ブザー・ビート〜崖ã£ã·ã¡ã®ãƒ’ーãƒãƒ¼ã€œ
Esimesed 200 rida.
Sampai jumpa, kami duluan.
Sampai jumpa!
Sampai jumpa.
Ayo hari ini, kita minum-minum.
Aku melihatmu.
Kau dan Riko di tempat dekat kem latihan itu.
Aku... percaya padamu.
Aku mempercayaimu.
"Natsuki"
Iya?
Naoki? Ini aku.
Sudah lama juga.
"Bagian Cinta"
Aku akan menunggu.
Sampai kau mencintaiku.
Aku sangat senang.
Bisa melihatmu hari ini.
Shirokawa!
Iya!
Hari senin ini, apakah kau bisa datang kerja?
Di hari itu kita kekurangan orang.
Senin...?
Iya. Baiklah.
Benarkah? Syukurlah.
- Kalau begitu, aku berharap padamu. - Iya.
Ya sudahlah.
Pelatih Kawasaki 1 e-mail
Kau sudah mau pergi?
Iya. Aku sudah mau pergi.
Senin depan, ya?
Apa?
Sebenarnya, aku ingin memberikanmu ini waktu dirumahmu dulu.
Hadiah, untuk ulang tahunmu.
Ulang tahunku? Bagaimana kau tahu...?
Kau menggunakan angka "0824" di alamat e-mailmu.
Benar juga.
Tapi...
Jika kau mengambilnya, ini akan membantu mengurangi beban bawaanku.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Aku tidak tahu, apakah aku bisa menutupinya saat berada disana,
tapi saat aku kembali nanti, kaulah orang pertama yang akan kutemui.
Sampai jumpa.
Aku pergi dulu.
Hati-hati.
Lalu, kau tidak jadi bilang sama si Kawasaki?
Tidak. Aku sudah sempat mengatakannya.
Lalu tiba-tiba orang tuanya datang dan bilang,
"Tolong jaga Tomoya" padaku.
Apa itu artinya ada perkembangan?
Iya.
Kemudian, banyak hal terjadi...
Lalu aku berciuman...
...dengan Kamiya.
Apa?
Kenapa aku bisa melakukan itu?
Tunggu sebentar.
Terlalu banyak kejadian. Otakku jadi tidak sanggup mengerti.
Iya. Aku juga tidak bisa mengerti.
Tapi selama ini kau bilang kalian hanya berteman, bukannya cinta,
Lalu kenapa kau masih memikirkan mereka berdua?
Mereka?
Itu mungkin karena.
sudah 2 tahun ini aku tidak menjalin percintaan.
Aku penasaran, berapa lama lagi aku bisa mempertahankan situasi ini?
Lalu? Bagaimana dengan pria itu?
Bagaimana reaksi si Kamiya?
Iya.
Aku sendiri saja heran, kenapa aku bisa menghampirinya.
Kau yang menghampirinya?!
Mau bagaimana lagi?
Tapi, aku jadi bingung sekali.
Kelihatannya aku sudah tidak bisa mengontrol diriku lagi.
Aku bingung.
Dan, aku juga cemburu.
Aku juga berharap bisa mengatakan hal itu suatu hari nanti.
Maksudku seperti, "Sulit bagiku untuk mengatur perasaan ini."
Soalnya hidupku begini-begini saja.
Benarkah?
Benar!
Aku sangat berhati-hati agar tidak mendapat masalah.
Itulah sebabnya hubunganku hanya sebatas kencan saja.
Tapi mungkin itu semua karena aku tidak bisa membuat semuanya lebih maju.
Itulah sebabnya aku lebih menyukai pria dewasa yang bisa lebih memimpin...
Tapi itu hanya angan-anganku saja.
Kau tidak mau membukanya?
Itu.
Terima kasih.
Tidak.
Kupikir apakah sebaiknya aku kirim saja, tapi menurutku lebih baik begini.
Ini bagus. Dengarkanlah.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
Hei.
Apakah...
Kita bisa menjadi teman?
Tidak mungkin.
Aku rasa kita sudah tidak bisa menjadi teman lagi.
Aku mengerti.
Menyedihkan, ya?
Bagaimana hubunganmu dengannya?
Biasa saja.
Baiklah.
Apa isinya ya?
Sudah...
Apa?
Ada kotak lagi?
Aku senang bisa merasakan nasi omelet buatan Naoki.
Aku juga suka.
Sebentar lagi akan memasuki musim baru berarti kakak sudah tidak bisa membuatnya lagi.
Benar.
Ternyata sudah sebentar lagi, ya?
Apakah di musim ini aku akan menghangatkan bangku cadangan lagi ya?
Aku juga takut menghadapi semester depan.
Aku dan mantan pacarku juga satu kelas, lagi.
Yuri, kau sudah pernah pacaran?
O iya, Shuji.
Aku ingin meminta bantuan, tapi rahasia kan ini dari kakakku ya.
Bantuanku?
Iya.
Teman-temanku adalah penggemarnya the ARCS.
Ya.
Apakah kau bisa mengatur jadwal Go-kon (perjodohan) bersama kami, sekali saja?
Go-kon?!
Ibu pulang!
Selamat datang!
Maaf sudah mengganggu.
Ada Shuji juga ya?
Baunya enak sekali.
Aku akan buatkan untuk Ibu juga.
Terima kasih, Ibu senang sekali!
Sudah lama ya kau tidak kesini.
Iya.
Sejak aku mejadi penumpang, begitulah tapi saat ini mereka bilang,
"Malam ini kami ingin membahas masalah percintaan kami, jadi kau keluarlah."
Masalah percintaan?
Baiklah...
Lalu?
Aku harus mencari tempat tinggal sementara...
Tidak apa-apa.
Ada kotak lagi.
Masih ada lagi.
Apa ini? Permainan Matryoshka?
Ini sudah yang terkecil.
Jangan-jangan ini...
Iya.
Ini cincin pertunangan!
Cantik sekali. Kelihatannya mahal.
Coba aku pakai...
Tunggu... Kau tidak boleh menyentuhnya.
Aku tidak bisa menerima ini.
Sayang sekali!
Aku ambil gambarnya dulu ya.
Hentikan!
Ngomong-ngomong, apa yang harus aku lakukan?
Aku tidak menyangka akan ada sesuatu yang berharga seperti ini didalamnya.
Kotaknya memang ringan, tapi isinya berat sekali.
Kau cantik sekali.
Senyum.
Luar biasa, ya?
Pertandinganmu melawan Kawasaki waktu itu.
Iya.
Jadi teringat waktu aku masih SMP,
Aku selalu membaca artikel mengenai Kawasaki dari halaman depan majalah "Monthly Basketball."
Aku juga.
Aku berpikir, hebat sekali bisa bermain dengan orang hebat sepertinya.
Lebih lagi, dia juga berwibawa dan keren.
Riko pasti menjadi orang yang paling beruntung, ya?
Yang kau maksud 'Riko,' apakah dia si Shirakawa?
Benar.
Shirakawa Riko dan Ebina Mai.
Enak saja kau memanggil namanya?
Apa yang harus aku lakukan?
Apa yang harus aku lakukan?
Ngomong-ngomong Riko, apakah tidak apa-apa jika aku memberitahu 1 hal yang mengejutkan?
Ada apa?!
Apakah kau di undang Utsunomiya untuk kencan ke dua?
Dia memang sudah mengundangku.
Tapi, bukan itu masalahnya.
Mereka sudah putus.
si Kamiya dan pacarnya.
Tidak mungkin...
Hah? Riko dan Mai?
Mereka melihat kita.
Mereka menghilang.
Owh iya ya, itu kan kamarnya Riko.
Benar.
Riko.
Apa yang akan kau lakukan?
Diterjemahkan oleh kuryu_kohei: "Buzzer Beat" "Ujung sang pahlawan"
Episode 7: "Jangan tinggalkan aku"
Naoki!
Sudah lama ya.
Mishima!
Iya sudah lama ya.
- Selamat pagi! - Pagi!
Selamat pagi.
Ternyata si Kawasaki tidak bisa datang hari ini.
Tolong jangan berbicara seperti itu kesannya kau kesepian saja.
Benar.
No comments yet. Be the first to leave one.