Esimesed 200 rida.
Sebagai pacar seseorang,
jika kamu sampai ditembak gadis lain,
apa yang akan kamu lakukan?
Akhir-akhir ini, aku punya pacar.
Setelah memendam rasa terhadapnya sejak kecil,
aku nembak Saki.
Dia setuju, dan kami mulai berpacaran.
Bagus.
Aku adalah laki-laki paling bahagia di dunia ini.
Sakisaki.
Ayo kita pergi.
Oke.
Baiklah, aku ada kegiatan ekskul.
Ya.
Aku akan menunggumu sampai kamu selesai, Saki.
Padahal kamu boleh pulang duluan.
Ah, tapi ....
Jangan selingkuh diam-diam, ya.
Sa-Saki?
E-Eh?
Ternyata,
aku dicurigai seperti itu, ya?
Naoya?
Maaf karena aku membuatmu resah!
Agar kamu tak curiga lagi,
aku akan semakin mencintaimu.
Tunggu ....
He-Hei, lepaskan aku!
Saki, aku mencintaimu!
Le-Lepaskan aku!
Saki!
- Mengertilah! - Sudah!
- Kamu mengerti? - Sudah.
Aku sudah mengerti.
Tolong lakukan ini saat kita berduaan.
Astaga, dasar Naoya.
Kamu itu terlalu serius dan aneh.
Eh?
Lelucon saja sampai dianggap serius.
A-Apa aku seaneh itu?
Aneh banget.
Misalnya?
Seperti memelukku sembarangan.
Be-Begitu, ya?
Seperti itu, ya.
Tapi, aku tak ingin membohongi perasaanku,
dan cintaku selalu berontak untuk pujaan hatiku.
Susah juga, ya.
Habisnya, setelah nembak kamu sebulan sekali sejak kelas satu SD,
akhirnya kamu setuju saat kita SMA.
Aku ingin melindungi hubungan kita.
Perasaanmu terlalu berat untuk anak SD dan SMP.
Jadi, kamu sudah bisa menerima perasaanku?
Ya ampun.
Ya.
Kerahkan semuanya.
Baiklah, aku pergi dulu.
Ah, Saki.
Apa?
Hari ini, kamu terlihat sangat manis.
Makasih, ya.
Ah.
Punya pacar itu membahagiakan.
Ma-Maaf.
Ka-Kamu Mukai Naoya.
Benar, kan?
Benar.
Begini ....
Aku ....
Aku ....
A-Aku mencintaimu!
Eh?
Apa?
Jangan sembarangan
Tolong didengarkan
Ada sedikit persinggungan
Sebaiknya hal ini segera dibicarakan
Dibicarakan
Sebuah kewajaran
Dan hal-hal di luar kewajaran
Coba disandingkan
Manakah yang lebih memberatkan?
Ini membingungkan, ini membutakan
Sebutkanlah kata-kata yang indah di masa depan
Pokoknya yang mendebarkan
Kata-kata bocah tak karuan
Bagai lantunan tarian keegoisan
La, la, la, la
Ah, la, la, la
Hanya hal buruk yang kuperhatikan
Perasaanku berakhir dalam ketidakpedulian
Jangan sembarangan
Tolong didengarkan
Siapa yang harus dipukul sebagai pelampiasan?
Ini karena impian yang belum berjalan
Jangan sembarangan
Ah, maafkan aku.
Aku belum memperkenalkan diri.
Tunggu, apa?
Salam kenal.
Aku adalah siswi kelas satu, Minase Nagisa.
Senang bertemu denganmu.
Ah, iya.
Maaf.
Bagaimana menurutmu tentang penampilanku ini?
Eh?
So-Soal itu ....
Sejujurnya ....
Kamu terlihat sangat manis.
Aku senang.
Untung aku berusaha keras selama tiga bulan untuk hari ini.
Tiga bulan?
Aku melatih otot, lari laun, dan yoga selama empat jam setiap hari.
Sebelum tidur, aku memoles penampilanku selama tiga jam.
Pekerja keras ekstrem.
Aku ingin bersiap secara sempurna sebelum nembak.
Sungguh tulus.
Ah, katanya hati laki-laki itu,
akan selalu luluh dengan bantuan makanan.
Karena itu, aku juga latihan memasak selama delapan jam.
Apa tubuhmu baik-baik saja?
Kamu harus menghargai nyawamu.
A-Aku baik-baik saja.
Sungguh?
I-Iya.
Aku ingin kamu memakannya.
E-Enak.
Tapi, kenapa kamu memaksakan diri?
Tidak juga.
Saat aku melakukan sesuatu demi dirimu,
aku selalu merasa senang.
Selain itu, bahan yang kubeli dengan uang kerja sambilanku,
daging sapi matsusaka, lobster berduri, dan foie gras,
adalah faktor yang paling menentukan rasanya.
Kamu terlalu berlebihan!
Su-Sungguh mulia ....
Kemudian, eng ....
Apa aku memiliki pesona yang cukup?
Tentu saja.
Kamu sangat memesona.
Ba-Baguslah.
Kalau begitu ....
Apa kamu mau ...
... berpacaran denganku?
Apa aku ini ...
... masih belum cukup untukmu?
I-Itu tidak benar.
Aku akan bahagia kalau berpacaran denganmu.
Tapi ....
Aku ...
... sudah berpacaran dengan seseorang.
Ternyata benar.
Jadi, memang seperti itu, ya.
Tapi ....
Aku takkan menyerah meski ditolak satu kali.
Aku akan nembak kamu lagi, ya.
Ba-Baiklah.
Sampai jumpa lagi.
Aku memang sedang berpacaran dengan seseorang.
Aku sangat mencintainya,
dan aku ingin menjaga hubungan kami baik-baik.
Naoya?
Tapi, aku merasa kalau kamu sangat memesona.
Karena itu, aku ingin selalu berada di sisimu,
dan mengarungi hidup bersamamu.
Aku tak ingin menolakmu.
Meski begitu, aku tak bisa mengkhianati pacarku.
Karena itu, kalau ini diperbolehkan ....
Apa kamu mau kuduakan?
Maukah kamu menemaniku untuk meminta restu pacarku?
Eh?
Maaf karena aku hanya bisa memberi pilihan seperti ini.
E-Eng ....
Untuk sekarang, mari kita coba dulu.
Terima kasih.
Baiklah, ayo kita pergi.
Sakisaki, ayo!
Ayolah!
Kerja bagus.
Ah, aku lelah.
Tapi, Sakisaki.
Aksimu hari ini sangat luar biasa.
Saki.
Naoya?
Aku ingin bicara denganmu.
Apa boleh?
Astaga.
Seperti biasa, kalian terlihat mesra.
Hei, Shino.
Aku tak mau mengganggu kalian.
Aku duluan, ya.
Apa yang ingin kamu bicarakan?
Aku ingin bicara tentang gadis ini.
Ha-Halo.
Namaku Minase Nagisa.
Ma-Manis sekali.
Siapa gadis ini?
Manis banget.
Mari menghabiskan waktu bersama.
Hei, boleh, kan?
No comments yet. Be the first to leave one.