You Again

You Again

Laadige alla Indonesian subtiiter

Väljalaske info

YOU AGAIN 2010
Kommenteerib ichsanx

Sildid

other
Avaldatud: 2011-03-31
Allalaadimised: 56
Kuulmispuudega: Yes

Indonesian subtiitrite eelvaade

Esimesed 200 rida.

Aku tak bisa... Bagaimana?

Dimana pintu masuknya? Bukan ini?

Menghadap kamera. Halo.

Namaku. Baik.

Namaku Marni Olivia Olsen,

dan aku senior di sini di SMA Ridgefield High.

Seperti apa kehidupan para pelajar SMA di tahun 2002?

Sebagai pengantar, inisialku disingkat...

MOO!

Hidup itu berat.

Dengan sedikit keberuntungan, kau akan bisa menghadapinya.

Sayangnya, aku jarang mendapatkan keberuntungan.

Sangat jarang sekali.

Mengenang kembali di tahun pertama sekolah...

Maaf. Ada yang duduk.

Maaf. Ada yang duduk.

Aku datang dari kota kecil di sebelah utara California,

dan di sekolah kecil seperti sekolahku..../ Maaf. Ada yang duduk.

...selalu ada satu orang yang begitu terkenal

dan lebih pintar dari yang lain.

Di kelasku, akulah orangnya.

Apa kau masuk tim ini tahun lalu?

Baiklah, ayo lakukan! Mulai!

Baiklah, yang serius kali ini.

Senyumlah! Kita mulai!

Aku pernah membaca kalau seperti apa dirimu saat SMA

menentukan siapa jadinya dirimu selama sisa hidupmu.

Tendang!

Aku sangat berharap kalau itu bukanlah alasannya.

Dan lagi, keberuntunganku tidaklah lebih besar.

Itu kakakku, Will.

Dia yang paling hebat. Dalam semua hal.

Maju, Gators, maju!

Minggir!

Maju, maju, Gators!

Maju, maju, Gators!

Bagus, Gator!

N.B., kau lebih cantik dengan memakai topeng.

Kau sudah ingin bicara denganku?

Aku masih tak ingin bicara sekarang, Marni.

Aku cuma ingin kau tahu kalau aku benar-benar menyesal.

Dan gadis itu benar. Aku pecundang. Kau tahu?

Gadis mana?/ Apa? Tidak.

Tidak, tidak. Siapa yang menyebutmu pecundang, Marni? Aku akan bicara dengan mereka sekarang.

Siapa yang memanggilmu pecundang?/ Itu tak masalah, Will.

Kau tak bisa selalu melindungiku. Itu memang benar.

Andai kau bisa melihat betapa luar biasanya dirimu, Marni.

Kau hanya harus percaya pada dirimu, karena saat kau lakukan itu,

kau akan bisa melakukan apapun yang kau mau.

Dan tentu saja, Will benar.

Saat aku merubah caraku memandang diriku, masalah cuma tinggal sejarah.

Aku tak memakai kawat gigi, aku pakai lensa kontak

dan ku habiskan uang lebih dari 8 dolar untuk memotong rambut.

Aku melewati perjalanan panjang sejak hari mengerikan itu.

Tapi jika bukan karena kebulatan tekad seorang gadis dari Ridgefield,

wanita yang ada didepan kalian ini takkan berdiri disini sekarang,

bekerja di salah satu perusahaan Public Relation terbaik di Los Angeles,

menceritakan pada wartawan junior mengenai hari-hari

ketika aku jadi bulan-bulanan mereka.

Kau tak bisa mengendalikan apa yang terjadi padamu,

tapi kau bisa kendalikan caramu menyikapinya.

Itu semua cara mempersepsikan.

Dan itulah tugas public relations.

Terima kasih. Dan semoga sukses.

Bagus./ Terima kasih.

Pidato yang bagus. Membangkitkan semangat.

Terima kasih banyak, Pak.

Aku ingin kau kemasi barangmu dari ruanganmu.

Apa? Apa Anda baru bilang kalau aku harus kemasi barangku?

Benar./ Tapi aku cuma minta 2 hari cuti,

dan itu untuk hadiri pesta pernikahan kakakku.

Ada pembukaan kantor baru di New York.

Wakil Direktur. Itu jabatanmu.

Itu... Anda...

Aku... Wakil Direktur untuk...

Kecuali, tentunya, kau punya masalah dengan promosi besar.

Tidak, aku tak punya masalah. Tentu tidak.

Terima kasih, Pak!/ Kau layak mendapatkannya.

Aku juga semangat ingin bertemu semuanya, Bu.

Aku tak percaya begitu cepat semuanya terjadi.

Ibu tahu dan itu akan sangat indah.

Bibi Joanna, Mona akan ikut menghadiri pernikahan ini.

Ibu mencoba menghubunginya dan berkata betapa Ibu sangat senang,

dan dia cuma membalas dengan SMS,

"Aku senang menghadirinya, tak sabar bertemu kalian semua."

Aku merasa tak enak belum pernah bertemu Joanna.

Ibu tahu. Lucu, ya?

Kalian sekolah di SMA yang sama, tapi tidak saling mengenal.

Tunggu, kami sekolah di SMA yang sama?

Ibu pikir kau tahu.

Tidak. Will pernah mengirimkan fotonya,

tapi aku tak kenal. SMA Ridgefield High terlalu kecil.

Seingatku tak ada yang bernama Joanna.

Itu karena semasa SMA nama panggilannya bukan Joanna.

Dia punya nama kecil.

...Deedee.

Deedee?/ Bukan...

Titi?/ Titi?

Bukan... Aku tak percaya aku sama sekali tak ingat.

JJ?/ Itu dia! JJ!

Joanna, JJ, ya!

Tidak!

Tidak! Tidak!

Tidak. Tidak.

Nona? Tanda "Kencangkan sabuk pengaman" masih aktif. Saya ingin anda kembali duduk.

Bu, apa Ibu bilang kalau Will...

Tolong! Aku dari tadi mendengarkanmu bicara tentang "kucingmu yang seperti manusia"

selama 45 menit./ Nona, anda harus kembali duduk.

Ini demi keselamatan anda./ Bu, tunggu sebentar.

Maaf... Heather. Ini masalah gawat.

Kakakku akan menikahi gadis

yang telah menghancurkan hidupku semasa SMA.

Jadi, jika kau tak keberatan bisakah kau pergi?

Maaf, Bu. Aku.../ Maaf, ada masalah?

Aku tak tahu, apa kita ada masalah?

Apakah kakakmu menikahi musuh besarmu?

Jadi kau tak tahu itu adalah gadis yang sama?

Tak ada yang tahu.

Kakakku adalah senior saat aku di tahun kedua.

Aku tak bisa salahkan dia menikah dengan orang yang membuatku menderita di SMA.

Pretzel?

Ada tujuh milyar orang di planet ini,

dan aku harus terjebak dengan si Iblis itu sebagai kakak iparku.

Dialah yang membuatku meninggalkan kampung halamanku.

Marni, biar ku katakan padamu mengenai pengganggu.

Mereka itu sama dengan teroris, hanya saja mereka teroris emosional.

Kau tak boleh biarkan mereka menggertakmu,

jadi hal terbaik yang bisa kau lakukan di situasi ini adalah tetap tenang

dan tunjukan padanya kalau kau bisa mengendalikannya.

Lagipula, aku tak peduli apakah maskot Ridgefield jatuh tersungkur mendapat

ribuan kunjungan di YouTube./ Jutaan.

Jutaan kunjungan?/ Ya.

Wow, kau harus berikan link-nya padaku.

Tentu./ Yang harus digaris bawahi,

banyak hal terjadi setelah itu.

Kau harus kembali, dan tunjukan pada JJ keberhasilanmu.

Mungkin kau benar. Mungkin aku cuma bereaksi berlebihan.

Hei. Kau bisa lalui ini.

Aku bisa lalui ini./ Kau bisa.

Oh! Itu dia!

Gadis kecilku pulang!/ Hai.

Oh, sayang, 4 bulan itu terlalu lama!

Hei./ Hai. Kenapa kau begitu tinggi?

Lihat dirimu! Kau kelihatan hebat! Dan kami sangat merindukanmu.

Aku juga merindukanmu./ Oh, ya? Tidak serindu

kau pada senapanku./ Bermimpilah.

Ben!/ Apa, Bu?

Joanna selalu biarkan aku bermain senapan.

Kalian sering melakukan hal menyenangkan dengan Joanna?

Kami melakukan apa saja dengan Joanna.

Kami tak melakukan apapun... Bawa tas kakakmu, bersikap baiklah.

Kau pulang!

Mark! Sayang, dia pulang!

Ben, bisa angkat telponnya?

Ya, tentu./ Coco Puff!

Kemari, sobat! Coco!/ Sayang...

Joanna membawa Coco ke tempat perawatan anjing.

Semua ingin kelihatan cantik di pesta perkawinan ini,

termasuk Coco Puff. Hei, Mark, dia pulang!

Hei, sayang. Rumah kita penuh akhir pekan ini.

Kau dan Joanna akan tidur bersama, kuharap kau tak keberatan.

Oh, ayolah, Bu!/ Oh, Marni Olivia Olsen.

Oke. Itu akan seperti pesta tidur yang aku tak pernah di undang.

Ibu akan siapkan sarapan! Sayang! Dia pulang!

Gubrak!/ Oh, kau mengejutkanku!

Ini dia!/ Kemari!

Si anak hebat Ridgefield!

Lihat dirimu. Kau kelihatan cantik./ Terima kasih.

Bisa kau percaya ini? Karena, Marni, rasanya belum lama, kau ingat?

Kita masih kecil main di rumah pohon, bersumpah kita takkan pernah menikah.

Kurasa ada yang berubah, ya?

Aku rasa ya./ Apakah itu puteri kecilku?

Oh, sayang./ Hai, Ayah! Hai.

Astaga, Ayah kelihatan tampan! Ayah lebih kurusan!

Berat badan Ayah turun beberapa kilo. Terima kasih sudah menyadarinya.

Kau kelihatan cantik sekali./ Terima kasih.

Joanna kembali. Ibumu ingin semua turun. Ayo, cepat!

Satu yang ini. Pinggirkan.

Dan, selagi digulung, sangat penting agar lebarnya satu inchi

dan panjangnya 9 inchi. Dan gulung seperti ini.

Kau memang pintar dalam memasak./ Hei. Lihat siapa yang ku temukan.

Marni, Marni, Marni.

Lihat dirimu!

Kau cantik sekali!/ Terima kasih?

Kau tahu aku menunggu lama sekali untuk saat-saat ini?

Akhirnya.

Kau menunggu lama? Karena aku...

Ada banyak hal yang ingin ku ceritakan./ Percayalah, aku tahu.

Tapi aku tak ingin membicarakannya di depan mereka.

Tapi pertama, biar ku katakan

betapa senang akhirnya.../ Tak apa.

...bertemu denganmu!

Maaf?/ Will telah banyak cerita tentangmu,

tapi kau disini sekarang! Aku tak sabar ingin habiskan 4 hari berikutnya

mengenali adik iparku! Berpelukan!

Saladnya kelihatan enak.

Ini dia!

Coco Puff! Kemari, sayang!

Oh, Coco Puff! Kemari ke Ibu!

Ya! Pintar./ Coco Puff, saatnya makan malam.

More Indonesian subtitles for You Again

Kommentaarid

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left