Esimesed 200 rida.
Aku tak kenal siapa saksi baru ini.
Semua tak kenal, Tn. Batiwala, tetapi pakar hukum, Karuna Singh
mau tanya ke komisaris.
Komisaris Wadia.
Kenapa CBI tak menyelidiki kasus Stanley D'Mello?
Karena aneh kalau polisi menyelidikinya sendiri.
Lima tahun lalu, kami tak punya bukti, Nyonya.
Kini saksi baru ini muncul entah dari mana,
tepat saat Tn. Pandya masuk dalam politik.
SAKSI BARU DALAM SIDANG PANDYA
Sekali lagi, nanti kuberi giliran.
Aku mau tanya komisaris.
Kita katakan di TV nasional India
bahwa ada sistem yang melindungi saksi?
Tak bisa disebut sistem. Tak ada infrastruktur.
Kami rahasiakan identitas saksi
hanya sampai putusan hukuman.
NEGARA LAIN TAK PUNYA
Putusan hukuman atau bebas? Sampai terbukti tak bersalah.
Karena makin terkenal terdakwa,
makin cepat dia bebas, sementara para saksinya lenyap.
Intinya, jika ingin mengubah sistem,
para politisi juga harus mengubah cara pikir.
Para politisi?
Hukum dibuat oleh negara, bukan kami.
Kami hanya menegakkannya.
Kuberi tahu di mana kau bisa beli sari polos.
Kau menemukannya?
Nak.
Aku harus pergi.
Agar apa pun yang terjadi di sini
tak menghancurkan hidupmu.
Dia membakar sesuatu!
Dia membakar sesuatu!
- Itu Karan Kapoor! - Karan Kapoor!
SAKSI ADALAH MATA DAN TELINGA KEADILAN
JEREMY BENTHAM 1748-1832
- Bom. - Bom...
Bom...
- Silakan, Pak. - Bom.
Bersiaplah untuk tembakan maut.
Bom!
Gopi?
Gopi, apa yang kau lakukan?
Garis kendali.
Bayangkan ada kursi di kiri dan kanannya.
Dilarang melewatinya.
- Pak. - Atas ke bawah...
Apa aku harus panggil Nn. Ira?
Itu yang kau mau?
Jangan lewati garis ini, Pak. Mereka mata-mata Nn. Ira.
Dia harus tahu yang terjadi.
- Aku masuk! - Cut. Hentikan ini.
- Raju? Apa yang kau lakukan? - Dilarang bicara dengan musuh.
Apa? Musuh?
Ini tanggal 20 Desember dan cuaca masih panas.
Kuharap kalian tetap sejuk
di hari yang disebut Desember terpanas dalam sejarah.
Selamat hari Minggu, apakah kalian bersantai di rumah
atau relaks di penjara.
Aku menyapa khusus kalian yang merasa jalan di tempat.
Di kota ini yang kesibukannya tiada akhir.
Tetaplah bersama RJ Archana di Radio City 91.1.
Jangan beranjak.
- Bajajku tak apa. - Bagus!
- Kau yang salah. - Siapa yang ganti?
Dia belum meninggalkan film, bodoh!
- Ini motor baru. - Hanya tergores.
Dengar, Gopi.
Menggantiku berarti kau harus lakukan yang biasa kulakukan, 'kan?
- Bagaimana aku ke kantor? - Ya?
Jika dia tahu aku membantumu,
aku akan dilarang ke lokasi syuting dan dipecat, Gopi!
Untuk apa bayar 300 rupee?
Dia bukan masalahku lagi. Maaf.
Mau ajari aku?
Tetapi pekerjaanmu...
- Kalau sudah, ayo jalan. - Maksudmu?
Dia bilang, "Pergi." Dan kau menurutinya.
Ini salahmu.
Kenapa kota ini hari ini?
Kau mau melawanku?
Ini bukan lelucon. Olinya bocor.
Kau, tunjukkan sedikit rasa hormat.
- Kau sendiri? - Hei!
Kenapa begitu, Bung?
- Kenapa? - Superman, tak apa. Sana.
- Kembalikan helm-nya. - Siapa kau?
- Jangan sentuh aku. - Kusuruh kau pergi. Astaga!
- Anak berengsek! - Pak!
Kau lagi!
Hei!
Berhenti!
- Ponselnya diambil! - Berhenti!
Ponselnya dibawa.
Berhenti!
- Berhenti! - Semoga kau dikutuk seumur hidup!
- Kenapa kau ini? - Apa?
- Kenapa ikut campur? - Semuanya hanya berdiri.
Ya ampun. Mau kuapakan ini?
Maaf, kuberi kau tumpangan.
Tumpangan? Kau utang 26.000 untuk ponsel dan ini.
Berikan ponselmu.
Nyonya, dengar.
Dengar, kau bisa duduk di mobilku.
Aku sangat senang untuk orang istimewa ini yang...
Natal datang lebih cepat tahun ini.
Orang ini akan dapat kesempatan untuk bertemu
dengan wawancara misteri selebritas kami.
Ya, nomor telepon Radio City.
Tentu. Tertarik dengan stasiun radio lain?
Nomor telepon Radio City saja.
Ya, kalian bisa menebaknya.
Aku bicara tentang pemenang Lucky Lunch Time
yang akan segera tiba di studio.
Radio City 91.1.
RJ Archana, tolong. Meghna Shergill.
Dia sedang siaran, Nyonya.
Catat pesan mendesak ini. Bilang ini tentang Karan Kapoor.
RJ punya nomormu, 'kan?
Bukan, aku di nomor yang kupakai ini.
- Ya. - Tolong. Baik, terima kasih.
Halo?
Mohit. Aku butuh ponselmu. Ponselku dicuri.
Dua minggu setelah kau sumpah tak akan bicara denganku lagi
dan kau telepon.
Itu masih di ponsel. Aku...
Sudah kubilang itu akhirnya akan masuk YouTube.
Kau beri tahu bandmu?
Tidak, hanya Angkur.
Mungkin Gaji juga.
Tetapi, lihat sisi baiknya.
Sisi baik apa?
Brahma Kumaris mungkin tak tonton YouTube.
Persetan kau, Mohit.
Halo? Tumpanganku!
SEL PENJARA ORANG SANGAT PENTING
Hei.
Bawakan manisan untuk mereka.
Ya, Pak.
Dua minggu lalu, Satya Rahi, ketua partai, dan mantan ACP, Kamlesh Pandya,
menolak bayar jaminan, saat masuk penahanan kehakiman.
BESOK SAKSI MAJU
Besok, Pandya ke Pengadilan Tinggi Bombay
untuk membela dakwaan bahwa lima tahun lalu
dia biarkan oknum polisi, Stanley D'Mello lolos.
D'Mello, yang terakhir terlihat seperti ini di tahun 2012,
adalah opsir yang menyamar dan ahli menyamar.
Mungkinkah dia masih hidup dan dilindungi oleh Pandya?
POLISI BAIK JADI OKNUM?
Penonton mungkin ingat,
D'Mello menghilang setelah melakukan 21 penembakan.
D'MELLO KABUR
Penembakan di mana dia bunuh Don Arun Naik,
seluruh geng-nya, dan beberapa anggota keluarganya juga.
Mungkin kekerasan itu bisa diterima
mengingat Don membunuh istri opsir polisi.
Namun pembalasan selalu menyakiti orang tak bersalah.
D'Mello meninggalkan putrinya, Alice, di panti asuhan Kristen
di mana dia kemudian meninggal karena demam tifus.
Tak ada yang tahu perseteruan macam apa ini.
Apa pun yang ada di balik misteri D'Mello,
jaksa penuntut yakin bahwa saksi baru
akan menghasilkan vonis kuat.
Jika begitu, ambisi politik Pandya pasti akan berakhir.
Bos, aku harus bagaimana? Penjahat juga bekerja di hari Minggu.
Kantor polisi harus buka. Siapa lagi yang layani rakyat?
Baiklah, kutunggu.
Dheere.
Dheere.
Pak, terus memanggil namaku tak ada gunanya.
- Apa yang kau lakukan? - Telepon kabel.
Pulsa ponsel bulananku sudah habis.
Tak mau bayar.
Ayolah, iparku polisi baik.
Tak peduli, walau kenal Padma Bushan.
Kupikir maksudmu Medali Keberanian Polisi Presiden.
- Apa? - Ya, itu hebat.
Ayolah.
- Salam. - Salam, Chacha.
Aku kecelakaan di Turner Road saat naik skuter.
Tak parah. Hanya olinya bocor.
Jadi aku akan terlambat mengantar paket.
Paket.
Ya. Aku di Joe's Garage, di Turner Road.
Jika sempat, aku bisa perbaiki di sini.
- Chacha? - Dia harus pergi. Dia tak di rumah.
- Tanpa bawa ponsel? - Mungkin kelupaan.
Lalu kau siapa?
Kami teman lama.
Joe's Garage di Turner Road, benar?
Ya, hanya sekitar 20 menit. Akan kuperbaiki.
Ya, perbaiki dahulu skuternya, lalu kemari.
Chacha akan kembali.
Aku minta maaf dan beri uang saja.
Gila, itu mengupah kejahatan.
Jiju.
- Apa kabar? - Adik iparmu datang.
- Kami ilegal menurut BMC. - Apa?
Itu tak mengejutkan.
No comments yet. Be the first to leave one.