Las primeras 160 líneas.
Nikmatnya!
Aku tak akan mau bekerja lagi setelah mereka membangun ini!
Ya, tawaran kerja terus berdatangan setelah Pertandingan Sihir Agung.
Segalanya jadi sangat sibuk sekarang.
Kita bakal kelelahan kalau tak santai sesekali.
Levy, kukira kau ada pekerjaan hari ini.
Entah kenapa, Jet dan Droy bersikeras kerja sendiri sesekali.
Ya sudahlah.
Baik, Droy!
Tunjukkan pada Levy apa yang bisa kita lakukan tanpa dia!
Benar, kita juga tahu cara menyelesaikan masalah!
Jadi, tolong selamatkan kami, Gajeel!
Kenapa kau bawa orang-orang bodoh itu?
Mereka mengikuti kita.
Sebenarnya, Natsu dan Gray juga bekerja bersama. Sungguh jarang.
Mereka berdua? Aneh sekali.
Mereka sepertinya rukun belakangan ini,
tapi tidak biasanya mereka pergi sendiri.
Aku yakin Happy bersama mereka.
Kurasa itu artinya mereka sudah sedikit dewasa, ya, 'kan?
Entahlah.
Aku yakin Kak Natsu bisa mengendalikan semuanya.
Kau yakin?
Dia juga seorang pria!
Tidak ada hubungannya!
Astaga. Sungguh pemandian yang gaduh.
Mau kugosokkan punggungmu, Laxus?
Baik, kalau begitu.
Serahkan padaku.
Punggungmu terasa kaku, bisa sekalian kupijit.
Terima kasih.
Bagus, selanjutnya aku!
- Lakukan sendiri. - Ayolah.
Omong-omong, Lucy.
Apa?
Apa benar Natsu menyentuhmu?
Untung Ayah dan yang lainnya tidak di sini.
Astaga.
Aku tahu semuanya.
Kucing itu!
Bukan begitu! Dia cuma...
Bukan masalah.
Coba lihat! Biar kakakmu ini juga merasakannya!
Jangan, Cana!
Suasana hatimu bagus, Fried.
Cuma aku atau memang wajahmu memerah?
Tidak sama sekali!
- Gosok yang benar. - Serahkan padaku!
- Pegang! - Geli!
Masih lanjut, ya?
Di mana Wendy? Biasanya dia juga suka...
Wendy pergi bekerja dengan Erza.
Mereka berdua saja? Aneh sekali.
Mata mereka berbinar sebab bayarannya berupa manisan super langka.
Aku adalah Elie!
Aku pengguna Tonfa Blasters!
- Payah! - Turun dari panggung!
Dan Haru-nya terlalu pendek!
Kenapa aku menerima pekerjaan ini?
Tahan saja, Wendy. Lakukan demi manisannya!
Ayo, Wendy! Ikuti adlibku yang menyenangkan!
Aku harus bagaimana?
Pun-pun!
Tapi Erza ada di sana sejak tadi.
Kau benar.
Pirang.
Pirang.
- Flare dari Raven Tail? - Sedang apa dia di sini?
- Kau! - Tunggu dulu!
- Ada apa? - Biarkan saja mereka.
Apa-apaan kau, Lucy? Dia...
Dia bukan orang jahat!
Terima kasih atas bantuanmu waktu itu!
Biar aku gosok tubuhmu, setiap jengkalnya.
Luar biasa!
- Katanya luar biasa! - Ya, kami paham.
Setiap jengkal tubuhku juga.
Tentu saja!
Kenapa kau kemari hari ini?
Setelah Raven Tail bubar, aku tak punya tempat untuk pergi.
Mungkin aku bisa tanya pada master kami!
Pirang!
- Apa? - Dia akan bergabung dengan kita?
Dia tiruanku!
Tampilan lembapnya meniru aku!
Aku yakin dia juga mengincar Gray sayangku!
Juvia, gadis berkulit lembap adalah kesukaanku.
Rambut hitam.
Aku lebih memilihmu, Flare. Aku mencintaimu.
Kau mau berapa anak?
Kau bercanda? Aku bisa punya ratusan anak denganmu.
Saingan cinta!
Tapi...
Aku tak mau bergabung dengan Fairy Tail.
Kalau begitu, enyahlah!
Pemandian umumnya enak sekali!
Bak mandi di rumahku jauh lebih kecil!
- Lucy! Putraku minta tanda tangan! - Mungkin aku bisa minta renovasi?
Tunggu, aku belum bayar uang sewa bulan ini.
Uang sewa.
Kurasa aku harus pergi bekerja juga.
- Selamat datang! - Kami masuk sendiri.
Kenapa ini membangkitkan kenangan?
Maaf kami menerobos masuk seperti ini.
Tempatmu cukup bagus.
Kami melakukan pekerjaan dengan imbalan manisan.
Tapi kami diberi banyak sekali, jadi kami mau membaginya denganmu.
Terima kasih!
Berarti pekerjaannya sukses?
- Begitulah... - Tanpa cela!
Para penonton sangat bersemangat!
Sorakannya luar biasa!
Itu bukan sorakan.
Apa Happy dan yang lain belum kembali?
Benar juga, untuk pekerjaan mudah, mereka sudah pergi cukup lama.
Sungguh? Sudah tiga hari.
Kami bawa manisan untuk mereka juga.
Mungkin kita bisa mengecek mereka, seharusnya tidak jauh.
Aku bukannya cemas.
Ide bagus.
Agak mencemaskan mereka pergi begitu lama, mengingat kemampuan mereka.
Menurutmu mereka mendapat masalah?
Tunggu! Aku ikut!
Besar sekali!
- Apa ini? - Ini monster dari selebaran pekerjaan!
Sepertinya sudah cukup lama tumbang.
Kalau begitu, di mana Natsu dan yang lain?
Aku tak bisa mencium aroma mereka.
Bau lembap tanah dan daun terlalu menyengat.
Happy?
Charle, tolong...
Happy?
Kau sudah sadar?
Apa yang terjadi?
Dia tidak terluka, tapi kelelahan.
Happy, di mana Natsu dan Gray? Bukannya mereka bersamamu?
Gawat, Natsu dan Gray...
Mereka kenapa?
Begini...
Dasar...
Berhenti main-main, tukang api!
Harusnya aku yang bilang begitu, dasar mesum!
Kau selalu terburu-buru bertindak tanpa berpikir matang!
Gara-gara kau terlalu lamban!
- Masalah biasa. - Kita sudah telanjur khawatir.
Mereka sudah bertarung tiga hari?
Tapi diselingi makan dan tidur juga.
Pertengkaran yang menggemaskan.
Baik, sudah cukup, kalian berdua.
Ayo kita pulang dan makan...
Diam!
- Erza! - Sedang apa kau di sini?
Aku tak mau bekerja dengannya lagi.
Aku yang tak mau bekerja denganmu.
Kalian ini tak ada harapan.
Kalian bukan bocah lagi.
Terima kasih!
Astaga, mereka itu.
Tak bisakah mereka bekerja membunuh monster dengan benar?
Mereka punya banyak energi terpendam.
No comments yet. Be the first to leave one.