Esimesed 200 rida.
"Mongolia Utara."
Kirim pengasuh, Ayah datang.
Apa yang dicari malaikat di tempat terkutuk ini?
Aku bukan malaikat.
Apa ini sebuah penginapan?
Tulisannya bagus, kan?
"Ray Carter, Marsekal AS."
Tuan Carter? Aku Alex, datang menyelamatkanmu.
Kira takkan menemukanku. Berapa personelmu?
Dua wanita di luar.
Ada 50 orang bersenjata.
Kurang adil, tapi mau bagaimana lagi.
- Ada apa? - Tulang rusukku...
Dylan? Kita harus pergi.
Sedang berusaha.
- Cincinnya direbut. - Istrimu pasti mengerti.
Bunuh!
Bunuh semuanya!
Rencana B.
Kuharap kita bisa kabur dengan elegan.
Lanjut!
Sekarang!
- Masuk! - Sudah dapat?
Dylan!
Terus jalan!
- Dylan! - Sedang jalan!
Aku meremehkan kalian.
Ya.
Semua bilang begitu.
Ada tiga wanita.
Ketiganya sama gila.
Cincinnya sudah direbut.
Kutahu hari ini akan tiba.
Mari jalankan Rencana B.
Dulu, ada tiga gadis yang sangat unik.
"Natalie."
"Alex."
Satu lagi, Alex, kau pasti bisa!
Lebih kuat! Lebih kuat lagi!
"Dylan."
Hadapi aku! Maju kalian semua!
Mereka tumbuh menjadi wanita yang sangat unik.
Jangan.
Bagus.
Ambilkan... air hangat.
Keluar!
Sudah lahir!
Mereka bekerja untukku, namaku Charlie.
Kecepatan Maksimum.
"William Rose Bailey, Departemen Kehakiman."
Siap untuk lepas landas.
Kerja bagus.
Coba lihat ini.
Surat pertama kita.
- Reuni 10 tahun kelulusan. - Pasti seru.
- Benarkah? - Tentu saja.
Natalie dan Pete akhirnya tinggal bersama.
- Kurasa itu bencana. - Tapi mereka punya rumah.
Barang termahal milikku adalah sepatu bot ini.
- Itu milikku. - Pokoknya, maksudku...
Aku lupa.
Kau tak punya uang dan tak punya pacar.
Terima kasih.
Sebutkan sandinya dalam tiga detik.
Sandinya?
- Ya ampun, Jason. - Kaget, ya?
- Kau baik-baik saja? - Tentu.
Ini seru.
Sungguh.
- Ada apa ke mari? - Karena merindukanmu...
Mau jadi kuli angkut barang?
Jason, kita sepakat untuk jaga jarak.
Ketemu sekali-sekali tidak boleh?
Jason, cari waktu yang pas dong.
Syutingnya lama dan aku benci bawa barang berat.
Halo, Jason.
- Sekuelnya lancar? - Tentu saja.
Penulisnya saja ada 13 orang.
- Aku lebih suka yang pertama. - Betul, itu seru.
Judulnya keren, 'Maximum Extreme 2'.
Aku bawa tiket penayangan perdana.
Semua tiketnya bagus!
- Halo? - Ya.
- Aku berangkat sekarang. - Terima kasih.
Maaf.
Terima kasih bantuannya.
- Charlie. - Charlie.
"Biro Detektif Charlie."
Bosley!
Ada apa ini? Apa kabar?
Halo, Bos.
Sepertinya kakakku tidak memeriksa pembukuan.
Pembukuan?
Aku baru beberapa hari di sini, jadi...
Bisa jelaskan apa ini?
Apa-apaan ini...?
Bos?
Tidak apa-apa.
Dan rompi anti peluru ini harganya 5.000 dolar?
- Ini diperlukan. - Dibuat khusus.
Kalian memang cantik, tapi sudah gila.
Kenapa?
Bosley, kemarilah.
Duduklah, Bos.
- Bos? - Apa?
B.
Tak perlu pusing memikirkannya.
- Aku yang urus. - Baik.
Lalu apa tugas pekerjaanku?
- Pekerjaan paling penting. - Apa itu?
Menghubungkan kalian dengan Charlie.
Baiklah, bagus.
- Selamat pagi, para Malaikat. - Selamat pagi, Charlie.
Bosley, kau tidak diapa-apa kan oleh para Malaikat?
Aku pernah menghadapi wanita gemuk, jadi apa yang kutakutkan?
Kalian luar biasa di Mongolia.
Kasus ini memasuki babak yang tak terduga.
Ya ampun! Itu...?
Menonton olahraga harusnya seperti ini.
Para Malaikat, kenalkan Direktur FBI, Roger Wixon.
- Senang berkenalan dengan Anda. - Halo.
- Halo. - Halo.
Selama ini pihak FBI
berbagai proyek FBI,
belum pernah ada yang berbahaya ini.
Kepalaku pusing.
Kerja bagus.
Kalian tahu Program Perlindungan Saksi Federal.
Kebijakan untuk memberikan identitas baru
kepada para saksi.
Ada program yang melindungi identitas itu.
Dikenal dengan nama 'Halo',
terenkripsi dalam dua cincin titanium.
Satu cincin saja takkan bisa dibaca,
tapi jika digabungkan, kodenya akan terbuka.
Siapa yang memakainya?
Marsekal Senior Pengadilan Federal,
- Ray Carter. - Halo.
- Bagaimana keadaan Anda? - Aku baik-baik saja kecuali tulang rusukku.
Satu lagi siapa?
Direktur Keamanan Departemen Kehakiman, William Rose Bailey.
Dia disergap pagi tadi.
- Cincinnya hilang. - Mereka mengincar Halo.
Seseorang berniat menjualnya dan mendekati sindikat kriminal.
"Keluarga Antonioni."
"Kartel Diabplo."
"Yakuza Tanaka."
"Kelompok O'Grady."
Saksi yang selama ini kita lindungi, Alan, telah dibunuh.
Kita harus merebut kembali Halo sebelum daftarnya terjual.
- Kami akan ke rumah Alan dulu. - Pasti ada petunjuk di sana.
Charlie, kurasa kita butuh bantuan Bosley.
- Mengemudikan mobil balap? - Jangan hari ini.
- Meledakkan kastil? - Belum waktunya.
Lalu apa yang harus kulakukan?
- Menerjemahkan bahasa tubuh. - Ide bagus.
"Pakar Pemulihan Bukti."
"Fotografer TKP."
"Pemimpin Tim Investigasi Lapangan."
"Pemeriksa Medis."
Aku tidak mau mendekati mayat.
Tidak bisa, ini adalah area terlarang.
Selain polisi, tidak boleh ada orang yang
masuk.
Ini tempat pelanggaran 211, 183, sampai 350.
Pelanggaran 350 itu kasus penangkaran tupai ilegal, kan?
Pemeliharaan ilegal.
Kau cukup tahu juga.
Kita tak boleh pergi begitu saja.
Untuk memeriksa TKP,
kita harus masuk, jadi temani kami.
Tidak bisa, itu harus dengan izin atasanku.
Atasanmu adalah aku.
Jangan disentuh.
Sebagai ahli, kau harusnya tahu hanya dengan melihatnya.
Ini tersedak biasa, dia mati karena dicekik.
Ada pertanyaan?
Kulihat dari langit-langit mulutnya, ada makanan ringan
yang menyumbat saluran pernapasannya.
Bagus, ayo lari, cepat.
Dilihat dari bekas perlawanannya,
dia tidak dicekik.
Dia mati lemas.
Ada sisa lilin.
Aroma nanas.
Lilin merek Sex Wax untuk papan selancar.
Apa maksudmu?
- Pelakunya seorang peselancar. - Bagaimana kau tahu?
Pintunya dibuka pakai kartu kredit
yang dipakai untuk mengerok lilin papan selancar.
Peselancar brengsek.
Berhenti!
Jejak kaki luar ruangan, Air Jordan keluaran 1989.
Pada musim panas 2002
musim panas 2002.
Ketajaman cetakan
kaki kiri dan kanan berbeda,
artinya dia baru dioperasi ligamen anterior kirinya tahun lalu.
Siapa pelakunya?
Peselancar dengan bekas luka di lutut.
No comments yet. Be the first to leave one.