Väljalaske info

Hospital Playlist S01E07 Episode 7 NF WEB-DL
Kommenteerib Putra14
Netflix Retail.

Sildid

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Avaldatud: 2020-04-23
Allalaadimised: 15
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Kondisi lever bagaimana? Sudah berangkat?

Bagaimana ini, Dokter?

- Ada masalah? - Lever donor terlalu tebal.

Tampaknya lebih dari 500 gram. Anterior dan posterior pun sekitar 8 cm.

Bagaimana ini, Dokter?

Lever terlalu besar. Kelihatannya sulit.

Apa lebih baik menyerah?

Tidak. Kita tetap lanjutkan.

Kita lanjutkan operasi.

Selamat malam.

- Kau belum pulang? - Ya.

Si "pelukis" Jang Hong-do sudah pulang?

Ya, sampai sesaat lalu dia...

Maksudku dia tadi di sini, tetapi baru saja pulang.

Baiklah. Kau juga harus pulang.

Baik.

Mau lihat transplantasi lever?

Ya.

Ayo!

Terima kasih.

Ukuran adalah hal terpenting dalam transplantasi lever bayi.

Hasil operasi bisa jadi fatal jika lever terlalu besar.

Karena itu, biasanya lever donor dipotong setengah untuk bayi.

Namun, kali ini, lever donor tetap terlalu besar

walau sudah dipotong setengah.

Sekarang umur Ji-a baru enam bulan.

Lantas Ji-a tak bisa operasi? Dia harus operasi lain waktu?

Tidak ada "lain waktu".

Empedunya tidak keluar sehingga sirosis berjalan cepat.

Dia muntah darah dan ada darah di kotorannya.

Dia takkan bertahan sepekan.

- Lantas? - Apa?

Maaf.

Lalu bagaimana, Dokter?

Dia tidak bisa operasi, tetapi tak akan bertahan jika dibiarkan.

- Kita harus bagaimana? - Tetap operasi.

Katamu levernya tetap terlalu besar?

- Tinggal dipotong lagi. - Kau gila?

Apa kau bilang?

Aku minta maaf.

Maksudmu, levernya dipotong dua kali, Dokter?

Ya.

Kita potong lagi setengah levernya.

Itu kadang terjadi, walau operasinya akan sulit.

Namun, harus dilakukan.

Meski sulit,

ini cara terakhir dan satu-satunya demi menyelamatkan bayi itu.

RUANG TUNGGU

- Ji-a. - Kumohon, Tuhan...

Ini.

- Tiga, tiga, tiga. - Tiga, tiga, tiga.

- Lever keluar. - Satu.

- Ji-a pasti menderita. - Dua.

- Tiga, empat. - Bagaimana dia sanggup bertahan?

- Lima, enam. - Jia-a sungguh hebat.

- Tujuh, delapan. - Tujuh, delapan.

- Sembilan. - Sembilan, sepuluh.

Lever tiba.

Terima kasih. Kerja bagus, Dokter Jang Gyeo-ul.

Kudengar kau masih di lampu merah depan.

Kenapa cepat sekali?

- Kau berlari? - Untung jalan tidak macet.

Namun, ternyata lift gedung ini rusak.

Aku lari kemari.

Maksudku, bukan berlari.

Aku berjalan...

dengan cepat. Hanya berjalan.

Aku tiba dengan hati-hati dan aman.

Hebat, Jang Gyeo-ul.

Kerja bagus sekali.

Tampaknya sudah cukup, Dokter.

Ya. Kerja bagus.

- Semua sudah siap, Dokter. - Ya.

Jika ada ventrikulostomi lagi, kau mau coba?

Apa?

Ini tahun ketigamu. Sudah saatnya.

Bersiaplah.

Terima kasih.

Banyak pendarahan karena lever dibedah.

Forsep. Cepat.

Sedot.

Kurasa butuh waktu lama. Ik-jun.

Baik. Aku akan bicara kepada wali.

Banyak pendarahan, Dokter.

Ya, tetapi masih tidak apa.

Fokus. Penyedotan harus saksama.

- Tak terlihat. - Baik.

Berikan kasa.

RUANG OPERASI

Dokter.

Ji-a sudah baik?

Apa operasinya lancar, Dokter?

Ya,

operasinya lancar.

Operasi berhasil. Kenapa menangis? Ji-a bertahan dengan baik.

Jangan menangis. Orang bisa berpikir operasinya tak lancar.

Terima kasih.

Terima kasih, Dokter.

Aku tak akan melupakan kebaikanmu.

Kami mengalami kesulitan karena pendarahan lebih daripada dugaan,

tetapi berhasil kami atasi.

Kini kondisinya sudah stabil dan segera ke Unit Perawatan Intensif.

Transplantasinya berhasil.

Dia akan baik selama fungsi levernya baik.

Operasi sudah berhasil. Ji-a pasti segera pulih.

- Terima kasih. - Kalian pasti merasa menderita.

Kalian berhasil bertahan.

Entah bagaimana aku harus berterima kasih.

Terima kasih banyak.

Ji-a beruntung bisa hidup karena ada pasien mati otak.

Ini sungguh keajaiban.

Dan untung saja donornya masih muda.

Semua ini berkatmu, Dokter.

Terima kasih banyak, Dokter.

Terima kasih.

Yang kulakukan hanya operasi.

Apa?

Kalian harus berterima kasih kepadanya.

- Siapa? - Siapa?

Wanita berusia 22 tahun.

Dia tinggi dan kurus.

Korban kecelakaan.

Maksudku, donornya.

Donor lever untuk Ji-a.

Aku tak bisa memberi tahu

identitas rinci karena peraturan.

Namun, Ji-a hidup berkat dia.

Aku sungguh malu, Dokter.

Aku akan hidup dengan rasa terima kasih kepadanya seumur hidup.

Aku terlalu fokus terhadap anakku.

- Maafkan kami. - Kami mohon maaf.

Tidak perlu. Aku paham perasaan kalian.

Namun, tiap tahun, saat Ji-a berulang tahun,

ucapkan terima kasih padanya.

dengan sepenuh hati.

- Pasti. - Baik. Terima kasih, Dokter.

Terima kasih.

Sampai jumpa di Unit Perawatan Intensif Pediatri.

Baik.

Terima kasih.

Baik. Tolong kirim ini padaku beserta gambarnya.

Baik. Terima kasih. Akan kulakukan.

- Aku tetap cemas. - Tak perlu cemas.

Kontraksinya terkendali, dan kondisi bayi baik.

- Dia akan baik-baik saja. - Apa harus terus pakai obat?

Seperti sudah dijelaskan, obatnya aman.

Biar kujelaskan sekali lagi.

Sebentar.

Pasien itu, Park Mi-jeong. Berapa panjang serviksnya?

- Tunggu. - Sepanjang 1,5 cm.

Rupanya 1,5 cm.

- Dokter Chu Min-ha. - Ya, Dokter.

Pasien bedah cesar banyak berdarah karena kontraksinya buruk.

Cek pembalut dan awasi kontraksinya.

Baik, Dokter.

Dokter, katanya istriku amat sakit. Aku harus bagaimana?

Aku sudah cek lima menit lalu. Belum ada perubahan serviks sama sekali.

Aku akan cek lagi. Jika perlu, kuberi anti nyeri.

Bisa tolong dicek sekarang?

Baik.

- Dokter Chu Min-ha. - Ya?

Sin Hyo-jeong diberi ritodrine 12 gtt,

tetapi mengalami takikardia.

Kurangi jadi delapan gtt, dan cek tanda vitalnya satu jam lagi.

Baik.

Gunanya untuk membuat bayi

lebih lama berada di perut ibu, tergantung kondisi bayi.

Jika begitu, apa bayi bisa jadi lebih lemah daripada anak lain,

atau hidupnya takkan bertahan lama?

Itu takkan terjadi.

Ibuku pun sangat menderita saat mengandung aku.

- Sungguh? - Begini ceritanya.

Ibuku penderita diabetes, tetapi tiba-tiba hamil.

Diabetes?

Kulihat bagian episiotomi Seo Jeong-won baik. Benar?

Ya, aku mengeceknya tadi pagi. Tidak ada hematoma.

Dokter, tolong cek NST ini.

Janin Jeong Min-gyeong menunjukkan pelambatan.

Beri infus tambahan,

dan tiga liter oksigen lewat kanula nasal dalam posisi tidur miring.

Baik.

- Dokter. - Adik perempuanku melahirkan prematur,

tetapi dia sangat optimistis dan santai.

Meski dokter kandungan, aku tetap merasa cemas,

tetapi dia senang bertemu bayinya lebih cepat.

- Astaga. Begitukah? - Ya.

- Dokter. - Ya?

Aku sangat lapar.

Apa aku boleh makan?

Mari cek pergerakan janin dahulu. Mohon tunggu sebentar.

Bayinya bisa lahir dan tumbuh sehat sampai sekarang.

Keponakanku itu kini umur dua tahun. Mau lihat fotonya?

Boleh.

- Dokter Myeong Eun-won. - Ya?

Sin Ha-yun harus cek pergerakan janin,

dan Jeong Min-gyeong harus diperiksa karena pelambatan.

Kita juga harus menyiapkan

dua bedah cesar nanti. Kita sibuk.

Baik. Aku mengerti.

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left