Noah

Noah

Laadige alla Malay subtiiter

Väljalaske info

Noah (2014) BluRay 720p | Ganool
Kommenteerib AmirRudyn
90% Malay

Sildid

BluRay
720p
720
ganool
Avaldatud: 2014-07-05
Allalaadimised: 70
Kuulmispuudega: No

Malay subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Hanya keturunan Set, yang bisa menjaga apa yang tersisa setelah Penciptaan Bumi.

Hanya keturunan terakhir dari garis keturunannya yang akan terpilih

Adam memperanakkan Set, dari Set memperanakkan Enos.

Enos memperanakkan Kenan, Kenan memperanakkan Mahalaleel (Mahalaleel memperanakkan Yared, Yared memperanakkan Henokh, Henokh memperanakkan Metusalah)

lalu lahirlah ayahku, Metusalah.

Lalu aku.

Hari ini, aku akan memberikan berkatku padamu ...

Nuh, anakku.

Allah yang menciptakan Adam,

Memberi berkat padanya untuk menjaga dunia ini

Ini duniamu sekarang, Kaulah yang harus bertanggung jawab

Kau tak kan pernah berjalan sendiri. Tuhan akan selalu menyertaimu.

Berhati-hatilah dalam setiap langkahmu

Kuberikan berkatku..

Bersiaplah..

Sembunyilah..

Tempat ini kepunyaan kami!

Tanah ini mengandung banyak Zoha.

Ini tanah kepunyaan Sang Pencipta.

Apa yang kau lakukan?

Sang Pencipta? Tanah ini milikku.

Orang-orang di kotaku harus tetap makan, dan apa yang bisa dilakukan-NYA?

Kita memang ditakdirkan untuk hidup di tanah ini dan mencoba tetap bertahan hidup.

Maka terkutuklah jika aku tak bisa mengambil tanah ini.

Hanya demi ini.

Dan aku akan mengambil yang satu ini.

Sekarang ini menjadi milik keturunan Kain.

Sekarang, takdir keturunan Set akan berakhir disini.

Sekarang tanah ini kepunyaan kita

Sekarang menggalilah...

Ham?

- Apa yang kau lakukan? - Bunganya cantik.

Bunga-bunga yang bermekaran

Apapun itu yang tumbuh di tanah ini. Biarkan tetap seperti itu.

Mereka masing-masing punya tujuan...

Untuk menyebar,

dan berkembang. ini akan menjadi benih. Nantinya akan lebih banyak bunga lagi dari benih ini

Dan kelak akan berguna untuk kita saat kita membutuhkannya nanti.

Kau mengerti?

Sem?

Ham?

Ayo pergi.

Sekarang!

Ayo sembunyi! Sembunyi!

Rupanya kau menemukan buruan kami. Ku katakan padamu,

Itu mungkin bukan milikmu

Kau tak tahu sudah berapa lama kami tak makan daging?

Jadi kalian yang memburu hewan itu?

Tenanglah.

Apa yang kau inginkan?

Keadilan.

- Mengapa mereka harus dibunuh? - Mereka makan daging.

Kenapa?

Mereka mengira makan daging akan membuat mereka kuat.

Apa itu benar?

Jangan pernah lupa. Kekuatan sejati berasal dari Sang Pencipta.

Ibu..

Ibu!

Itu kakakmu...

Ham melihat beberapa pemburu di gunung.

Mereka mendekat.

- Lalu bagaimana dengannya? - Sepertinya dia penasaran.

Bagaimanapun juga mereka akan melihatnya suatu hari nanti.

Tapi aku melihat sesuatu yang lain.

Bunga berwarna biru yang tiba-tiba mekar.

Istirahatlah..

Berharaplah itu suatu pertanda yang baik.

Metusalah?

Dia bicara denganmu?

Kupikir begitu.

Dia akan membantu kita?

Dunia ini akan tertimpa bencana hebat.

Perjalanan ini membahayakan anak-anak.

Bagaimana kau tahu kakekmu masih hidup?

Entahlah. Aku melihatnya di gunung.

Saat kau melihatnya, kau akan tahu apa yang harus dilakukan.

Hey Sem, bisa bantu aku?

Aku bisa membawa anak-anak Dan mencari tempat persembunyian.

Tak ada tempat untuk sembunyi.

Kita akan tetap pergi.

Ham, biar kutunjukkan caranya.

Letakkan di sini, dan biarkan itu...

Kotanya sudah kelihatan.

Sebentar lagi kita sampai.

- Apa ini bukit Zoha? - Dulunya begitu.

Penuh berlian.

Kita akan bermalam disekitar sini?

Tidak.

Menurutmu semuanya mati?

Tak peperti yang kau lihat.

Itu hanya sampah yang berserakan.

Ada yang merampok mereka.

Tetaplah berdekatan.

Ayah, kemarilah!

Boleh kulihat?

Siapa namamu? Kau punya nama?

Ila..

Namaku Ila..

Ila. Kau akan baik-baik saja.

Sem. Kau harus memegang erat tangannya dan jangan lepaskan.

Kita harus pergi.

Sekarang!

Ke bukit itu! Ayo!

Kita tak mungkin pergi ke sana.

Kita tak punya pilihan lagi. Cepat!

Sem!

Tetaplah bersama ibumu. Jangan tinggalkan mereka.

Aku mencintaimu.

Lari!

Nuh, kau tak apa-apa?

Aku datang untuk mencari Metusalah, kakekku.

Jadi kau anak itu?

Kita harus membunuhnya.

Itu bukan jawabannya.

Apa kau melupakan perbuatanmu pada Sang Pencipta?

Dia sendiri yang telah mengutusku.

Bohong. Kalau begitu tinggalah dan membusuk di sini.

Mereka itu makhluk apa?

Para pengintai

- Tidurlah. - Bernyanyilah untukku.

Ayahku selalu bernyanyi untukku

Ayahku meninggal saat aku masih sangat muda.

Lagu ini biasa diyanyikannya untukku saat aku tak bisa tidur.

Kau mau mendengarnya?

Langit begitu tinggi, ada pohon dan ranting

Ayah akan selalu terjaga untukmu

Semua yang kau mau, kan di jaganya

Aku berbisik agar kau tertidur

Ayahmu akan selalu disini

Aku berbisik agar kau tertidur

Dengarlah bisikkanku dan tidurlah

Dia sudah tidur?

Jangan rawat anak ini,

Jika kau merasa tak sanggup menjaganya

Ikuti aku.

Maafkan jika aku menakutimu.

Kami para pengintai dikutuk untuk menakuti manusia

Lalu mengapa kau mau membantu kami?

Tuhan telah menciptakan kami pada hari kedua.

Pada Hari terciptanya Taman Eden.

Aku memperhatikan Adam dan Hawa.

Mereka berdua saling mencintai.

Lalu kami menipu mereka berdua

Kami dibuat dari cahaya.

Tempat kami bukan di sini.

Kami menaati semua kehendak Sang Pencipta

Dan saat kami tak mendengarkan Sang Pencipta,..

maka kami dihukum.

Kami dibuang ke duniamu.

Menguasai kegelapan dan berteman dengan bara api

Kami tahu tentang penciptaan manusia di dunia.

Dengan bantuan kami, manusia yang asalnya dari debu menjadi sombong dan kuat.

Tapi kemudian mereka berbalik menyerang kami.

hanya ada seorang pria melindungi kami.

Kakekmu, Metusalah.

Kami di buru. Sebagian besar dari kami terbunuh.

Mereka yang selamat terpenjara di rumah-rumah batu ini,

di tanah ini.

Kami memohon pada Sang Pencipta agar membawa kami pulang.

Tetapi Dia tak pernah menjawabnya

Dan sekarang kau berkata bahwa kau diutus oleh-NYA.

Sebelumnya ada beberapa yang mengaku bahwa di utus juga.

Tapi manusia itu merusak dunia.

Setelah melihatmu, aku melihat sisi Adam di dalam dirimu.

Kau memang orangnya.

Orang yang seharusnya kami bantu.

Mengapa aku tak boleh ikut?

Nak, aku ingin kau menjaga ibumu. Kau mengerti?

Dan kau juga harus menjaga ayahmu.

- Kau bisa menjaga mereka? - Mereka ada di tangan yang tepat.

kakek?

Nuh...

Dia kakek buyutmu. Sapalah dia.

Perkenalkan dirimu padanya.

- Aku Sem. - Putra sulungku.

Mendekatlah!

Ku lihat kau anak yang beruntung.

Kurasa kau lebih mirip ibumu,

daripada ayahmu.

Mari kita lanjutkan cerita tentang dirimu.

Apa yang paling kau sukai di dunia ini?

- Buah Beri. - Apa?

- Buah Beri. - Oh Beri, ya?

Buah beri yang segar tak berarti jika dibandingkan denganmu

Sudah begitu lama. Bahkan aku tak ingat lagi bagaimana rasa buah beri.

Apa kau membawakanku sedikit buah itu?

Tidak? Sang Pencipta pasti tahu,

ada suatu hal yang ku tahu, Kau mungkin lelah.

Tidurlah.

Silahkan..

Yang akan kita bicarakan tak boleh diketahui anak ini

- Kau tahu mengapa aku kesini? - Ya.

Sebelum terangkat kesurga Ayahku, Henokh, berkata padaku..

bahwa suatu hari nanti, jika manusia terus melakukan dosa,

maka Sang Pencipta akan memusnahkan dunia ini.

Jadi, apa yang kulihat itu benar?

Seluruh kehidupan dibumi akan mengalami kehancuran karena perbuatan manusia.

Apa kita tak bisa menghindarinya?

Nuh, kau harus percaya sepenuh hatimu. Mereka akan mengerti

Jadi, katakan padaku, apa bencana ini bisa dihindari?

More Malay subtitles for Noah

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left