The Fox and the Hound

The Fox and the Hound

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

The Fox and The Hound 1981 720p x264 BRRip Indo
Kommenteerib Roxas
Manual Translate, (Feel free to comment and vote) Thanx in advance ^_~

Sildid

brrip
x264
720p
720
Avaldatud: 2013-09-02
Allalaadimised: 66
Kuulmispuudega: Yes

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 192 rida.

Source subs by: strucni_prevodi

Oh kasihan.

Jangan khawatir.

Big Mama disini.

Kau tahu, kau butuh seseorang yang akan merawatmu.

Sekarang... Sekarang, kita lihat, sayang.

Kau butuh, um...

Oh, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak.

Bukan aku. Bukan Big Mama, Sekarang.

Sekarang aku sedang berpikir.

Mm-hmm. Oh, uh-huh.

Dengar... Dengar jangan... Jangan kemana-mana, sayang.

Big Mama akan segera kembali.

Bagus sekali, Boomer. Kita mendapatkannya kali ini.

Shh! Kurasa dia ada di dalam.

Whew!

Beruntungnya kutemukan kalian anak-anak.

Jangan buang-buang waktu. Aku perlu bantuan kalian. Ayo.

- Ayo. - Kita pergi, Boomer. Ayo.

Ya, tapi... Oh, sial.

Oh, anak yang malang.

Jangan khawatir, Kami akan mencari seseorang yang akan merawatmu.

Hmm.

Hmm.

Hey, kurasa aku punya ide.

Baiklah, Boomer, Selanjutnya kau tahu yang harus dilakukan.

Ya, serahkan saja padaku. Serahkan saja padaku.

Siapa itu?

Aku yakin mendengar seseorang mengetuk pintu.

Oh, tidak! Jemuranku!

Oh, kesini! Berhenti!

Oh, dasar burung nakal! Maukah kau kembali kesini?

Oh, berhenti!

Aku penasaran apa yang terjadi pada burung-burung itu.

Ya, Tuhan!

Itu...

Seekor bayi rubah.

Oh.

Halo, teman kecil.

Aku penasaran induknya pergi kemana.

Ayo, Aku tidak akan menyakitimu.

Lihat, lihat. Oh, bukankah itu...?

Oh, ya ampun. Kau sudah nakal sekarang, ya?

Kesini, kesini, Sekarang, tenanglah.

Tidak, Aku tidak bisa membiarkanmu berada diluar seorang diri.

Oh, bukan begitu sayang?

Sekarang, tidak usah terburu-buru.

Nah, nah, Tidak usah terburu-buru.

Oh, ya ampun. Dasar kau si 'Toddler' kecil.

Itu dia, kurasa itu yang akan kugunakan untuk memanggilmu.

Tod.

Kau tahu, Tod.

Sekarang aku tidak akan kesepian lagi.

Aku punya kejutan untukmu, Chief, bocah tua.

Nah, nah, nah, santai saja.

Jadi, bagaimana dengan ini untuk jadi anjing pemburu?

Dia mungkin masih kecil sekarang, Tapi kelak dia akan tumbuh besar.

Baik-baiklah dengannya, Chief.

Mulai sekarang kau yang akan menjaganya.

Tod, berhentilah mengganggu Abigail.

Abigail, kau harus bersabar dengan Tod.

Dia sekarang anggota keluarga.

Oh, tentu saja. Aku tahu sekarang.

Sudah kuputuskan, Aku tidak akan pernah menyelesaikan pekerjaanku.

Oh, ya Tuhan!

Tod! Tod, berhenti!

Abigail! Abigail!

Oh, tidak! Jangan susuku! Oh tidak!

Tenang, tenanglah, Abigail.

Tenang, gadis tua. Tenang.

Nah, nah.

Tod, kesini.

Aku bilang kesini!

Lihat apa yang sudah kau perbuat.

Sekarang, jangan coba-coba menjilatiku.

Oh, Tod, hanya saja aku tidak bisa terus-terusan marah padamu.

Dasar kau pengacau kecil. Sekarang berlarilah dan bermain.

Pergilah.

Dan cobalah untuk tidak mengacau.

Hey, itu Dinky dan Boomer. Mungkin mereka ingin bermain.

Apa disini, Boomer?

Tentu, Dinky. Disini tempatnya.

Aku tidak pernah lupa pada pohon. Aku tidak pernah lupa pada pohon.

Dia tidak bisa kabur kali ini.

Tahan. Boomer. Kurasa aku mendengar sesuatu.

Itu pasti dia, Dinky. Itu pasti dia.

Shh, shh. Bersiaplah, Boomer.

Hey, aku bisa mendengarnya bergerak. Coba dengar.

Itu lucu. Aku tidak mendengar apa-apa.

Shh! Diam.

Oh, itu dia, Dinky. Itu dia.

Bisakah kau tutup dulu paruhmu?

Akan kuperiksa.

Coba kau lihat itu?

Baiklah, Boomer, dia ada... disana.

Awas! Hati-hati!

Dasar kau...

Pukul dia, Boomer! Biar dia rasakan!

Hai, teman-teman.

Apa yang kalian lakukan? Mau bermain?

Menyingkirlah, nak. Ini bukan urusanmu.

Biar dia tahu rasa!

Jangan sampai bajingan itu kabur! Bisa kau tangani dia, Boomer!

Kiri! Kanan! Biar dia tahu rasa!

Aaah!

- Pergi kemana dia? - Kesana.

Itu dia!

Ada apa denganmu? Ya ampun!

Oh, sial! Kurasa aku membengkokkan p-p-paruhku.

Lihat akibat perbuatanmu? Kau menyia-nyiakan sarapan kita.

Menyia-nyiakan sarapan kita? Ini jelas-jelas salahmu.

- Apa yang kau bicarakan, salahku? - Ya, ya.

Seekor ulat? Untuk sarapan?

Yuck! Blecch!

Hey, Copper, Apa yang kau endus disana?

Sesuatu... Yang belum pernah kucium...

...sebelumnya, Chief.

Huh. Biar kuperiksa.

Ah, sial, Itu mudah.

Tuan hanya memasak bubur jagung dan lemak daging. Kau harus tahu itu.

Mm-mmm.

Bukan itu yang kucium.

Entahlah, Chief.

Itu sesuatu yang lain.

Nak, kau harus tahu apa itu mengendus dan mencium.

Hey, mau kemana kau?

Aku ingin mencari tahu asal dari bau ini.

Baiklah, Copper, tapi tuan tidak akan senang melihatmu berkeliaran.

Aku tidak akan tersesat, Chief. Aku bisa mencium jalan kembali.

Dasar anak muda Tidak bisa dinasehati.

Apa yang kau cium?

Aku sedang mengikuti jejak sesuatu.

Jejak apa?

Aku belum tahu.

Itu... itu kamu!

Untuk apa kau lakukan itu?

Kami harus melakukan itu jika kami menemukan sesuatu.

Aku seekor rubah.

Namaku Tod. Siapa namamu, nak?

Namaku Copper. Aku seekor anjing pelacak.

Wah, kurasa kau pandai main petak-umpet.

Mau coba, Copper?

Bisa kugunakan hidungku?

Tentu. Baiklah.

Sekarang tutup matamu dan mulailah menghitung.

Satu, dua, tiga...

Tidak, Copper! Kau tidak boleh mengintip!

- Oh. - Sekarang mulai lagi dari awal.

Satu, dua, tiga, empat,

Lima, enam, tujuh...

Wah, wah. Lihat disana.

Seekor Rubah dan seekor Anjing bermain bersama.

Copper!

Ya ampun, aku harus pergi.

Copper!

Ayo, Copper

Copper, kau sahabat terbaikku.

Kau juga sahabat terbaikku, Tod.

Dan kita akan berteman selamanya, kan?

Ya, selamanya.

Hey, ayo kita pergi berenang!

Biar aku duluan dan akan kukalahkan kau!

Whoo!

Oh sial! Lagi-lagi Si Copper kecil pergi berkeliaran.

Ayo, Chief.

Jika si kecil nakal itu ingin jadi anjing pemburu yang baik,

Dia harus belajar sesuatu.

Copper! Cepat kesini!

Copper!

Uh-oh. Aku harus kembali ke rumah.

Sudah mau pergi? Kita sudah terlalu banyak bersenang-senang.

Aku harus. Tuan terdengar sangat marah.

Sampai jumpa besok!

- Dan jangan sampai lupa! - Tidak akan!

Hey, Copper, ada apa denganmu?

Tidakkah kau...?

Ya ampun! Kau ternyata diikat.

Ya, dan rasanya tidak menyenangkan.

Kata Tuan aku harus tetap tinggal di rumah.

Kita bermain saja disekitar sini.

Oh, tidak. Tidak dengan Chief tua disana.

Apa dia yang membuat suara berisik itu?

Dia membuatku terjaga sepanjang malam.

Oh, jangan kedalam sana! Dia bisa sangat marah!

Dia mudah tersinggung.

Oh ya ampun, apa dia memang sebesar ini.

Telinganya tidak sebesar telingamu, Copper.

Bukan bagian itu harus kau khawatirkan.

Wow! Lihat gigi-giginya.

Bagian itulah yang seharusnya kau khawatirkan.

Akan kunaiki dia.

- Dia tidak bisa lari sekarang. - Dia bangun!

More Indonesian subtitles for The Fox and the Hound

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left