Esimesed 200 rida.
Semua karakter, nama partai, dan peristiwa dalam drama ini hanyalah fiktif belaka.
Oh!
Episode 10
Kenapa kau pagi-pagi datang kesini?
Kudengar kantormu butuh seorang asisten.
Aku datang untuk melamar.
Apa yang kau katakan?
Aku banyak kekurangan...
...tapi jika kau melihat pengalaman kerja dan resume-ku, mungkin kau akan menerimaku.
Resume
Catatan Khusus: Konsultan Calon Kandidat Distrik Gyeongjae 2015.
Kenapa kau melakukan ini setelah aku membuangmu?
Kau harus memakai lencana juga.
Jika kau kembali kepadaku, kau tak akan mendapat apa-apa.
Apa kau bodoh?
Sekarang aku ingin mencoba menjadi orang bodoh.
Seperti kau.
Sang Pil! Mobil Asisten Choi...
Beberapa waktu lalu, Sekjend Baek...
...membuatku berpikir sesuatu.
Meskipun kau kalah 99 kali, Satu kemenangan terakhir...
...akan menentukan segalanya.
Meskipun sejauh ini kau kalah beberapa kali, bukankah seharusnya kau harus menang nanti?
Tolong bimbingannya.
Ya.
Mari kita pastikan kemenangan kita.
Ya, Anggota Dewan.
Oh, aku terlambat. Oh, Asisten.
Jam berapa sekarang?
Maaf. Aku ada reuni alumni tadi malam jadi aku mabuk...
Oh, perutku.
Apa yang kau makan?
Kenapa kau terlambat juga?
- Aku adalah asisten. - Apa?
Orang nomor dua di kantor Anggota Dewan Jin Sang Pil.
Terimalah hormat saya.
Silahkan masuk.
Aku minta maaf atas masalah yang terjadi.
Mulai sekarang aku akan membuka lebaran baru...
...dan akan berusaha lebih baik lagi di kantor ini.
Seperti kata pepatah, tanah menjadi subur ketika hujan datang.
Sekarang Asisten Choi kembali bergabung dalam tim.
Kita harus semangat. Fighting!
Fighting!
Suasananya nampak bagus.
Kukira suasananya akan sedikit berkabung.
Siapa ini?
Halo? Saya asisten baru yang bekerja disini.
Ada apa kesini?
Aku bahkan tak pernah makan bersama asisten, jadi kenapa kau tak keluar?
Aku menjadikannya orang yang setara denganku. Jadi jangan keberatan.
Katakan alasanmu datang kesini.
Aku datang untuk mendengar jawaban atas tawaran kemarin.
Sudah kukatakan akan menunggu sampai hari ini, kan?
Kurasa sudah kujawab kemarin, sampai neraka membeku aku tak mau.
Benar-benar kau sulit dimengerti. Sudah kubilang kemarin.
Itu tawaran yang lebih dari cukup untuk tidak maju pemilu.
Apa posisi selevel direktur itu posisi sepele?
Sudah kukatakan aku tidak tertarik hal macam begitu.
- Kau pergi saja.. - Anggota Dewan Jin.
Sesuatu akan terjadi kalau kau masih ngotot.
Jika Rapat Umum Anggota Partai Gyeongjae meloloskan Mosi Tidak Percaya itu,..
...kau bisa kehilangan pencalonan di pemilu-pemilu selanjutnya.
Partai mana yang berani mencalonkan orang yang sudah dikecam?
Bagi Anggota Dewan kami, tak masalah jika dikecam.
- Bagaimana bisa? - Coba saja.
Dasar sok-sok'an...
Aku mengerti. Terserah.
Ya.
Dasar kalian sok-sok'an!
Wow jujur sekali!
Tapi, Asisten Choi. Apa tak masalah jika dikecam?
Prosedurnya itu tidak memungkinkan.
Anggota partai yang menginginkan rapat umum itu adalah anggota faksi Anti-BH.
Itu artinya Park Choon Seob bersekutu dengan Sekjend Baek.
Setelah Rapat Umum itu digelar, 100% kemungkinan kau akan keluar.
Tadi kau katakan kalau aku takkan keluar.
Berarti kau hanya menyombongkan diri di depan Anggota Dewan Hong?
Hanya ada satu cara! Kita mencegah diadakannya rapat itu.
Bagaimana?
Kau harus membuat masalah.
Masalah? Maksudnya?
Kenapa kita membantu Baek Do Hyeon?
Kita ini satu tim.
Kenapa harus selalu kelahi?
Kita sesekali harus membantunya juga.
Kau bisa mengelabuhi orang lain, tapi kau tak bisa mengelabuhiku.
Anggota Dewan Park, kenapa kau santai-santai saja?
Apa yang kau terima dari Baek Do Hyeon?
Pencalonan pemilu selanjutnya!
Apa?
Aku langsung menerimanya saat dia berkata begitu.
Memangnya siapa anggota dewan di Korea ini yang tak mau dicalonkan?
Anggota Dewan Park, Kau menghianati para bawahanmu!
Kenapa kita selama ini berhadapan dengan Baek Do Hyeon?
Karena kita tak ingin dibantai di pencalonan selanjutnya, maka...
...bukankah kita harus menyeretnya dari posisi Sekretaris Jenderal?
Tapi sekarang, kau sendiri yang menerima dan memakai rompi anti peluru itu.
Apa itu masuk akal?
Kau benar-benar tumpul.
Apa?
Kau pikir Park Choon Seop ini melakukannya hanya karena rompi anti peluru itu?
Lalu buat apa kau melakukan itu?
Aku sedang mencoba untuk menjinakkan Jin Sang Pil.
Tetap saja, Jin Sang pil sudah dibuat setengah mati oleh Baek Do Hyen.
Kenapa kita mesti membantunya lagi?
Jin Sang Pil berada di ujung tanduk...
...tapi dia bisa menyebabkan masalah.
Masalah? Masalah seperti apa?
Membelot.
- Membelot kepada partai? - Ya.
Kau ingin aku mundur dari Partai Gookmin?
Mem...belot?
Jika Jin Sang Pil melakukan pembelotan, Masalahnya bisa menjadi serius.
Kita bicara soal posisi partai berkuasa.
Jika sekarang kita punya 151 kursi...
Partai oposisi punya 149 kursi...
150:150.
Posisi Partai Gookmin sebagai partai berkuasa akan hilang.
Jika kau beralih ke partai lain, Sekjend Baek akan menanggung akibat atas hilangnya...
... posisi Partai Gookmin sebagai partai berkuasa.
Oh, ternyata begitu.
Di benar-benar harus menanggalkan posisinya sebagai Sekjend.
Tak hanya itu saja, selain akan dijauhi pihak Blue House...
...dia juga harus melepaskan posisinya sebagai pemimpin faksi Pro-BH.
Dengan kata lain, dia akan menjadi macan ompong.
Tapi, apa Sekjend Baek tidak menyadari hal ini?
Tak masuk akal jika orang yang berposisi sebagai sekjend tak menyadarinya.
Harga dari tawaran agar kau tak maju pemilu:
Bahwa kau akan di carikan posisi setara direktur perusahaan besar...
...itu sangatlah beralasan.
Sekarang aku tahu. Dia ingin aku memakan umpannya lalu membiarkan aku berjalan sendiri.
Sekjend Baek mungkin terlihat santai, tapi di dalam hatinya pasti dia sangat khawatir.
Anggota Dewan Jin menolaknya katamu?
Ya.
Tapi apa ada yang dikhawatirkan?
Kau sepertinya sedang tak baik.
- Tetap saja aku tak bisa mundur dari partai. - Kenapa?
Rakyat tak menyukai itu.
Apa aku menjadi anggota dewan karena aku sangat hebat?
Aku terpilih menjadi anggota dewan karena kekuatan Partai Gookmin.
Apa jadinya kalau aku membelot kepada partai? Mereka akan menyebutku sebagai penghianat.
Angota Dewan, jangan terlalu khawatir cukup lakukan saja apa kataku!
Asisten Choi, kenapa kau bisa mengatakan itu?
Aku kecewa menerimamu kembali.
In Kyung kembali ke sisi Anggota Dewan Jin...
Ya.
Apa yang ada dipikirannya?
Aku ingin kau meyakinkanku sebagai orang yang sudah bekerja keras dan tak ingin dikecewakan.
Choi In Kyung menelantarkan kita, bukan begitu?
Dia tak hanya menelantarkan kita, tapi dia sudah pindah haluan.
Anggota Dewan Jin, ada apa gerangan?
Mari kita bertemu
Apa kau bersedia membatalkan Rapat Umum itu?
Aku akan menolak.
Sebelum kesini, aku membicarakan sesuatu dengan Asisten Choi. Kau penasaran, kan?
Aku tak yakin.
Pembelotan.
- Kau ingin melakukan pembelotan? - Ya.
Jika mosi itu lolos, aku akan segera mengadakan konfrensi pers pengunduran diriku.
Aku ingin mendengar alasanmu pindah ke partai lain.
Karena kau memanipulasi para anggota partai...
...kau membuangku dari keanggotaan partai.
Aku salah.
Menurutmu apa rakyat akan bersimpati denganmu?
Semua yang akan kau lakukan takkan meninggalkan hal berarti di dalam kehidupan politikmu.
Aku tak peduli kapan aku mati ' tuh . Kau tak tahu?
Karena aku akan mati, aku berpikiran untuk menyeretmu ikut mati bersamaku.
Jika aku pindah haluan partai maka tak ada lagi namanya partai berkuasa.
Dan saat itu juga karir sekjendmu akan berakhir.
Kau takut, kan?
Semua gertakan omong kosongmu itu...
...tak akan mempan buatku.
Umumkan saja pernyataan untuk tak maju dalam pemilu nanti.
Aku tak mau.
Rapat Umum di Gyeongjae akan berlangsung sesuai jadwal.
Maka aku akan pindah partai.
Bagaimana?
Sekjend Baek menolaknya tapi dia terlihat sedikit ketakutan.
Aku benar-benar tak mengerti.
Begitukah?
Sekarang, kau dan Sekjend Baek...
...sedang bermain "Ayam-ayam-an"
Ma..main apa?
Ayam?
Artinya siapa yang paling takut.
Suatu ketika, pemuda amerika menggunakan permainan ini dengan mobil mereka.
Meraka saling berhadapan dengan mobil mereka masing-masing.
Siapa yang membanting setir lebih dulu maka dia kalah.
Jika mereka tak ada yang banting setir, Apa yang akan terjadi?
Tentu saja mereka bertabrakan dan keduanya bisa mati.
Kau harus membuat Sekjend Baek membanting setir lebih dulu.
Tapi apa orang yang mulutnya besar seperti Sekjend Baek itu mau membanting setirnya?
Sebagai orang yang mendapatkan kerugian paling banyak, dia akan takut.
Yah, seperti konglomorat yang melihat kebangkrutan di depan matanya.
Orang yang paling cemas hingga hari-H Rapat Umum itu digelar adalah Sekjend Baek.
Selama itu, lakukanlah sesuatu di konstituenmu...
...dan ambil keuntungan dari situasi ini.
Sepertinya akan menarik. Ayo kita lakukan.
Permainan ayam itu.
No comments yet. Be the first to leave one.