Esimesed 200 rida.
Hai, sayang.
Makan malam hampir siap.
Apa...
Aku di mana?
Bagaimana aku sampai di sini? Mana ponselku?
Mana ponselku? Mana kacamataku?
Hei. Tenang.
- Hai, Isaac. - Kau telat.
Kau merusak mesin Freezy.
Itu rusak!
- Aku tak menyentuhnya. - Ya, memang.
Jika kau tak menyentuhnya itu tak akan rusak, sekarang.
Baik. Akan kuperiksa.
Hai.
Ayo kita periksa wajah murungmu.
Sebaiknya jangan menyapa pelangganku
dengan wajah sedih itu.
Baumu... menyengat.
Setelah selesai dengan mesin Freezy, bersihkan apapun
yang ada di kamar mandi, paham?
Devereaux!
Aku mengawasimu.
Maaf.
Maaf. Tunggu.
Tak apa.
Tunggu.
Charlie?
Hai, cantik.
Aku akan memberimu kesempatan lagi
mengingat kebersamaan kita.
Hentikan.
Sudah berapa lama kau merekamku?
Bukan urusanmu. Terus lanjutkan.
Tidak.
Coba rasa sausnya,
jika itu masakan Bologna terbaik yang pernah kau coba,
beri aku lagu.
Oke.
Kau akan menyukai ini.
Baiklah.
- Benar? - Aku tak tahu,
mungkin kebayakan tarragon.
Apa?
Kau berutang lagu padaku.
Kau benar. Sungguh menakjubkan.
Lepaskan aku, Charlie.
Lepaskan aku.
Kumohon.
Charlie, apa yang mau kau buat?
Kuputuskan memaafkanmu karena sudah mempermalukanku.
Putus denganku beberapa hari
setelah ayahku membuangku dari dewan direksi.
Itu mengungkapkan karaktermu.
Sekarang, kutahu aku pakai terlalu banyak tarragon terakhir kali.
Hei.
Hai. Seperti kubilang,
Aku pakai terlalu banyak tarragon terakhir kali,
tapi, kali ini, aku berlatih menahan diri.
Ada apa denganmu?
Mungkin belum menjadi adonan terbaik.
Serius?
Silahkan?
- Ayo. - Tidak.
Buka mulut.
Begitu.
Begitu.
Kau harus tahu aku tak mau jalani sisa hidupku
tanpa tahu seperti apa hidupmu tanpaku.
- Apa? - Satu-satunya jalan...
aku bisa melanjutkan...
Aku benci perjalanan berburu ayahku.
Setiap tahun, diseret ke beberapa pedesaan Inggris
untuk berjalan dengan susah payah di daerah yang membosankan.
Tapi...
aku makin kagum pada para pemburu.
Kesabaran dan ketelitian yang dibutuhkan untuk mlakukan pembunuhan.
Kumohon.
Meskipun mengambil kehidupan dari jarak jauh kurang...
intim, bukan begitu?
Proses pemotongan akan segera terjadi
jika kau melakukannya segera.
menaruh tanganmu
di antara kehangatan organ makhluk lain.
Aku tahu pernah berada
di dalam tubuh orang lain.
Kumohon.
Tidak.
Aku tak akan membunuhmu dengan alat biadab seperti ini.
Tidak.
Ini di pakai setelahnya.
Karena kita berdua tahu cara paling intim
untuk mengakhiri hidup membutuhkan...
...kulit ke kulit,
detak jantung...
... ke detak jantung...
...menyentuh.
Kau masih bisa berubah pikiran dan bernyanyi untukku.
Ayo. Bernyanyilah untukku.
Aku tak bisa.
Bernyanyilah untukku!
Ya.
Ya, baiklah. Maafkan aku.
Aku cuma masih agak pusing
dengan apapun yang kau berikan.
Bisa minta kacamataku?
Tolong?
Boleh aku melihatmu?
Maafkan aku.
Maaf, karena pergi ketika keadaan sulit. Aku...
Kau tak beri tahu alasannya.
Ya.
Tidak. Kau pergi.
Kau benar. Dan aku minta maaf.
Aku stres dengan pekerjaan di rumah sakit.
Tapi mungkin jika kita bicara,
jika kita ke terapi.
Ya, itu yang kuinginkan.
Baiklah. Ya.
Ya, aku mau mencoba.
Ini sangat sulit bagiku.
Aku tahu.
Aku tahu, Charlie.
Boleh aku menatap matamu?
Kumohon?
Subtitle by RhainDesign -
Ini.
Terima kasih.
Aku cuma mau melihatmu, kau tahu?
Kau mau bernyanyi untukku?
Ya.
Sial.
Tidak, kau suruh katering sampai ke kapal
dua jam sebelum para tamu. Jangan nanti.
Angka bensin tak jelas.
Angkanya tak jelas?
Tak jelas. Aku baru isi oktan 87 ke mobilku, angkanya kacau dan pudar.
Maaf atas ketidaknyamanannya.
Ini lebih dari ketidaknyamanan.
Itu kendaraan mewah Eropa di sana.
Seharusnya aku pakai bensin oktan 91.
Aku mau pengembalian dana penuh.
Bensinnya sudah masuk di mobilmu.
Itu karena kau tak jalankan
pendirian bisnis profesional.
Maaf, Bu.
Aku tak bisa berikan pengembalian untuk bensin yang salah isi.
Bensin yang salah isi?
Itu yang akan kau lakukan?
Bau apa itu?
Astaga.
Tempat ini sangat menjijikkan.
Mustahil tempat ini sesuai dengan kode.
Aku akan telepon kantor layanan konsumen.
Aku akan menutup tempat ini.
Siapa namamu?
Aku akan memberimu pengembalian dana.
Begitu menurutku.
Ini butuh waktu dua hingga tiga hari kerja.
Dua sampai tiga hari kerja.
Dengan sikap seperti itu,
tak akan menyelesaikan masalah.
Boleh jika aku...
ambil ini? Dan...
Tidak.
Kumohon.
Oke.
Sial.
Ayo.
Emily!
Tidak.
Tolong angkat.
911. Apa keadaan daruratmu?
Syukurlah.
Baik, namaku Emily Kasahara.
Aku di bius dan di culik oleh mantanku, Charlie Bellwick.
Aku tak tahu di mana berada, tapi aku di suatu tempat di hutan,
dan aku tak bisa melihat apa pun karena kacamataku pecah.
Di mana penculiknya sekarang?
Aku tak tahu, tapi kudengar dia meneriakkan namaku, jadi dia dekat.
Kami akan cari tahu posisimu
dan membantumu secepat mungkin.
Apa layanan lokasi diaktifkan di ponselmu?
Tidak. Kurasa dia menggunakannya
untuk melacakku, jadi kumatikan.
Tak apa. Aku punya nomormu,
jadi kami bisa kerja sama dengan operatormu untuk tentukan lokasimu.
Berapa lama sampai polisi tiba di sini?
Aku tak akan tahu sampai kami menemukan posisi persismu,
tapi bisa sampai satu jam untuk kerja dengan operatormu
- dan operator lokal. - Apa?
Tak bisakah lebih cepat?
Kami akan secepat mungkin, Emily.
Oke, aku tak bisa lihat apa-apa.
Kau bisa meneleponku melalui video dan membimbingku ke tempat aman?
Sayangnya, kami tak punya kemampuan video,
dan itu melanggar aturan untuk gunakan perangkat pribadi kami.
Melawan aturan? Kau bercanda?
Aku akan terbunuh.
Emily, bisa kau meraba-raba tempat persembunyian?
Aku tak bisa tinggal di satu tempat, atau dia akan menemukan...
No comments yet. Be the first to leave one.