Mauvaises herbes (Bad Seeds)

Mauvaises herbes (Bad Seeds) (Mauvaises herbes)

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Bad Seeds 2018 NF WEB-DL
Kommenteerib Putra14
Netflix Retail.

Sildid

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Avaldatud: 2018-12-30
Allalaadimised: 23
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

"TAK ADA RUMPUT LIAR DAN TAK ADA MANUSIA TAK BERHARGA.

HANYA ADA PETANI YANG BURUK." VICTOR HUGO

PERSEMBAHAN NETFLIX

BAD SEEDS

Pencuri!

Pencuri! Tolong!

- Jangan bergerak! - Hentikan pencuri itu!

Sial.

Apa-apaan?

INI AGAR MEMBERIMU PELAJARAN UNTUK MEMBANTU ORANG LAIN, BAJINGAN!

Berhentilah merajuk.

- Aku tidak. - Ya, kau merajuk.

Kulakukan untuk mereka.

Tentu saja!

Jika tak menerima catatan, mereka akan bilang apa pada teman mereka?

"Aku telah dirampok oleh seorang wanita tua."

Aku tidak tua!

Karena catatanmu, aku yang akan mereka salahkan.

Aku akan memukulmu.

Aku tidak pernah memukul wanita tua.

Siapa yang bilang aku tua?

Mataku.

- Dari namamu. - Monique?

Ya, Monique. Seolah-olah kau terkejut.

Jadilah tua.

Aku tidak tua, aku berpengalaman. Mengerti?

Di dalam antrean, orang-orang mendahulukanmu.

Mereka menawarkanmu duduk di kereta. Kau tua.

Bukan bermaksud sombong, tapi para pria mendekatiku.

Mendekatimu?

Kita tak akan tahu ke mana ucapan "silakan duduk" akan membawamu.

Maksudnya hanya "silakan duduk." Titik.

Tidak semuanya. Para pria selalu merayuku.

- Kau mengatakan "merayu"? - Ya.

Hanya membuktikan kau tua.

Dengar, ini bukan salahku kau sungguh bebal.

Kalian menjemput, tapi pria sejati merayu.

Satu pertanyaan.

Di jalan, mereka menganggapmu seorang gadis...

ibuku,

atau wanita tua dari Titanic ?

Konyol!

Aku mengagumimu. Tak masalah menjadi tua.

Bisa kau selesaikan? Aku harus pergi.

- Ke mana? - Merayu.

Baik, bagus. Baik.

Lupakan Jay-Z, mengerti? Aku sudah 10 tahun mengenalnya.

Tidak mungkin.

Lupakan.

Dia sudah datang?

Dia membatalkan.

Kecewa?

- Pastinya. - Kau menyukainya?

Sangat menyukainya.

- Benarkah? - Ya.

Kalau kau merahasiakan ini,

beri aku nomormu dan aku akan kenalkan kau lain kali.

- Benarkah? - Kalau kau mau.

- Baik sekali. - Rahasiakan, ya?

Janji.

- Siapa namamu? - Waël.

- Dan siapa namanya? - Sarah.

- Sarah apa? - Tidak tahu.

Namanya di ponselmu?

Sarah "Terminal".

Dia sedang sakit? Kau tak tahu malu!

Bukan, maksudnya terminal bandara.

Jadi, kau mau meneleponnya?

Itu sudah tiga pertanyaan.

Tidak bisakah kau menelepon sekali?

Bisakah kita pergi?

- Tidak. - Halo. Perlu bantuan?

- Tidak usah. - Aku tak keberatan.

Jangan menggangguku, mengerti?

Dasar anak muda!

Membantu atau merayu?

Hentikan.

Aku melihat satu.

Pria tua sendirian.

Trolinya penuh. Ayo.

Baik.

Monique?

Apakah aku mengenalmu?

- Ini aku. Victor. - Victor?

Victor. Tapi...

- Victor! - Luar biasa!

Sudah berapa lama? Tiga puluh tahun?

Apa yang kau lakukan di sini?

Luar biasa!

- Tapi... - Tasmu.

- Apa? - Dia mencurinya.

Aku memang tak suka tas itu.

Jadi, ada kabar apa?

Dia tidak boleh...

- Keterlaluan! - Tidak usah, sungguh!

- Jangan terlalu kencang! - Diam!

Itu sakit!

Apa ini?

Kami tidak melakukannya secara rutin.

Masalahnya ini...

Ini lebih seperti hobi

dibandingkan profesi.

Monique, kau bukan pencuri.

Sial.

Diam, Waël!

Jangan beri tahu dia namaku!

Kau bukan pencuri, dahulu kau membantu orang.

Ini untuk orang bodoh ini!

Aku mencegahnya masuk penjara.

Maaf soal tangannya, tapi dia memilih hari yang salah untuk mencuri tasmu.

Kenapa bilang begitu?

Tak ada alasan.

Katakan. Mungkin kami bisa membantu.

Kau seorang pengajar muda?

Bukan, jadi kau tak bisa membantuku.

Aku mendirikan klub pemuda.

Klub kecil yang kukelola sendiri.

Orang yang kupekerjakan mengalami kecelakaan.

Tak ada pengganti?

Aku harus melakukan wawancara, jadi siapa yang akan mengurus anak-anak?

Coba Waël.

- Kau bergurau? - Sama sekali tidak.

Anggap ini ganti rugi karena kami mencoba merampokmu.

Kau anggap ini bantuan?

Dia akan mencuri tas anak-anak!

Kau sudah berubah, Victor.

Dia memenuhi syarat?

Tidak.

Tapi dia penuh kejutan.

Monique...

Seorang pesulap penuh kejutan, tapi dia tak bisa membantuku.

Dia pintar. Anak-anak akan menyukainya.

Bukan soal itu. Sifat baik bukan keterampilan.

Aku perlu seseorang yang berkualitas.

Dia berkualitas.

Kau tak akan menemukan orang lain sekarang.

Ayolah, Victor.

Bantu kami.

Baik.

Waël!

Berita baik! Dia akan mempekerjakanmu mengurus anak-anak!

- Monique! - Itu idenya?

Bukan ideku.

Hanya untuk satu hari.

Tunggu.

Tak ada tuntutan hukum dan kau mempekerjakanku?

Tidak dibayar.

Benar. Aku ada perjalanan bisnis besok.

Kau mau dia ajukan tuntutan?

Tapi aku bisa batalkan.

Semua berakhir baik.

Terima kasih, Victor.

Aku yang terima kasih.

Seorang pengajar muda baru dan sekretaris baru.

- Sekretaris? - Tepat.

Baik...

Sampai besok. Pukul 07.00.

Tapi...

Victor, kau tak punya sekretaris!

Aku punya sekarang.

- Karma. - Diam.

- Sungguh? - Sudah kubilang. Ini berlebihan.

Ini tampilan sekretarisku.

Menurutku bukan sekretaris.

- Apa? - Kau mendengarku.

Tidak. Jelaskan.

Aku malu menatap matamu.

Aku masalahnya? Lihat pakaian konyolmu!

Setidaknya tak tampak mengidap PMS.

Lihat dirimu, Tuan Ambisius.

- Maaf? - Ya!

- Aku ambisius? - Dasar norak.

- Aku norak? - Ya!

- Tak mungkin. - Tak ada yang berdandan begitu!

Kau kenakan kebun binatang.

- Aku cocok dengan masa kini. - Yang benar saja.

Pergilah dan ganti baju! Kalian terlihat menggelikan.

- Lihat? Kau konyol. - Kau juga.

Dia melihatmu.

Begitu? Dan dia bisa terus melihat.

Sulit dipercaya.

Tempat penitipan anakmu kosong.

Ini bukan tempat penitipan anak.

- Ini tempat untuk anak-anak bermasalah. - Apa?

Dua belas anak secara rutin dikeluarkan dari sekolah.

Kami menawarkan kursus liburan. Ini kesempatan terakhir mereka.

- Dua belas? - Hanya enam yang datang.

Kau yang urus mereka sampai kutemukan pengganti.

- Itu saja? - Ya.

Satu hal. Hari pertama adalah wajib.

Untuk membuat mereka datang.

Tapi hanya hari pertama.

Pengajar muda harus menginspirasi mereka untuk kembali.

Kau harus pastikan mereka kembali besok.

Baik. Aku akan coba.

Tidak, jangan mencoba. Pastikan.

Kalau besok tak ada anak-anak, kuajukan tuntutan.

Kenapa mereka dikeluarkan?

Berbicara, berkelahi, kurang ajar, membolos, senjata... Tergantung.

Membolos?

Mauvaises herbes (Bad Seeds) subtitles in other languages

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left