Salem

Salem

Laadige alla Indonesian subtiiter

Hooaeg 2

Väljalaske info

Salem S02E13 The Season Finale The Witching Hour All HDTV WEB-DL 480p 720p 1080p IDFL me
Kommenteerib BACK IDs
Salem Season 2 Finale Episode 13 - The Witching Hour

Sildid

HDTV
hdtv
Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
1080
480p
480
HD
Avaldatud: 2015-07-10
Allalaadimised: 33
Kuulmispuudega: No

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

E P I S O D E Y A N G L A L U . . .

Sebelumnya dalam "Salem."

Aku tadi dari dermaga.

Countess sedang mengerjakan anak kita.

Kenapa aku harus dibaptis?

Agar supaya kau terlahir lagi.

Lebih kuat dari sebelumnya, bersamaku di sampingmu.

Dan kau ingin apa dariku?

Ada seorang anak.

Jika iblisnya tidak diusir dari anak itu.. Maka tamatlah kita.

Pergilah, John! Selamatkan dia!

Aku benar-benar harus memiliki anak itu.

Atau apa lagi?

Akan kubunuh Cotton Mather.

Ke mana kau bawa anak itu?

Dia bersama Anne Hale.

Anne Hale adalah penyihir.

Kenapa kau membicarakan omong kosong ini?!

Melihatnya dengan matakku sendiri.

Kau membuat pilihan yang tepat, Putriku tersayang.

Pertarunganmu seudah berakhir.

Tidak!

Lahir.

Usaha yang lumayan sulit.

Kita dilahirkan dengan menangis dan harus didiamkan.

Tapi sekelam apa mimpinya di dunia baru kita yang menggerakan mata tidurnya?

Boleh kuberi kalian ringkasan?

Selama dua ribu tahun, mereka sudah berusaha dan gagal...

...untuk membangun Kerajaan Dewa di Bumi ini, kini giliran kita.

Di bawah kekuasaan Dewa Kegelapan kita.

Salem akan makmur dan tumbuh menjadi bangsa terbesar.

Dan semua itu bermula di sini, bersama anak kecil ini.

Aku juga dahulu bermimpi.

Mimpi terlahir baru akan kebebasan tapi dalam tidurku malah ada monster.

Monster yang tak lain hanyalah Dewa dengan tatapan menakutkan.

Kebijaksanaan disertai penerimaan, Sayangku./ Aku memang terima.

Aku terima bahwa aku telah memainkan peranku dalam tragedi ini dengan baik.

Kini aku telah selesai. / Hampir tidak.

Sedikit sekali yang diminta darimu sejauh ini.

Kau seharusnya terhormat melayani anakmu. / Anakku sudah mati di tebing..

Menyaksikanmu menenggelamkannya.

Itu.. Itu bukan anakku.

Anakmu dulu wadah kosong bertanah liat yang tak berguna hingga terisi.

Nanti kau akan berterima kasih karena memaksakanmu.

Saat dia bangun, Mary, kau akan merasakan perbedaan.

Dunia sudah menjadi tempat tergelap...

...akibat sinaran cahayamu yang sudah meredup seperti kami.

Abaikan saja dia. Jika kau menjadi dia, dia pasti sama saja.

Bersabar.

Cinta seorang ibu akan mengalahkan penolakannya.

Subtitler by: BACK IDs a.k.a. BakhidSanjaya

S o n g: C u p i d C a r r i e s a G u n B y: M a r i l y n M a n s o n

Season 2 Finale Episode 13 ==The Witching Hour==

Aku sedang bermimpi.

Ini bukan mimpi.

Kita harus pergi.

Aku tidak bisa.

Anakku.

Mary.

John.

Ikutlah bersama kami.

Kau masih hidup.

Di mana dia?

Kau apakan anak itu?

Kau yakin ingin tahu?

Wanita baik-baik pernah bilang bahwa beberapa...

...masalah sebaiknya tidak kau ketahui./ Ya.

Aku harus mengetahuinya.

Aku menukar anak itu demi nyawamu.

Kini kutahu kenapa aku sudah berada di neraka.

Kau bukan berada di neraka, Cotton. Kau berada di Salem.

Bukankah ini dosa baru?!

Berarti..

Kau seorang penyihir. / Benar.

Kuyakin Mary Sibley yang menjadikanmu.

Hampir tidak..

Meski dia sudah menawarkan sedikit petunjuk selama ini.

Yang menjadikanku adalah ayahku.

Dan ibuku.. Countess Marburg.

Countess?

Ibumu?

Benar.

Tapi, Cotton..

Aku masih Anne-mu, wanita yang kau cintai.

Tidak.

Para penyihir adalah wujud kejahatan.

Cotton..

Kukira kau adalah wujud kebaikan.

Lantas tidak bisakah aku menggunakan kekuatanku demi kebaikan?

Menjadikan dunia lebih baik, sejahtera?

Karena kekuatan semacam itu berasal dari iblis.

Tidak.

Berikan aku kesempatan, Suamiku.

Kutunjukan apa yang bisa kulakukan.

Kekuatanku hanya untuk melindungi diriku dan dirimu.

Akulah penyelamat di hutan malam itu saat milisi menghentikan kereta.

Mereka mau memperkosaku dan membunuhmu, tapi aku yang hentikan.

Tentu itu bukanlah suatu perbuatan jahat.

Ada seorang pria mati di malam itu.

Kukira Tuhan yang menghakimi.

Bukan Tuhan yang menghakimi...

...tapi aku.

Berarti itu pembunuhan.

Yang terbunuh dia atau kita.

Cotton, mau ke mana kau? / Ke Pak Hakim./ Apa?

Harus kulaporkan padanya soal countess dan yang lain...

...dan orang yang kau bunuh.

Cotton..

Aku tak bisa membiarkanmu melakukan itu./ Selamat tinggal, Anne.

Dia sudah bangun.

Apa urusanku?/ Itu terserah padamu.

Kau menyebutnya apa dulu?

Cintamu untuk anakmu.

Tak bersyarat?

Kalau begitu ayo.

Buktikan.

Bersandarlah, aku akan bercerita sebuah kisah.

Dahulu kala, di Harraby kuno, ada seorang pangeran kecil.

Istri tertuanya adalah kesayangannya...

...karena dia yang paling cantik dan pintar.

Ibu!

Ibu.

Ibu, aku merindukan Ibu.

Saat aku akhirnya bertemu ayahku, dia seperti yang Ibu ceritakan.

Kalau saja kita bertiga.. Keluarga.

Itu..

Segala yang kuinginkan.

Aku butuh Ibu..

Lagu-lagu Ibu..

Cerita-cerita Ibu..

Kecupan Ibu.

Aku takkan melupakan pandangan Ibu saat...

...berbaring di hutan yang basah,...

...berteriak kesakitan, paha melebar saat melahirkan...

...dan matanya Ibu sehitam malam tak berujung di tempat aku berdiam.

Dan akhirnya kutahu, Ibulah satu-satunya.

Aku juga ingat malam itu.

Terima kasih sudah mengingatkanku bahwa kau bukanlah anakku.

Kau adalah makamnya.

Ibu!

Sayangku, lupakan dia.

Dia telah melakukan tugasnya.

Kau tak lagi membutuhkannya.

Dia tak berarti apa-apa bagimu./ Dewa sejati menginginkan cinta sejati.

Kini, bisa kau memberikannya?

Aku bisa.

Sungguh.

Sepanjang hidupku, aku tak mencintai yang lain.

Ibu bagus sekali buatmu, Nyonya.

Tapi cinta ibuku yang harus kumiliki.

Ayo, kita akan makan, minum dan bernyanyi dalam kedamaian.

Semuanya sudah menunggu kita.

Aku tak bisa melakukan itu.

Sudah kubilang aku mau mati di Salem.

Anakku...

...kau memang sudah mati.

Dari mana saja kau?

Tempatmu di sini.

Sampai dia memperkenankanmu, kau harus menunggu berkatnya.

Ke marilah, Nak.

Aku?

Iya, tentu saja.

Berlututlah.

Rendahkan tatapanmu.

Kau yang membawakanku pada countess dan itu bagus.

Tapi kau memisahkanku dari ibu kandungku, dan bukankah pantas dihukum?

Lihatlah tangan ini.

Tanpa kata, bisa mengancam, memohon, mengisyaratkan, memerintah..

Atau gemar menunjuk.

Kau gunakan jari ini dengan menunjuk siapa yang akan mati demi aku.

Bahkan kau pernah menggigitnya sendiri dan countess membuatnya utuh kembali.

Kali ini, takkan bisa sembuh total, jangan dilupakan pelajaran ini.

Keluar.

Kau.

Aku tahu segalanya tentangmu. Semua kebohonganmu yang terucap.

Setiap cara licik yang kau saling adu dombakan. Tatap aku.

Ibuku yang baik, tidak sanggup melihatmu hidup.

Kumohon, Yang Mulia.

Dengan kecupan tadi, kukembalikan kemerdekaanmu.

Gunakan itu untuk pergi jauh dari Salem selagi kau mampu.

Sekarang.

Terima kasih, Yang Mulia.

Kau sudah janji./ Menjanjikanmu apa, Nak?

Menjadi ibuku, menjadikan aku bangsawan...

...yang menikahi Sebastian dan menjadi tuan puteri.

Angan-angan pikiranmu yang menjanjikan semua itu.

Janjiku untuk mengembalikan kecantikanmu seperti apa adanya...

...dan membuat Mary Sibley lebih menderita darimu./ Itu tidak cukup.

Tapi sedang apa Anne Hale di sana?

Anak manja itu, si dungu Anne Hale.

Anne Hale putri kandung dan berhargaku.

Dia keturunan Marburg asli.

Sejak kapan?

Dia sudah berbuat apa padamu?!

Aku sudah membunuh anak-anak itu untuk pemandianmu.

Harus begitulah pengabdi yang baik. / Aku bukan budak siapa pun.

Oh, itu kesalahan yang fatal.

Aku minta maaf. Aku tidak bermaksud. Tadi itu kesalahan.

Aku minta maaf. / Sudah terlambat.

Lihatlah, kepercayaan adalah rapuh sekali.

More Indonesian subtitles for Salem

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left