Esimesed 200 rida.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Silakan. Minumlah.
Katakan jika terlalu kuat.
- Apa yang terlalu kuat? - Racunnya.
Aku bercanda.
Racun tak ada rasanya.
Maurice, tolong berikan tamuku air lagi.
Aku tak sopan.
Kami menghargai selera humormu,
tapi serius, apa pun dugaan suamimu, kami bisa jelaskan.
Suamiku?
Pacar?
Aku tak perlu melapor pada siapa pun, apalagi pria.
- Aku Cuchillos... - Cuchillos, pewaris Santos.
Kau lebih pintar dari tampangmu.
Cuchillos? Seperti pada "pisau"?
Jangan takut. Kalian di sini karena aku mau berterima kasih.
- Untuk apa? - Karena bantu menumpas Prophet$.
Kami pikir hanya sebagian kecil, tapi memberantas seluruh operasi?
Pencapaian hebat.
Kupikir, siapa anak-anak ini?
Mereka pasti sangat cerdas bisa menemukan uang RollerWorld.
Akan kuberi tahu sebuah rahasia.
Aku bersama Benito, Frankie, dan Lil' Ricky malam itu.
- Tidak! - Pikirmu itu rencana siapa?
Lil' Ricky bukan dalangnya?
Aku tak percaya. Tak ada jejakmu di penyelidikanku.
Tentu tidak dan untuk alasan yang bagus.
Karena di balik setiap pria hebat, ada wanita yang lebih hebat.
Aku butuh bantuan lagi.
Jika kalian cukup pintar menemukan uang RollerWorld,
kalian pasti bisa membantuku mengurus sesuatu yang lebih penting.
Jika bersedia, uangnya akan kukembalikan.
Lil' Ricky masih hidup.
Kalian akan mencarinya.
- Bagaimana kau tahu Lil' Ricky hidup? - Kuburannya ada.
Kau pikir semua kuburan berisi mayat atau semua mayat punya kuburan?
Namanya intuisi wanita.
Aku hanya merasa dia masih hidup.
Selalu merasakannya.
- Hanya tak tahu di mana. - Mungkin dia tak ingin ditemukan.
Kukira juga begitu.
Tapi aku tak peduli.
Dia adalah kekasih hatiku.
Aku ingin dia tahu dan inilah saatnya.
Agustus ini adalah Hood Day ke-40 bagi semua Santos
dan dia pantas melihat pencapaian kami.
Kalian pastikan dia melihatnya.
Kami ingin bantu, tapi bagaimana jika nanti
anggota Prophet$ dibebaskan dan mengaitkanku dengan uang haram itu?
Kami akan dikejar.
Cesar.
Kalian aman dari pembalasan.
Tak ada ancaman.
Jadi, kalian bisa segera mulai, harus.
Agustus sudah dekat.
Tunggu. Aku mulai sekolah bulan Juli.
Bagus.
Berarti Juli.
Hammel, antar mereka pulang.
- Lil' Ricky masih hidup? - Dan Hammel polisi korup.
Kapan kita akan jadi remaja biasa?
Sekarang. Aku keluar.
Ini bukan kekacauan atau masalahku.
Jangan langgar perintah bos geng.
Lihat saja. Dia bukan bosku dan aku tak peduli soal uang.
Aku tak mau lagi bersama kalian dan mencemaskan sosiopat yang ingin seks.
Cuchillos dan kalian semua sebaiknya enyah.
Apa maksudmu?
Dia punya alasan.
Kau tak perlu tahu.
Aku istrinya!
Karena itu kau harus mendukung dan tak bertanya.
Tidak. Ini bukan hanya rumahnya. Ini rumah kami.
Aku berhak bertanya!
Dan dari mana saja kau? Ini hampir pukul 19.00!
Dan besok sekolah.
Aku diculik.
Makanlah dan tidur.
Kau sebaiknya mulai memihakku
karena tak boleh ada pemikiran kolot di rumahku.
Apalagi aku yang bayar tagihan!
LOSION
Sedang apa kau di sini?
Tidur.
Ya.
Aku juga.
Ya.
Kenapa kau tak peringatkan kami?
Tenanglah, Jamal.
Dia bosnya. Dia mungkin dilarang memberi tahu.
Aku tahu dia ingin bertemu kalian, tapi dia tak beri tahu alasannya.
Katanya Lil' Ricky masih hidup? Dia sudah lama mati.
Dia tak akan berkata begitu jika memang sudah mati.
Kau tak bisa menebak ucapannya.
- Karena jalang itu gila? - Aku tak akan menyebutnya begitu.
Dia tak pantas dihina.
Tapi ada satu cara untuk tahu apa dia serius.
Lihat apa Lil' Ricky sungguh mati.
Apa saranmu?
Kita gali kuburannya.
- Itu yang kupikirkan. - Ayolah. Benarkah?
Ya! Aku punya tas yang sempurna untuk ini.
Bukan tas untuk penggalian mayat, tapi tas apokalips zombiku
bisa ditingkatkan untuk manfaat yang sama.
Aku kembali satu jam lagi.
Dia tak memberitahumu,
bukan?
Letakkan sekop itu, Nak.
Kau tak akan menggali lubang lagi, terutama saat kau masih berutang.
Kau tak pernah mengganti biaya kerusakan lapangan pada pelatih,
tapi utangmu sudah dihapus.
Fantastis!
Dengan buku cekku! Ayah ingin membiarkannya,
tapi melihatmu ingin kembali menggali...
Aku hanya...
membantu Cesar mengurus halaman.
Bayar utangmu.
Nak, aku khawatir kau mengalami gangguan,
dorongan untuk menggali yang tak bisa kau kendalikan.
Mungkin kau akan berhenti menggali di luar
jika mulai menggali akalmu
dan cari tahu kenapa kau tak bisa berhenti.
Ayah...
Aku tak bisa berhenti karena hidupku mungkin dipertaruhkan.
Aku menggali untuk mencari uang RollerWorld,
dan kutemukan, kugunakan,
lalu hilang saat menyelamatkan Cesar dan menumpas Prophet$.
Sekarang, wanita tua, seksi, menyeramkan, yang tergila-gila pada pisau
ingin kami menemukan veteran yang konon mati 30 tahun lalu.
Untuk memastikan dia belum mati, kami akan menggali kuburannya.
Ayah memercayaimu.
Ayah percaya kau percaya dengan ucapanmu,
tapi RollerWorld itu mitos.
Tak ada wanita berpisau dan Bigfoot adalah dongeng!
Aku tak membahas Bigfoot!
Tapi yang nyata adalah utang
dan akan kau lunasi dengan bekerja di restoran.
Sebaiknya kau tidur, karena besok pagi, kita akan membahas jadwal kerja barumu.
Seperti sekop itu...
itu akan berat.
Baik, tapi Ayah yakin kita terlambat?
Ya. Saat kubayar uang sekolah untuk musim gugur,
kita menolak tempat terakhir di sesi musim panas
karena kau ingin habiskan waktu bersama teman.
Apa yang berubah?
Tak ada. Semuanya.
Aku siap pergi. Sekarang. Tunggu.
Bagaimana jika kita berlibur?
Atau jika terlalu mahal, aku ikut berkendara bersamamu.
Kapan terakhir kita begitu? Pasti asyik.
Kau benci jalan darat.
Ada apa?
Tak ada apa-apa, Ayah. Aku hanya ingin...
Monse, kau baik-baik saja? Ada apa?
Aku baik. Aku tiba-tiba agak mual.
Mual?
Tidak, kubiarkan keran menyala di kamar mandi,
jadi, nanti kutelepon balik. Dah.
Mau pergi?
Tidak.
Tapi kau berusaha pergi, seperti dugaanku.
- Bagaimana bisa? - Intuisi wanita.
Tapi aku tak bisa membiarkanmu pergi
karena mereka tak bisa bekerja tanpamu.
Seperti anggotaku tak bisa kerja tanpaku, tapi kau tahu itu.
Kau juga tahu ada konsekuensi jika menolak menolong orang sepertiku...
bukan begitu?
Tidak, Sayang.
Aku tak berniat menyakitimu.
Tidak.
Tidak.
Tapi aku berniat menyakiti ayahmu.
Kenapa tak tidur?
Kembalilah tidur, Nak.
Aku tak bisa.
Ayah berdengkur terlalu keras.
Kenapa Ayah tidur di kamarku?
Itu bukan urusanmu.
Aku khawatir.
Kalian tak pernah tidur terpisah.
Haruskah aku khawatir?
Jika kau yang bayar tagihan, kau bisa mulai bertanya.
Secara teknis, aku yang bayar karena aku mengatur pembayaran otomatismu.
Ibu?
Kalian punya masalah keuangan?
Terima kasih mengizinkanku tidur di sini dan menemaniku.
Jamal dan Spooky tak butuh aku, jadi, tak masalah.
Tak akan terjadi apa-apa.
Aku melindungimu.
Maukah kau memelukku?
Kukira kita sudah putus.
Memang putus.
Lubangmu sudah besar!
Petinya seharusnya sudah terlihat, 'kan?
Atau mungkin tidak.
Mungkin kalian tak becus menjaga makam.
Sial!
Spooky!
Kapan kira-kira mayatnya terlihat?
No comments yet. Be the first to leave one.