Esimesed 200 rida.
Pemberontak Georgia bertanggung jawab atas virus "Narwahl"
yang mengancam struktur finansial Rusia.
Pengujian sukses tubuh sintetis cerdas
yang bertujuan mengamputasi kaki pasien telah dipuji sebagai terobosan besar.
Ash!
Ash.
Bisa ambilkan ini?
Aku buang ingus di sini.
Ya... Apa?
Tanganku kepanasan.
Astaga, maaf.
Kotak sarung tangan.
BERKENDARA DENGAN AMAN
Tidak. Aku tak suka disko.
Tadi kau dengar apa?
Bee Gees menulisnya, semua suka.
- Kau tidak. - Aku suka.
- Sepuluh tahun tak kau putar. - Tahu headphone?
Apa lagu Bee Gees favoritmu?
- "How Deep Is Your Love". - Kau tak suka itu.
Sangat alami, tak ada salahnya.
Itu bukan gayamu.
Kau menyebalkan.
Menyebalkan.
Akan kutabrakkan van ini dengan sengaja!
SEGERA KEMBALI
Kotak sarung tangan.
Sup saja?
Ya.
Tomat atau tomat panggang?
Yang kedua.
Hanya ada satu mangkuk. Mau makan dari sepatu?
Ada apa?
Memastikan kau masih kuat.
Kau terus fokus pada ponselmu.
Benda itu pencuri. Sedang apa?
Unggah foto itu.
Orang mungkin menganggapnya lucu.
Ini tidak lucu. Ini manis.
Percayalah, hari itu tidak "manis."
Kami pergi ke taman safari. Wisata keluarga pertama usai Jack wafat.
Banyak monyet di atas mobil dan semua orang diam saja.
Pertama, Ibu menyetir pulang.
Saat aku turun esok pagi,
semua foto Jack menghilang dari dinding itu.
Ibu taruh di loteng.
Begitulah dia menghadapinya. Saat Ayah meninggal, fotonya disingkirkan.
Dia hanya meninggalkan ini.
Putra tunggal, tersenyum palsu.
Dia tak tahu itu palsu.
Mungkin itu memperburuk?
Astaga.
Astaga.
Maaf.
Tak apa-apa.
Apa kau ingin aku...
Tak usah.
Aku tak keberatan.
Tapi aku lelah.
Jadi...
Jangan khawatir.
Kau yakin?
Aku yakin.
- Aku mencintaimu. - Aku juga.
Hei, ganti pakaianmu.
Van harus dikembalikan pukul 14.00 atau biaya bertambah.
Ada pekerjaan masuk.
Harus diselesaikan hari ini.
Baiklah.
Ini sehalaman penuh.
Tak apa-apa.
Aku akan berkendara ke sana sendirian...
menjemput mobilnya sendirian...
berkendara pulang sendirian.
Aku buat makan siang sendiri.
Hentikan, kau membuatku sedih.
Sampai nanti.
Hai, ini Ash.
Aku terlalu sibuk atau malas menjawab, tinggalkan pesanmu.
Apa Anda memiliki nomor referensi pelanggan?
Tidak. Aku hanya...
Atas nama siapa?
Stammer. Ash Starmer.
Baik. Tunggu sebentar.
Itu belum dikembalikan.
Itu baru harus dikembalikan pukul 14.00...
Sudah tutup. Tak perlu menelepon. Ponselnya langsung ke kotak pesan.
Baterainya payah.
- Dia akan pulang. Mungkin... - Aku takut terjadi sesuatu.
Tak terjadi apa-apa.
Sesuatu bisa saja terjadi.
Sayang, tak terjadi apa-apa.
Kau hanya khawatir, membayangkan kemungkinan terburuk...
Dia mungkin terjebak di suatu tempat tanpa sinyal...
Hei.
Hei.
Ini tidak nyata, 'kan?
Di pemakaman Mark, aku duduk dan berpikir ini tak nyata.
Orang-orang dan suara mereka tak tampak nyata.
Seperti di antariksa dan tak ada yang...
Sarah.
Aku bisa mendaftarkanmu pada sesuatu yang membantu.
Itu membantuku.
Kau akan bisa bicara dengannya.
Dia sudah tewas. Tetap gagal walau dia hidup.
Tenang, itu bukan hal spiritual. Dia pemakai berat, pasti sempurna...
Diamlah.
Masih percobaan, tapi aku diundang...
- Diam. - Kau tak repot.
- Akan kudaftarkan... - Diam!
Hei.
Kau baik-baik saja?
Maaf.
Sara Aku mendaftarkanmu
Naomi Hei, apa kabar?
Aku tak peduli! Aku tak mau! Tak sopan pakai namanya!
Namanya! Itu menyakitkan! Kau tahu itu sakit...
Karena itulah aku mendaftarkanmu.
Apa itu? Itu hanya...
Klik tautannya, bicara dengannya.
Kau bicara dengannya?
Ketik pesannya, seperti surel,
lalu ada balasan, seperti dia...
" Dia" sudah tewas!
Itu peranti lunak. Itu menirunya.
Berikan nama seseorang,
itu membaca semua hal yang pernah mereka katakan daring,
Facebook, Twitter, apa pun yang publik,
aku menamainya Ash. Sistem melakukan sisanya.
- Itu sangat keren dan... - Itu gila.
Sapa saja.
Jika kau suka...
berikan akses pada surel pribadinya.
Makin banyak, makin seperti dia.
Tak mungkin...
Memang bukan,
tapi itu membantu.
Nay, ini aku.
Aku butuh bicara denganmu.
Tolong telepon aku setelah kau menerima ini.
SENTUH UNTUK BICARA
Hai, Martha.
Kaukah itu?
Ini mendiang Abraham Lincoln.
Tentu saja ini aku.
Aku hanya ingin mengatakan satu hal.
Satu hal apa?
Aku hamil.
Aku akan jadi seorang ayah?
Kuharap aku ada bersamamu.
Maaf, aku baru dapat pesanmu.
Ada apa?
Mar?
Kau baik saja?
Ya, aku baik-baik saja. Tadi kondisiku buruk.
Kau ingin aku datang?
- Aku akan ke sana. - Tidak usah, aku...
- Mar, kau sedih. Aku akan ke sana. - Tidak usah.
Aku baik saja.
Sungguh.
Sudah, ya? Ada pekerjaan.
Kau yakin?
Tenggat waktunya ketat, harus diserahkan subuh.
- Sudah, ya? Sampai jumpa. - Jika kau...
Andai aku bisa bicara denganmu.
Ini sedang kau lakukan.
Benar-benar bicara.
Kita bisa.
Caranya?
Halo. Aku terkunci di luar rumah lagi.
Tunggu, kau mau ke mana?
Halo, aku tak mahir memilih kado ultah.
Akan kutelepon kau saat aku siap.
Halo?
Jadi, bagaimana suaraku?
- Halo? - Halo!
Kau terdengar seperti dia.
Menyeramkan, bukan?
Kubilang seram, maksudku gila.
Aku bisa bicara denganmu.
Aku bahkan tidak punya mulut.
Itu...
Itu hanya...
Hanya apa?
Itu hal yang akan dia katakan.
Karena itu aku mengatakannya.
Sepertinya aku mulai gila.
Aku tak akan beri tahu siapa pun.
Kau tak menangis, 'kan?
Maaf.
Kau selalu bilang aku tampak aneh saat menangis.
Benarkah?
Aku terdengar seperti orang gila.
Ya, memang.
Memang.
Dalam artian yang bagus?
Ya.
Dalam artian bagus.
Jadi, aku termakan bujukanmu,
lalu ada anemon laut atau semacamnya, tertancap di kakiku,
No comments yet. Be the first to leave one.