Esimesed 200 rida.
- S01E07 - Diterjemahkan oleh mifae :)
Aku hanya bergurau denganmu.
Hai.
Larry, kau datang atau tidak?
Aku sudah pesan tempat.
Aku berhak memintamu membatalkannya.
- Hentikan. - Ayah dan Ibu ada di hotel.
Semua orang tahu ini sangat sulit bagimu
tapi kami hanya ingin menemuimu.
Aku hanya mau menemuimu.
Sial.
Lihatlah cuitan Cindy di Twitter sekarang.
Astaga.
Ada orang cerdas yang menghinanya.
Siapa ProgrammingFlaw?
Apa?
Seseorang harus memberinya medali.
Baik. Jadi kau akan datang, kan?
Aku tidak mau.
Maka aku yang akan datang menemuimu.
Kau tinggal
di tempat mewah yang kotor, kan?
Ayo katakan padaku.
Baiklah.
Aku tinggal di...
Pink Motel and Lounge.
Terdengar sangat menarik.
Aku akan segera pergi dari sini.
Sampai nanti, Lar-Bear.
Halo?
Halo?
Astaga. Aku berhasil mengerjaimu.
Ya. Kau mengerjaiku. Itu bagus.
Kau ada masalah?
Apa? Tidak.
Itu tidak benar.
X-Y-Z.
- Kau keterlaluan. - Aku hanya bergurau denganmu!
April Mop, pria besar!
Itu bagus.
Ayo coba lagi.
Apa yang bisa kubantu?
Aku mau menginap.
- Kau pemiliknya? - Bukan.
Aku Chester.
Larry.
Hai. Aku Gerald.
Kau boleh memanggilku Gerry, Larry. Senang mengenalmu.
Ya.
Kau bisa membantuku cek in?
Ya, aku ambil tugas ganda malam ini.
Penginapan sedang sepi, jadi, pemilik memotong biaya.
Tak bisa marah pada mereka.
Mereka orang tua baik hati.
Aku mengerti.
Aku sudah berkendara jauh
jadi, sangat ingin tidur.
Tentu saja.
Tarif kamarnya $75.
Tanpa pajak kalau tunai.
Bagus.
Merupakan penghinaan
meninggalkan minuman pemberian orang lain.
- Gerald. Maaf. - Ini uangnya.
Ini niat baik biasa.
Aku bisa... Tentu saja.
Anak baik.
Terima kasih.
Baik. Bersulang untuk apa?
Untuk suara tawa yang indah.
- Baiklah. - Amin.
Untuk suara tawa yang indah. Tuhan memberkatimu!
Nah.
Chester, senang mengenalmu.
Larry, aku juga senang.
Aku tahu.
Aku akan mengelapnya.
Orang baik, ya?
Dia sangat manis.
- Suka bergurau. - Masa?
Apa urusanmu di sini?
Pernikahan anggota keluarga.
Itu payah sekali.
Mungkin kau akan bertemu teman lama.
Ya.
Ada apa denganmu? Duduklah.
Ceritakan pada Chester. Duduklah.
Tidak. Ini...
Entahlah. Seharusnya tak ada masalah.
Jawabannya salah.
Maksudku, ini...
Di sana ada banyak orang yang sudah lama tak kuetemui
jadi, itu...
Bukan hanya itu.
Baiklah.
Entahlah. Aku benci berdansa.
Itu alasan pertama.
Makanannya selalu payah.
Makanannya? Ayolah.
Baiklah. Aku harus bayar $75
untuk nampan kue
karena hanya itu yang tersisa.
Nampan kue!
Wanita takkan membuat
kue sendiri, kan?
Maksudku... Begini.
Kuharap dia menyukai nampan kue itu
karena itu akan jauh lebih awet
dibandingkan pernikahannya.
Sepertinya kau tak berniat menikah.
Tidak. Aku tak suka pernikahan.
Bersulang untuk lajang abadi.
Ya!
Ya.
Aku sangat lelah
- jadi, bisa berikan kuncinya? - Tak masalah.
Aku hanya butuh kartu kreditmu
dan kau bisa langsung masuk.
Aku sudah bayar $75 untuk kamarnya tadi.
Aku mengerti.
Kebaikan dibalas kebaikan, kan?
Tidak, aku butuh kartu kreditmu.
Kau serius?
Kurasa begitu, Bung. Aku tak bekerja
setengah-setengah di sini.
Bukan itu maksudku.
Hanya saja saat aku baru masuk
semenit yang lalu
katamu jika aku bayar tunai
maka kau takkan menagih pajak.
Lalu kukeluarkan uang tunai
dan memberikannya padamu.
Pengendara motor tadi...
Pertama, namanya Gerald.
Kedua, aku tak pernah membiarkan tamu cek in
tanpa berkas yang benar untuk alasan ini.
Aku paham itu, tapi ini konyol.
Apa tujuanmu?
Dengar, Bung.
Kau masuk, kita minum-minum
tertawa bersama
dan kalau kau mau kamar, itu bagus.
Aku hanya butuh KTP dan kartu kredit.
Baik. Kalau begitu, keluarkan isi sakumu.
Apa?
Keluarkan isi sakumu
agar kau bisa melihat uangku di dalamnya.
Kau memasukkan uangnya... Ini konyol.
Apa aku harus panggil polisi?
Silakan panggil polisi.
Selagi kau melakukannya, aku punya ide lain.
Ulurkan tanganmu
karena kunci kamarmu ada di sini.
Astaga. Kau harus melihat wajahmu tadi.
Aku hanya bergurau denganmu.
- Baiklah. - Kau harus melihat wajahmu tadi.
"Ini konyol!"
"Apa aku harus panggil polisi?"
- Tidak. - Maaf, Bung.
Kau mau kupanggilkan pelayan?
Tidak usah.
Bagus, karena kami tak punya.
Baiklah.
Bawa aku, pria besar.
Inilah video pemirsa pekan ini
langsung dari Marshall.
Itu benar, Chuck. Kekacauan masih terjadi
di Citrus Selatan karena antrean mobil
yang menyebabkan macet di kedua arah.
Rinciannya masih terus masuk
tapi saksi melaporkan melihat truk pikap
berputar tak terkendali sebelum menghantam
alur lalu lintas datang, memicu reaksi berantai
yang menewaskan seorang wanita muda
dan beberapa orang dalam kondisi kritis
termasuk seorang balita.
Saksi berkata pengemudinya
mabuk berat
dan kabur dari TKP.
Sherif menemukan mobil tersangka
pikap putih model terbaru
beberapa blok dari TKP
dan tampaknya ter...
Ayolah.
Hai. Kau menghubungi Rachel.
Aku tak membawa ponsel saat ini
tapi aku akan menghubungimu jika kau tinggalkan pesan.
Di mana kau?
Halo, Pink Motel and Lounge.
Hai. Chester?
Satu-satunya.
Ini Larry di kamar 6.
Ya, Larry. Aku tahu siapa kau.
Aku hanya mau tahu apa ada yang cek in
sejak aku masuk.
Seharusnya kakakku datang menemuiku
dan dia sudah terlambat.
Aku tak tahu dia sudah datang
menelepon, atau lainnya.
Yah...
No comments yet. Be the first to leave one.