Väljalaske info

A Sea of Her Own E030-031
Kommenteerib indri danti22
credit to VIU

Sildid

other
Avaldatud: 2017-04-17
Allalaadimised: 9
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

"Acara ini mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"

"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"

Aku ingin bertemu Choi Jeong Shik.

Kudengar dia di sini.

Kamu ke sini untuk berkunjung?

Ya.

Maaf, jam berkunjung sudah selesai.

Kembalilah besok.

Aku kakaknya.

Aku datang dari Incheon begitu mendengar beritanya.

Bisakah aku menemuinya?

Kami harus mengikuti peraturan.

Kumohon, Pak. Sebentar saja.

Hanya agar aku bisa bertemu dengannya.

Ini tidak diperbolehkan.

Kumohon, sebentar saja.

Ikutlah denganku.

Terima kasih.

"Harap tenang"

Keluarlah bila sudah selesai. - Terima kasih.

Jeong Shik.

Kakak.

"Harap tenang"

Apa kamu baik-baik saja? Apa kamu terluka?

Maafkan aku.

Apa yang terjadi?

Kami diminta membuatkan jaket untuk sebuah pabrik bata.

Saat aku mengantarkannya,

pemilik pabriknya bilang ingin membatalkan pesanan.

Setelah kamu membawakan jaketnya?

Ya.

Katanya itu bukan desain yang dia mau

dan dia menyalahkanku, maka aku pun marah.

Separah apa kamu melukai pemilik pabrik itu?

Entahlah.

Aku sangat marah sampai-sampai aku mendorongnya

dan beberapa bata menimpanya.

Kakak akan menemui keluarganya.

Jangan berpikir untuk berdamai dengan mereka.

Entah mereka akan meminta berapa,

tapi kita tidak akan sanggup.

Lalu kita harus bagaimana?

Aku akan dihukum beberapa tahun.

Keluarga kita memiliki Kakak.

Jeong Shik.

Sebagian diriku bersyukur

bahwa ini terjadi padaku, bukan pada Kakak.

Kalau terjadi sesuatu pada Kakak, maka habislah kita.

Ibu akan pingsan dan...

Omong-omong,

tolong jaga mereka.

Jangan berpikir konyol. Kakak akan mengurus semuanya.

Jaga dirimu.

Maaf, Kak.

Ditahan?

Dia akan ditahan meski kami berdamai dengan keluarganya?

Ya.

Meski kalian berdamai, dia menyebabkan cedera sangat parah

sehingga tidak bisa menghindari sanksi hukum.

Aku tidak bisa meninggalkan adikku. Tidak adakah yang bisa kulakukan?

Lakukanlah yang bisa kamu lakukan satu demi satu.

Kalian harus berdamai, jadi, temuilah keluarga korban.

Kalau berhasil melakukannya, hukumannya bisa dikurangi.

Apa sungguh tidak ada cara lain?

Kalau sudah berdamai dan hukuman dikurangi, carilah pengacara bagus.

Mungkin dia bisa bebas dengan masa percobaan.

Aku ibu Soo In.

Aku ingin bertemu denganmu malam ini.

Kamu sudah kembali.

Kamu sudah bertemu orang yang ingin kamu temui?

Apakah belum?

Ini tidak bisa dipercaya.

Apa ada yang membuatmu kesal?

Aku pergi untuk menemui Pak Choi.

Dia tidak datang.

Apa?

Dia tidak mungkin melakukan hal semacam itu.

Bagaimana kamu tahu itu?

Kalau tidak bisa datang, dia seharusnya meneleponku.

Beraninya dia membuatku menunggu?

Apa mungkin dia lupa soal itu?

Atau mungkin terjadi hal yang mendesak.

Semendadak itu?

Ini sungguh membuatku kesal.

Apa kamu akan menerima pengunduran diri Pak Choi?

Kamu akan membiarkannya pergi begitu saja?

Aku menyuruhnya untuk memikirkannya.

Untuk apa kamu melakukan itu?

Kalau dia mau berhenti, biarkan saja.

Dia terlalu bagus untuk dilepaskan.

Dia mahir melakukan pekerjaannya.

Sulit menemukan orang sepertinya.

Aku yakin bisa kalau cukup keras mencarinya.

Mungkin kita pikir sulit, tapi kita selalu bisa menemukan seseorang.

Siapa yang tahu? Mungkin kita akan menemukan yang lebih baik.

Makanlah saja buahmu. - Baiklah.

Aku setuju, sangat disayangkan untuk melepaskannya,

tapi dia memiliki masalah pribadi.

Aku memang berpikir terjadi sesuatu.

Dia pulang lebih cepat hari ini.

Benarkah?

Apa? Di kantor polisi?

Ya.

Seberapa buruk perkelahiannya sampai-sampai dia ditahan?

Apa dia akan dipenjara? Astaga.

Aku tidak tahu detailnya.

Aku akan mengunjunginya setelah kelas besok.

Untuk apa?

Jangan pergi. Kamu bahkan tidak mengenal adik Pak Choi.

Aku mengenalnya.

Bagaimana bisa?

Pokoknya aku kenal. Omong-omong,

aku harus mengeluarkannya dari penjara.

Berpura-pura saja kamu tidak tahu.

Jangan terlibat.

Bagaimana Ibu bisa mengatakan itu?

Dia bukan orang asing.

Dia adik Pak Choi.

Aku mungkin akan meminta bantuan Ibu nanti.

Bantuan ibu? Apa yang bisa ibu lakukan?

Kami akan butuh uang damai untuk mengeluarkannya dari penjara.

Uang damai?

Kamu mau ibu memberikan Pak Choi uang?

Ibu tidak punya uang.

Kalau begitu, mintalah Ayah untuk membantu.

Memangnya dia dari keluarga macam apa?

Katamu adik-adiknya baik-baik saja.

Kamu sebut ini baik-baik saja?

Ditahan atas penyerangan?

Ibu tidak percaya kita harus mengalami hal ini.

Apa Pak Choi ada urusan mendesak hari ini?

Kenapa?

Ibumu pergi untuk menemui Pak Choi malam ini,

tapi dia tidak datang.

Mereka berjanji untuk bertemu?

Ya.

Aku bertanya-tanya apa terjadi sesuatu.

Dia pulang lebih cepat hari ini. Karenanya aku bertanya-tanya

apakah ada masalah.

Apa dia pergi tanpa bilang apa-apa?

Ya.

Semoga semuanya baik-baik saja.

Jangan terlalu khawatir. Dia akan menjelaskannya besok.

Benar.

Kalian harus berdamai, jadi, temuilah keluarga korban.

Kalau berhasil melakukannya, hukumannya bisa dikurangi.

Jangan berpikir untuk berdamai dengan mereka.

Entah mereka akan meminta berapa,

tapi kita tidak akan sanggup.

Jeong Shik.

Aku akan dihukum beberapa tahun.

Keluarga kita memiliki Kakak.

Sebagian diriku bersyukur

bahwa ini terjadi padaku, bukan pada Kakak.

Kalau terjadi sesuatu pada Kakak, maka habislah kita.

"Rumah Sakit Seoul"

Anakku yang malang.

Ibu harus bagaimana sekarang?

Dia sungguh kejam.

Bagaimana dia bisa menghajar orang hingga separah ini?

Permisi. - Siapa kamu?

Aku kakak Choi Jeong Shik.

Aku datang untuk melihat keadaanmu.

Kamu bercanda? Menurutmu bagaimana keadaannya?

Aku sungguh minta maaf. Adikku membuat kesalahan dan...

Kesalahan?

Karena kesalahan adikmu, putraku hampir kehilangan nyawanya.

Tolong maafkan dia.

Dia hampir membunuh seseorang dan kini ingin meminta maaf?

Aku tidak ingin hal lainnya!

Pastikan putraku pulih!

Buat kondisinya membaik!

Putraku... - Maafkan aku.

Hentikan, Ibu,

atau nanti Ibu juga bisa sakit!

Ibu, tenanglah, ya?

Nak... - Cobalah untuk tenang.

Ikuti aku.

Aku minta maaf. Aku sungguh minta maaf.

Apa permintaan maaf membantu menyembuhkan adikku?

Aku tidak berani membuat alasan.

Tolong maafkan kami.

Lupakan saja.

Jadi, kamu akan membayar berapa?

Apa?

Bukankah kamu ke sini untuk berdamai?

Ya.

Kami harus memberi kalian berapa untuk berdamai?

300 dolar.

Apa? 300 dolar?

Itu jumlah terkecil atas apa yang terjadi kepada adikku.

Tapi...

Itu kecelakaan. Tidak ada kesengajaan.

300 dolar terlalu banyak.

Kamu tidak melihat keadaan adikku?

Tapi...

Kami tidak sanggup sebanyak itu.

Kami tidak akan mau jika di bawah 300 dolar.

Selamat pagi. - Hai.

Di mana Pak Choi?

Sea of the Woman subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Sea of the Woman

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left