Esimesed 200 rida.
Satu trauma benda tumpul yang karas di kepala.
Serangan berulang kali, kerusakan fatal.
Ada yang lain?
Tak ada tanda-tanda masuk secara paksa.
Dan ada saksi memberi kita gambaran tentang pelakunya.
Ada yang lain?
Kemungkinan motifnya?
Musuh, hal semacam itu?
Kata tetangga dia sangat penyendiri.
Bercerai beberapa waktu lalu.
Tapi selain itu, sepertinya rumahnya cukup sepi.
Bagaimana pelakunya?
Seorang saksi bilang dia berjalan keluar dari pintu depan,
masuk ke mobilnya dan pergi.
Bagaimana ceritanya?
Putih, gendut.
Tampak sakit.
Sepertinya dia melihat kosong tak ada orang di rumah.
Jennings?
Benar-benar buang-buang waktu jika kau tanya padaku.
Bagaimana?
Lihat saja pria itu.
Tak bisa kubilang aku kenal pria itu.
Detail apa pun yang kau miliki soal Murray,
tingkah lakunya, sikapnya akan sangat membantu kami.
Tenang, nona. Aku sedang mengarah kesana.
Dia tak persis seperti yang kau sebut.
Pribadinya ramah.
Selalu menyendiri dan diam.
Menunduk.
Hei, jika mengetahui hal ini apakah akan membantu kalian?
Mungkin.
Bisa saja kau membodohiku.
Kau bilang kalau kau biarkan Tuan Jennings pergi.
Apa alasannya?
Dia datang telat dan tidak melakukan pekerjaan apa pun.
Pernah dia tetap di tempat,
beberapa jam.
Cuman diam.
Tak ngomong apa pun.
Dia punya riwayat penyalahgunaan narkoba?
Bagaimana kutahu?
Aku bukan teman tidurnya.
Sekilas info, nona. Aku orang sibuk.
Aku tak punya waktu untuk mengasuh orang gila.
Jelas.
Kau punya rekaman kejadiannya?
Tentu.
Lewat sini.
Itu ada di sana.
Aku suka menyimpannya,
yang terbaru.
Jika ada yang kau perlukan, Detektif, bilang saja.
Aku akan dengan senang hati melakukannya,
kuberikan semua yang kumiliki, Detektif.
Terima kasih banyak.
Kami akan menghubungimu jika perlu informasi lebih lanjut.
Silakan lakukan.
Ngobrol dengan kalian berdua sangat menyenangkan.
Ada yang menarik?
Sial.
Bagaimana keadaanmu?
Aku tak tahu apa itu.
Sesuatu yang aneh.
Aku belum pernah melihat yang seperti itu.
Dan benda apa itu?
Laboratorium akan segera mengabari kita.
Hai.
Bersyukurlah itu hal terburuk yang pernah kau lihat.
Ya.
Selamat malam.
Kau baik-baik saja?
Apa?
Kau baik-baik saja?
Ya. Aku baik-baik saja.
Kau punya waktu liburan nanti, kan?
Kenapa?
Sebaiknya kita melakukan perjalanan ke suatu tempat.
Aku memikirkan Alaska.
Melihat beberapa situs lama.
Lagi?
Ya. Lagi.
Aku...
Aku tak punya waktu.
Peralatan ski mengacaukan garasi.
Boleh kau pindahkan?
Mungkin sebaiknya kita buang saja.
Buang saja seperti itu?
Astaga.
Itu rasa malu?
Rasa malu adalah ide jika kau tidak bisa
atau tidak seharusnya melakukan sesuatu.
Rasa malu adalah penindasan jiwa.
Penindasan, jelas dan sederhana.
Lalu bagaimana cara hadapi penindasan tersebut
dari keberadaan seseorang?
Ada jalan keluarnya?
Aku di sini untuk memberi tahumu, ya.
Ada jalan keluarnya.
Langkah pertama.
Kau harus bertindak terlebih dahulu.
Detektif Williams.
Semoga aku tidak dalam masalah.
Aku ada beberapa pertanyaan, Tuan Corvath.
Mungkin ini bisa dilakukan lain kali.
Dokter sangat sibuk.
Aku siap membantu semampuku.
Kami ada pertunangan sebelumnya, jadi kami agak buru-buru.
Ini tak lama.
Pria ini Burt Jennings
di cari sehubungan dengan pembunuhan.
Dia memiliki salah satu bukumu.
Sempat menghadiri seminar.
Cuma mau tahu apakah kau punya kontak
atau informasi apa pun.
Aku khawatir tidak bisa membantumu.
Aku tidak mengenalinya.
Jika kau bisa memikirkan apa pun
itu mungkin bisa bantu kami.
Ini kartuku.
Baik.
Terima kasih banyak, Detektif Williams.
Jika aku memikirkan sesuatu, kau jadi yang pertama mengetahuinya.
Detektif.
Aku cuma mau ucapkan terima kasih sudah datang hari ini.
Semoga ini bermanfaat.
Kita lihat saja nanti, Dokter.
Halo semuanya.
Tolong satu per satu.
Hadirin sekalian, dokter sudah ada janji sebelumnya,
jadi kita harus menelepon di malam hari lebih awal.
Terima kasih banyak sudah datang.
Permisi tuan.
Sepertinya kau sudah mengikuti langkah pertama.
Ya, menurutku begitu.
Ngomong-ngomong, aku punya beberapa pertanyaan
soal program tersebut.
Cukup sederhana, cukup langkah demi langkah.
Tidak, aku mengerti.
Tapi, tingkat keberhasilannya seperti apa
untuk seseorang dengan rasa malu dan kecemasan sosial yang parah?
Jangan memikirkan tingkat keberhasilan.
Jauhkan hal-hal teknis dan fokus saja padamu.
Ini tentang menemukan cara untuk menarik dirimu keluar,
bukan tarif dan angka.
Kesuksesan sepenuhnya terserah padamu.
Jika kau menilai kesuksesanmu berdasarkan apakah kau bisa mengobrol
dengan orang asing soal cuaca atau
tidur dengan seseorang setelah cuma satu jam ngobrol dengan mereka.
Apa yang terdengar sukses bagimu?
Aku cuma mau merasa normal dan, aku bisa bicara dengan orang lain.
Kau merasakan kurangnya kesuksesanmu.
Apa karena ketidaknyamananmu di sekitar orang lain?
Ya.
Kau adalah kau.
Kumau kau fokus pada hal itu.
Kau harus merasa nyaman dengan diri sendiri,
sebelum kau bisa merasa nyaman dengan orang lain.
Dr Corvath, kita harus pergi.
Maaf. Siapa namamu?
Namaku Henry, Pak.
Henry.
Baiklah, kau bisa memanggilku Merrick.
Itu saja.
Aku harus pergi.
Jika kau tertarik dengan informasi lebih lanjut
soal program tersebut
jangan ragu menghubungiku.
Sebentar lagi ada seminar pribadi.
ini cuma informasi.
Jika kau tertarik menggali lebih dalam, hubungi aku.
Senang bertemu denganmu.
Ini benar-benar penipuan.
Entahlah. Mungkin, tapi itu mungkin sepadan.
Ya, cobalah.
Berikan mereka surat kuasamu
mungkin pergi ke Jonestown.
Sepertinya ide bagus bagiku.
Kenapa harus pergi ke Jonestown?
Ini seperti menolong diri sendiri.
Begitu pula Jonestown.
Mereka buat kalian, anak lemah, tersedot ke dalam dan mengambil semua uang kalian.
- Aku tak apa. - Tapi kau tahu,
ngomong-ngomong soal uang, berapa yang kau habiskan untuk itu?
Aku tak nyaman memberitahumu.
Itu berarti kau habiskan terlalu banyak uang.
Sulit dipercaya.
Setelah semua yang kulakukan untukmu.
Aku melakukannya secara gratis, bukan?
Dan kau pergi tanpa sepengetahuanku
berikan sejumlah uang pada bajingan...
Siapa namanya lagi?
Corvath. Dokter Corvath.
Dokter Corvath.
Dokter Corvath. Itu nama yang dibuat-buat.
- Nama itu tak ada. - Aku punya bukunya.
Maaf, kau memberinya uang, kau beri lebih banyak uang
di atas uang yang sudah kau berikan padanya?
Apa-apaan, kawan? Orang ini mengambil uangmu.
Apa yang dia bilang padamu?
No comments yet. Be the first to leave one.