Las primeras 200 líneas.
Las Vegas.
Kata orang, ini surganya gangster
karena kau bisa membuang mayat di gurun.
Takkan ada yang tahu.
Terima kasih donatnya, Sammy.
Ya, lumayan enak.
Ya, enak.
- Baiklah. Tak masalah. Apa yang kita tunggu?
- Kita menunggu. Kita hanya menunggu.
- Apa yang kita tunggu, - Kawan?
Kenapa kau selalu tanya itu? Sumberku bilang.
Dice biasanya melakukan banyak transaksi di sini.
Jadi, itulah yang kita tunggu.
Itu mereka.
Baik, ayo. Ayo.
Tak kusangka hari yang biasanya
ini akan mengubah hidupku selamanya.
Ah!
Oh!
Jeff!
Itu cuma anak kecil.
Tunggu, kau Dice?
Ya.
Bagaimana bisa seorang anak jadi pesaing
narkoba terbesar bagi mafia?
Aku harus bereaksi.
Seharusnya kau tetap sekolah, Nak.
- Hei, hei, hei, hei, hei. Lepaskan pisau itu.
Lepaskan pisau itu. Lepaskan. Baiklah. Tolong aku.
Pergilah dari sini. Jangan pernah kembali. Paham?
Jangan kembali lagi. Pergi, pergi.
Ya Tuhan.
Aku tahu aku tak bisa kembali.
Sial. Ya Tuhan.
Baiklah Sammy, uh...
Kurasa sebaiknya kau ambil
liburan yang ingin kau ambil itu.
Ikutlah denganku.
Aku tak bisa ikut denganmu, Kawan.
Aku tak bisa. Hanya ini yang aku tahu.
Hanya ini.
Mereka akan mencarimu, Kawan.
Ya, ya. Biarkan mereka datang. Pergi.
Aku bisa urus ini. Pergi.
Dengan kejadian malam ini,
aku harus melenyapkan semua bukti.
Ya.
Tak lama kemudian
setelah aku mendapat panggilan itu.
Saat itu aku tahu aku sedang diincar.
Jadi aku putuskan menghubungi teman lama.
Halo.
Erica.
Ini Tony.
Bukan kejutan yang menyenangkan.
- Apa kau masih melakukan rutinitas black widow itu?
Bisa dibilang begitu.
Erica adalah ahli racun.
Silakan duduk.
Nah, Leon?
Jadi kau ingin cara kasar?
Begitu ya.
Ini saatnya aku melihatnya
memohon demi hidupnya.
Sudah sering kulihat.
Tony.
Mungkin aku tadi terlalu terburu-buru.
Begitu menurutmu?
Bagaimana kalau kita cari jalan keluarnya?
Aku hanya ingin tahu reaksimu.
- Apa yang akan kau lakukan? Membunuhku?
Jika kau lakukan itu,
keluarga akan mengadakan sayembara kepalamu.
Kau tahu itu.
Menurutku,
kau tak punya pilihan,
selain membiarkanku hidup.
Dan itulah kenapa kau tak meracuniku.
Kau tahu itu dan aku pun tahu.
Sekarang, jika kau bermain dengan cerdik,
kau bisa jadi tangan kananku.
Lalu kau jadi orang penting. Itu yang kau mau.
Bagaimana?
Baiklah.
- Tidak, aku tidak mau. - Hah?
Soal Sammy...
Jadi aku memutuskan untuk pensiun.
Aku membeli motel dan meninggalkan bisnis itu selamanya,
atau setidaknya begitu pikirku.
Tak kusangka, kami akan bertemu lagi.
'A CRIME STORY'
AHN - BELUM TERLIBAT MAFIA
Ahn!
Hei!
Bodoh!
Apa?
- Hampir jam tujuh. Aku tak mau menyiapkan sendirian lagi.
MARINA - BELUM TERLIBAT MAFIA
Hei!
Bangun.
Hei, sudah kubilang kau tak boleh tidur di sini!
Ayo!
Kau harus pergi.
Ambil barangmu dan keluar.
Persetan!
Ya. Terima kasih banyak.
MANTAN GANGSTER RUSIA ANDREI MIKHAILOV
- Roti ini kadaluwarsa. - Berapa lama?
Dua minggu.
Sial.
Potong saja bagian yang berjamur.
Oh iya, pemanggang roti ini rusak.
Apa kau sudah mencolokkannya?
Aku pirang, tapi aku tidak bodoh.
Berfungsi dengan baik.
Daryl sudah bayar kau?
Belum.
- Baiklah. Kita bahas apa yang terjadi semalam,
atau kau mau terus bersikap seperti bayi besar?
- Baiklah. Aku minta kau menggantikanku satu malam.
Satu malam! Selamat pagi, Gloria.
Ahn?
Mhmm?
Kenapa benda itu masih di sana?
Daryl suka menaruhnya di sana.
Sudah sering berguna.
Oh! Tolong jaga bagian depan.
Mau ke mana kau... - Harus pergi.
- Hai. - Hai.
- Rich Cattle. Aku punya reservasi.
Mooo.
Apa?
Tidak, maaf. Um...
Sepertinya tidak ada di sini?
Apa kau cuma mau kamar?
Ya, hanya untuk satu malam.
- Baiklah. Harganya $19,37 ditambah biaya resor $25.
Dan um, aku butuh kartu kreditmu.
Tunggu, kenapa aku bayar biaya resor?
Itu lebih mahal dari harga kamarnya.
Tanya manajermu.
Ke mana saja kau, sialan?
Aku tadi buang air besar.
Apa kau manajernya?
Uh...
Ini Tuan Cattle.
Hai. Ya! Ada yang bisa kubantu?
Kenapa aku dikenakan biaya resor?
Karena semua hotel di area ini begitu.
Tapi kalian bukan hotel.
Tempat termurah di sekitar sini.
Situs web kalian bilang ada gym.
Itu alasan utamaku memesan.
Tak ada air panas di sini!
Dingin sekali.
Kamar kami tak ada pemanas.
- Kebanyakan orang suka udara dingin di gurun.
Hei, aku sudah minta handuk bersih
tiga kali sekarang.
- Maaf, Pak. Kami tak bisa beri pengembalian.
Maaf, Bu.
Ya, biarkan saja dan jangan disentuh.
Ya, kami sedang memperbaikinya.
Ya, sayangnya itu rusak.
"Ahn."
"Maafkan aku."
"Ahn, aku mencintaimu."
"Kumohon."
Di mana Oren, sialan?
Mana aku tahu!
- Aku sudah mencoba menghubunginya sepanjang pagi.
Uh, permisi? Pak? Pak?
Permisi.
Uh, kartu Anda ditolak.
Aku akan segera kembali.
Ya Tuhan.
- Oh, kau tahu dia melakukan sesuatu yang mencurigakan.
- Mereka selalu melakukan hal mencurigakan.
Biasanya tidak sejelas itu.
Bisa pakai uang tunai?
Gila sekali.
Aneh.
Itu Oren.
Aku akan memarahinya. - Oke, karena itu...
Oren! Dari mana saja kau?!
Sibuk.
Melakukan apa?!
Sesuatu.
KAMI TAK TAHU
...TAPI MUNGKIN YA
Baiklah. Kau tahu?!
Setidaknya kau bisa membalas pesanku!
Aku sudah mencoba mengirim pesan sepanjang pagi dan...
Sudah?
Bagus.
Ada yang lucu?
- Mesin es rusak, mesin cuci rusak,
kamar 13 tak ada pemanas dan kamar tujuh tak ada air panas.
- Jadi sekarang sudah beberapa tahun berlalu.
Keadaan sudah berubah.
No comments yet. Be the first to leave one.