The Ritual Killer

The Ritual Killer

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

The-Ritual-Killer-2023-AMZN-WEBRip-x264
Kommenteerib rhaindesign

Sildid

webrip
web
x264
BRip
Avaldatud: 2023-03-12
Allalaadimised: 112
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Aku akan masuk.

Ada

batas tipis yang mustahil

antara kewarasan dan kegilaan.

Dan tak selalu mungkin untuk mengetahuinya

di sebelah mana kita berdiri.

Kekerasan antara pihak-pihak yang berbeda

bukan wabah dalam budaya ini.

Itu endemik untuk semua budaya.

Kita kembali lagi.

Suku.

Tapi mendefinisikan

suku kita tak sesederhana itu.

Sebagai orang kulit hitam yang lahir di bawah matahari,

atau orang kulit putih yang lahir di bawah bulan.

Pembagian kita,

adalah kesalahan lain

terhadap diri kita sendiri.

Dan pembagian ini tak hanya

bertumpu pada ketidaktahuan

dengan suku selain suku kita.

Hal ini lebih dalam dari itu.

Pak?

Ya?

Ini abad ke-21, Dr. Mackles.

Dengan ponsel, aku bisa belajar

tentang budaya apa pun di planet ini.

Aku mencari di Google bisa lebih tahu segalanya

tentang sistem kepercayaan dalam 20 menit.

Ijinkan aku bertanya.

Bagaimana jika sistem kepercayaan yang kau cari di Google

sangat bertentangan dengan kepercayaanmu,

yang tampaknya, karena tak ada kata-kata yang lebih baik,

dari kegilaan?

Seperti apa?

Seperti minum obat.

Di sini, obat adalah

semua senyawa farmasi

dibuat di laboratorium,

di jual oleh perusahaan tanpa rupa ke jutaan orang.

Di belahan dunia lain,

obat adalah tumbuhan.

Sedikit kulit kayu, akar,

atau mineral.

Atau kombinasi dari semuanya.

Dikelola oleh satu orang

oleh orang lain

yang diyakini menyalurkan kekuatan

yang tak bisa kau pahami.

Pengetahuan medis ini di dasari pada kepercayaan kuno.

Prinsip-prinsip yang ada di negara ini,

itu akan membuatmu sangat ketakutan.

Keyakinan metafisik dalam penyembuhan dan kemanusiaan.

Tampak, gila bagimu.

tak peduli seberapa keras kau mencoba memahaminya.

Tapi kepercayaan pada hal-hal seperti itulah

yang memberi obat ini kekuatan.

Sepertinya kita kehabisan waktu.

Jadi, kita akan membahasnya lagi minggu depan.

Terima kasih.

Tn. Hobbs.

Aku mau kau melakukan sesuatu untukku.

Sedikit tambahan nilai, jika mau.

Aku mau kau ambil ponsel itu di sakumu

dan carikan aku budaya yang sangat berlawanan dengan budayamu

bahwa gagasan mengenai hal itu berakar di kota ini,

yang akan membuatmu sangat ketakutan.

Siap, pak.

Subtitle by RhainDesign -

Masuk!

Jangan bergerak.

Tidak! Tunggu!

- Hai! - Berhenti!

Apa yang kau lakukan di sana?

Aku Detektif Boyd.

Menjauh dariku!

- Tenang, tak apa. - Aku tak mau pergi.

Kumohon.

Tidak. Apa yang dia lakukan dengannya? Itu pacarku!

Diamlah!

Kau tak bisa membawanya!

Aku Detektif Boyd.

- Dia pacarku! - Jangan bicara padanya!

Ayo, berikan tanganmu.

Kau apakan dia?

Angkat tanganmu!

Aku akan mengeluarkanmu dari sini.

- Maria? - Hei, kau mau kemana?

- Maria? - Kau mau kemana?

Kau tak bisa membawanya!

Hei sobat.

- Bersiaplah... - Dia tetap bersamaku, sobat.

Berdiri sekarang.

Aku tak buat kesalahan apapun.

- Benarkah? - Dia sendiri yang mau bersamaku.

Kubilang, berdiri!

Mati saja kau, bajingan.

Kau duluan.

Tidak!

Kita butuh dia hidup-hidup!

Petugas medis dalam perjalanan.

Mati saja kau!

Kau duluan.

Tn. Farner.

Tn. Randoku. Suatu kehormatan.

Seorang pria sepertimu, yang begitu kuat.

Katakan, kenapa kau mau melakukan ini?

Siapa yang mewawancarai siapa?

Aku mewawancaraimu, Pak.

Aku tak ada urusan dengan siapa pun,

Aku tak tahu segalanya.

Aku juga tidak.

Tn. Randoku, aku yang mengeksplorasi pilihan kekuasaan,

seperti yang kau bilang.

Itu sulit dipahami.

Kau orang yang menuai kekuasaan,

dan bahkan minuman.

Kau jadi pusat perhatian orang saat ini.

Ada pesawat yang bisa membawamu kemanapun kau suka.

Kuhargai kebaikanmu, Pak.

Aku tak butuh bantuanmu.

Kau membutuhkanku.

Kabari jika kau siap.

Pikirkan jiwa-jiwa yang bisa kau tuai di sana, Tn. Randoku.

Detektif Boyd, kau merasa benar

saat menembak tersangka?

Selain dia atau aku? Tidak.

Kematian putrimu memengaruhi keputusanmu

menembak Tn. Preston?

Tidak.

Jujur saja, Nn. Cannon.

Tn. Preston jelas melawan

pada saat penembakan,

ambil senjata.

Ada pertanyaan lagi?

Kau tak apa?

Ya.

Itu meragukan.

Tidak, aku tak apa.

Aku mimpi buruk lagi.

Mau membahasnya?

Tidak juga.

Halo?

Ya, ini aku.

Ayo kita lanjutkan.

Akan kukirim apa yang sudah kita sepakati.

Ayo!

Kau bisa!

Baiklah, kau duluan.

- Aku cuma bercanda. - Ya.

Apa yang terjadi?

Kau mungkin sudah membodohi dewan pengawas,

tapi jangan pikir bisa membodohiku.

Ya.

Sekarang, kau ke psikiater

dan lihat apa kau bisa membodohinya.

Aku kesulitan mendengarmu

karena yang bisa kudengar hanyalah suara-suara.

Kau tahu?

- Brengsek... - Kau bersenang-senang?

Ya, sangat.

Kurasa mungkin kau harus berlibur.

- Ya? - Ya.

Aku cuma mau tahu, di mana kau akan mengirimku?

Di mana saja kecuali di sini.

Ngapain?

Entahlah. Memancing.

- Pergilah dengan perahu sewaan. - Memancing?

Lempar kail ke dalam air.

Maria, kedengarannya sangat mengerikan.

Kau butuh itu.

- Cuma antara kita. - Ya?

Dia benar-benar mau ambil senjatanya?

Maria, biar kutanya.

Menurutmu ada yang merindukan Ted Bundy?

Itu bukan jawaban.

Tidak. Ya, jika kau mendengarkan.

Persetan.

Kau mau kutangani itu?

Ya, kau dengar. Ini 130 pelaporan.

Apa yang kita punya, Jimmy?

Mengapung. Perempuan Kaukasia.

Dia sudah mati, mungkin 6 jam.

Astaga.

Ada identitas?

Tidak. Tak ada.

Usia?

Mungkin 14, 15.

Ada yang menyiksanya.

Tangannya, alat kelamin hilang.

Maksudmu, kepiting memakannya?

Kau jangan berpikir bagian yang hilang karna satwa liar.

Dia di potong sebelum dibuang.

Jika itu bukan pisau bedah, itu sesuatu yang sama tajamnya.

Mata, kelopak mata.

Ya.

Tangan kiri, hilang.

Lenyap.

Menurutmu itu yang membunuhnya, Bill?

Tidak. Kematian karena ini.

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left