Finist. The First Warrior

Finist. The First Warrior

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

Finist Pervyy bogatyr 2024 WEB-DL indo
Kommenteerib ndaseruag

Sildid

webdl
Avaldatud: 2025-05-12
Allalaadimised: 219
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Diterjemahna neng: NDASERUAG

-- Selamat Mendeleng ---

Belogorie adalah negeri para pahlawan!

Dan telah melahirkan para ksatria hebat.

Namun di antara para ksatria ini...

tak ada satupun yang seperti Finist si Elang Pemberani.

Berani beraksi...

Berani menantang resiko...

Berani menyongsong maut.

Dan berani tidak bersikap rendah hati.

Melokha, diam kamu.

Kalau saja tidak harus melawan babi hutan ini, ceritanya akan berbeda.

Tapi katanya itu bukan babi biasa, melainkan babi ajaib.

Seekor babi hutan yang merusak lumbung warga.

Belogorie terancam kehabisan persediaan.

Tapi sang pahlawan Belogorie...

telah bersumpah untuk menghabisi monster itu!

Tapi monster yang katanya menakutkan ini ternyata hanyalah seekor babi.

Babi hutan itu sedang tidur.

Aku membeli ini dari seorang pedagang asing.

Jika melihat dari salah satu sisinya segalanya jadi tampak lebih besar.

Astaga dragon!

Dia memang aslinya besar.

Benar-benar monster!

Ini bukan babi hutan, tapi monster.

Apa kabar, babi monster?

Rasakanlah kekuatan seorang pahlawan ini.

Rasakan ini!

Sudah kubilang dia babi ajaib.

Sialan kamu babi ajaib!

Tangkap ini, Finist!

Finist...

si Pengendali babi!

Ha!

Finist! Finist! Finist!

FINIST PAHLAWAN TERHEBAT

Salam, orang-orang baik! Sambutlah Finist si Elang Pemberani!

Sang Penakluk babi hutan kita!

Belum ada seekor babi hutan pun

yang dia lahir terus lehernya tidak dipatahkan oleh Finist, si elang pemberani.

Terima kasih, orang-orang baik!

- Siapa namamu? - Zorya.

- Silakan. - Terima kasih.

- Siapa namamu? - Tasya.

Glashka yang cantik, putri Fedka Ryabogo.

Perhatikan baik-baik, Finist. Sudah waktunya kamu untuk menikah.

- Dia biasa saja. - Ya.

Seorang istri yang layak bagi Finist si Elang Pemberani...

cantiknya tak terlukiskan!

- Terima kasih, Pahlawan. - Kami mau namai anak kami dengan namamu.

Jangan. Biarkan nama Finist unik dan hanya ada satu.

Yaga! Sedang apa di sini?

Mau tau saja, cerewet. Finist!

- Finist, aku mau berbicara denganmu. - Ya monggo! Aku mendengarkan.

Bantu aku memindahkan batu besar.

Dia jatuh ke sungai dan menyumbat dasar sungai. Aku bisa haus di musim semi.

Apel peremajaanku akan mengering.

Yaga, kamu bicara apa?

Apa kamu ingin aku menggali bedengan tanaman juga?

Sudahkah kamu mendengar tentang petualanganku?

Aku mengalahkan Monster Penjaga Gunung Batu.

Kamu sungguh-sungguh pahlawan!

Keren gila!

Dan dia membangunkanku sebuah rumah yang kokoh dan aman.

Dan aku mengalahkan monster danau!

Teror ini telah menghantui Desa sekitar danau selama setengah abad.

Aku pun menaklukkan monster mengerikan itu!

Dia tak lagi menggeram dan memakan orang...

Aku satu-satunya yang melawan roh yang bisa meniru.

Lalu mahkluk berkaki empat...

berlengan enam...

berkepala dua...

aku juga...

mengalahkannya.

- Maksudmu menjinakkannya. - Ya.

Aku mengubahnya menjadi manusia.

Dia sekarang adalah pandai besi kami, Dubynya.

Aku meluluh lantakkan pasukan seribu orang di Danau Beku!

Dan penyihir Chernobrov...

saat dia menurunkan langit ke bumi...

aku menghentikannya.

Kamu mangada-ada tentang cerita penyihir Chernobrov.

Ya, tapi itu cerita yang bagus.

Kudengar monster danau itu jinak.

- Yang membantu dalam penangkapan ikan. - Ayolah.

- Dia bertarung untuk kita. - Dan kamu menginginkan bantuan Finist...

Pahlawan terhebat.

...untuk memindahkan batu?

Jadi memindahkan batu bukanlah pekerjaan seorang pahlawan?

Tepat.

Tetapi memasak daging adalah pekerjaan pahlawan.

Dengan siapa kamu akan bertarung selanjutnya? Dengan ayam?

Ayolah, aku ingin makan sup ayam.

Baiklah, kenapa kamu begitu sensitif?

Atau peremajaan apelnya gagal?

Itukah sebabnya kamu begitu kesal, jalang tua?

Jangan dengarkan si cerewet itu, makan saja kepalanya.

Tidak terjadi apa-apa!

Jadi aku butuh sesuatu yang nyata. Suatu tindakan heroik, tahu?

Bahkan wanita dukun itu pun mengolok-olokku.

"Memasak daging adalah pekerjaan pahlawan."

Gambar babi hutannya agak kekecilan.

Bahkan Melokha bisa mengalahkan yang seperti itu.

Aku akan memperbaikinya.

Bolehkan aku minta dua Finist Gum-nya?

Aku saja.

Silakan. Nikmatilah.

Oke, ada pekerjaan.

- Serius? - Ya, tapi sangat berbahaya.

Aku lebih suka mencarikanmu pekerjaan yang bisa membuat kita bisa bertahan hidup.

Aku tidak mengerti.

- Apa kamu meragukanku? - Tidak.

Karena berbahaya?

Orang macam apa yang meragukan Finist?

- Kenapa dia melubangi pintunya? - Diamlah.

Dia tahu persis apa yang harus dihancurkan.

Kami akan menamai anak kami dengan namamu!

Atau tidak.

Baiklah, aku hanya mencoba memperingatkanmu.

Di atas Pegunungan Putih, dengan padang rumput dan hutan yang lebat,

ada sebuah menara tinggi.

Menara ini benar-benar berada di antah berantah.

Itu tempat yang menakutkan.

Kabarnya ada seorang gadis dengan kecantikan tak terlukiskan ditawan di sini.

Namun belum pernah ada seorang pun yang mampu membebaskannya.

Karena dia dijaga oleh binatang buas mengerikan...

dan tak ada seorang pun yang bisa selamat dari monster itu.

Ada yang bilang itu seekor lynx hitam besar.

- Ada yang bilang itu ular. - Mereka berbohong.

Kalau tak ada yang selamat, siapa yang bercerita tentang monster itu?

Pokoknya hebat yang bisa mengalahkannya!

- Kasih aku alatmu itu. - Apa? Sekarang?

Mereka sedang manggang daging apa itu?

Kita akan berpencar dan masuk dari tiga arah.

Saat kamu memberi sinyal...

aku akan melompat...

dan menyerangnya sekuat tenaga!

Apa kalian sedang membahas makan malam kalian?

Dengar, kurus, jangan hanya pandai bicara.

Bisakah kamu adu kekuatan denganku?

Tahukah kamu sedang berbicara dengan siapa ketika kamu mengoceh begitu?

Di hadapanmu ini,

seseorang yang tidak mengenal apa itu lelah atau takut...

dialah Finist Si Elang Pemberani.

Penakluk Monster Danau.

- Monster Batu Penjaga... - Cukup, Melokha.

Kalau kamu menceritakan semua yang sudah kukalahkan, sampai pagi ndak akan selesai.

Pria itu perlu minum sesuatu. Minumlah sedikit mead ini, Ksatria.

Aku tidak mengenalimu, Finist. Kupikir kamu lebih tua.

Nah, dengan adanya Finist kita pasti akan berhasil.

Hanya ada satu masalah. Bagaimana kita berbagi si wanita cantik?

Aku tidak menginginkannya, saudara-saudara.

Aku tidak berniat mengalahkan satu kejahatan

lalu menaruh kejahatan lain di leherku.

Kamu berbicara seperti itu karena kamu masih lajang.

Melokha! Dengarkan.

Aku akan bangun pagi-pagi sebelum matahari terbit besok...

dan pergi sendirian.

Finist, itu sangat berbahaya.

Terus, mau bagaimana kamu akan menceritakan ceritanya?

"Dan Finist membunuh monster mengerikan itu...

bersama dengan Prokhor, Fedka, Ratibor dan seratus orang lainnya,

Begitukah caramu ingin menceritakan kisahnya?

Baiklah.

Aku akan menaruh bubuk tidur di minuman mereka.

Pokoknya kamu hati-hati.

Tolong tuangkan minyak juga.

Cocok juga pakai madu.

Oh, pahlawan.

Sayang sekali kamu harus datang ke sini.

Sayang sekali, katamu?

Aku akan mengalahkan binatang itu...

dan aku akan membebaskanmu, cantikku.

Siapa namamu?

Zlata.

Namaku Finist.

Larilah, orang baik.

Urungkan saja niatmu.

Jangan takut, cantik.

Monster yang akan membuat Finist si Elang Pemberani lari belum lahir.

Kamu harus hidup untuk dirimu sendiri.

Kenapa kamu merasa kasihan padaku?

Kenapa kamu lari dariku?

Bukan darimu. Aku lari dari kematianmu.

Kamu dalam masalah.

Rupanya itu seekor ular!

Dan inilah bonusnya.

Itu bukan lynx.

Itu tidak bagus.

Apa yang terjadi disini?

Di manakah Finist si Elang Pemberani?

Dia tak mungkin berakhir seperti ini.

Ya! Finist!

Aku tahu, aku tahu!

Finist si Elang Pemberani tidak pernah kalah dalam pertarungan!

Dia mengangkat batu itu...

Finist, temanku!

Finist!

Kenapa pada bengong?

Ayo, pahlawan sedang sekarat. Kalian jangan pada bengong!

Finist. The First Warrior subtitles in other languages

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left