar
sashishimeshita nichi wo
hari yang telah ditentukan
kagayakasetai kara
peluru yang ditembakkan
kundou ito no juudan ga
kini telah menembus segalanya
ima subete wo uchinuku
pandangan merah nan tajam itu
akaku mogeru sono manazashi ni
melihat ke detak nyawa yang panas ini
atsuku hibiku inochi no kodou wo
kuat dan dalam menembus
tsuyoku fukaku tsuranuiteyuku
kenyataan
shinjitsu wo
dengan penuh luka memeluk hati ini
kizu ga motte no kokoro wo daite
mendorong dan membalik hari esok
tsumugu asu wo hibi oserukara
terlihat semua perasaan dalam wajah ini
konna kao naka ni subete wo komete
ku 'kan bertarung
tatakau yo
dan percaya akan adanya harapan
kibou wo shinjite
#13 ORANG-ORANG YANG INGIN MENJADI DEWA
Gastrea akan tiba dalam 10 menit.
Kenapa baterainya belum datang juga?
Belum ada Gastrea yang muncul di jangkauan penglihatanku.
Mata yang sangat berguna.
Tak adil, Burung Hantu!
Tapi bukan berarti semua petugas sipil punya kemampuan itu.
Tak ada kontak apa pun dari militer!
Kalau belum datang saat ini,
kita harus anggap baterainya tak akan pernah datang.
Pasukan Gastrea melewati hutan.
Mereka langsung menuju kemari!
Satomi, kalau seperti ini...
Pilih musuh menyerbu dan kita hancur...
...atau kita menyerbu musuh dan hancur.
Mereka akan tiba dalam 5 menit.
Semuanya, maju!
Rentarou!
Lihat!
Cahaya apa itu?
Ini Festival Genan?
Satomi, ini aku.
Nona Seitenshi.
Jadi kau yang melakukan ini.
Satomi,
setiap lampion ini berisi harapan dari para penduduk Tokyo Area,
juga doa, dan keinginan mereka untuk hidup.
Kupercayakan masa depan Tokyo Area di tanganmu.
Majulah.
Dengan keberanian untuk menang dan pantang menyerah dalam pertarungan apa pun.
Tenang saja.
Enju.
Mungkin manusia memiliki dua wajah.
Cahaya dan kegelapan.
Dan ini adalah wajah cahaya.
Kalau kau bisa melihat doa dan harapan dalam setiap cahaya ini...
Aku bisa melihatnya.
Kita harus menyelamatkan semua orang!
Pasukan Gastrea datang!
Aldebaran ada di belakangnya!
Kita akan melaksanakan operasi "Rapier's Last!"
Bagus. Kita masuk ke tahap dua.
Semuanya, maju!
Tina!
Aku akan membantu penyerangan.
Ayo!
Gastrea raksasa bergerak lurus ke arahmu!
Lari, Satomi!
Rentarou!
Sial!
Seni Bela Diri Tendo:
Homura Kasen!
Gawat.
Inilah kematian.
Inilah perang.
Menakjubkan!
Apa kau harus menghabiskan waktu di sini, Ketua Satomi?
Satomi,
pergilah.
Aldebaran berjarak 100 meter!
Aku melihatnya!
Ayo, Enju!
Kami akan mulai melenyapkan musuh.
Dengan ini-
Apa?
Rentarou!
Pemasangan bom EP sudah selesai!
Akan meledak dalam satu menit.
Semuanya, mundur secepat mungkin!
Kerja bagus.
Lima, empat, tiga, dua, satu.
Tak mungkin.
Miori, bomnya gagal meledak?
Rentarou.
Maaf, Satomi.
Tidak.
Masih ada satu cara.
Enju.
Ini perpisahan kita.
Eh?
Aku selalu ingin jadi orang yang pantas di sampingmu.
Satu tahun ini sejak bertemu denganmu, aku sangat bahagia.
Aku sangat bersyukur
bisa bertemu denganmu.
Jangan per-
Kalau dia terkena serangan langsung, bom EP pasti akan meledak.
Satomi.
Tapi
hanya dalam jarak nol!
Rentarou.
Cairan perusak Varanium!
Mu-Mustahil!
Sial.
Tinggal sedikit lagi. Aldebaran akan...
Hanya sampai sini...
Satomi, kelihatannya dia menghajarmu.
Kak Shouma.
Kenapa?
Aku sudah tahu situasi saat ini.
Aku yang akan pergi.
Kita harus menyerangnya dengan kuat sampai ke dalam tubuhnya.
Seranganku punya kemampuan menghancurkan musuh dari dalam.
Jangan, Kak Shouma.
Jangan! Kau akan mati!
Jurusku dianggap melanggar.
Aku harus menyegel jurusku ini
bersama dengan Adebaran.
Satomi.
Hiduplah demi aku.
No comments yet. Be the first to leave one.