Hanna

Hanna

Laadige alla Indonesian subtiiter

Hooaeg 3

Väljalaske info

Hanna-S03-COMPLETE-AMZN-WEBRip
Kommenteerib ariefas27
RETAIL | IDFL.me

Sildid

webrip
web
BRip
Avaldatud: 2021-11-24
Allalaadimised: 67
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Kalian kukumpulkan untuk mengabari soal operasi rahasia

yang kami lakukan beberapa minggu ini.

Itu mustahil.

Seorang pengadu Amerika mencoba

menyabotase operasi kami, mengekspos kalian ke bahaya besar.

Dengan senang kukatakan, tiga agen kita

bekerja sama di London dan Barcelona

untuk mengeliminasi ancaman dan mengambil rahasianya.

Mia, Jules, Sandy, silakan maju.

Sandy membunuh sang pengadu dengan mahir,

Jules membekuk calon penerima info rahasia,

dan Mia menyamar di dalam operasi yang berusaha menjatuhkan kita,

dengan membahayakan dirinya...

Lalu menghancurkan mereka.

Namun, ada korban dalam operasi ini.

Leo Garner dibunuh saat bertugas di Barcelona.

Clemency Jones pun mengorbankan nyawanya.

Hari ini kita berduka dan merayakan mereka.

Itu dia?

Mereka gugur, tetapi tetap ada bersama kita.

Mereka gugur, tetapi tetap ada.

WINA, AUSTRIA

Ini Williams pada pukul 13.00.

Aku akan makan siang. Kembali tepat pukul 13.55.

Keluar Akun... BADAN INTELIJEN PUSAT

Apa kabar?

Baik. Terima kasih. Meja yang biasa, tolong.

Terima kasih.

Bagaimana, Pak?

Ya, enak. Terima kasih. Boleh tolong minta bon?

-Bonnya sudah dilunasi. -Maaf?

Ada yang membayar.

Kau beruntung.

Jangan bergerak.

Pencuci mulutnya enak.

Apa?

Namaku Marissa Wiegler.

Kau melihat daftar target pembunuhan oleh unit CIA jahat.

Setengahnya berusia muda, punya motivasi politik, sadar isu sosial.

Namun, semua warga sipil.

Kau analis CIA yang bekerja di Eropa tengah dan timur.

Kenapa namamu ada dalam daftar?

Aku bukan CIA.

-Aku kerja kantoran di kedutaan. -Ethan, aku tahu siapa dirimu.

Aku pimpinan unit Paris. Kode Vesuvius. Cari aku.

Begini.

Pekerjaanku hanya mengumpulkan data dan liputan mendalam...

Kau terlibat di dinas luar jaringan apa pun dua tahun terakhir?

Kenapa harus memercayaimu?

Kau punya kekasih di kota.

Dia sedang mengandung.

Pertimbangkan pilihan terbaikmu.

Akan kuhubungi di ponsel ini.

Beri tahu aku semua yang kau tahu.

Mia, kau pasti bangga kepada dirimu. Selamat!

-Itu sangat keren. -Terima kasih.

Hai.

Kenapa kau tak bilang apa-apa?

Kau tahu caranya. Aku mengikuti perintah.

-Kalian luar biasa! -Terima kasih!

Pekerjaanmu bagus sekali.

Astaga.

Kami akan lama di sini.

Kami mau memastikan ancang-ancang operasi lampu hijau sesuai rencana.

Aku tak keberatan.

Kuanggap semua siap di Rumah Pompa.

Kami akan butuh akses penuh semua CCTV.

Bukan masalah.

Kau tak beri tahu kau mengirim Mia Wolff menyamar.

Entah siapa yang bisa dipercaya.

Di Washington ada yang membocorkan target ke Gelder.

Bisa siapa saja.

Bisa saja kau.

Kau yakin Wiegler mati?

Mia menembaknya di Barcelona. Jasadnya kubuang.

Jangan pernah melampaui rantai komando lagi, ya?

Pesan Tengah malam ini - M

Mereka mencurigai kita?

Kurasa tidak.

Kau pintar berbohong.

Terima kasih.

Semua aman?

Ya. Kami kedatangan tamu.

Ya. Sudah kuduga.

Kau di mana?

Aku di pedesaan Bavaria. Jaringan ini aman.

Kau sendirian?

Aku sendirian.

Kau kuselidiki. Kata berkas CIA kau sudah mati.

Kita jaga agar tetap begitu.

Kau punya apa untukku? Waktuku tak banyak.

Akan kukirim sejumlah materi.

Dua tahun lalu, wanita ini terbang ke Wina.

Brianna Stapleton. Katanya mengerjakan operasi rahasia di Langley.

Dia merekrutku dan seorang pemrogram komputer

bersamaku untuk proyek baru.

Nama pemrogram itu?

Max Kaplan.

Tugas kami membuat basis data warga sipil yang berpotensi subversif.

Orang di bawah usia 30 yang, berdasarkan analisis terkini,

bisa menyulitkan kepentingan AS pada masa depan.

Max dan aku dapat akses ke jutaan unggahan media sosial,

surel, bahkan proyek sekolah.

Kami mulai membuat daftar itu.

Lalu, apa yang terjadi?

Aku tak nyaman. Kami mulai jauh melampaui protokol.

Memata-matai anak dari usia 13

karena CIA kira mereka bisa berbahaya 20 tahun lagi.

Aku tak bergabung untuk itu.

Aku berhenti.

Ada lagi?

Aku mencari info.

Ternyata Stapleton bukan dari operasi rahasia.

Dia dari grup bernama Pioneer.

Dipimpin seorang pria. Di surel pribadinya,

dia menyebutnya Ketua.

-"Ketua"? -Ya.

MAX KAPLAN KETUA

Aku pun ketakutan dan berhenti menggali.

Max kembali ke cabang, semua jadi tak ada kabar. Itu tahun lalu.

Baiklah, bagus.

Kau makan siang di restoran yang sama?

Ya.

Jika kau kutraktir lagi, berarti kau mungkin dalam bahaya.

Temui rekanmu dan langsung hubungi aku.

Itu dia.

Sang pengunjung.

-Kau tahu soal ini? -Aku diberi daftar target.

-Aku tak tahu cara membuatnya. -Sekarang kau tahu.

Siapa sang Ketua?

Entahlah.

Dari pemerintahan? Figur publik?

Aku mengelola siswa, Marissa.

Aku tak punya akses ke informasi macam itu.

Baik, dengar, aku butuh lima pembunuhan pertama di Eropa.

Aku butuh Hanna di Paris,

dan beri dia target pertama. Abbas Naziri.

Aku tak yakin aku bisa.

Kau mau mereka tahu kau nyaris membocorkan operasi mereka?

Kerjakan saja.

Aku mau tahu Stapleton melapor ke siapa.

Siapa itu Ketua.

Apa pun yang kau temukan, itu rahasia kita.

Baiklah.

Hei?

Kau baik-baik saja?

Aku baik. Kenapa tak baik?

Kau sendirian di tempat itu.

Ya, aku sudah terbiasa.

Aku tak punya ekspektasi apa pun.

Seharusnya punya. Kau masih muda.

Kau tahu, jika kita berhasil,

kau bisa punya kehidupan yang kau mau.

Marissa, bahkan jika kau beri aku kehidupan yang kumau,

aku tak akan tahu harus bagaimana.

Aku hanya tahu caranya bertarung.

Baik, Semuanya,

hari ini aku mau membahas yang akan terjadi beberapa minggu ke depan.

Kalian akan terjun ke dunia nyata dan tak akan kembali.

Kalian siap.

Namun, perlu kukatakan.

Perlu kukatakan, target kalian pun akan siap.

Mereka tak akan ragu membunuh kalian, jika bisa.

Jadi, harus mengejutkan mereka dan tanpa ampun.

Kalian adalah prajurit.

Namun, beda dengan prajurit biasa, tak perlu bertempur sesuai aturan.

Di perang ini,

semua diperbolehkan.

Hei! Berhenti!

Akan kudiskusikan itu dengan Ketua.

...akan kuhubungi lagi. Sampai besok.

Itu saja.

Hei!

Hai.

Kau ambil risiko dengan merahasiakan apa yang terjadi.

Kau bisa mati di London.

Mimpi saja.

Ada apa?

Hanya tak bisa tidur.

Wartawan yang kubunuh itu selalu terbayang

Lucu, mereka...

Mereka beri tahu banyak hal soal yang harus kau lakukan

sebelum kau melakukannya.

Persiapan forensik.

Namun, tak satu pun soal yang terjadi setelahnya.

Omong-omong,

Sandy masih mencurigaimu.

Menurutnya kau mempermainkan kami.

Tak lama lagi aku akan pergi,

Sandy dan aku pun tak perlu saling bertemu. Jadi...

Coba bicara dengannya.

Jika sungguh di pihak kami, apa salahnya?

Aku tak perlu membuktikan diri ke siapa pun.

Tidak. Kau tak pernah begitu.

Karena itu kau sendirian.

Rapatnya lebih lama. Sekarang dia mau kopi.

Bisa kuambil.

Tinggalkan di depan pintu. Mereka tak akan mau diganggu.

Para gadis ini tak main-main.

Pasukan bayangan.

More Indonesian subtitles for Hanna

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left