Paris Holiday

Paris Holiday (巴黎假期)

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Paris Holiday (2015) BluRay 720p Ganool AG
Kommenteerib tag-dgn
Semoga Pas dan cocok

Sildid

BluRay
720p
720
ganool
Avaldatud: 2016-01-21
Allalaadimised: 38
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Tak masalah, Tuan Lam. Saat kau tinggal sendirian, kau jaga tempat ini tetap bersih.

Omong-omong, aku butuh kau tanda-tangani kontrak ini.

Meskipun pemiliknya setuju sewa ini diakhiri lebih awal...

Kau akan di kembalikan ganti rugi olehnya...

...jika dia gagal menyewakan ini pada penyewa yang sama.

Jika kau tak keberatan, boleh kutanya kenapa kau pindah setelah beberapa bulan?

- Rugi besar - Rugi besar?

Ada lagi yang lainnya? Aku harus pergi.

Oh, Tuan Lam? Rokokmu...

Tinggalkan saja, aku sudah berhenti merokok

Tuan Lam.

Tuan Chow memintamu membawakan hadiah ini untuk seseorang di Paris.

Dan Tuan Chow juga minta orang ini mencarikanmu apartemen di sana.

Apa kau sering pergi ke Paris?

Tak pernah ke sana. Ini pertama kalinya.

Hei, salah jalan! Bagaimana bisa ke Laouvre lagi? / Aku yakin ini jalannya.

Aku supir taksi terbaik di Paris.

Percayalah padaku, kau akan tiba di sana, cepat atau lambat.

Percaya padamu?

Kenapa kau tidak beritahu aku ada dua Louvres di Perancis?

- Di sini, ini alamatnya. - Makasih.

- 200 Euro. - Apa?

Iya, 200 Euro.

Makasih, sampai jumpa.

- Sampai ketemu bulan depan, makasih. - Makasih.

Selamat siang Tuan. Bisa kubantu?

- Apa Michael Lau ada di sini? - Kau dari Hong Kong?

Benar.

Kau kemari mencari Chung? A Chung sedang keluar mengantar bunga.

- Namaku Amy. - Halo.

Kenapa kau tidak duduk? Itu dia datang, ini milikmu.

- Chung, dia mencarimu. - Apa kau Michael Lau?

- Kau....Tuan Lam? - Kau bisa bicara kanton?

Senang bertemu denganmu.

Aku juga dari Hong Kong. Panggil aku Michael.

- Maaf, aku terlambat, terjebak macet. - Tak apa.

Kau tahu, Paris macet sekali setiap harinya.

Aku ambil kuncinya dan tunjukkan apartemennya.

Baguslah. / Oke. / Makasih.

Hai sayangku! Ini makan malam nanti malam.

Kau membuang-buang uang.

Semua uangku adalah uangmu, sayangku.

Aku segera kembali.

Apartemennya hanya beberapa blok dari sini, tak keberatan jalan kaki, kan?

Tak keberatan, selama kita tidak naik taksi.

Lewat sini.

Tuan Chow menelepon beberapa hari lalu, ia minta aku mencarikanmu apartemen.

Kebetulan ada yang kosong satu, dekat tempat kerjamu.

- Apa itu apartemenmu? - Kuharap begitu.

Aku sudah jadi tukang sewa sejak aku datang 19 tahun lalu.

Banyak orang China membeli rumah di sini.

Mereka minta aku mengaturnya dan menagih sewanya.

Lihat? Suasana Eropa. Tempat tingal di tengah kota, kau akan menyukainya.

Kenapa tidak naik lift?

Anak muda, ada lift tidak berarti kau harus gunakan.

Lift di Paris usianya lebih tua dari kita. Tak bisa di andalkan dan berbahaya.

Melanie, Kau terlihat cantik hari ini.

Nenek Italia ini tinggal tepat di seberang apartemenmu.

Dia pengumpul sampah dan rumahnya bau.

Cobalah keberuntunganmu, jika kau mau. Aku sudah terjebak di sana 3 kali.

Tunggu,

Michael, nenek itu barusan turun pakai lift.

Apa ada kejutan lagi untukku di lantai atas?

Bukan bangunannya, tapi... sedikit sesuatu tentang apartemenmu.

Sedikit apa? / Mantan penyewanya belum semuanya pindah.

Belum? Mereka meninggalkan kekacauan?

Sesuatu seperti itu.

Penyewa pria pergi , tetapi yang wanita masih belum pindah.

Apa kau bercanda? Bagaimana mungkin begitu?

Kenapa tidak? Dua tempat tidur besar, satu untukmu, satu untuknya.

- Ayolah, lihat saja dulu. - Tidak, carikan saja aku yang lainnya.

Ayolah, terus jalan. 2 Lantai lagi, hampir sampai.

Apa-apaan ini?

Konyol sekali.

Terus saja! Kau mencapai lantai atas. Sangat mudah, kau benar2 berhasil.

- Sebenarnya.... - Apa lagi?

Jangan katakan padaku ada mayat di dalamnya

Belum.

Sebenarnya apa yang tuan Chow bayar tidak cukup untuk dapatkanmu apartemen...

....di lingkungan klasik ini.

Tapi jangan khawatir, kita orang cina akan selalu saling membantu.

Tahukah kau, kita orang Cina apa yang paling mampu?

Menjadi fleksibel dalam situasi berbeda.

Cukup! Beritahu saja aku yang sebenarnya

Wanita ini baru saja di campakkan oleh tunangannya. Dia patah hati.

Kehilangan ganda, tidak ada cinta, tidak ada pernikahan.

Untuk saat ini, dia hilang kepercayaan pada semua pria dan membencinya.

Untuk kesejahteraan mentalnya dan keselamatanmu...

Cukup, lupakanlah, aku akan turun pakai lift.

Tidak, dengar. Biar aku selesaikan.

Aku meneleponnya kemarin dan bilang padanya kau bukan pria.

Apa?

Maksudku, kau bukan orang biasa.

Apa tidak biasanya aku? Apa aku bisa terbang?

Aku bilang padanya bahwa kau semacam....

- Dan dia tak masalah dengan itu. - Apa tak masalahnya? Aku tidak.

- Kau jangan bercanda seperti itu. - Hanya akting, tidak sebenarnya.

Aku harus bertanggung jawab pada si penyewa rumah, bantu saja aku.

Jadi, aku kemari untuk mengusir penyewanya untukmu? / Jangan salah sangka.

- Kau naik hampir dari 5 tangga. - Kau hutang padaku itu.

Duduklah dan istirahat minum teh dan lihat-lihat dulu, oke?

Kamarmu di sebelah sini.

Lewat sini.

- Ini sangat besar seperti gudang, iya kan? - Iya, benar.

Manfaatnya lebih baik untuk sampah dari pada untuk orang

Jangan khawatir, semuanya akan di pindahkan ke ruang peralatan.

Satu kamar mandi dengan 2 pintu? Sangat tidak nyaman berbagi kamar mandi.

Kunci ini macet? Astaga

Perlu waktu lama untuk merapikan tempat berantakan ini.

Pergunakan waktumu setelah kau pindah.

Atau buang semuanya ke atas atap.

Di dapur ada pintu belakang, ada tangga menuju ke atas.

Nanti, ajak temanmu ke sana untuk barbekyu.

Menikmati bulan dengan segelas anggur merah

Luar biasa.

Aku tak punya teman di Paris.

Gadis2 Perancis gampang berteman.

Mereka akan pergi bersamamu setelah minum 1 gelas anggur.

Minum 2 gelas, semalaman bersamamu.

Bagaimana kalau 3 gelas?

- Siapa kau? - Dia....penyewa yang baru.

- Aku homo. - Ia benar2 homo.

Jangan bawa pria apapun pulang.

Terima kasih, kau sudah masuk.

Aku harus pergi, aku punya pertemuan lainnya.

Ada apartemen lainnya? Kenapa kau tak bawa aku bersamamu?

Di luar ada 20 distrik, Terlalu jauh.

Dan kau harus berbagi kamar dengan pria kulit hitam.

Aku takutnya, kau akan berubah jadi homo beneran.

Kumohon tolonglah aku.

Awasi gadis itu, jangan biarkan dia menyakiti dirinya sendiri.

Sampai jumpa.

Makasih.

Dimana Michael Lau?

Dia keluar mengirim bunga, ada apa?

Wanita itu....dia sinting.

Bukan hanya sinting, tapi benar2 psikopat / Xiaomin?

Kau mengerti apa yang kubilang? Aku harus pindah.

Aku harus pindah. / Katakan saja padaku ada apa? Tenang, katakan padaku.

Apa-apaan ini?

Bau apaan itu?

Astaga, kau menakutiku! Bagaimana kau berjalan seperti hantu?

Kau benar-benar bau.

Mengapa kau menyentuh barangku?

Kau.... Rumahmu berantakan.

Aku suka kebersihan.

Aku tak bisa tinggal disini tanpa kebersihan.

Kau ini sangat bau, kapan kau terakhir mandi?

Bahasa Mandarinmu payah, bicara saja bahasa kanton.

Guru lukisku dari Hong Kong. Aku mengerti bahasa Kanton.

Aku bilang, rumahmu berantakan.

- Tunggu, bagaimana bahasa Perancismu? - Tak ada satupun kata yang kutahu.

Mengapa kau kemari, jika kau tak bisa bicara bahasa Perancis?

Aku disini untuk kerja, bukan habiskan sepanjang hidupku di sini.

Pergilah. Pergi saja.

Dasar jalang sinting.

Lain kali, jika kau benar2 butuh muncul di belakang seseorang...

Bisakah kau mengatakan sesuatu dulu?

- Kau menakutiku sampai mati. - Kenapa kau belum pergi?

Kenapa aku harus pergi? Aku bayar sewa tinggal di sini.

Tunggu...

Apa kau punya uang?

Bisa kau pinjamkan aku uang? Dua hari aku belum makan.

Hei, hentikan. Aku akan ambilkan.

Kau ini bau, bisakah kau mandi dulu?

Awasi gadis itu, jangan biarkan dia menyakiti dirinya sendiri.

Buka pintunya! Kau bisa dengar aku?

Diam.

- Boleh aku pinjam teleponmu? - Aku telepon polisi, jika kau tidak diam.

Buka pintunya...

Jadi kau menunggu di depan pintu semalaman? / Hampir.

Apa yang kau lakukan di luar sini, penyusup?

Aku? Penyusup? Aku mengetuk pintu dengan keras berjam-jam.

Aku teriak seperti orang gila dan kau tak mendengarku?

Apa kau bercanda denganku?

Aku ada di kamar mandi dan tak dengar apa-apa.

Kenapa kau tidak bunyikan belnya?

Sudah, tapi tidak berfungsi.

Sejak kapan? Apa kau merusaknya?

Aku tak mau bicara denganmu, aku mau tidur.

Tunggu...

Kau keluar tanpa kuncimu, Kau pergi kemana?

Oh, aku mengerti....

Kau tidur sambil berjalan?

Aku pergi jogging, oke?

Bawalah kuncimu saat kau keluar, seperti aku.

Kau bukan anak kecil, cape sekali mengajarimu semuanya.

Aku kunci kau di luar, lihat apa kuncimu bisa perbuat?

Mengapa kau menakutiku lagi di tengah malam?

Kau siapa? Mengapa kau kemari?

Aku penyewa yang baru.

Aku ingat. Kau itu...

Homo!

Iya, aku homo.

Tentu saja.

Ingat...

Jangan bawa wanita manapun..

Pria pulang.

Bagaimana aku berani membawa seseorang?

Selamat malam.

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left