Las primeras 188 líneas.
Ayo keluar, keluar, di manapun kau berada!
Di mana badut kecil itu?
Tarik napas dalam-dalam, Ny. Dunne.
Benar begitu. Benar begitu.
Dorong.
Dorong, benar begitu.
Terus dorong, kau hebat, Ny. Dunne.
Kau hebat. Oke, seperti itu.
Ada kepala, aku bisa melihatnya sekarang.
Oke, selamat...
Ini adalah...
Oke, masuk kembali.
Kupikir dia pintar bermain petak umpet, Ny. Dunne.
Oke.
Sepertinya anakmu pemalu.
Oke, ayo keluar kau, bajingan kecil.
Ow!
Dia menggigitku!
Perhatian semua unit, ada pria yg terjebak di sebuah sumur.
919 Hill Street.
Kapten Rob!
Kapten Rob, kau bisa dengar aku? Ambil tali!
Bisa kau bantu dia?
Harry, tidak. Ini... ini bukan sumur betulan.
Kami tak bisa datang terus ke sini mencoba untuk...
... mengeluarkan teman imajinasimu dari kesulitan.
Terima kasih sudah menyelamatkan dia. Kemarilah, Kapten Rob!
Kami tak benar-benar menyelamatkan siapapun.
Aku minta maaf, Dave.
Tak apa-apa, dia hanya memiliki imajinasi yg terlalu aktif.
Jangan kuatir, dia akan bebas dari itu. Mereka semua mengalaminya.
Kapten Rob, ayo keluarlah, aku menyerah!
Di mana dia? Di mana kau, Kapten Rob?
Sayang, dia sudah pergi.
Dia pasti tahu kau mulai masuk sekolah hari ini.
Bu, haruskah aku masuk sekolah biasa?
Ya, Sayang. - Tapi kau guru yg baik.
Terima kasih, Sayang. Kupikir sudah waktunya kau punya teman baru.
Kau tahu, teman seusiamu.
Aku belum siap. - Oh, aku hampir lupa.
Kapten Rob meninggalkan ini untukmu.
Dia bilang untuk menghitung langkahmu dengan sangat hati-hati.
Wow, peta harta karun!
Harta karun apa? - Bisa apa saja.
Sayang, kau akan menemukan seluruh dunia baru saat kau bersekolah.
Seperti Marco Polo.
Orang yg menemukan kolam renang.
Tentu saja.
Lebih baik aku pergi. - Ingatlah, Harry, ...
...ada teman di luar sana menunggu hanya untukmu.
Kau anak yg baik, Lloyd.
Dan juga tampan.
Kau membuat ayah bangga.
Terima kasih, Pop. - Oke, sekarang biar kuselesaikan...
Yah, awas telinga.
Aah. Oke, pergilah, gigolo.
Yeah? - Yeah.
Terlihat bagus? - Seperti rumput yg baru dipotong.
Oke, sekarang ayo. Ayo kita bersiap-siap,...
...sekolah akan segera dibuka sekarang. Ayo kita pergi.
Oh, kuncinya. - Ini dia.
Bagus jadi anak petugas kebersihan.
Aku sayang kau! - Aku sayang kau.
Whoa, whoa, whoa, lihatlah dirimu!
Kau tampak hebat dengan seragam barumu.
Ooh, ooh. - Kemari, Ayah.
Oke. Whoa, whoa. Sebentar.
Ayo kita lihat apa ada yg kehilangan kamera.
Oh, lihat ini.
Oke siap? Senyum untuk ayah. Ayo.
Siap? Yee-aah!
Oke, tunggu, tunggu, tunggu!
Oke, jika kau akan sekolah kau butuh buku.
Oke? Oke, siap? Oke, oke.
Terlihat manis. Manis, manis.
Anak...manis!
Aku harus mengejar bus-ku. Sampai nanti, Pop!
Yeah, tapi kau sudah ada di sekolah!
Kuharap mereka suka jaket baruku!
Kita melewati ini tiap tahun.
Harus sampai ke sekolah.
Permisi. Maafkan aku.
Hai. Hai.
Maaf. - Kau salah jalan, pecundang!
Tak boleh ketinggalan bus.
Oke, ikuti peta dan cari teman.
Jadi apel untuk apa? Ini terlalu mengganggu.
Salah satu dari kalian harus pergi.
Aku minta maaf itu adalah kau. Sekarang...
...ambil benihmu dan tumbuh jadi kue pai yg indah.
31, 32, 33...
Hei, whoa!
Maaf tentang hal itu, sobat. - Mobil bagus, Frenchie.
Hei, anjing lucu.
Aww.
Rarr!
Whoa, whoa!
Anjing nakal! Jangan kejar aku, jangan kejar aku!
Aaah! Anjing nakal! Anjing nakal!
Whoa, whoa!
Tidak, tidak, tidak!
Oooh!
Ada yg mematahkan gigiku.
Bagaimana menurutmu perasaanku?
Ada yg menggigitku di dahi.
Oh, tidak!
Kau bisa menyimpannya untuk peri gigi.
Itu bodoh. Kebetulan aku tahu ibuku adalah peri gigi.
Ibumu peri gigi? - Yeah.
Wow, itu sangat keren.
Dia pasti melakukan semua pekerjaan terbangnya saat aku tidur.
Yeah, yeah.
Harry Dunne. - Harry Dunne?
Kenapa nama itu tak terdengar akrab?
Mungkin karena kita belum pernah bertemu? - Tidak, bukan itu.
Terserah, yeah, Lloyd Christmas.
Aku membual kalau ibuku peri gigi...
...dan kau anaknya Santa?! - Bukan, bukan.
Yeah! - Yeah? Bukan, bukan.
Aku tahu itu! - Bukan, bukan.
Aku yakin. - Bukan, aku yakin bukan.
Aku kenal kau. - Kenapa aku belum pernah melihatmu?
Sekolah di rumah, sampai hari ini.
Sekolah di rumah. Apa itu?
Aku sekolah di mana aku tinggal.
Aku juga! Serius!
Tidak? - Yeah!
Whoa, itu bus-ku! Hei! Hei!
Tidak, tunggu! Tidak, tunggu!
Hai! Halo!
Aku ketinggalan. Sekarang aku harus berjalan.
Itu tepat di sana.
Apa itu seperti yg kupikirkan? - Tidak, itu peta harta karun.
Keren.
Ibuku bilang itu ada di suatu tempat di sekolah.
Aku tak tahu, aku cukup akrab dengan sekolahnya...
...dan aku belum pernah melihat tanda X itu sebelumnya. Mm-mmm.
Ooh, tapi aku tahu sesuatu.
Apa? - Yeah.
Kau itu.
Aku?
Apa itu?
Aku tak benar-benar tahu, tapi apapun itu,...
...itu adalah sesuatu yg tak kau inginkan, dan sekarang...
...yeah, kena kau.
Tunggu, jadi jika aku menyentuhmu, maka kena kau?
Yeah, itu cara kerjanya, Harry. - Kena kau!
Tidak, Harry! - Sampai jumpa!
Tunggu...ahh!
Halo, teman kuningku. Maaf aku ketinggalan.
Jadi SMA adalah tentang hal keren, Harry, jadi tetap bersamaku.
Kenapa gadis-gadis itu memakai pakaian yg sama?
Mereka pemandu sorak, Harry. Itu adalah kultus berbahaya.
Jangan ngobrol dengan mereka. - Jangan ngobrol dengan mereka?
Tidak. Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. - Kenapa tidak?
Selain kutu dan alasan medis lainnya,...
...mereka tak termasuk kelompok keren, yg mana kau dan aku ingin jadi bagiannya.
Kau mengerti maksudku? - Tidak. Hei.
Bagaimana dengan dia? - Dia norak.
Maksudku, lihat bagaimana dia berpakaian.
Periksa rok itu. Maksudku, begitu pendek. Di mana kerennya?
Dan sweater itu...itu begitu ketat, payudaranya bermunculan.
Pecundang.
Astaga, dia tak pakai pakaian dalam.
Ya, itulah namanya norak. Aku pakai dua pasang sekarang.
Aku juga.
Ini teman Mohawk-ku, Turk.
Dia bagian dari kelompok keren. Hei, Kimosabe!
Diamlah, culun.
Itu nama Iroquois yg dia berikan padaku untuk memiliki wajah culun yg kuat.
Tampaknya kita akan melakukan pow-wow!
Ooh. Hai.
Kuharap karpetnya serasi dengan tirainya.
Apa?
Kau tahu, di perpustakaan.
Oh. Ya.
Aku tak memikirkannya.
Kau anak baru di sini, kan? - Tergantung bagaimana kau mendefinisikan baru.
Kau adalah anak yg sekolah di rumah.
Ya. Bagaimana kau tahu?
Aku ditugaskan menulis artikel untuk koran sekolah.
Salah satu fiturnya adalah kau...
...atau pena tinta empat warna baru di toko siswa.
Empat warna dalam satu pena?
Tidak! Itu mustahil.
Yeah, well,...
...aku lebih suka menulis investigasi...
...tapi tak ada yg pernah terjadi di sini. Aku Jessica Matthews.
No comments yet. Be the first to leave one.