Esimesed 200 rida.
Kukira suamimu datang denganmu di sini hari ini.
Dia sibuk.
Oke.
Aku sungguh minta maaf.
Kami sudah jalankan semua tes.
Tampaknya peluangmu hamil, minim, sangat rendah.
Sekali lagi, maaf.
Tapi saat ini, mungkin itu yang terbaik.
Kasus dilaporkan makin ke utara.
Tapi tahu bagaimana cara mengarah ke jalan, aku ragu aku harus kembali.
Aku akan mengatakan ini sambil mendesah, di suatu tempat berumur, dan karenanya:
Dua jalan bercabang di hutan, dan kuambil jalan yang jarang dilalui...
Nona Horton, bicara.
Ya, Kepala Sekolah?
Nona Horton, aku diberitahu kau belum gunakan pamflet baru.
Agak suram, bukan? Pasti situasinya...
Itu disetujui di tingkat tertinggi.
Menggunakannya adalah demi kepentingan terbaik semua orang.
Baiklah, kita istirahat dari humaniora
sementara aku menyampaikan beberapa informasi resmi.
Untuk melawan krisis sanitasi yang sedang berlangsung,
Pusat Pembendungan Resmi sudah dikerahkan di seluruh negara kita.
Cari tahu letaknya di tempat kalian.
Jika kalian terinfeksi, segera lapor ke Pusat Pembendungan terdekat.
Tapi, pemerintah bersikeras
situs wabah sebelumnya sekarang sudah terkurung.
Situs wabah ini kini dibendung.
- Bagus. - Tak sulit menemukannya?
Ini agak jauh, tapi GPS mengarahkanku langsung.
Ayo, biar kutunjukkan.
Itu barangnya?
Entahlah. Cuma itu bisa kudapatkan.
Semua orang menutup total.
Harusnya cukup untuk jendela bawah setidaknya.
Lantai atas tidak?
Tidak menyeluruh.
Makhluk itu bisa memanjat?
- Terima kasih sudah melakukannya. - Tak masalah.
- Olivia ada? - Tidak, dia punya janji.
Baik, mari kita mulai.
Kau tahu aku tak melakukan ini gratis, bukan?
Ya.
Kau dan Linda diterima di sini kapan saja.
Situasi makin parah.
Bagus. Sangat menyenangkan punya rencana cadangan.
Kupikir kita tak di tepi jurang
kiamat seperti beberapa pengakuan.
Ya?
Aku tidak begitu yakin.
Jumlah subjek yang baru terinfeksi menurun.
Dia membawaku dalam arwah ke padang gurun,
dan ada seorang wanita duduk di atas seekor binatang merah tua,
punya tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
Mari kita berdoa bersama, saudara-saudaraku.
Biar Tuhan tahu kita menaruh kepercayaan kita kepada-Nya, dan bahwa kita tidak takut.
Bapa kami, di Surga, sucilah nama-Mu...
Situasi secara bertahap dikendalikan.
3 derajat, 84 menit ke barat.
Kami masih di sini. Kami adalah harapan terakhir.
Lembah kami aman, bebas dari kontaminasi.
Satu wanita mampu melahirkan anak untuk setiap enam pelamar. Enam...
Bergabunglah. Kami adalah kesempatan terbaikmu untuk selamat dari kiamat ini.
Datang dan bangun bersama kami dunia baru yang spesial.
Lokasi kami 52 derajat, 70 menit utara, 3 derajat, 84 menit barat.
Helen?
Helen, kau di sana?
Helen, kau menemukan sesuatu?
Ya.
- Ya. - Apa itu?
- Boleh melihatnya? - Jika kau makan ini dulu.
Barney, ayolah. Untukku.
Bagus.
Masih sakit?
Bagus.
Hei, Barney.
Apa kakakmu menemukan makanan ringan untukmu?
Adikmu baik-baik saja?
Dia baik-baik saja. Kau menemukan sesuatu?
Ya. Cuma ini.
Ini akan cocok untuk radio.
Di mana Nona Horton?
Dia tadi di belakangku.
Nona Horton, Kevin menemukan baterai ini.
- Bagus, Kevin. - Terima kasih, Nona.
Ini frekuensi pulau?
- Ya. - Yakin?
Ya.
Mungkin mereka mengubah frekuensinya?
Lembah kita aman, bebas dari kontaminasi.
- 1 wanita bisa melahirkan. Untuk 6 pelamar. - Lanjutkan.
- Gabunglah. Kesempatanmu bertahan hidup... - Lanjutkan saja.
Datang dan bangun bersama kami... Lokasi kami 70 menit ke utara...
Itu dia. Jika pulau tak menyiarkan...
...karena mereka tak bisa, bukan berarti mereka tak ada.
Pulau ini masih peluang terbaik kita.
Kita punya koordinat di GPS, dan baterainya akan bertahan lama.
- Jika kita hemat. - Berapa lama?
Tiga hari. Mungkin empat.
Kita sudah sampai di pulau saat itu.
Ayo, Barney. Lari.
Lepaskan! Aku tidak akan meninggalkan saudaraku.
Ayo, mereka di belakang kita!
Pergi!
Kevin!
- GPS-nya! - Tak ada waktu!
Mereka datang.
Kita butuh GPS. Kau, ambil.
Apa?
Kita bertemu di titik berikutnya.
Ayo lanjut.
Ini.
Itu segar.
Apa kabar hari ini?
Hariku baik-baik saja.
Aku ke sungai.
Melihat beberapa orang.
Dengar berita.
Masih tidak ada.
Cuma hari lain?
Cuma hari lain.
Jangan bergerak!
Jangan tembak! Tolong, jangan tembak!
- Kau sendirian? - Tolong, jangan tembak!
- Apa? - Kau sendirian!
Aku...
Bangun. Keluar.
- Ke mana kau membawaku? - Kau akan memperbaiki jendela itu.
Alatnya di bawah. Terus bergerak.
Jangan dibuka!
Tolong, pacarku, adiknya!
- Mereka di luar sana. - Mereka bisa tinggal di sana!
Kami butuh tempat menginap malam ini.
- Jangan! - Kubuka pintu dan biarkan mereka masuk.
Jika mau menembakku, maka tembaklah aku.
Tidak...
- Dia sendirian di sini? - Aku tidak tahu.
Ini.
Bagaimana kita?
- Berapa usiamu? - Aku 15 tahun.
Aku 8 tahun.
Tolong. Yang kami butuhkan cuma tempat menginap untuk malam itu.
Masuk ke sana.
Sofa.
Kau bepergian sendiri?
- Kami tadinya bersama Nona Horton. - Siapa itu?
- Guru kami. - Kami terpisah.
Terpisah?
Yang kami butuhkan cuma tempa taman untuk bermalam.
Kami pergi di pagi hari.
Kau tidak akan tahu kami di sini.
Habiskan malam denganku,
tapi tetap di lantai ini. Mengerti?
- Ya. - Mengerti?
- Ya. - Terima kasih.
- Adikku butuh... - Kamar mandinya di sana.
Tak ada listrik.
Biar kucoba.
Jangan terlalu dipikirkan.
Kita masih punya cukup daya untuk sampai ke pulau itu.
Yang harus kita lakukan menemukan Nona Horton di titik jalan berikutnya.
Kau percaya itu?
- Apa maksudmu? - Kau tahu maksudku.
Cuma kita dan Barney sekarang.
Kita harus menemukan jalan sendiri ke pulau itu.
Tak apa. Tak sakit.
Barney?
Barney?
- Barney? - Kurasa kau sudah cukup.
Halo?
Barney? Halo?
Ini tak lucu.
- Halo? - Hei!
Kataku jangan ke sana!
Maaf. Aku mencari Barney.
Barney, sudah kubilang jangan lari seperti itu.
Ini. Ini membantu.
Aku tahu. Barney, ayo.
Terima kasih.
Barney, aku punya makanan untukmu.
Barney, apa yang kau...
Tidak.
Apa?
Baterainya mati.
Barney, kau main-main dengan GPS?
- Maaf. - Berapa kali sudah kami katakan,
jangan main-main dengan GPS! Barney, kau bajingan kecil...
Kevin, usianya 8 tahun, dia tak bermaksud begitu.
Kau sadar apa artinya ini, bukan?
Kita tak akan pernah bisa menemukan pulau itu!
Dan apa yang terjadi?
Apa ini?
Ini GPS.
Ya, tapi sekarang tidak berfungsi, bukan?
Dengan jaringan seluler mati.
Ini terhubung langsung ke satelit, dan sebagian besar berfungsi.
Kami gunakannya untuk menemukan pulau.
- Pulau apa? - Lepas pantai selatan.
Harusnya aman di sana, tapi baterainya terkuras sekarang.
Aku tahu di mana ada listrik.
Bisa bawa kami ke sana?
No comments yet. Be the first to leave one.